• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II : PAPARAN DATA DAN TEMUAN

A. Gambaran umum letak dan lokasi

53

54

Batas-batas wilayah desa Leming di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur sebagai berikut:

1. Sebelah Utara : Desa Suradadi 2. Sebelah Selatan : Desa Janapria 3. Sebelah Timur : Desa Santong

4. Sebelah Barat :Desa Embung Kandong43

Dusun-dusun desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur sebagai berikut:

1. Dusun Karamela Utara.

2. Dusun Karamela Selatan.

3. Dusun Leming.

4. Dusun Lingkok Kolo.

5. Dusun Piling.

6. Dusun Wise.44

43 Kantor Desa Leming, Potensi Sumber Daya Alam, Tahun 2021.

44 Kantor Desa Leming, Data Dusun-Dusun Kantor Desa Leming, Tahun 2021.

55

Data luas lahan yang produktif penggunaannya di desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 2.1

Data Luas Lahan Produktif yang Digunakan Untuk Pertanian Di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

No Lahan Produktif Luas Lahan Produktif

1 Tanah Perkebunan

Tanah perkebunan perorangan 1.84 ha/m2

2 Persawahan Sawah irigasi teknis Sawah tadah hujan

3.70 ha/m2 50.40 ha/m2

Jumlah 54.1 ha/m2

3 Tanah kering Tegal/ladang Perkarangan

12.10 ha/m2 37.30 ha/m2

Jumlah 49.4 ha/m2

(Sumber: Kantor Desa Leming dalam Potensi Sumber Daya Alam, 2021.) 2. Penduduk

Mayoritas penduduk desa Leming adalah penduduk Sasak dari penduduk laki-laki maupun penduduk perempuan. Dari segi etnisitas, hampir seluruhnya adalah etnis suku Sasak di desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

Selain etnis Sasak terdapat etnis lain yaitu : Aceh, Melayu, dan Jawa. Jumlah penduduk laki-laki : 1.784 orang sedangkan untuk penduduk perempuan : 1.978 orang. Dari luas 223 hektar desa Leming mampu menampung penduduk dengan jumlah 3.762 jiwa yang terdiri dari 1.881 KK.45 Berikut data detail jumlah data komposisi etnis penduduk etnis di desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

45 Kantor Desa Leming, Data Penduduk Kantor Desa Leming, Tahun 2021.

56

Tabel 2.2

Data Jumlah Penduduk Etnis di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur

Warga Etnis Laki-laki Perempuan

Aceh - 1 orang

Melayu - 2 orang

Jawa 1 orang 6 orang

Sasak 1,783 orang 1,969 orang

Jumlah 1,784 orang 1,978 orang

( Sumber : Kantor Desa Leming dalam Profil Desa Leming, dan Data Etnis Tahun 2021.)

3. Kondisi Ekonomi

Berdasarkan karakteristik lahan daratan desa Leming berada 0,50 meter di atas permukaan laut. Dari luas lahan produktif yang didominasi oleh persawahan desa Leming sebagian mata pencaharian penduduk setempat adalah sebagai penjahit, petani dan berdagang. Penguasaan asset ekonomi masyarakat paling banyak asset lahan kebun perorangan seluas 1,84 ha/m2. Jumlah petani di desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur jumlahnya 640 orang dari penduduk laki-laki dan penduduk perempuan.46

Seperti yang dijabarkan di atas, bahwasanya kaum perempuan sebagian lebih dominan mata pencaharian sebagai penjahit. Mata pencaharian sebagai penjahit mengambil barang di tempat perusahaan kain dan akan mengambil sendiri ke perusahaan tersebut jika ada orderan.

Masyarakat desa Leming sebagian besar belum memiliki pekerjaan yang tetap sehingga tingkat pengangguran masih tergolong sangat tinggi. Tingkat belum bekerja atau pengangguran di desa Leming dapat dilihat tabel berikut ini:

46 Kantor Desa Leming, Potensi Sumber Daya Manusia Tahun 2021.

57

Tabel 2.3

Data Tingkat Tenaga Kerja Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur

Tingkat Tenaga Kerja Laki Perempuan 1. Penduduk Usia 18-56 Yang Bekerja 672 Orang 84 Orang b. Penduduk Usia 18-56 Tahun Yang Belum

Bekerja/ Tidak Bekerja

317 Orang 415 Orang c. Penduduk Usia 0-6 Tahun 140 Orang 274 Orang d. Penduduk Masih Sekolah 7-18 Tahun 182 Orang 240 Orang e. Penduduk Usia 56 Tahun Ke Atas 404 Orang 876 Orang

f. Angkatan Kerja 69 Orang 89 Orang

Jumlah 1.784 Orang 1.978 Orang

Jumlah Total 3.762 Orang

(Sumber: Kantor Desa Leming, Potensi Sumber Daya Manusia dan Tenaga Kerja Tahun 2021.)

