• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN TEORI TINJAUAN TEORI

GAMBARAN UMUM KOPERASI SYARIAH BMT ASSALAM

A. Sejarah Koperasi Berdirinya Syariah BMT Assalam

BMT Assalam dibentuk oleh BPDI Pekerjaan Umum dan Menpera untuk melaksanakan salah satu ajaran Islam yaitu:”…Tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebaikan dan taqwa dan janganlah kamu tolong menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran dan bertaqwalah kepada

Allah, Allah amat berat siksaannya. (QS Al-Maidah: 2)”. Pendirian BMT

Assalam tercetus dalam suatu pertemuan BPDI PU dan MENPERA yang antara lain dihadiri oleh Ir.H. Syarifudin Akil, Ir. H.Moh Hasan Dipl HE, Ir. H. Agoes Widjanarko MIP yang kemudian dikukuhkan oleh Menteri Pekerjaan Umum.

Pengukuhan BMT Assalam ini dilakukan oleh Bapak Djoko Kirmanto pada tanggal 11 Januari 2005. BMT Assalam didirikan dengan ke putusan BPDI PU dan Menpera dengan Surat Keputusan No: 03/KPTS/BPDI/2006 pada tanggal 11 Januari 2005, maksud dan tujuan mendirikan BMT Assalam yaitu dari hasil usahanya dapat atau ikut menanggung biaya pengelolaan mesjid dan membantu dhuafa dari Umat Islam.

Dalam perkembangannya, BMT Assalam terjadi pasang surat dan pergantian Pengurus beberapa kali yang kemudian diputuskan untuk merobah BMT Assalam menjadi Badan Hukum dengan Nama Koperasi Syariah Baitul Maal Wattamwil Assalam dengan Akte Notaris No: 03 Tanggal 14 April 2009, koperasi Syariah BMT Assalam dalam menjalankan usahanya tetap

52

berpegang teguh pada prinsip-prinsip Syariah Islam yang berpedoman kepada Al Quran dan Sunah Rasulllah Saw, Praktek Koperasi Syariah BMT Assalam ialah mengutamakan mencari keuntungan bagi kesejahteraan anggota dan kaum dhuafa. Koperasi syariah BMT Assalam mengumpulkan modal usaha sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Koperasi dan dari zakat, infaq, sedaqoh dan wakaf yang disalurkan kepada kaum dhuafa dengan pinjaman kebaikan. Selanjutnya koperasi Syariah BMT Assalam dalam melaksanakan usaha menggunakan taktik dan strategi “Sharing and profit in loss” dan menggunakan mekanisme bagi hasil yang adil.

Pengembangan usaha dari Koperasi Syariah BMT Assalam dengan membangun kekuatan ekonomi umat atau masyarakat dhuafa (Grass root) dengan kegiatan ekonomi yang Islami dari konsentrasi modal dari simpanan, donator, zakat infaq dan sodaqoh terutama dari karyawan Departemen PU dan karyawan Menpera serta masyarakat. Dalam menjalankan usahanya Koperasi Syariah BMT Assalam tetap dalam koridor amar ma’ruf nahi munkar dalam bisnis yang Islami dan mengutamakan kemuliaan Akhlak.24

B. Nama, Tempat Kedudukan dan Wilayah Kerja.

Koperasi ini bernama Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil As Salam yang selanjutnya disingkat dengan nama Koperasi Syaraih BMT As Salam dan untuk selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut Koperasi Syariah BMT As Salam untuk selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut Koperasi. Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil As Salam berkedudukan

24

53

di Masjid As Salam Departemen Pekerjaan Umum, Jalan Patimura, Nomor 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Propinsi DKI Jakarta. Wilayah kerja Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil As Salam meliputi wilayah Masjid/Musholah di lingkungan BPDI Indonesia dan dapat membuka cabang/perwakilan di luar negeri atas ke putusan rapat anggota dan persetujuan Pimpinan BPDI. Koperasi Syariah Baitul Maal Wat Tamwil As Salam di singkat Koperasi Syariah BMT As-Salam ini termasuk dalam jenis simpan pinjam.

C. Visi Misi Koperasi Syariah BMT Assalam

Visi Koperasi Syariah (Kopsyah) “BMT As Salam adalah terwujudnya kesejahteraan umat dalam pembangunan Ekonomi Islam dan sebagai pilarnya koperasi Syariah BMT As Salam.

Misi Koperasi Syariah (Kopsyah) BMT As Salam adalah

1. Menghindari riba dalam segala bentuk dan menyuburkan zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf.

2. Mengembangkan permodalan usaha dari para anggotanya dan masyarakat dengan penggalangan dana dari tabungan dan penyertaan modal.

3. Memberikan pelayanan untuk pembiayaan modal kerja dan investasi bagi usaha-usaha yang produktif dan menguntungkan

4. Memberikan pelayanan dan bantuan pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, sosial dan lain-lain

54

5. Membantu pendistribusian zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf sehingga mencapai sasaran yang tepat sesuai dengan kaidah-kaidah atau ketentuan syariah.

