• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

D. Gambaran Umum Objek Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen angket atau kuesioner yang telah disebar ke beberapa perusahaan yang berada di sektor publik maupun swasta di wilayah Jakarta dengan objek penelitian adalah auditor intern. Pengumpulan data memakan waktu selama kurang lebih dua bulan, yaitu antara bulan Mei dan Juni. Dalam hal pengumpulan data, Peneliti menyebarkan sebanyak 100 kuesionr ke beberapa perusahaan yaitu satu bank konvensional, satu bank syariah serta satu perusahaan franchise restoran cepat saji dan perusahaan lainnya di wilayah Jakarta yang bersedia dijadikan tempat penelitian secara langsung, yang kemudian didistribusikan ke auditor intern di perusahaan tersebut. Perusahaan lainnya yang penulis maksud dalam penelitian ini adalah suatu lembaga Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA), dimana yayasan tersebut tersebut sebagai suatu lembaga pelatihan sertifikasi untuk mendapat gelar Qualified Internal Audit (QIA) dan konsultasi di bidang internal audit.

Data populasi pada table 4.1 menunjukkan bahwa terdapat jumlah populasi auditor intern yang ada pada masing-masing perusahaan tersebut, sedangkan perusahaan lainnya dalam hal ini adalah YPIA pada angkatan 2008 ada 50 populasi auditor intern dari beberapa perusahaan yang berada di YPIA untuk melakukan pelatihan sertifikasi tersebut diantaranya sebagai berikut, dasar

lxvii

angkatan 129-130 berjumlah 40 orang dan angkatan 112 lanjutan I berjumlah 10 orang.

Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan

simple random sampling, dengan ketentuan bahwa teknik ini merupakan cara yang sederhana karena pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata populasi tersebut dan dengan pertimbangan sifat anggota populasi yang homogen. Mengingat berbagai kendala yang mungkin akan dihadapi dalam pengumpulan data, maka peneliti menggunakan rumus slovin untuk mendapatkan ukuran sampel minimal. Data populasi peneliti dapat dilihat secara terperinci pada table 4.1.

Perbedaan atau keterkaitan angka sampel dengan kuesioner yang disebar pada tabel 4.1 dan 4.2 disebabkan karena pada saat penyebaran kuesioner peneliti mengestimasi kemungkinan terjadinya kesalahan pengisian kuesioner oleh responden, dan adanya kendala dari responden yang harus bertugas keluar kota sehingga jumlah sampel yang disebar merupakan penjumlahan antara angka sampel berdasarkan populasi dengan jumlah yang diestimasi dengan menggunakan rumus slovin agar peneliti memperoleh sampel yang mencukupi. Hasil rekapitulasi jumlah kuesioner yang disebar dan diterima kembali oleh peneliti dapat dilihat secara terperinci pada tabel 4.2.

Tabel 4. 1

Data Populasi Penelitian

No Perusahaan Populasi Sampel

1 PT. Bank Muamalat 20 16

2 PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk 30 25

3. Restoran Kentucky Fried Chiken (KFC) 15 11

4 Perusahaan Lainnya 50 41

Jumlah 115 93

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4. 2

Rekapitulasi Sampel Responden

No Keterangan Disebar Tidak

kembali

Diterima/ sampel

1 PT. Bank Muamalat 15 5 5

2 PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk 25 25 0

3. Restoran Kentucky Fried Chiken (KFC) 15 5 5

4 Perusahaan Lainnya 45 21 24

Jumlah 100 56 34

Persentase 100 % 56 % 34 %

lxix E. Hasil Uji dan Instrumen

1. Uji Kualitas Data a. Uji validitas

Pengujian validitas dari instrumen penelitian dilakukan dengan teknik

pearson coreelation dengan menghitung angka pada kolom Corrected item-Total Correlation atau r hitung dari nilai jawaban responden untuk tiap butir pernyataan, kemudian dibandingkan dengan angka pada table r

Product Moment atau r tabel. Setiap butir pernyataan dikatakan valid bila r hitung lebih besar atau sama dengan r tabel.

Dalam hal ini berdasarkan rumus Slovin yang penulis gunakan sebelum kuesioner disebar ke 34 responden, peneliti melakukan try out (N) terhadap 10 responden yang diuji dengan memberikan 20 pertanyaan yang berasal dari instrumen peran auditor intern, 12 pertanyaan dari instrumen tanggung jawab auditor intern dan 11 pertanyaan yang berasal dari instrumen pencegahan tindakan kecurangan dengan menggunakan taraf signifikansi (α) 5% maka didapat r hitung sebesar 0.308 (dapat dilihat pada lampiran).

Uji Validitas Instrumen Peran Auditor Intern (Variabel X1)

Item R hitung R tabel Kriteria

PAI_1 0.588 0.308 Valid

PAI_2 0.231 0.308 Tidak Valid

PAI_3 0.560 0.308 Valid

PAI_4 0.176 0.308 Tidak Valid

PAI_5 0.903 0.308 Valid

PAI_6 0.533 0.308 Valid

PAI_7 0.349 0.308 Valid

PAI_8 0.388 0.308 Valid

PAI_9 0.034 0.308 Tidak Valid

PAI_10 0.169 0.308 Tidak Valid

PAI_11 0.527 0.308 Valid PAI_12 0.764 0.308 Valid PAI_13 0.621 0.308 Valid PAI_14 0.514 0.308 Valid PAI_15 0.569 0.308 Valid PAI_16 0.701 0.308 Valid

PAI_17 -0.108 0.308 Tidak Valid

PAI_18 0.673 0.308 Valid

PAI_19 0.349 0.308 Valid

PAI_20 0.408 0.308 Valid

Sumber: Data primer yang diolah

Berdasarkan hasil uji validitas peran auditor intern diperoleh hasil bahwa, terdapat lima item pernyataan tidak valid karena r hitung < r tabel. Pernyataan tersebut antara lain PAI_2 dengan r hitung 0.231, PAI_4 dengan r hitung 0.176, PAI_9 dengan r hitung 0.034, PAI_10 dengan r hitung 0.169 dan PAI_17 dengan r hitung -0.108.