Tabel di atas menunjukan tingkat pengangguran atau yang belum bekerja dari penduduk laki-laki berjumlah 317 orang dan penduduk perempuan berjumlah 415 orang. Jadi, total penduduk dari tingkat data yang tidak bekerja berjumlah 732 orang. Dari jumlah data yang belum bekerja tersebut memilih untuk mata pencaharian ekonominya dari petani, pedagang dan penjahit. Maka dapat dikatakan bahwa desa Leming ini masih dikatakan masih pengangguran atau belum bekerja . Karena sebagian besar masyarakat desa Leming memiliki pekerjaan sebagai petani baik dari penduduk laki-laki maupun penduduk perempuan.

Peneliti mendapatkan data informasi dan wawancara yakni data BPS dan Lalu Muhiddin staf kantor desa Leming tentang mata pencaharian masyarakat desa Leming. Mata pencaharian warga desa Leming lebih banyak para petani, untuk informasi Lalu Muhidin jumlah petani yakni 575 orang sedangkan untuk data BPS

58

jumlah petani yakni 649 orang. Untuk warga lainnya, mata pencaharianya adalah seperti pedagang, penjahit dan lain sebagainya.47

4. Kondisi Budaya

Penduduk di desa Leming ini seluruhnya beragama Islam dan penduduk desa Leming masih memegang teguh ajaran agamanya. Maka dari itu untuk mengetahui jumlah pemeluk agama di desa Leming dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 2.4

Data Ragam Penduduk Agama/Aliran Kepercayaan

No Agama Laki-laki Perempuan

1 Islam 1.784 Orang 1.978 Orang

2 Kristhen - -

3 Katholik - -

4 Buddha - -

5 Khonghucu - -

Jumlah 1.784 Orang 1.978 Orang

Total 3.762 jiwa

( Sumber: Kantor Desa Leming, Agama/Aliran Kepercayaan, 2021.)

Untuk sarana dan tempat untuk melakukan ibadah dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 2.4

Data Prasarana Peribadahan No Tempat Peribadahan Jumlah

1 Masjid 6 buah

2 Musolla 10 buah

( Sumber: Kantor Desa Leming, Prasarana Peribadahan, 2021)

47 Data Bps dan Lalu Muhiddin ( Staf Kantor Desa Leming ).

59

Tabel di atas menunjukan sarana ibadah di desa Leming adalah jenis ibadah umat Islam seperti masjid dan musholla dari setiap dusun yang ada di desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

Desa Leming memiliki keberagaman budaya yang sangat dilestarikan oleh masyarakat di desa Leming. Keragaman budaya yang sering dilakukan dan dilestarikan oleh masyarakat desa Leming di antaranya dalam hal pernikahan, acara ngurisan, acara nyongkolan dan acara lainnya. Karena merupakan peninggalan nenek moyang terdahulu.48

5. Pola Pemukiman

Pola pemukiman desa Leming yakni salah satu desa yang ditempati oleh masyarakat yang sudah menikah ataupun belum menikah. Rumah warga dulunya terbuat dari kayu beratap re atau alang-alang. Rumah warga pada masa sekarang, temboknya tersusun menggunakan bata atau batako dan atapnya menggunakan genteng atau spandek. Tetapi, untuk konstruksinya masih dipertahankan misalnya membuat sesangkok atau teras, membuat dapur tempat memasak, dan keperluan lain.

Untuk dapur dibuat di belakang rumah dekat antara kamar mandi atau deket ruang makan. Tetapi ada juga sebagian warga yang memasak di bagian pinggir rumah.

Beberapa rumah didirikan berugaq atau alang-alang ,warga desa Leming biasanya mendirikan berugaq di depan rumah atau di belakang rumah. Berugaq ini berfungsi sebagai tempat menerima tamu dan sebagai tempat istirahat untuk keluarga dan jika ada acara keluarga ataupun acara lainnya maka untuk tempat acara upacara adat. Desa Leming ini bermulai dari arah utara ke selatan dan terdapat lorong kecil yang disebut dengan pengorong. Di tengah kampung dan di pinggir pengorong terdapat saluran air yang disebut dengan telabah. Aliran

48 Lalu Muhiddin, ( Staf Kantor Desa Leming dan Tokoh Adat), Wawancara, 29 Juni 2022.

60

tersebut gunanya untuk mengalirkan air dari sawah ke kebun penduduk yang terletak di sekitar kampung.

Perkampungan masyarakatnya selalu menyebar dan banyak warga masyarakat desa Leming yang membangun rumah pada dataran tinggi. Untuk perkampungan rumahnya terdapat rumah yang dibuat berjejer dari timur ke barat dan di antara deretan rumah tersebut dibuat tempat penyimpanan padi. Pembuatan tempat penyimpanan padi, masyarakat mendapatkan modal dari hasil perkebunannya.

Karena, pemukiman desa Leming masih mempertahankan pola kampung tradisional, itulah mengapa kampung/ desa tersebut dijadikan sampel atau dikatakan sebagai salah satu model kampung Sasak asli.49

B. Tradisi Nyongkolan Adat Sasak di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten

Dokumen terkait