• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV TEMUAN DATA DAN INTERPRETASI DATA

4.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Kota Medan merupakan salah satu kota metropolitan yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Dahulu Kota Medan ini dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha. Beberapa sungai melintasi Kota Medan ini dan semuanya bermuara ke Selat Malaka. Kota Medan sendiri sejak didirikan oleh Guru Patimpus hingga sekarang telah banyak mengalami perkembangan yang sangat baik dan cepat. Saat ini Kota Medan dikategorikan sebagai kota yang modern, dikarenakan perkembangan yang luar biasa dari berbagai bidang diantaranya perekonomian yang terus meningkat dengan munculnya berbagai kegiatan ekonomi seperti perhotelan, pusat pusat perbelanjaan wisata dan sebagainya. Dalam hal teknologi juga semakin canggih dimana para anak muda kota medan sangat kreatif dengan seringnya memodifikasi alat-alat teknologi dengan kendaraan yang mereka miliki sehingga hasil kreatifitas mereka juga dapat di perhitungkan ditingkat nasional bahkan internasional.

Kota Medan sendiri terdiri dari 21 kecamatan dan 151 kelurahan, dari sekian banyak kecamatan yang menjadi pusatnya Kota Medan adalah Kecamatan Medan Maimun. Hal ini dikarenakan banyak peninggalan sejarah Kota Medan terdapat disini diantaranya ada Istana Maimun, Perpustakaan daerah, Mesjid Raya serta banyaknya tempat para anak muda untuk menyalurkan hobinya dari mulai kegiatan seni, pendidikan hingga komunitas motor.

Kecamatan Medan Maimun yang menjadi central atau pusat dari kecamatan ini adalah lokasi Mesjid Raya, Istana Maimun dan Perpustakaan Daerah.

Gambar 4.1 Lokasi Medan Maimun

Berdasarkan gambar 4.1 dapat dilihat bahwa hal ini lah yang menjadikan lokasi Kota Medan khususnya Kecamatan Medan Maimun menjadi lokasi penelitian skripsi penulis tentang komunitas motor, hal dikarenakan banyak terdapat tempat-tempat para anak muda untuk berkumpul yang menyalurkan hobinya disekitaran lokasi ini baik kalangan anak muda laki-laki maupun perempuan.

4.1.1 Perkembangan Komunitas Sepeda Motor di Medan

Komunitas sepeda motor merupakan sekumpulan orang yang memiliki minat dan ikatan emosional sebagai sesama pecinta sepeda motor. Di Kota Medan ada beberapa komunitas dengan bermacam-macam nama, dalam satu komunitas ada yang memiliki kesamaan merk sepeda motor dan ada pula yang merupakan gabungan dari berbagai merk sepeda motor. Dalam komunitas sepeda motor yang ada di Medan, semua anggota yang telah tergabung secara resmi memiliki hak yang sama serta perlakuan yang sama. Kebersamaan yang mereka jalin tidak memiliki batas dalam artian tidak melihat latar belakang anggotanya. Kebersamaan yang dibangun dianggap sebagai suatu tali persaudaraan serta kekeluargaan antara sesama anggota.

Komunitas Sepeda Motor sangat beragam di Kota Medan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti melalui pengamatan langsung serta wawancara dengan para komunitas motor yang ada di Kota Medan terdapat beberapa komunitas motor yang memiliki satu tipe motor dan berbagai jenis tipe. Semakin banyaknya produk-produk yang muncul dari pihak produksi akan memicu munculnya komunitas motor yang baru. Seperti produk baru yang sedang diluncurkan Yamaha sendiri yakni Jupiter Z1, X-Ride, Mio GT, Mio J, Vega, Scorpio, Seon, Bison dan beberapa produk yang lainnya. Begitu juga dengan produk dari Suzuki, Honda, Kawasaki, ada beberapa komunitas yang terbentuk dengan merk tersebut.

Di Kota Medan sendiri terdapat beberapa komunitas yang memiliki tipe varian motor atau komunitas campuran, tetapi setiap komunitas saat ini cenderung membentuk komunitas dikarenakan kesamaan hobi dan kesamaan jenis sepeda

motor, misal seperti komunitas Vespa maka semua anggota memiliki sepeda motor Vespa, selain itu ada juga komunitas Motor Matic, maka semua anggota memiliki sepeda motor jenis matic.

