• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASL DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Objek Penelitian

1. Sejarah singkat Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Bantaeng

Berdirinya organisasi pemerintah daerah Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bantaeng, pada mulanya adalah bernama Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) dengan tugas melakukan pemungutan, penghimpunan serta pengelolaan dibidang pendapatan daerah untuk keperluan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bantaeng. Pada tahun 2008 berubah menjadi Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dengan dasar pembentukan/berdirinya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Bantaeng Nomor 26 Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi, Kedudukan, Tugas dan Fungsi Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Bantaeng sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantaeng Nomor 2 Tahun 2009.

Badan Pengelola Keuangan Daerah merupakan nomenklatur yang dipilih dan ditetapkan serta digunakan oleh pemerintah Kabupaten Bantaeng. Dasar pertimbangan utama yang digunakan adalah Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

2. Visi dan Misi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng 1. Visi

Adapun visi dari Badasn Pengelolaan Keuangan Daerah kabupaten adalah: Peningkatan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah yang andal dan peningkatan pendapatan untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang baik.

2. Misi

Untuk mewujudkan visi diatas, maka Bada Pengelola Keuangan Daerah merumuskan misi strategis dalam mencapai visi tersebut sebagai berikut:

1. Peningkatan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah yang tertib, taat, efesien, ekonomi, responsif, transparan dan akuntabel.

2. Pemantapan sisem dan penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

3. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan (nyata) dan berkesinambungan.

4. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia

30

pengelola keuangan dan aset daerah.

5. Peningkatan pelayanan dan penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan keuangan dan aset daerah.

6. Peningkatan integritas pengelolaan keuangan dan aset desa/kelurahan untuk mendorong tercapainya kepemerintahan yang baik (good governance).

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantaeng Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Banteng yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. BPKD Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

a. Perumusan kebijakan teknis bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah.

b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset.

c. Pembinaan dan pelaksanaan bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset.

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3. Struktur Organisasi dan Job Descripton

a. struktur organisasi Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bantaeng Sebagai Berikut :

G a m b a r

4.1 Struktur Organisasi BPKD Bantaeng Bantaeng b. Job Describtion

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bantaeng Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Banteng yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. BPKD Kabupaten Bantaeng menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

1. Perumusan kebijakan teknis bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah.

2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset.

3. Pembinaan dan pelaksanaan bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset.

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

32

Uraian struktur organisasi serta tugas dan fungsi pada BPKD Kabupaten Bantaeng berdasarkan Peraturan Bupati Bantaeng Nomor 69 Tahun 2016 tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Bantaeng adalah sebagai berikut:

1. Kepala Dinas, menyelenggarakan sebagaian tugas pemerintahan dan pembangunan dalam bidang pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah.

2. Sekretaris, memberikan pelayanan teknis dan administrasi kepada semua satuan organisasi dalam lingkungan BPKD, mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas umum dan kepegawaian, program dan pelaporan, mengkoordinir penyampaian laporan hasil pelaksanaan tugas dinas.

Sekretariat membawahi tiga Sub Bagian dengan tugas pokok yaitu:

a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan tugas umum dan kepegawaian yang meliputi pengelolaan rumah tangga, surat menyurat, kearsipan, protokol, perjalanan dinas, tatalaksana, perlengkapan dan aset, serta mengevaluasi dan melaporkan tugas dibidang administrasi umum.

b. Sub Bagian Program dan Pelaporan

Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan teknis pembinaan dan pelaksanaan tugas program dan

pelaporan yaitu penyusunan program dan kegiatan, jadwal pelaksanaan program dan kegiatan, penyusunan laporan dan tugas pelaporan lainnya, serta mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang administrasi program dan pelaporan.

c. Sub Bagian Keuangan

Menyiapkan bahan penyusunan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan tugas keuangan meliputi penyusunan anggaran, verifikasi, perbendaharaan, pembukuan dan pelaporan anggaran, dan tugas keuangan lainnya dalam rangka pelaksanaan APBD, mengevaluasi dan pelaksanaan kegiatan administrasi keuangan dalam rangka pelaksanaan APBD, serta melaporkan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan administrasi keuangan.

3. Bidang Pendapatan

Merencanakan pelaksanaan, pembinaan, pengawasan dan perumusan kebijakan teknis pelaksanaan pengelolaan pajak dan retribusi, dana perimbangan serta pendapatan lain-lain yang sah, melakukan koordinasi intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan asli daerah. Bidang Pendapatan membawahi:

a. Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi b. Sub Bidang Penagihan dan Pelaporan c. Sub Bidang Pelayanan

34

4. Bidang Anggaran

Merencanakan operasional rencana kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, merumuskan penjabaran kebijakan teknis di Bidang Anggaran, penyusunan kebijakan dan pedoman pelaksanaan APBD, rancangan APBD dan Perubahan APBD, menyiapkan bahan pengesahan DPA dan DPPA, menyiapkan bahan perumusan kebijakan pengelolaan belanja dan pembiayaan daerah, merumuskan kebijakan hubungan keuangan antara pemerintah daerah dan desa, serta menyiapkan bahan penyusunan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. Bidang anggaran membawahi:

a. Sub Bidang Perencanaan Penyusunan APBD b. Sub Bidang Pengendalian dan Evaluasi c. Sub Bidang Administrasi Anggaran 5. Bidang Perbendaharaan

Melaksanakan tugas dibidang perumusan kebijakan teknis pelaksanaan penerimaan, pengeluaran kas daerah, penempatan uang daerah serta pengujian kelengkapan dan keabsahan dokumen pembayaran atas beban anggaran daerah yang meliputi verifikasi atas pertanggungjawab penggunaan dana SKPD, pengelolaan gaji dan tunjangan pegawai serta pendanaan kegiatan-kegiatan SKPD yang tertuang dalam APBD. Bidang Administrasi Keuangan membawahi :

a. Sub Bidang Verfikasi dan Pertanggungjawaban

b. Sub Bidang Pengelolaan Gaji dan Tunjangan c. Sub Bidang Pendanaan Kegiatan SKPD 6. Bidang Aset Daerah

Bidang Aset Daerah mempunyai tugas menginvetarisasi dan merencanakan kebutuhan pengadaan dan/atau pemeliharaan barang milik daerah, mengadministrasikan barang milik daerah serta menyiapkan data mutasi dan penghapusan barang milik daerah. Bidang Aset membawahi : a. Sub Bidang Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Daerah b. Sub Bidang Penatausahaan Barang Milik Daerah

c. Sub Bidang Mutasi/Penghapusan Barang Milik Daerah 7. Bidang Akuntansi

Bidang Akuntansi mempunyai tugas melakukan analisis terhadap transaksi-transaksi keuangan maupun non keuangan, penjurnalan, posting dan koreksi atas pencatatan transaksi, menyusun laporan realisasi berkala dalam rangka memenuhi kebutuhan data realisasi pelaksanaan anggaran bulanan, triwulan dan semesteran, dan menyusun nota keuangan dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dalam rangka penyajian laporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Bidang akuntansi membawahi :

a. Sub Bidang Analisa Transaksi

b. Sub Bidang Penyusunan Laporan Berkala c. Sub Bidang Penyusunan LKPD

8. Kelompok Jabatan Fungsional

36

Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Badan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.

Dokumen terkait