GAMBARAN UMUM BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP
DAERAH (BAPERASDA) PROPINSI SUMATERA UTARA
Profil organisasi, yaitu Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara, sangat perlu dipaparkan untuk memberikan gambaran secara luas dan jelas tentang kondisi organisasi tempat pustakawan bekerja sehingga dapat diketahui dan dipahami yang pada muaranya akan mengantarkan pada kesimpulan apakah organisasi dapat memfasilitasi para pustakawan dengan berbagai program dan kegiatan yang merupakan wadah bagi para pustakawan untuk mengekspresikan profesionalisme yang mereka miliki.
1.1Tugas Pokok dan Fungsi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara
Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara merupakan lembaga teknis yang dibentuk Pemerintah Propinsi Sumatera Utara berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2002 dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah. Badan ini merupakan penggabungan dua instansi yaitu Kantor Arsip Sumatera Utara, yang sebelumnya memang telah berada dibawah Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, dengan Perpustakaan Nasional Propinsi Sumatera Utara, yang sebelumnya merupakan lembaga vertikal dan berkedudukan dibawah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang memiliki tugas pokok membantu Gubernur dalam pengembangan, pembinaan, pendayagunaan, pelayanan, penyelenggaraan dan pengolahan perpustakaan dan kearsipan daerah.
Untuk melaksanakan tugas tersebut Kepala badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara memiliki fungsi :
1. Pembinaan, pengembangan, dan pendayagunaan semua jenis perpustakaan dan arsip di Propinsi Sumatera;
2. Perumusan kebijakan teknis dalam pembinaan perpustakaan dan arsip di Propinsi Sumatera Utara;
3. Pelaksanaan pelayanan perpustakaan dan arsip;
4. Pelaksanaan penyusunan Bibliografi Daerah, Katalog Induk Daerah, Bahan Rujukan berupa Indeks, Bibliografi Subyek, Abstrak, dan Literatur Sekunder lainnya;
5. Pengadaan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, pelestarian dan penyajian bahan pustaka karya cetak dan karya rekam;
6. Pelaksanaan kerjasama dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, serta pembinaan Sumber Daya Manusia di bidang perpustakaan dan arsip dengan instansi terkait;
7. Pelaksanaan kerjasama di bidang perpustakaan, dokumentasi, informasi serta kearsipan dengan lembaga atau instansi lain;
8. Pelaksanaan tugas-tugas ketatausahaan.
1.2Visi dan Misi
Visi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara adalah “Menjadi pusat Informasi serta Sarana Belajar Sepanjang Hayat “.
Di dalam Visi tersebut terkandung cita-cita luhur yang ingin diwujudkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara di masa depan yaitu dapat memberikan pelayanan berbagai macam informasi kepada segenap masyarakat tanpa memandang latar belakang usia, pendidikan sosial dan budaya. Dengan koleksi yang dimiliki perpustakaan dapat dijadikan sebagai tempat belajar secara mandiri oleh segenap masyarakat Sumatera Utara.
Untuk mewujudkan visi tersebut Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara menetapkan misi sebagai berikut :
1. Melaksanakan layanan prima jasa perpustakaan, dokumentasi, informasi, serta kearsipan guna pengembangan kualitas sumber daya manusia;
2. Melaksanakan pembinaan semua jenis perpustakaan dan kearsipan pada instansi pemerintah dan swasta;
3. Melaksanakan pelestarian karya cetak dan karya rekam serta arsip sebagai hasil budaya bangsa yang harus dijunjung tinggi.
