Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Jawa Barat Tahun 2013-2018
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
I Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
1 persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai dengan
kewenangannya
2 Persentase tingkat kondisi jalan provinsi baik dan sedang. 3 Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat
produksi (konektivitas) di wilayah provinsi
4 Persentase tersedianya 3 (tiga) jenis informasi Jasa Konstruksi Tingkat Provinsi pada Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi (SIPJAKI).
5 Persentase tersedianya informasi mengenai Rencana Tata Ruang (RTR) wilayah Provinsi beserta rencana rincinya melalui peta analog dan peta digital.
II Perumahan Rakyat
1 Cakupan ketersediaan rumah layak huni
2 Cakupan layanan rumah layak huni yang terjangkau
3 Cakupan Lingkungan Yang Sehat dan Aman yang
didukung dengan PSU
III Sosial
1 Persentase (%) PMKS skala provinsi yang memperoleh bantuan sosial. Untuk pemenuhan kebutuhan dasar. 2 Persentase (%) Panti Sosial skala provinsi yang
melaksanakan standar operasional pelayanan kesejahteraan sosial
3 Persentase (%) panti sosial skala provinsi yang
menyediakan sarana prasarana pelayanan kesejahteraan sosial.
BAB II – GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH II-161
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
4 Persentase (%) Organisasi Sosial/ Yayasan/ LSM yang menyediakan sarana prasarana pelayanan kesejahteraan sosial luar panti
5 Persentase (%) kabupaten/kota yang mengalami bencana memberikan bantuan sosial bagi korban bencana skala provinsi. Persentase (%) kabupaten/kota yang
menggunakan sarana prasarana tanggap darurat lengkap untuk evakuasi korban bencana skala provinsi
6 Persentase (%) kabupaten/kota yang mengalami bencana memberikan bantuan sosial bagi korban bencana skala provinsi. Persentase (%) kabupaten/kota yang
menggunakan sarana prasarana tanggap darurat lengkap untuk evakuasi korban bencana skala provinsi
7 Persentase (%) kabupaten/kota yang menyelenggarakan jaminan sosial bagi penyandang cacat fisik dan mental, serta lanjut usia tidak potensial
8 Penguatan cadangan pangan 60% pada tahun 2015
9 Ketersediaan informasi pasokan, harga dan akses pangan di daerah 100% pada tahun 2015
10 Penanganan daerah rawan pangan 60% pada tahun 2015
IV Ketenagakerjaan
1 Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi
2 Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat
3 Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan
4 Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan 5 Besaran Kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian
Bersama (PB)
6 Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jamsostek
BAB II – GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH II-162
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
8 Besaran Pengujian Peralatan di Perusahaan
V Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 1 cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang
mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu
2 cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di Puskesmas mampu tatalaksana KtP/A dan PPT/PKT di Rumah Sakit
3 cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu 4 cakupan layanan bimbingan rohani yang diberikan oleh
petugas bimbingan rohani terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu 5 cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan
sampai dengan putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak
6 cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum
7 cakupan layanan pemulangan bagi perempuan dan anak korban kekerasan
8 cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan
VI Lingkungan Hidup
1 prosentase jumlah sumber air yang dipantau kualitasnya, ditetapkan status mutu airnya dan diinformasikan status mutu airnya;
2 prosentase jumlah kabupaten/kota yang dipantau kualitas udara ambiennya dan diinformasikan mutu udara ambiennya;
BAB II – GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH II-163
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
3 prosentase jumlah pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti;
VII Perhubungan VII.1 Angkutan Jalan
1 Tersedianya angkutan umum yang melayani wilayah yang telah tersedia jaringan jalan untuk jaringan jalan Provinsi. 2 Tersedianya terminal angkutan penumpang tipe A pada
setiap Provinsi untuk melayani angkutan umum dalam trayek
3 Tersedianya fasilitas perlengkapan jalan (rambu, marka dan guardrill) dan penerangan jalan umum (PJU) pada jalan Provinsi.
4 Terpenuhinya standar keselamatan bagi angkutan umum yang melayani trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). 5 Tersedianya SDM yang memiliki kompetensi sebagai
pengawas kelaikan kendaraan pada perusahaan angkutan umum, pengelola terminal, dan pengelola perlengkapan jalan
VII.2 Angkutan Sungai dan Danau
6 Tersedianya angkutan sungai dan danau untuk melayani jaringan trayek antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi pada wilayah yang tersedia alur pelayaran sungai dan danau yang dapat dilayari.
7 Tersedianya pelabuhan sungai dan danau untuk melayani kapal sungai dan danau yang beroperasi pada jaringan trayek antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi pada wilayah yang tersedia alur pelayaran sungai dan danau yang dapat dilayari.
8 Terpenuhinya standar keselamatan bagi kapal sungai dan danau yang beroperasi pada trayek antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi
BAB II – GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH II-164
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
9 Tersedianya SDM yang kompetensi sebagai awak angkutan sungai dan danau.
VII.3 Angkutan Penyeberangan
10 Tersedianya kapal penyeberangan yang beroperasi pada Iintas antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi yang menghubungkan jalan Provinsi yang terputus oleh perairan
11 Tersedianya pelabuhan pada setiap ibukota Provinsi dan ibukota Kabupaten/Kota yang memiliki pelayanan angkutan penyeberangan yang beroperasi pada lintas antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi dan tidak ada alternatif jalan
12 Terpenuhinya standar keselamatan kapal dengan ukuran di bawah 7 GT dan kapal yang beroperasi pada lintas penyeberangan antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi 13 Tersedianya SDM yang memiliki kompetensi sebagai awak
kapal penyeberangan dengan ukuran di bawah 7 GT VII.4 Angkutan Laut
14 Tersedianya kapal laut yang 100% beroperasi pada lintas antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi pada wilayah yang memiliki alur pelayaran dan tidak ada alternatif jalan 15 Tersedianya dermaga pada setiap ibukota Provinsi dan
ibukota Kabupaten/Kota untuk melayani kapal laut yang beroperasi pada lintas trayek antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi pada wilayah yang memiliki alur pelayaran dan tidak ada alternatif angkutan jalan
16 Terpenuhinya standar keselamatan kapal dengan ukuran di bawah 7 GT dan kapal yang beroperasi antar
Kabupaten/Kota dalam Provinsi.
17 Tersedianya SDM yang memiliki kompetensi sebagai awak kapal untuk angkutan laut dengan ukuran di bawah 7 GT
VIII Penanaman Modal
BAB II – GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH II-165
No INDIKATOR SPM TARGET REALISASI
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
2 Kerjasama Penanaman Modal
3 Promosi Penanaman Modal
4 Pelayanan Penanaman Modal
5 Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal
6 Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Penanaman Modal
IX Kesenian
1 Cakupan Kajian Seni
2 Cakupan Fasilitasi Seni
3 Cakupan Gelar Seni
4 Cakupan Misi
5 Cakupan SDM Kesenian
6 Cakupan Tempat
7 Cakupan Organisasi
X Ketahanan Pangan
1 Ketersediaan energi dan protein perkapit
2 Penguatan cadangan pangan
3 Ketersediaan informasi pasokan, harga dan akses pangan di daerah
4 Stabilitas harga dan pasokan pangan
5 Pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH)
6 Pengawasan dan pembinaan kemanan pangan