ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Umum dan Kondisi Wilayah
4.1.1 Gambaran Umum Kabupaten Humbang Hasundutan
Kabupaten Humbang Hasundutan secara Geografis terletak pada 20 1 - 2028' LU dan 980 10' – 980 58' BT dan berada dibagian tengah wilayah propinsi Sumatera Utara. Kondisi fisik kabupaten Humbang Hasundutan berada pada ketinggian antara 330 – 2075m di atas permukaan laut, hawa di kabupaten Humbang Hasundutan sangat sejuk dan dingin. Kabupaten Humbang Hasundutan terkenal dengan sebutan “Tano Batak”, kabupaten humbang Hasundutan adalah kabupaten pecahan dari kabupaten Tapanuli Utara.
Batas-batas kabupaten Humbang Hasundutan adalah :
a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Samosir
b. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Utara
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Tengah
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Pakpak Barat
Menurut surat edaran bupati Humbang Hasundutan No.130/1647/pem/Xl/2007 tanggal 12 November 2007 luas kabupaten Humbang Hasundutan adalah sebesar 251.765,93 Ha, dengan luas dataran sebesar 250.271,02 Ha dan 1494,91 Ha luas danau. Kemiringan tanah yang tergolong datar hanya 11%, landai sebesar 20%, dan kemiringan atau terjal 69%.
Kabupaten Humbang Hasundutan mempunyai luas wilayah sebesar 2.335,33 km2. Kabupaten Humbang Hasundutan adalah kabupaten pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara, dimana pada tanggal 28 juli tahun 2003 resmi menjadi kabupaten baru dengan Ibu kota Dolok Sanggul
Adapun 10 kecamatan yang di Kabupaten Humbang hasundutan adalah: 1. Kecamatan Doloksanggul
2. Kecamatan Baktiraja
3. Kecamatan Lintong Nihuta
4. Kecamatan Pakkat
5. Kecamatan Paranginan
6. Kecamatan Parlilitan
7. Kecamatan Pollung
8. Kecamatan Sijama Polang
9. Kecamatan Tara Bintang
10.Kecamatan Onan Ganjang
Pada tahun 2007, kabupaten Humbang Hasundutan terdiri dari 10 kecamatan, dengan 144 desa dan 1 kelurahan, dan Kecamatan Dolok sanggul sebanyak 26 desa dan 1 kelurahan, dan kecamatan Tara Bintang memiliki paling sedikit desa, yaitu hanya 6 desa.
Tabel 4.1
Banyaknya Desa dan kelurahan Menurut Kecamatan
kecamatan Desa Kelurahan Jumlah
1.Pakkat 19 - 19 2. Onan Ganjang 12 - 19 3. Sinamapolang 10 - 10 4. Lintong Nihuta 22 - 22 5. Paranginan 11 - 11 6. Doloksanggul 26 1 27 7. Pollung 13 - 13 8. Parlilitan 17 - 17 9. Tara Bintang 6 - 6 10. Bhakti Raja 7 - 7 Total 117 1 144
Sumber : Badan Pusat Statistik Humbang Hasundutan
Kecamatan yang paling luas wilayahnya adalah kecamatan Parlilitan sekitar 598.70 km2 atau 29,08% dari luas kabupaten Humbang Hasundutan dan kabupaten yang terkecil luasnya adalah kecamatan Bakti Raja dengan luas sekitar 50.36 km2 atau 0,89% dari luas kabupaten Humbang hasundutan.
Tabel 4.2
Nama dan Luas Wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan Menurut Kecamatan
Kecamatan Ibukota Kecamatan Luas Area ( )
1. Pakkat Pakkat 459,10
2. Onan Ganjang OnanGanjang 190,00
3. Sijama Polang Bonan Dolok 177,50
4. Lintong Nihuta Lintong Nihuta 114,90
5. Paraginan Sihonongan 54,00
6. Doloksanggul Doloksanggul 211,50
7. Pollung Pollung 201,50
8. Parlilitan Parlilitan 598,70
9. Tara Bintang Tara Bintang 277,30
10.Bhakti Raja Bakkara 50,36
Total 2335,53
Sumber: Badan Pusat Statistik Humbang Hasundutan
4.1.2 Penduduk
Penduduk kabupaten Humbang Hasundutan adalah mayoritas suku batak. Keanekaragaman penduduk terdiri dari beberapa suku diantaranya Batak Toba, Pakpak, Simalungun, Nias, Jawa, dan Mandailing yang menyebar hampir di seluruh kecamatan.
Berdasarkan hasil pendataan tahun 2004 jumlah penduduk 155.222 Jiwa dengan rata-rata kepadatan penduduknya 66,47 Jiwa / , dan pada tahun 2007 jumlah penduduk Kabupaten Humbang Hasundutan adalah sebanyak 158.095 jiwa yang terdiri dari 79.287 jiwa laki-laki dan 78.808 jiwa perempuan.
Dari komposisi penduduk tersebut terlihat bahwa rasio jenis kelamin (jumlah penduduk laki-laki : jumlah penduduk perempuan) kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2007 sebesar 100,61. Ini berarti bahwa jumlah penduduk laki-laki di kabupaten Humbang Hasundutan lebih banyak daripada jumlah penduduk perempuan,sedangkan tingkat kepadatan penduduk pada tahun 2007 adalah sebesar 63 Jiwa / .
Angkata kerja merupakan salah unsur utama didalam proses produksi barang dan jasa serta mengatur sarana produksi untuk menghasilkan barang dan jasa tersebut. Semakin banyak angkatan kerja dalam satu wilayah atau daerah maka akan semakin besar pula kontibusi yang duberikan pada pertumbuhan ekonomi daerah tersebut. Pada tahun 2004 sampai 2007 angkatan kerja di kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan peningkatan.