Tabel 4. 4

lxxi

item R hitung R tabel Kriteria

TA_1 0.433 0.308 Valid

TA_2 0.496 0.308 Valid

TA_3 0.514 0.308 Valid

TA_4 0.573 0.308 Valid

TA_5 0.243 0.308 Tidak Valid

TA_6 -0.408 0.308 Tidak Valid

TA_7 0.652 0.308 Valid

TA_8 0.641 0.308 Valid

TA_9 0.783 0.308 Valid

TA_10 0.389 0.308 Valid

TA_11 0.741 0.308 Valid

TA_12 0.235 0.308 Tidak Valid

Sumber: Data primer yang diolah

Berdasarkan hasil uji validitas tanggung jawab auditor intern diperoleh hasil bahwa, terdapat tiga item pernyataan tidak valid karena r hitung < r tabel. Pernyataan tersebut antara lain TA_5 dengan r hitung 0.243, TA_6 dengan r hitung -0.408, dan TA_12 dengan r hitung 0.235. Empat item pernyataan yang tidak valid tersebut nilai r hitungnya kurang dari 0.308.

Tabel 4. 5

Item R hitung R tabel Keterangan PTK_1 0.385 0.308 Valid PTK_2 0.377 0.308 Valid PTK_3 0.520 0.308 Valid PTK_4 -0.047 0.308 Tidak Valid PTK_5 0.091 0.308 Tidak Valid PTK_6 0.171 0.308 Tidak Valid PTK_7 0.427 0.308 Valid PTK_8 0.309 0.308 Valid PTK_9 0.357 0.308 Valid PTK_10 0.367 0.308 Valid PTK_11 -0.162 0.308 Tidak Valid Sumber: Data primer yang diolah

Berdasarkan hasil uji validitas pencegahan tindakan kecurangan diperoleh hasil bahwa, terdapat empat item pernyataan tidak valid karena r hitung < r tabel. Pernyataan tersebut antara lain PTK_4 dengan r hitung -0.047, PTK_5 dengan r hitung 0.091 dan dua item pernyataan yang tidak valid tersebut nilai r hitungnya kurang dari 0.308.

Berdasarkan hasil uji validitas terdapat lima item pernyataan pada variabel peran auditor intern (X1) yang tidak valid (pernyataan no 2, 4, 9, 10 dan 17). Sedangkan variabel tanggung jawab auditor intern (X2) terdapat tiga item pernyataan yang tidak valid (pernyataan no 5, 6, dan 12), dan variabel pencegahan tindakan kecurangan (Y) terdapat empat pernyataan yang tidak valid (pernyataan no 4, 5, 6, dan 11).

Pernyataan-pernyataan tersebut dikatakan tidak valid karena r hitung < 0.308. Karena tidak valid peneliti melakukan perbaikan pada pertanyaan dengan menambah empat item pertanyaan tersebut dan mengujinya

lxxiii

kembali terhadap responden yang sama pada lokasi yang berbeda dan menghasilkan data yang valid (lihat di lampiran).

b. Uji reliabilitas

Setelah instrumen dipastikan akurasinya, kemudian dilakukan pengujian reliabilitas dengan menggunakan cronbanch’s alpha dengan bantuan program SPSS versi 12.0 Reliabilitas suatu intrumen variabel dikatakan baik jika memiliki cronbanch’s alpha > 0.6 (Nunnaly, 1967 dalam Gozali, 2005).

Tabel 4. 6

Uji Reliabilitas Peran Auditor intern (Variabel X1)

Cronbach's Alpha N of Items

,827. 20

Sumber: data diolah

Tabel 4. 7

Uji Reliabilitas Tanggung Jawab Auditor intern (Variabel X2)

Cronbach's Alpha N of Items

,754 12

Sumber: data diolah

Tabel 4. 8

Uji Reliabilitas Pencegahan Tindakan Kecurangan (Variabel Y)

Cronbach's Alpha N of Items

,612 11

Sumber: Data diolah

Dari hasil analisis variabel peran auditor intern dan tanggung jawab auditor intern terhadap pencegahan tindakan kecurangan menunjukkan bahwa Cronbach’s Alpha mempunyai nilai di atas 0.6. Kesimpulannya

semua butir pernyataan diatas sudah reliable, terlihat dari uji validitas pada

try out sebelumnya, bahwa ada beberapa item pernyataan yang hasilnya tidak valid tetapi pada uji reliabilitas diatas semua variabel menunjukkan

Cronbach’s Alpha yang cukup tinggi yaitu > 0.6, sehingga penelitian ini tetap menggunakan item-item pernyataan yang sama dengan memperbaiki kalimat pada pernyataan yang tidak valid.

Karena semua butir pernyataan sudah reliabel, kesimpulannya instrumen penelitian ini bisa digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama dan akan menghasilkan data yang sama pula (konsisten) maka dalam deskripsi data ini peneliti menyajikan identitas responden yaitu auditor intern pada beberapa peusahaan di wilayah Jakarta.

F. Hasil dan Pembahasan

Dokumen terkait