1.3Struktur Organisasi
Struktur organisasi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara adalah sebagai berikut :
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Badan Perpustakaandan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara
KEPALA BADAN BIDANG PELAYANAN PERPUSTAKAAN BIDANG PENGADAAN, PENGOLAHAN DAN DEPOSIT BIDANG PEMBINAAN BIDANG ARSIP KELOMPOK FUNGSIONAL PUSTAKAWAN & ARSIPARIS SEKRETARIAT SUBBAGIAN TATA USAHA SUB BAGIAN HUKUM DAN ORGANISASI SUB BAGIAN KEUANGAN SUBBIDANG TATA USAHA KEARSIPAN SUBBIDANG
PELAYANAN PENGOLAHAN SUBBIDANG KELEMBAGAAN SUBBIDANG
SUBBIDANG OTOMASI DAN MULTIMEDIA SUBBIDANG SDM SUBBIDANG
DEPOSIT ARSIP AKTIF SUBBIDANG
Sumber : Perda Propinsi. SUMUT No 10 tahun 2002
SUBBIDANG ARSIP IN-AKTIF
1.4Tugas Pokok dan Fungsi Masing-masing Bidang
Tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang yang dimiliki Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara adalah sebagai berikut :
1. Sekretariat
Sekretariat, yang dipimpin oleh seorang Sekretaris dan berkedudukan Eselon III/A, mempunyai tugas dalam pengelolaan dan pengurusan kerumahtanggaan/umum, keuangan dan organisasi dan hukum.
Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Sekretaris menyelenggarakan fungsi :
a. Penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan pengelolaan dan pengurusan kerumahtanggaan/umum, surat menyurat, administrasi kepegawaian, keuangan, kelembagaan dan ketatalaksanaan pembinaan produk hukum;
b. Pengkoordinasiaan perumusan rencana/program jangka menengah dan tahunan Badan, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
c. Pelaksanaan pengelolaan dan pengurusan kerumahtanggaan/ umum, surat-menyurat, administrasi kepegawaian, keuangan, kelembagaan dan ketatalaksanaan dan pembinaan produk-produk hukum;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
e. Pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
f. Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi tersebut Sekretaris dibantu oleh 3 Kepala Sub Bagian, yaitu :
a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha b. Kepala Sub Bagian Keuangan
c. Kepala Sub Bagian Organisasi dan Hukum. 91
2. Bidang Pelayanan Perpustakaan
Bidang Pelayanan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan Eselon III/A. Bidang Pelayanan memiliki tugas menyelenggarakan pelayanan informasi dan kerjasama antar perpustakaan. Untuk menjalankan tugas tersebut Kepala Bidang Pelayanan memiliki fungsi :
a. Penyempurnaan dan penyusunan standar layanan kepustakaan, pelestarian bahan pustaka, penerapan otomasi, layanan internet, kerjasama antar perpustakaan serta standar pelaksanaan tugas-tugas Badan;
b. Perencanaan program jangka panjang, menengah dan tahunan dalam bidang layanan perpustakaan;
c. Pelaksanaan pengkoordinasian dan pengendalian pelayanan perpustakaan, pelestarian bahan pustaka, penerapan otomasi, layanan internet, serta kerjasama antar perpustakaan;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
e. Pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
f. Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Di dalam menjalankan fungsi tersebut Kepala Bidang dibantu oleh dua orang Kepala Sub Bidang yaitu :
a. Kepala Sub Bidang Pelayanan
b. Kepala Sub Bidang Otomasi dan Multimedia.
Kegiatan rutin Bidang Layanan adalah memberikan pelayanan jasa perpustakaan kepada masyarakat pengguna jasa perpustakaan yang jumlahnya berkisar antara 500 – 600 orang per hari (sumber : Laporan program kerja bidang pelayanan tahun 2005).
Sampai sekarang ini Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara memiliki 6 (enam) ruang pelayanan :
1. Ruang Layanan Umum 2. Ruang Layanan Referensi
4. Ruang Layanan Remaja
5. Ruang Layanan Koran dan Majalah
6. Ruang Layanan Multimedia/Audio Visual dan internet
Masing-masing ruang pelayanan dilengkapi dengan koleksi bahan pustaka yang secara keseluruhan jumlahnya mencapai 42.049 judul atau 115.528 eksemplar.
