• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum Instansi

4.1.1 Sejarah Singkat

Peraturan Daerah Kota Jayapura Nomor 14 Tahun 2002 tentang pemerintahan distrik sudah tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 tahun 2007 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2008 tentang kecamatan, sehingga diperlukan penyesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan pertimbangan tersebut maka diperlukan penetapan Peraturan Daerah Kota Abepura yang baru, yang nantinya peraturan ini akan memperjelas mengenai ruang lingkup kerja Distrik Kota Abepura. Peraturan pemerintah yang baru tersebut adalah Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan dan Peraturan Daerah Kota Abepura Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pembentukan Distrik.

Peraturan daerah ini dimaksudkan dengan penjelasan mengenai bahwa daerah yang dimaksud adalah Daerah Kota Abepura, dimana Walikota menjadi Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelengara Pemerintah Daerah. Distrik yang sebelumnya diseebut Kecamatan adalah Wilayah Kerja Kepala Distrik sebagai perangkat Daerah Kota, Kepala Distrik adalah Kepala Pemerintahan Distrik yang memimpin penyelenggaraan di bidang pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan pada wilayah kerja. Kepala Distrik berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Walikota Jayapura melalui Sekretaris Daerah.

4.1.2 Visi dan Misi

Distrik Abepura mempunyai visi dalam menjalankan pemerintahannya, Visi tersebut adalah Terciptanya Masyarakat Mandiri dalam Pembangunan Kampung atau Kelurahan. Mewujudkan visi tersebut, maka Distrik Abepura menjabarkan dalam misi sebagai berikut:

1. Menyelenggarakan Administrasi Pemerintah secara mantap. 2. Melakukan Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah secara tepat.

3. Melakukan Pembinaan Kegiatan-kegiatan di bidang Sosial Politik secara intensif.

4. Melakukan Pembinaan Kesejahteraan Rakyat secara tepat.

5. Melakukan Pembinaan Penyelenggaraan Pembangunan Kampung atau Kelurahan secara tepat.

6. Memberikan Pelayanan Teknis Administrasi kepada seluruh perangkat. 4.1.3 Tugas dan Fungsi Distrik Abepura

Distrik mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kehidupan kemasyarakatkan dalam Wilayah Distrik. Dalam menjalankan tugasnya, Distrik pun berfungsi sebagai berikut:

1. Pengkoordinasian kegiatan Pemberdayaan Masyarakat.

2. Pengkoodinasian upaya Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum. 3. Pengkoordinasian Penerapan dan Penegakan Peraturan Daerah Kota Abepura. 4. Pengkoordinasian Pemeliharaan Prasarana dan fasilitas Umum.

5. Pengkoordinasian Penyelenggaraan Kegiatan Pemerintah di Tingkat Distrik. 6. Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Kampung dan atau Kelurahan. 7. Pelaksanaan pelayanan Masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan

atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah Kampung atau Kelurahan. 8. Penyusunan Program dan Langkah-langkah Kegiatan Pembinaan administrasi

dan ketatausahaan.

9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan. 4.1.4 Struktur Organisasi Distrik Abepura

Susunan Organisasi Pemerintah Distrik (lampiran 1) terdiri dari: 1. Kepala Distrik.

2. Sekretariat yang membawahi: a. Sub Bagian Program b. Sub Bagian Keuangan c. Sub Bagian Umum 3. Seksi Tata Pemerintahan.

4. Seksi Pemberdayaan Masyarakat. 5. Seksi Ketentraman dan Keterlibatan. 6. Seksi Kesejahteraan Sosial.

7. Seksi Pelayanan Umum.

Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Distrik. Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan tugas melaksanakan pembinaan administrasi kepada seluruh Satuan Organisasi Pemerintahan Distrik, serta fungsi sekretariat adalah:

1. Penyusunan rencana program dan langkah-langkah kegiatan, pengendalian dan mengevaluasi pelaksanaannya.

2. Penyusunan administrasi keuangan dan pelaporan.

3. Pengurusan tata usaha administrasi kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga.

Sekretariat terdiri dari:

a. Sub Bagian Program mempunyai tugas menghimpun data dan menyusun program serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja.

b. Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas melakukan perencanaan pembiayaan, perbendaharaan serta pertanggungjawaban.

c. Sub Bagian Umum mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan, urusan rumah tangga, perlengkapan dan urusan kesejahteraan pegawai.

Seksi Pemerintahan mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintahaan Umum, Kampung dan atau Kelurahan, Administrasi Kependudukan dan Pembinaan Politik. Untuk melaksanakan tugas, Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi:

1. Pembinaan dan pengkoordinasian kegiatan Pemerintahan Umum dalam wilayahnya.

2. Pembinaan Administrasi dan Perangkat Pemerintahan Kelurahaan atau Kampung.

3. Fasilitas pemberian hak-hak atas tanah.

4. Fasilitas penetapan lokasi untuk pembangunan.

5. Penanganan masalah-masalah pertanahan dalam wilayah.

6. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Distrik.

Seksi Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan pembinaan di bidang sumber daya manusia, Perekonomian Masyarkat dan Lingkungan Hidup. Fungsi seksi Pemberdayaan Masyarakat adalah:

1. Pengawasan kegiatan Pertanian, Perindustrian, Perdagangan dan Pembagian Keuangan.

2. Pembinaan masyarakat pedagang, pelaku ekonomi di lingkungan pasar. 3. Pengawasan dan pengendalian terhadap pedagang barang dan jasa. 4. Fasilitas penyehatan lingkungan.

Seksi Ketentraman dan Ketertiban mempunyai tugas melaksanakan pembinaan Ketentraman dan Ketertiban masyarakat serta pembinaan Polisi Pamong Praja, fungsi pada seksi ini adalah:

1. Pembinaan kerukunan hidup masyarakat. 2. Pengawasan dan Penegakan Peraturan Daerah

3. Pengawasan terhadap tanah-tanah asset Pemerintah Daerah dan Penegakan Hukum di tingkat Distrik.

4. Pelaksanaan terhadap swakarsa masyarakat dalam pengaman lingkungan. 5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Distrik.

Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai tugas melaksanaakan dan mengkoordinasikan penyusunan rancangan program di bidang kesejahteraan sosial, dan melaksanakan pembinaan kesejahteraan sosial. Fungsi dari seksi kesejahteraan sosial adalah:

1. Pembinaan keagamaan dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2. Fasilitas organisasi sosial dan bantuan sosial.

3. Fasilitas pemberantasan penyakit menular dan perbaikan gizi masyarakat. 4. Fasilitas usaha kesehatan masyarakat dan keluarga berencana.

5. Fasilitas peran serta masyarakat dalam bidang pendidikan. 6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala distrik.

Seksi Pelayanan Umum mempunyai tugas melakukan penyusunanstandar dan prosedur pelayanan umum, meliputi kebersihan serta sarana dan prasarana umum, sedangkan fungsi dari seksi pelayanan umum adalah:

1. Pengadaan sarana kebersihan berupa tempat pembuangan sementara atau bak sampah untuk menampung sampah warga setempat.

2. Pengawasan dan pemeliharaan jalan distrik, kelurahan dan kampung.

3. Pengawasan bangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Swasta maupun Masyarakat.

Dokumen terkait