Berdasarkan hal tersebut, berikut data komunitas motor yang ada di Kota Medan berdasarkan data yang dimiliki oleh komunitas PLATBK tahun 2014. Dari data yang diperoleh oleh peneliti ini dapat dilihat bahwa banyak anak muda para penerus generasi yang memiliki hobi bermotor tetapi tidak bersifat negatif, melainkan banyak kegiatan mereka yang bersifat positif.

Tabel 4.1

Data Komunitas Motor di Kota Medan

No. Nama Club Motor Jenis Motor

1 MVC (Motorcycle Variasi Komuniti) Semua jenis motor

2

YRFI (Yamaha Fider Federation Indonesia) Cabang Medan

Semua jenis motor Yamaha

3 SHB (Sumut Honda Bikers) Semua jenis motor Honda 4 Club motor R series Owners brotherhood Ninja R

5 Combe (community Medan Bikers) Semua jenis motor 6 Yamaha scorpio club Indonesia Cab.Medan Yamaha Scorpio 7 Club Motor Herly Davidson Motor Herly Davidson 8 Komunitas Vespa Medan Jenis Motor Vespa 9 Yamaha Mio Club Cab.Medan Yamaha Mio

10 PLATBK (Perkumpulan ladies matic bikers) Semua Jenis motor matic 11 SFM(Scorpio Family Medan) Semua Jenis motor scorpio Sumber : Data PLATBK 2014

Banyaknya komunitas yang muncul saat ini di Kota Medan telah membuktikan bahwa generasi muda telah banyak mengaktualisasikan dirinya berdasarkan kemampuan yang mereka miliki. Setiap komunitas yang terbentuk memiliki beberapa karakteristik yang berbeda. Dalam hal ini ada beberapa karakteristik komunitas secara sosiologi tentang community and cities incompatible dalam (cities and communities: 496) yang telah dibahas dalam tinjauan pustaka, dalam hal ini yang menjadi karakteristik dari komunitas PLATBK adalah Common activities.

Common Activities merupakan karakteristik yang didasarkan pada ketertarikan pada hal yang sama, dalam karakteristik ini mereka bersama dalam setiap hubungan, ketertarikan pada hal-hal yang sama contohnya dalam politik, olahraga karena disitu terdapat aktifitas yang membuat mereka saling bertemu. Dari ketertarikan yang sama pada motor matic sehingga membuat mereka membentuk komunitas ini agar semakin dapat mengekspresikan diri mereka secara tepat dengan wadah yang tepat pula.

Dalam hal untuk mengekspresikan diri tidak semua perempuan muda bisa melakukannya. Hanya mereka yang berada di kota yang bisa melakukan hal ini dikarenakan kehidupan di kota telah memberikan nilai kebebasan pada setiap individu yang berada dikota. Hal ini sesuai dengan pendapat dari Herbert Gans (1968) dalam (cities and communities: 494) ada beberapa bentuk kehidupan di kota yang berdasarkan latar belakang dari masing-masing individu. Diantaranya yang sesuai dengan latar belakang dari PLATBK adalah bentuk The cosmopolitan.

Dalam bentuk The cosmopolitan Orang-orang yang tinggal di kota terdiri dari pelajar, intelektual, entertain, penyanyi dan mereka merasa mendapat

keberuntungan dan menambah rasa percaya diri. PLATBK Mereka membentuk komunitasnya tanpa meninggalkan latar belakang pendidikan mereka. Hal ini sesuai dengan penuturan yang disampaikan oleh para informan saat wawancara: Bimbie :

Kami ini semuanya latar belakangnya pelajar kk, ada yang sudah tamat dan ada yang belum, kami merasa pendidikan itu segalanya kak, jadi meskipun kami tergabung dalam komunitas ini ya kami tetap mementingkan sekolah kami. Makanya kami kalau membuat acara selalu di hari libur dan malam hari. Karena kami tidak mau mengganggu aktifitas kami. Dengan status kami sebagai pelajar membuat kami lebih dihargai dan kami lebih percaya diri juga.

Dokumen terkait