Adapun sebaran bahan pustaka di tiap-tiap ruang adalah sebagai berikut : Tabel 1.1 Sebaran Koleksi di Tiap-tiap Ruang Layanan
Ruang Umum Ruang Referensi Ruang Anak Ruang Remaja Ruang Majalah Gol
Judul Eks Judul Eks Judul Eks Judul Eks Judul Eks
000 1.231 2.713 312 1.165 92 335 64 294 - - 100 1.028 3.093 125 368 95 241 93 344 - - 200 5.296 14.037 248 900 348 1.132 206 696 - - 300 6.295 16.254 1.667 3.482 399 1.397 582 1.644 - - 400 1.621 4.049 327 694 121 687 268 923 - - 500 1.341 3.799 297 769 302 1.648 737 2.500 - - 600 7.660 18.774 972 2.207 355 1.258 369 1.351 - - 700 1.134 6.620 236 452 146 454 170 496 - - 800 2.355 7.509 95 308 1.208 3.766 1.671 3.078 - - 900 1.460 3.745 326 799 125 328 374 1.121 - - Majalah - - - 98 1.699 Total 29.421 78.593 4.903 13.242 3.191 11.246 4.534 12.447 98 1.699 Sumber : Laporan Program Bid. Layanan Tahun 2005
Disamping kegiatan pelayanan perpustakaan, sesuai Program Kerja tahun 2006 Bidang Layanan Perpustakaan juga menyelenggarakan beberapa kegiatan:
Tabel 1.2 Program dan Kegiatan Bidang Layanan
No Kegiatan Volume
1 Lomba Minat baca 1 kali
2 Pameran Perpustakaan 2 kali
3 Otomasi Perpustakaan 1 kali
4 Layanan Perpustakaan Keliling 12 kali
5 Preservasi bahan pustaka 1 kali
6 Pemasyarakatan perpustakaan melalui siaran TVRI dan RRI
2 kali Sumber : Laporan Prog. Bid. Layanan Tahun 2005
Untuk menyelenggarakan fungsi dan kegiatan-kegiatan tersebut diatas, pada Bidang Layanan Perpustakaan ditempatkan 41 pegawai yang terdiri dari 22 Pustakawan dan 19 staf biasa.
3. Bidang Pengadaan, Pengolahan dan Deposit
Bidang Pengadaan, Pengolahan dan Deposit dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan Eselon III/A. Bidang ini mengemban tugas mengembangkan dan mengolah bahan pustaka dan menyelenggarakan pelayanan deposit dalam rangka pelestarian budaya Sumatera Utara.
Untuk melaksakan tugas tersebut Kepala Bidang Pengadaan, Pengolahan dan Deposit menyelenggarakan fungsi :
a. Penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan pustaka karya intelektual, artistik tercetak dan terekam yang diterbitkan Propinsi, Dalam dan Luar Negeri serta evaluasi serah simpan karya cetak, rekam dan standar pelaksanaan tugas-tugas Badan;
b. Perencanaan, pelaksanaan, pengkoordinasian dan pengendalian rencana jangka tahunan dan menengah ke dalam bidang pengadaan, pengolahan bahan pustaka dan deposit, sesuai ketentuan standar yang ditetapkan;
c. Penyelenggaraan pengembangan dan pengolahan bahan pustaka karya intelektual, artistik tercetak dan terekam, lokal maupun luar negeri serta serah simpan karya cetak dan rekam, sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
e. Pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
f. Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Kepala Bidang Pengadaan, Pengolahan dan Deposit dibantu oleh dua orang Kepala Sub Bidang yaitu : a. Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pengolahan Bahan Pustaka.
b. Kepala Sub Bidang Deposit
Pada Bidang Pengadaan, Pengolahan dan Deposit ini ditempatkan 9 orang pustakawan yang setiap tahunnya mengolah kurang lebih 17.500 eksemplar buku dari pembelian rutin dan 500 eksemplar buku dari hadiah (sumber : laporan program kerja Bid. Pengadaan, Pengolahan dan Deposit Tahun 2005).
Jenis pekerjaan rutin yang ditangani para pustakawan pada bidang ini meliputi :
1. Seleksi bahan pustaka 2. Pengadaan bahan pustaka 3. Klasifikasi kompleks 4. Katalogisasi kompleks
5. Pembuatan inti sari karangan (indikatif/informatif) 6. Pengalihan informasi bahan pustaka dengan otomasi 7. Kelengkapan bahan pustaka
4. Bidang Pembinaan
Bidang Pembinaan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan Eselon III/A. Tugas bidang tersebut adalah menyelenggarakan pembinaan sumber daya manusia dan kelembagaan perpustakaan di Propinsi Sumatera Utara.