6. Melaksanakan usaha di sektor riil dan stabilitas ketahanan pangan sesuai dengan kaidah usaha yang sehat dan mendatangkan laba.

7. Melakukan pembinaan manajemen usaha yang sehat dari unit usaha kecil agar berkembang menjadi usaha yang tangguh, sehat dan handal.

D. Azas dan Landasn Dasar Kopsyah BMT AS Salam

Kopsyah BMT As Salam dilaksanakan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam yang mengajar umatnya berkarya dengan kinerja yang baik, bertransaksi dengan adil, bekerja sama dengan jujur, melaksanakan pinjam-meminjam sebagai pengamalan tolong menolong dalam kebaikan dan taqwa.

Beberapa kaidah normatif berkenaan dengan transaksi Kopsyah BMT As Salam adalah sebagai berikut:

1. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan shodaqoh dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa (QS Al Baqarah ayat 275-276)

2. Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu memakan riba yang menambah-nambah itu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan (QS Ali Imran ayat 120)

3. Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang saling meridhakan di antara kamu. (QS An Nisa ayat 29)

55

4. Kopsyah BMT As Salam melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip umum adalah :

a. Keanggotaannya bersifat sukarela dan terbuka

b. Pengelolaan dilakukan dengan prinsip-prinsip manajemen perusahaan. c. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding

dengan besarnya jasa usaha dari masing-masing anggota

5. Dalam mengembangkan usaha Kopsyah BMT Assalam berpegang teguh dengan prinsip-prinsip:

a. Keimanan dan ke taqwaan pada Tuhan Yang Maha Esa dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan bermuamalah secara Islami

b. Keterpaduan (kafah) antara manajemen bisnis dengan nilai spiritual yang berfungsi untuk mengarahkan dan menggerakkan etika dan moral yang dinamis, proaktif, progresif, adil dan berakhlak mulia

c. Kekeluargaan d. Kebersamaan e. Kemandirian f. Profesionalisme

g. Istiqomah, konsisten, konsekuen dan berkelanjutan dengan perpaduan antara fakal dan amal

6. Dalam menyelesaikan seluruh kegiatan Koperasi Syariah BMT As salam berpegang teguh pada:

a. Sifat shiddiq (kebenaran) b. Sifat amanah (dapat dipercaya)

56

c. Sifat tabligh (komunikatif)

d. Sifat fathonah (cerdas fisik, cerdas intelektual, cerdas sosial dan cerdas spiritual)

7. Membangun, mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya dengan berorintasi pada bisnis Islami dengan tujuan mencari keuntungan bersama

E. Tujuan Serta Usaha Kopsyah BMT As Salam

1. Kopsyah BMT As Salam bertujuan memajukan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat muslim pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

2. Ditumbuhkembangkan dari bawah bersama anggota dan masyarakat muslim pada umumnya

3. Kopsyah BMT As Salam menjadi milik bersama dari anggota dan masyarakat muslim yang mempunyai visi dan misi dan tujuan yang sama 4. Untuk mencapai tujuan tersebut maka kopsyah BMT Assalam

menyelenggarakan usaha-usaha sebagai berikut :

a. Menggiatkan anggota untuk menyimpan/menabung pada koperasi secara teratur dan penyertaan modal sukarela

57

c. Melaksanakan bisnis yang Islami dengan usaha jasa fotocopy, periklanan, penerbitan, usaha angkutan, percetakan, angkutan karyawan dan sekolah serta angkutan barang, suplier dan kantin

d. Menyelenggarakan pembiayaan kepada anggota dalam bisnis Islami dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip syariah Islam

e. Turut aktif berusaha untuk mendukung program-program pemerintah dalam penataan ekonomi nasional

f. Menyelenggarakan kerjasama/kemitraan usaha dengan pihak ketiga, perusahaan swasta dan/atau BUMN di dalam dan luar negeri

g. Melaksanakan pembinaan usaha dan pengajian rutin secara berkala.

F. Strukur Pengurus Koperasi Syariah BMT As Salam 1. Dewan Syariah

a. Prof. Dr Dede Rosyada M.A (Ketua) b. Drs. Wahidin Saputra M.A (Wakil Keua) c. Drs. M Yunus Suichan MSi (Anggota) d. Drs. Rahudi (anggota)

e. Drs. Maftuh Asmuni, Lc (angota) 2. Dewan Pengawas

a. Dr. Ir. Moh. Amron Msc (Ketua) b. H. Amiruddin (Sekretaris)

c. Ir. H. Moh. Hasan Dipl HE (anggota) d. Drs Nana Supriatna (Anggota)

58

3. Pengurus

a. Ali Rahma ST, MT (Keua)

b. Cut Nourhusnul A. M.A (Wakil Keua) c. Ir. Budiman (Sekretaris)

d. Solihin S.Sos (Wakil Sekretaris) e. Dra. Hj. Ratna Asih (Bendahara)

BAB IV

Dokumen terkait