• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum

Lembaga keuangan di kabupaten Tanah Datar merupakan suatu lembaga yang saat ini sedang berkembang, lebih 70% penduduknya bekerja pada sektor pertanian, baik pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, maupun peternakan. Begitu juga dengan usaha masyarakat pada sektor lain berbasis pertanian seperti pariwisata dan industri kecil atau agro industri. Beberapa gambaran umum dari lembaga keuangan di Kabupaten Tanah Datar terdiri dari:

1. PT. Bank Syariah Mandiri (BSM), Persero Tbk

Bank Syariah Mandiri (BSM) hadir dengan cita-cita membangun negeri. Kehadiran BSM sejak tahun 1999, sesungguhnya merupakan hikmah sekaligus berkah pasca krisis ekonomi dan moneter. Pada saat bersamaan, pemerintah melakukan penggabungan empat bank menjadi satu bank baru bernama PT. Bank Mandiri (Persero) pada tanggal 31 Juli 1999. Tim pengembangan perbankan syariah memandang bahwa pemberlakuan UU No. 10 tahun 1998 yang memberi peluang bank umum untuk melayani transaksi syariah (dual banking system). Oleh karenanya, Bank Mandiri (Persero) yang awalnya hanya beroperasi dengan prinsip bank konvensional sekarang juga beroperasi berdasarkan prinsip syariah dengan nama PT. Bank Syariah Mandiri.

Visi dari Bank Syariah Mandiri adalah menjadi Bank Syariah terdepan dan Modern. Misi Bank Syariah Mandiri terdiri dari:

1. Mewujudkan pertumbuhan dan keuntungan diatas rata-rata industri yang berkesinambungan

2. Meningkatkan kualitas produk dan layanan berbasis teknologi yang melampui harapan nasabah.

3. Mengutamakan penghimpunan dana murah dan penyaluran pembiayaan pada segmen universal

4. Mengembangkan bisnis atas dasar nilai-nilai syariah universal 5. Mengembangkan manajemen talenta dan lingkungan kerja

yang sehat.

6. Meningkatkan kepeduliaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

2. PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Persero.Tbk

Bank Negara Indonesia (BNI) pada awalnya didirikan di Indonesia sebagai Bank Sentral dengan nama “Bank Negara Indonesia” pada tanggal 5 Juli 1946. Berdasarkan peraturan pemerintah No.19 tahun 1992, tanggal 29 April 1992, telah dilakukan penyesuaian bentuk hukum menjadi Perseroan Terbatas (PT). Dinyatakan dalam akta No. 131 tanggal 31 Juli 1992 yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 11 September 1992.

BNI merupakan Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang menjadi perusahaan publik setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1996. Saat ini, 60% saham-saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan 40% sisanya dimiliki oleh masyarakat, baik individu maupun institusi. BNI kini tercatat sebagai Bank Nasional terbesar ke-4 di Indonesia

Visi dari Bank BNI adalah menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja. Misi BNI, yaitu:

1. Memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah, dan selaku miltra pilihan utama. 2. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.

3. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi.

4. Meningkatkan kepeduliaan dan tanggung jawab kepada lingkungan dan komunitas.

5. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik.

3. PT. Bank Nagari Persero, Tbk dan PT. Bank Nagari Syariah, Persero Tbk

Bank nagari merupakan sebutan untuk PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat/BPD Sumbar yang merupakan satu-satunya bank milik pemerintah daerah yang berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya Sumatera Barat. Bank Nagari didirikan pada tanggal 12 Maret 1962 dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (PT. BPD SUMBAR).

Bank nagari syariah adalah unit usaha syariah dari bank nagari. Unit Usaha Syariah (UUS) bank nagari mulai dioperasikan pada akhir tahun 2006, yaitu pada tanggal 28 september 2006, sesuai surat persetujuan Bank Indonesia Padang.

Visi bank nagari adalah menjadi bank pembangunan daerah yang terkemuka. Misi dari bank nagari ada dua yaitu memberikan konstribusidalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan Memunuhi serta menjaga kepentingan stakeholder secara konsisten dan seimbang.

4. PT. BPR Pariagan

PT. BPR Pariangan merupakan salah satu BPR yang didirikan oleh Bank Nagari BPD Sumbar pada tanggal 03 November 1997. Semenjak berdiri sampai sekarang BPR Pariangan terus berkembang, dan telah memiliki beberapa kantor jaringan di berbagai wilayah di Tanah Datar.

Visi dan misi BPR Pariangan adalah memajukan perekonomian kerakyatan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

setempat, dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan keuangan yang dikemas dalam pembinaan masyarakat kecil dan mikro.

