BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
B. Gambaran Umum Mengenai Industri Pariwisata
Pengembangan industri kepariwisataan di Kabupaten Daerah Tingkat II Karanganyar mempunyai kedudukan dan potensi yang cukup kuat, dilihat dari letak dan kondisi geografis kabupaten Karanganyar yang cukup bervariasi, dari daerah pegunungan yang memiliki pemandangan alam yang mempesona dan iklim yang relatif sejuk sampai dengan dataran rendah dengan potensi alam yang cukup memikat terutama denga tersedianya sumber daya air yang cukup melimpah.
2. Potensi Wisata Alam
Potensi – potensi wisata alam yang telah ada dan dilengkapi oleh sarana penunjang obyek wisata (akses dan transportasi) yang berada di kabupaten Karanganyar antara lain adalah :
a. Grojogan Sewu
Grojogan sewu adalah obyek wisata alam yang menyuguhkan pemandangan alam air terjun alami setinggi kurang lebih 150 meter, yang terletak di lingkup kecamatan Tawangmangu, 30 km dari pusat kota Karanganyar, di lereng guung Lawu. Grojogan sewu juga merupakan hutan wisata dengan fasilitas penunjang wisata yang cukup lengkap, meliputi sarana rekreasi anak, MCK, tempat ibadah, warung makan, kolam renang dan juga akses jalan dari lahan parkir sampai ke grojogan sewu yang sudah tetata rapi.
Grojogan sewu merupakan obyek wisata alam andalan kabupaten Karanganyar. Sarana transportasi yang ada dapat digunakan adalah angkutan umum dari terminal bus Tawangmangu, sesampainya dilahan parkir dilanjutkan dengan jalan kaki melewati jalan yang terbuat dari beton yang menurun menuju lokasi.
b. Hutan Wisata Sekipan, Puncak Lawu, dan Pringgondani
merupakan tempat wisata alam berupa hutan lindung di lereng gunung lawu, kawasan kecamatan Tawangmangu yang sering digunakan untuk kegiatan wisata gunung seperti camping dan pendakian gunung (puncak gunung Lawu). Khusus untuk Hutan Wisata pringgondani didalamnya terdapat mata air yang sering digunakan sebagai tempat mandi atau berendam.
Sama seperti Grojogan sewu, lokasi hutan wisata Sekipan dan Pringgondani tersebut dapat dicapai dari terminal bus Tawangmangu dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi langsung sampai kawasan hutan, sedangkan untuk hutan wisata puncak Lawu harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju puncak gunung Lawu, kawasan tersebut terletak kurang dari 2.000 m diatas permukaan laut sehingga daerah tersebut cukup dingin (sebagai perbandingan, Tawangmangu berada diketinggian 1.000 m diatas permukaan laut sedangkan puncak Lawu memiliki ketinggian kurang lebih 3.000 m diatas permukaan laut) antara puncak Lawu dan Kawasan hutan wisata puncak Lawu terdapat padang rumput, lengkap dengan vegetasi bunga abadi
“Edelweis” yang cukup dikagumi dan menjadi pesona tersendiri bagi kalangan pendaki karena termasuk vegetasi yang dilindungi.
c. Hutan Wisata Gunung Bromo
Kawasan wisata ini terletak kurang dari 5km sebelah timur laut kota karanganyar, merupakan obyek wisata hutan dengan sarana penunjang yang cukup lengkap, sering digunakan sebagai arena olahraga sepeda santai atau sepeda gunungdan kegiatan pecinta alam. Menyuguhkan pemandangan alam yang cukup indah, sebelah timur dapat dilihat keindahan gunung lawu, sebelah barat daya menyajikan pemandangan obyek wisata buatan waduk delingan.
Hutan wisata gunung bromo dapat dicapai dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum (minibus) jurusan Mojogedang langsung dari terminal Bejen Karanganyar.
Potensi wisata alam yang cukup menarik di kabupaten Karanganyar, terutama di kawasan lereng gunung Lawu , biasa dimanfaatkan untuk pengembangan kegiatan-kegiatan ekonomis yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata, antara lain :
1) Pendakian Gunung 2) Camping/Perkemahan 3) Olahraga Bersepeda 4) Olahraga Otomotif
3. Wisata Budaya
Kabupaten Karanganyar juga mempunyai obyek wisata budaya yang cukup menarik dan potensial untuk dikembangkan, meliputi cagar budaya berupa candi dan situs bersejarah, antara lain adalah :
a. Candi Sukuh
Candi sukuh teletak kurang lebih 23 km sebelah timur kota Karanganyar ke arah Tawangmangu. Berada di lingkup kecamatan Ngargoyoso. Merupakan obyek wisata budaya candi hindu dengan pemandangan alam yang indah, dilengkapi sarana penunjang wisata yang cukup lengkap.
Dapat dicapai ari kota Karanganyar dengan menggunakan kendaraan pribadi langsung menuju lokasi wisata atau dengan kendaraan umum yaitu bus sampai terminal karangpandan dan dilanjutkan dengan angkutan umum(colt diesel) ke lokasi wisata.
b. Candi Cetho
Terletak kurang lebih 30 km sebelah timur laut kota Karanganyar, berada di lingkup kecamatan Jenawi dengan iklim yang sejuk. Sepanjang perjalanan menuju candi akan melewati perkebunan teh yang menyuguhkan pemandangan alam yang indah.
Sarana transportasi dapat menggunakan kendaraan pribadi langsung menuju lokasi wisata, apabila menggunakan kendaran umum dapat dicapai denga bus sampai ke terminal Karangpandan, dilanjutkan dengan minibus
arah Ngargoyoso. Setelah itu menuju lokasi harus dengan kendaraan carter atau ojek karena belum ada kendaraan umum trayek yang menuju lokasi.
c. Obyek Wisata Ziarah Astana Mengadeg dan Girilayu
Terletak di lingkup kecamatan Matesih, 25 km sebelah timur kota Karanganyar. Merupakan obyek wisata makam raja-raja istana Mangkunegaran dengan iklim yang cukup sejuk dan pemandangan alam yang cukup memikat.
Dapat dicapai dengan kendaraan pribadi dan kendaraan umum untuk menuju lokasi wisata. Perjalanan dari kota Karanganyar hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai ke lokasi wisata.
4. Obyek Wisata Buatan
Kabupten Karanganyar juga memiliki obyek wisata buatan yang cukup potensial untuk dikembangkan, terutama yang dikembangkan dari sumberdaya air yang tersedia cukup melimpah di Kabupaten Karanganyar baik berupa sumber air maupun mata air, obyek wisata tersebut antara lain adalah : Taman Ria Balekambang
Terletak di kawasan wisata andalan kabupaten Karanganyar (Tawangmangu) dengan sarana wisata yang cukup lengkap seperti kolam renang, tempat bermain anak, rumah makan, sanggar lukis, kios bunga, dan gardu pandang yang bisa untuk melihat pemandangan alam di sekeliling lokasi wisata. Kawasan wisata ini dapat dicapai dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dari terminal Tawangmangu.