BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1. Gambaran Umum Daerah dan Lokasi Penelitian
Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di PKBM Baiturrahman yang terletak di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan tepatnya di Desa Api-Api. Gambaran dari kondisi wilayah Kecamatan Wonokerto dan kondisi PKBM Baiturrahman tersebut adalah sebagai berikut :
a. Gambaran Letak Daerah dan Lokasi Penelitian
Gambaran letak daerah dan lokasi penelitian meliputi letak astronomis, letak administrasi, letak geografis, dan luas wilayah. Berikut ini adalah gambaran letak daerah dan lokasi penelitian :
1) Letak Astronomis Daerah dan Lokasi Penelitian
Letak astronomis merupakan letak suatu daerah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Kecamatan Wonokerto merupakan salah satu kecamatan yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah. Bila dilihat dari letak bujur dan lintang, Kecamatan Wonokerto terletak antara 6o50
49
50
4) Luas Wilayah Daerah Penelitian
Kecamatan Wonokerto memiliki luas wilayah sekitar 1.591.352 Km2 yang terbagi dalam 11 desa, antara lain : Desa Pecakaran, Desa Pesanggarahan, Desa Api-api, Desa Sijambe, Desa Bebel, Desa Wonokerto Wetan, Desa Wonokerto Kulon, Desa Tratebang, Desa Semut, Desa Rowoyoso dan Desa Werdi dengan penggunaan lahan sebagai berikut.
Tabel 4. Luas dan Penggunaan Lahan Keamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.
No Jenis Tanah Luas (Km2)
1. Lahan sawah Teknis 269.000 Tadah hujan 187.681 2. Lahan kering Bangunan dan hal
sekitar 333.938 Tegalan/kebun 280.553 Kolam/Tambak 446.985
Lainnya 73.195
Total Luas Wilayah 1.591.352 Sumber : Kecamatan Wonokerto Dalam Angka, 2010.
b. Kondisi Sosial dan Sarana pemerintah 1) Kondisi Sosial Ekonomi
Keadaan sosial ekonomi dalam hal ini adalah mata pencaharian penduduk. Mata pencaharian merupakan suatu upaya manusia untuk mempertahankan diri dalam kehidupan, karena dengan bekerja manusia dapat memenuhi kebutuhan hidup. Mayoritas mata pencaharian penduduk Kecamatan Wonokerto bergantung pada sektor perikanan untuk menopang perekonomian keluarga. Berikut merupakan tabel kompossisi penduduk di Kecamatan Wonokerto berdasarkan mata pencahariannya.
51
Tabel 5. Komposisi Penduduk Kecamatan Wonokerto Berdasarkan Mata Pencaharian
No Mata Pencaharian Jumlah
1. Pertanian 1.950 2. Perkebunan 68 3. Perikanan 7.281 4. Peternakan 84 5. Pert.lainnya 1.240 6. Industri 6.124 7. Perdagangan 6.606 8. Jasa 6.657 9. Keuangan 9 10 Lainya 1.440 Jumlah 31.458
Sumber : Kecamatan Wonokerto dalam Angka, 2010. 2) Kondisi Penduduk
Berdasarkan data Kecamatan Wonokerto dalam Angka tahun 2010, penduduk Kecamatan Wonokerto berjumlah 45.939 Jiwa yang terdiri atas penduduk laki-laki 23.290 jiwa dan penduduk perempuan 22.649 Jiwa. Tabel 6. Komposisi Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin
di Kecamatan wonokerto tahun 2010.
Kelompok Umur Laki-Laki Perempuan Jumlah 0-4 2.454 2.171 4.625 5-9 2.539 2.362 4.901 10-14 2.555 2.400 4.955 15-19 2.670 2.518 5.188 20-24 2.062 2.042 4.104 25-29 1.769 1.910 3.679 30-34 1.627 1.739 3.366 35-39 1.767 1.688 3.455 40-44 1.451 1.310 2.761 45-49 1.145 967 2.112 50-54 907 833 1.740 55-59 594 624 1.218 60-64 643 797 1.440 65-69 484 576 1.060 70+ 623 712 1.355 Jumlah 23.290 22.649 45.939
52
3) Kondisi Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu bagiann yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan dan pemngembangan masyarakat. Kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat lebih domonan dilihat dari aspek tingkat pendidikan suatu masyarakat.