5. PT. BPR-LPN Luhak Nan Tuo

Pada mulanya berasal dari BPR LPN Bunga Tanjung Batusangkar yang sebelumnya beralamat di pasar serikat pitalah bunga tanjung kec. Batipuh, yang kondisinya saat itu sudah tidak melakukan kegiatan operasional lagi, atas inisiatif dari yayasan Gebu Minang diambil alih dan dicarikan investor baru untuk mengembangkan kembali. Pada tanggal 14 Desember 2002 dilakukan acara peresmian kantor baru dan pada tanggal 16 desember 2002 resmi melakukan kegiatan operasionalnya.

6. PT. BPR Batipuh

PT. BPR Batipuh didirikan pada tanggal 15 Desember 2000 yang bergerak di bidang usaha memasarkan produk-produk perbankan dan mobilisasi dana masyarakat melalui tabungan, deposito serta pembiayaan (kredit) bagi masyarakat sekitarnya disamping itu juga sebagai penunjang perekonomian daerah dengan menyalurkan kredit kegiatan usaha yang bersifat produktif.

7. PT. BPR Rangkiang Nagari

PT. BPR Rangkiang Nagari merupakan salah satu BPR yang terletak di jalan pasa rabaa penyalaian Kec. X koto Kab. Tanah Datar. Visi BPR Rangkiang Nagari adalah membangun BPR yang sehat, kuat, dan besar melalui produk dan jasa layanan yang berciri khas untuk kesejahteraan masyarakat. Misi BPR Rangkiang Nagari yaitu: 1. Melayani nasabah dengan produk dan jasa layanan yang sesuai

2. Menyediakan lingkungan kerja yang dinamis agar dapat menunjang perkembangan tenaga profesional yang berkualitas, berdedikasi dan memiliki integritas yang tinggi.

3. Memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar sebagai wujud partisipasi aktif membangun daerah dan negara

4. Meningkatkan daya saing perusahaan di tengah pertumbuhan industri yang cepat untuk memberikan keuntungan yang wajar bagi para pemegang saham dan berbagai pihak yang berkepentingan.

8. PT. BPR Batang Selo

BPR Batang Selo yang beralamat di Jl. Raya Padang Ganting- Talawi Kec. Padang ganting merupakan BPR yang berdiri semenjak tahun 2002, yang mana izin operasionalnya berdasarkan Bank Indonesia dengan modal (saham) yang dimiliki oleh masyarakat padang ganting dan masyarakat perantauan.

Visi BPR Batang Selo adalah meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dengan adanya layanan BPR dan misi adalah menjadi bank terpercaya dan teman layanan keuangan terbaik untuk masyarakat.

9. PT. BPR Pagaruyung

BPR Pagaruyung asal mulanya adalah lumbung pitih nagari pagaruyung (LPN Pagaruyung). LPN Pagaruyung berdiri pada tanggal 03 maret 1978. Didirikan oleh pemuda tingkat I Sumbar. Karena LPN Pagruyung sangat baik dalam membantu perkembangan ekonomi masyarakat, maka LPN Pagaruyung diajukan menjadi BPR LPN Pagruyung pada tanggal 25 Oktober 1990 dikeluarkan oleh Mentri Keuangan Republik Indonesia.

Visi BPR Pagaruyung adalah menjadi BPR terdepan, terpercaya dan disenangi semua pihak dan misinya adalah menciptakan BPR

yang selalu sehat, profesioanal dalam membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat

10. PT.BPRS Haji Miskin

Digagas oleh DR Rahmat Ismail dan Aswin Jusar dari Kenagarian Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar dan Yong Suar SH Almarhum dari Kenagarian Padang Laweh, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam yang ketiganya bermukim di Jakarta, PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin mulai beroperasi pada 1 April 2006, Berkantor Pusat di Pandai Sikek. BPRS Haji Miskin diresmikan tanggal 30 Maret 2006 oleh Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia Jakarta, Harisman, berdasarkan keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 8/24/KEP.GBI/2006 tentang pemberian izin usaha BPRS Haji Miskin tanggal 8 maret 2006, saat ini berkantor pusat di Jl. Raya Padang Panjang-Bukittinggi KM 10, Simpang Koto Tinggi Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar dengan 3 kantor kas dan 1 Kantor Cabang.

Dengan visi “Menjadikan BPR Syariah Haji Miskin sebagai panutan Bank Pembiyaan Rakyat Syariah di Sumatera Barat” yang dapat dipercaya masyarakat, beroperasi secara continue yang berlandaskan syariat Islam dan tumbuh menjadi bank yang sehat dan handal. Misi BPRS Haji Miskin adalah “Meningkatkan Peran Serta Usaha Kecil dan Menengah dalam Pembangunan Ekonomi Rakyat Indonesia di Masa Depan”, antara lain melalui pemberian pembiayaan bagi perkembangan usaha kecil dan menengah (UKM) kepada masyarakat terutama usaha yang produktif dalam upaya menciptakan dan membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda angkatan kerja untuk turut serta berperan guna mendukung program pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia.

Dokumen terkait