Untuk melaksanakan tugas tersebut Kepala Bidang memiliki fungsi :
a. Penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan pembinaan/bimbingan, pemasyarakatan dan penyuluhan, dokumentasi, informasi dan semua jenis perpustakaan, pembinaan pustakawan, pembinaan kelembagaan perpustakaan serta pendidikan dan pelatihan tenaga teknis perpustakaan dan penyusunan standar pelaksanaan tugas- tugas Badan;
b. Perencanaan program tahunan dan jangka menengah dalam bidang pembinaan perpustakaan sesuai standar dan ketetapan yang berlaku;
c. Pelaksanaan, pengkoordinasiaan, pengendalian, pembinaan/ bimbingan, pemasyarakatan dan penyuluhan dokumentasi dan informasi, pembinaan pustakawan, pembinaan kelembagaan, serta pembinaan dan pelatihan tenaga teknis perpustakaan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
e. Pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
f. Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya Kepala Bidang Pembinaan dibantu oleh dua orang Kepala Sub Bidang yaitu :
a. Kepala Sub Bidang Sumber Daya Manusia b. Kepala Sub Bidang Kelembagaan
Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban Bidang Pembinaan melaksanakan beberapa program dan kegiatan, diataranya :
Tabel 1.3 Program dan Kegiatan Bidang Pembinaan
No Kegiatan Volume
1 Lomba Pemilihan Perpustakaan Terbaik 1 kali 2 Lomba Pemilihan Pustakawan Teladan 2 kali 3 Pembinaan Semua jenis perpustakaan di
Sumatera Utara
4 kali 4 Bimbingan Teknis Perpustakaan 3 kali 5 Rapat kerja Perpustakaan di Sumatera Utara 1 kali 6 Pemantapan Pemberdayaan Perpustakaan
Sekolah se-Sumatera Utara
3 kali 7 Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan 1 kali 8 Penyuluhan dan Pemasyarakatan Perpustakaan
di Kabupaten
Sumber : Laporan Prog. Bid. Pembinaan Tahun 2005
Demi kelancaran dan terlaksananya program dan kegiatan pada Bidang Pembinaan ditempatkan 12 orang pustakawan.
5. Bidang Arsip
Bidang Arsip dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berkedudukan Eselon III/A. Tugas Bidang Arsip adalah melaksanakan pengelolaan dan pembinaan Arsip Daerah.
Untuk melaksanakan tugas tersebut Kepala Bidang Arsip melaksanakan fungsi yaitu :
a. Penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan pengelolaan arsip in aktif, arsip statis dan pembinaan kearsipan serta standar pelaksanaan tugas-tugas Badan;
b. Perencanaan program tahunan dan program jangka menengah dalam bidang pembinaan Arsip Daerah sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan;
c. Pelaksanaan, pengkoordinasian dan pengendalian pengelolaan arsip in aktif, arsip statis dan pembinaan kearsipan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan;
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
e. Pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Badan, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
f. Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Badan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya Kepala Bidang Arsip dibantu oleh 3 (tiga) orang Kepala Sub Bidang yaitu :
a. Kepala Sub Bidang Pengelolaan Arsip In-Aktif b. Kepala Sub Bidang Pengelolaan Arsip Statis c. Kepala Sub Bidang Pembinaan Arsip
1.5Profil Pegawai
Saat ini Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara didukung oleh 124 orang pegawai dengan berbagai latar belakang jenis kelamin, golongan, tingkat pendidikan formal, jabatan dan lain-lain. Disamping itu, para pegawai juga ditempatkan pada subbidang-subbidang yang didasarkan pada kesesuaian latar belakang pendidikan dan ketrampilan serta keahlian yang mereka miliki dengan bidang tugas yang harus mereka kerjakan.