Tingkat pendidikan Kecamatan Wonokerto sangat bervariasi ada yang tidak atau belum tamat Sekolah Dasar (SD), SD, SMP/Sederajat, SMA/Sederajat, Diploma I/II, Akademi/Diploma III, maupun Perguruan Tinggi. Oleh karena itu PKBM atau Program Pendidikan Kesetaraan Paket C diharapkan mampu memberikan keterampilan yang sesuai malalui kegiatan yang diberikan.
Komposisi tingkat pendidikan penduduk Kecamatan Wonokerto untuk lebih jelasnya dapat digambarlkan dalam tabel berikut :
Tabel 7. Distribusi Penduduk Usia 5 Tahun Keatas Menurut Pendidikan
No Tingkat Pendidikan Jumlah
1. Perguruan Tinggi 261 2. Akademi/Diploma III 174 3. Diploma I/II 146 4. SMA/Sederajat 3.058 5. SMP/Sederajat 4.673 6. Sekolah Dasar/SD 15.142 7. Tidak/Belum Tamat SD 17.860 Total 41.314
Sumber :Kecamatan Wonokerto Dalam angka, 2010.
Berdasarkan tabel 7 terlihat sebagian besar masyarakat di Kecamatan Wonokerto memiliki tingkat pendidikan yang masih rendah. Hal ini dikarenakan massih banyak masyarakat di Kecamatan Wonokerto belum
53
menuntaskan wajib belajar sembilan tahunyang dicanangkan pemerintah dan kurangnya kesadaran masyarakat akan ari pentingnya pendidikan.
Di Kecamatan Wonokerto sendiri terdapat 18 Taman Kanak-kanak dengan jumlah siswa 1.138 orang, 24 buah Sekolah Dasar dengan jumlah siswa 4.962 orang, 4 Sekolah Menengah Pertama dengan jumlah siswa sebanyak 2.230 orang. Tetapi di Kecamatan Wonokerto tidak terdapat Sekolah Menengah Atas sehingga banyak warga lulusan Sekolah Menengah Pertama yang tidak melanjutkan sekolahnya ke jenjang lebih tinggi karena letaknya yang jauh dari kecamatan tersebut.
4) Sarana Prasarana
Dalam upaya peningkatan kesejahteraan warga masyarakatmaka perlu pula memperhatikan kondisi sarana dan prasarana yang ada. Ini terkait dengan kelancaran akses mobilitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup, salah satunya dalam hal pendidikan.
a) Transpotasi
Transpotasi yang ada di Kecamatan Wonokerto menyangkut kondisi jalan dan jembatan cukup memadai, tetapi untuk sarana transpotasinya belum memadai. Mayoritas penduduk di Kecamatan Wonokerto menggunakan sepeda sebagai sarana transpotasi guna melakukan aktifitas sehari-hari maupun untuk bekerja dan sekolah. Sedangkan untuk sarana transpotasi umum diantaranya adalah dokar dan becak.
54
b) Komunikasi
Sarana prasarana komunikasi yang tersedia di Kecamatan Wonokerto juga cukup memadai. Di Kecamatan Wonokerto terdapat jaringan telepon dari Telkom, wartel, warnet dan kantor pos.
Fasilitas-fasilitas tersebut dirasa mampu untuk menunjang mobilitas masyarakat Kecamatan Wonokerto dalam memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan, selain itu juga bermanfaat dalam menunjang kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
c. Profil PKBM Baiturrahman
1. Deskripsi Singkat PKBM Baiturrahman
PKBM Baiturrahman didirikan pada tanggal 17 Mei 2007, yang diselenggarakan oleh Yayasan Baiturrahman. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Baiturrahman merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang ada di Kabupaten Pekalongan tepatnya terletak di Kecamatan Wonokerto. PKBM ini didirikan karena kepedulian pemuda akan persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir, baik itu sosial, lingkungan, ekonomi maupun pendidikan yang rata-rata masih rendah.
Dengan bantuan dari Pemerintah Pusat dan partisipasi dari masyarakat sekitar, akhirnya PKBM Baiturrahman dapat didirikan dan menempati gedung pinjam pakai di SD Plus Baiturrahman yang bertempat di Jln. Madrasah Rt/Rw 04/02 Desa Api-Api, Kec. Wonokerto, Kab. Pekalongan.