Tabel 4.3
Jumlah angkatan kerja di kabupaten Humbang Hasundutan Pada tahun 2004-2007
Tahun Jumlah angkatan kerja
2004 60548
2005 82426
2006 77503
2007 74607
Sumber: Badan Pusat Statistik Humbang Hasundutan Dalam Angka
Pada tahun 2004 jumlah angkatan kerja dikabupaten humbang Hasundutan adalah sebesar 64.548 jiwa, dan pada tahun 2007 jumlahnya meningkat menjadi 82.426 jiwa atau meningkat sekitar 17.878 jiwa dari total penduduk sekitar
15.2377 jiwa. Dan pada tahun 2006 jumlah angkatan kerja di kabupaten Humbang Hasundutan sekitar 77.503 jiwa dari jumlah penduduk sekitar 152,757. Pada tahun 2007 jumlah penduduk kabupaten Humbang Hasundutan adalah sekitar158.095 jiwa dengan jumlah angkatan kerja sekitar 74607 jiwa.
Gambar 4.1
Jumlah Angkatan kerja di Kabupaten Humbang Hasundutan
4.1.3 Sosial
4.1.3.1 Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu wujud nyata untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berhasil serta berdayaguna dalam mengembangkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi iman dan takwa. Agar pendidikan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan, maka perlu adanya penyediaan sarana dan prasarana pendidikan
sebagai wadah untuk mengembangkan keahlian dan intelektual sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Keberhasilan sektor pendidikan salah satunya dapat dilihat dari indikator meningkatnya angkatan partisipasi sekolah (APS). Peningkatan APS haruslah didukung oleh adanya penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Ditingkat Sekolah Dasar (SD) jumlah sekolah pada tahun ajaran 2007/2008 sebanyak 222 unit (4 unit diantaranya Madrasah Ibtidaiyah), dengan jumlah guru sebanyak 1.731 orang dan banyaknya murid 29.496 sisiwa. Pada tingkat SMP/MTS jumlah sekolah sebanyak 41 unit (2 diantaranya MTS). Jumlah tenaga guru sebanyak 811 orang dan siswa yang menuntut ilmu sebanyak 13.231 orang.
Pada tahun ajaran 2007/2008 jumlah Sekolah Menegah Umum (SMU) sebanyak 15 unit dan Madrasah Aiyah sebanyak 1 unit, jumlah tenaga guru sebanyak 414 orang dan murid sebanyak 6.452 siswa. Untuk tingkat Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) pada tahun ajaran 2007/2008 ini tercatat jumlah sekolah 12 unit, guru 304 orang, dan 3.971 siswa.
Tabel 4.4
Jumlah Sekolah Menurut Kecamatan dan Jenjang Sekolah 2007/2008
kecamatan TK SD MI SMP MTs SMU MA SMK 1.Pakkat 1 34 1 8 0 2 0 2 2.Onan Ganjang 0 20 0 3 0 1 0 0 3.Sijama polang 1 13 0 2 0 1 0 0 4.Lintong Nihuta 2 27 0 5 0 2 0 2 5.Paranginan 0 13 0 1 0 1 0 0 6.Doloksanggul 1 39 1 8 1 3 1 5 7.Pollung 0 19 0 3 0 1 0 1 8.Parlilitan 0 31 1 6 0 1 0 2 9.Tara Bintang 0 12 1 2 1 1 0 0 10.Bhakti Raja 0 10 0 1 0 1 0 0 Total 5 218 4 39 2 14 1 12
Sumber: Badan Pusat Statistik Humbang Hasundutan
4.1.3.2 Kesehatan dan Keluarga berencana
Jumlah Rumah Sakit Umum yang ada di kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2007 sebanyak 1 unit yang berada di kecamatan Doloksanggul, sementara sarana kesehatan pada tingkat kecamatan sebanyak 10 buah puskesmas dan 26 puskesmas pembantu. Polindes sebanyak 144 unit, apotek sebanyak 3 buah, toko obat sebanyak 5 buah dan klinik swasta sebanyak 3 unit.
Jumlah Dokter di Kabupaten Humbang Hasundutan pada tahun 2007 sebanyak 39 orang yang terdiri dari dokter umum sebanyak 32 orang dan dokter gigi sebanyak 7 orang.
Banyaknya pasangan usia subur (PUS) di kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2007 sebanyak 19.604 PUS dengan akseptor aktif sebanyak 10.028 atau sekitar 51,15%. Pada tahun 2007 terdapat 2.231 akseptor baru atau sekitar 77,36% dari jumlah pemenuhan permintaan masyarakat (PPM).
Tabel 4.5
Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Jenis Sarana 2004 -2007 Sarana Kesehatan 2004 2005 2006 2007 1. RSU 1 1 1 1 2. Puskesmas 10 10 10 10 3. Puskesmas pembantu 26 26 26 26 4. Polindes 54 94 96 144 5. Posyandu 224 224 227 227 6. Apotek 2 2 3 3
7. Toko obat (yang punya izin) 5 5 5 5
8. klinik swasta 3 3 3 3
9. Rumah Bersalin Swasta(yang punya izin)
4 4 4 4
Sumber: Badan Pusat Statistik kabupaten Humbang Hasundutan
Dari data di atas dapat dilihat bahwa sarana prasarana kesehatan yang tersedia di kabupaten Humbang Hasundutan bisa dikategorikan lumayan banyak, dan dari tahun 2007-2008 jumlah sarana yang bertambah sekitar 52 unit.
4.1.4 Potensi Daerah