Kondisi pegawai menurut jenis kelamin, tingkat pendidikan dan latar belakang keilmuan, golongan dan jabatan serta bidang tugas dapat dilihat dari tabel-tabel dan grafik-grafik berikut:
1. Kondisi pegawai menurut jenis kelamin
Kondisi pegawai menurut jenis kelamin ditampilkan pada tabel berikut : Tabel 1.4 Kondisi Pegawai Menurut Jenis Kelamin
Jenis kelamin Jumlah %
Pria 54 44%
Wanita 70 56%
Total 124 100%
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha
Untuk melihat perbedaan antara pegawai yang berjenis kelamin pria dan wanita, maka tabel tersebut dituangkan ke dalam bentuk grafik berikut:
Gambar 1.2 Kondisi Pegawai menurut Jenis Kelamin
Ko nd isi Pe g a w a i Me nurut Je nis Ke la min
44% 56%
Pria Wanita
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha 2. Kondisi Pegawai menurut tingkat pendidikan
Kondisi pegawai menurut tingkat pendidikan ditampilkan pada tabel dan grafik berikut :
Tabel 1.5 Kondisi Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan Jumlah %
S-2 3 2% S-1 39 31% D-3 24 19% SMA 53 44% SMP 5 4% Total 124 100%
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha
Gambar 1.3 Kondisi Pegawai menurut Tingkat Pendidikan
Ko nd isi Pe g a w a i Me nurut Ting ka t Pe nd id ika n
2% 31% 19% 44% 4% S-2 S-1 D-3 SMA SMP
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha 3. Kondisi Pegawai menurut Golongan
Kondisi pegawai menurut golongan ditampilkan pada tabel dan grafik berikut :
Tabel 1.6 Kondisi Pegawai Menurut Golongan
Golongan Jumlah %
IV 7 6%
III 86 69%
II 31 25%
Total 124 100%
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha
Gambar 1.4 Kondisi Pegawai menurut Golongan Ko nd isi Pe g a w a i Me nurut G o lo ng a n 6% 69% 25% Gol IV Gol III Gol II
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha 4. Kondisi Pegawai Menurut Jabatan
Kondisi pegawai menurut jabatan ditampilkan pada tabel dan grafik berikut :
Tabel 1.7 Kondisi Pegawai Menurut Jabatan
Jabatan Jumlah % Eselon II/A 1 1% Eselon III/a 5 4% Eselon IV/A 12 10% Fungsional Pustakawan 43 35% Fungsional Arsiparis 2 2% Staf 61 48% Total 124 100%
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha Gambar 1.5 Kondisi Pegawai menurut Jabatan
Ko nd isi Pe g a w a i Me nurut Ja b a ta n 1% 4% 10% 35% 2% 48% Ese lo n II/ A Ese lo n III/ A Ese lo n IV/ A Pusta ka w a n Arsip a ris Sta f
Sumber : Olahan Data Sekunder dari Sub Bagian Tata Usaha
Dengan mengetahui profil organisasi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara tersebut diatas, maka dapat dipastikan bahwa organisasi tersebut dapat memfasilitasi para pustakawan dengan program dan
101
kegiatan sebagai wadah bagi para pustakawan untuk menunjukkan profesionalisme mereka.
Dimulai dari core organisasi, organisasi tersebut telah menetapkan visi dan misi serta tugas pokok yang harus dijalankan. Dari sisi pengadaan dan pengolahan bahan pustaka, setiap tahunnya Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Sumatera Utara melakukan pengadaan sekitar 18.000 eksemplar buku, baik dari pengadaan rutin mapun dari hibah. Dengan jumlah bahan pustakawan sebanyak itu maka pustakawan tidak memiliki kendala untuk melakukan kegiatan pengolahan bahan pustakawan, mulai dari menyeleksi, mengklasifikasi, menstruktur serta mensintesa data informasi dan pengetahuan. Selanjutnya, dari sisi pelayanan bahan pustaka, organisasi tersebut memiliki koleksi bahan pustaka dalam jumlah yang cukup besar yang terdistribusi ke dalam ruang pelayanan. Disamping itu, jumlah pengunjung yang cukup besar, yaitu antara 500 sampai 600 orang per hari, memungkinkan pustakawan untuk memberikan pelayanan, menyebarkan informasi, melakukan pembinaan kelompok membaca maupun membantu penelusuran bahan pustaka.
Selain kegiatan tersebut, pada Bidang Pembinaan Perpustakaan juga dilaksanakan kegiatan seperti temu wicara, penyuluhan, pendidikan dan pelatihan kepustakawanan, yang kesemuanya memberikan kesempatan bagi para pustakawan untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi yang mereka miliki, yang pada muaranya dapat mewujudkan profesionalisme pustakawan.