55
2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang terlibat dalam PKBM Baiturrahman Api-api sebanyak 25 orang dengan kualifikasi pendidikan sebagai berikut:
Tabel 8. Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Jumlah
1. Pasca Sarjana 2 orang
2. Sarjana 9 orang
3. Sarjana Muda 3 orang
4. SMA/ Setara 11 orang
5. SMP/ Setara -
Jumlah 25 orang
Sumber : Data Administrasi PKBM Baiturrahman, 2010. 3. Peserta atau Warga Belajar
Jumlah peserta atau warga belajar PKBM Baiturrahman sampai Tahun 2010 berjumlah 481 orang, meliputi :
Tabel 9. Jumlah Peserta atau Warga Belajar
Program Jumlah 1. PAUD 124 orang 2. KF 87 orang 3. KPA 23 orang 4. KPB 76 orang 5. KPC 142 orang
6. Anak Binaan 18 orang
7. UKM 11 orang
Jumlah 481 orang
Sumber : Data Administrasi PKBM Baiturrahman, 2010. 4. Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana Kantor merupakan milik lembaga PKBM yang terletak di Jl. Pasar Urang No.40 Desa Api-api. Namun sarana dan prasarana dalam pembelajaran KPB dan KPC menggunakan fasilitas Lembaga Pendidikan di bawah Yayasan Baiturrahman Api-api. Berikut merupakan rincian bangunan yang ada di PKBM Baiturrahman.
56
Tabel 10. Rincian Bangunan
No Rincian Bangunan Jumlah Luas Satuan 1. 2. 3. 4. 5. 6. Ruang Tamu Ruang Sekretariat Ruang Belajar Teori
Ruang Praktek Keterampilan Ruang Perpustakaan Dapur 1 1 8 2 1 1 8 m2 8 m2 64 m2 16 m2 8 m2 8 m2 Ruang/m2 Ruang/m2 Ruang/m2 Ruang/m2 Ruang/m2 Ruang/m2 Jumlah 14 112m2 Ruang/m2
Sumber: Data Administrasi PKBM Baiturrahman, 2010.
Sedangkan untuk rincian sarana pembelajaran atau keterampilan dapat dilihat pada Tabel 11 sebagai berikut.
Tabel 11. Sarana Pembelajaran/Keterampilan
Jenis Sarana Jumlah Satuan Kursi tamu
Meja/kursi/lemari sekretariat Meja/kursi/lemari pengurus Meja/kursi ruang belajar teori Papan tulis
Komputer Printer
Alat keterampilan sesuai program Bahan ajar (buku/modul)
PAUD Keaksaraan Paket A Paket B Paket C 4 2 1 160 8 2 2 5 20 20 40 60 60 Set Set Set Set Set Set Set Set Paket Paket Paket Paket Paket Sumber: Data Administrasi PKBM Baiturrahman, 2010.
5. Pengelola
PKBM Baiturrahman dikelola oleh masyarakat desa Api-api yang terstruktur dalam kelembagaan PKBM.
a. Dewan Penasehat : (1) Lukman Chakim, M.Pd. (2) Penilik PLS Kec. Wonokerto b. Dewan Pendiri : (1) Abdul Basid, S.Pd.I
57
(2) Abdul Wahid
(3) Ziaul Haq, S.Ag.
c. Pengelola
Kepala : Abdul Basid, S.Pd.I. Sekretaris : Fadillah Umar S. Bendahara : Dewi Murniasih Seksi Program
1) Pendidikan Anak Usia Dini : Khuliyah,AMa
2)Pendidikan Kesetaraan : a) Qurotul Aini, S.H.I. b) Siti Farizah
3)Pendidikan Keaksaraan : Mahmudah, S.Pd.I 4)Taman Bacaan Masyarakat : Abdul Wakhid 5)Bidang Kewirausahaan : Ziaul Haq, S.Ag. 6)Pendampingan Anak Jalanan : Ahmad Ambali
7)Pendampingan Modal Usaha : Amin Musyaffa' , S.Ag. 8)Lembaga Pelatihan dan Kursus : (1) Fatkhurrahman
(2) Budi Priyanto
9)Pelatihan Life Skill : Anang Ghufron