BAB III METODE PENELITIAN
3.6 Teknik Keabsahan Data
4.1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
Profil Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir yang beralamat di jalan Siliwangi, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.
Peneliti memilih lokasi tersebut dikarenakan beberapa unsur yang menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir sebagai objek, bagaimana penerapan sistem merit dalam penempatan kerja dilingkungan tersebut.
Gambar 4.1 Dinas PMDP-PA Kabupaten Toba Samosir
4.1.2 Visi dan Misi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir 1. Visi
“Mewujudkan Masyarakat Desa Yang Damai, Maju dan Mandiri di Kabupaten Toba Samosir”.
2. Misi
a. Meningkatkan kemampuan Pemerintah Desa pada segala aspek Penyelenggaran Pemerintahan.
b. Meningkatkan kemampuan masyarakat desa untuk menggali dan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada.
c. Menumbuhkembangkan semangat gotong royong masyarakat.
d. Meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan
e. Meningkatkan peran perempuan di berbagai aspek pembangunan f. Meningkatkan kualitas perlindungan anak
4.1.3 Tujuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir
Tujuan jangka panjang pembangunan pada pemerintah desa yang hendak dicapai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir adalah terwujudnya masyarakat desa yang damai, maju dan mandiri serta meningkatkan kemampuan pemerintah desa, masyarakat desa untuk menggali dan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada.
4.1.4 Susunan Organisasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Toba Samosir Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak
Kabupaten Toba Samosir pada Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun
2016 memiliki struktur organisasi sebagaimana dimaksud pada pasal (3) terdiri dari:
1. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak terdiri dari :
a. Kepala Dinas
b. Sekretariat, terdiri dari:
Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian
Sub. Bagian Perencanaan dan Keuangan
c. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, terdiri dari:
Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat;
Seksi Sumber Daya Alam dan Pengembangan Teknologi Tepat
Guna.
d. Bidang Ketahanan Masyarakat Desa dan Adat, terdiri dari:
Seksi Kelembagaan Masyarakat Desa dan Adat;
Seksi Pengembangan SDM.
e. Bidang Pemerintahan Desa, terdiri dari:
Seksi Pembinaan Aparatur Desa;
Seksi Pembinaan Administrasi, Keuangan dan Aset Desa.
f. Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, terdiri dari:
Seksi Pemberdayaan Perempuan dan PKK;
Seksi Perlindungan Anak.
2. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak dalam melaksanakan Tugas pokok dan Fungsi
a. Dinas PMDP dan PA dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada pasal 2, ayat (3)` menyelenggarakan fungsi :
Pelaksanaan kebijakan di bidang penyelenggaraan administrasi PMDP dan PA;
Penyusunan data dan informasi mengenai pemberdayaan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat ekonomi lemah;
Penyusunan data dan informasi mengenai kelembagaan, tata
kelola, program kerja, pelaksanaan kegiatan, pelaporan dan pertanggungjawaban penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa;
Penyusunan rencana kebutuhan pembinaan dan pengawasan
kelembagaan, tata kelola, program kerja, pelaksanaan kegiatan, pelaporan dan pertanggungjawaban penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa;
Penyusunan rencana kebutuhan pemberdayaan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat ekonomi lemah;
Penyusunan Bahan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dibidang PMDP Dan PA;
Pengelolaan Prasarana Dan Sarana PMDP Dan PA;
Pengembangan Dan Pendayagunaan Tenaga Kepelatihan PMDP Dan PA;
Pelaksanaan Tugas Pembantuan Dan Dekonsentrasi Urusan PMDP Dan PA;
Pelaksanaan Fasilitasi Dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa;
Pelaksanaan Fasilitasi Dan Pendampingan Kerjasama Antar Desa;
Perumusan Kebijakan Teknis Di Bidang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak;
Pemberian Dukungan Atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Bidang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak;
Pembinaaan Dan Pelaksanaan Tugas Di Bidang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak;
Pengelolaan kepegawaian dinas PMDP dan PA;
Pengelolaan keuangan dinas PMDP dan PA;
Pengelolaan ketatausahaan dinas PMDP dan PA;
Pengelolaan perlengkapan dinas PMDP dan PA;
Pengelolaan kerumahtanggaan dinas PMDP dan PA;
Pengelolaan dokumentasi dan arsip dinas PMDP dan PA;
Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati terkait dengan tugas dan Fungsinya;
Pelaporan dan pertanggungjawaban tugas dan fungsi dinas PMDP
dan PA.
1. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Dinas PMDP dan PA
Berdasarkan Peraturan Bupati Toba Samosir No. 72 Tahun 2016 pasal 4 tentang tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan tugas pada Dinas PMDP dan PA melalui Sekretaris
Daerah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kepala Dinas PMDP dan PA adalah :
a. Kepala Dinas PMDP dan PA mempunyai urusan tugas:
Memimpin dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas PMDP dan PA;
Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat, Bidang, dan Kelompok jabatan fungsi;
Mengembangkan dan melaksanakan koordinasi, kerjasama dan
kemitraan dengan SKPD/UKPD, instansi pemerintah, swasta atau pihak ketiga lainnya dalam rangka memperlancar pelaksanaan tugas dan fungsi dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati;
Melaporkan, mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan
fungsi dinas PMDP dan PA kepada bupati melalui sekretaris daerah.
b. Fungsi Kepala Dinas PMDP dan PA, yakni :
Penyiapan perumusan kebijakan pada Dinas PMDP dan PA
Penyiapan pelaksanaan kebijakan pada Dinas PMDP dan PA;
Penyiapan penyusunan norma pada Dinas PMDP dan PA;
Penyiapan pemberian bimbingan teknis pada Dinas PMDP dan PA;
Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pada Dinas PMDP dan PA;
Pelaksanaan urusan administrasi pada Dinas PMDP dan PA;
2. Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat
Dalam melaksanakan tugas, Sekretariat memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai peraturan bupati toba samosir No 72 Tahun 2016 pasal 5 tentang tugas pokok dan fungsi, yaitu :
a. Tugas Pokok
Penyusunan bahan Renstra, RKA dan DPA Dinas PMDP dan pasesuai lingkup tugasnya;
Pengkoordinasian penyusunan Renstra, RKA dan DPA Dinas PMDP dan PA;
Pelaksanaan DPA Dinas PMDP dan pasesuai dengan lingkup tugasnya;
Pengkoordinasian penyusunan kebijakan, rencana strategis,
program, kegiatan, dan anggaran serta tugas pembantuan di bidang pemberdayaan masyarakat, desa, pemberdayaan perempuan dan anak;
Pengelolaan kepegawaian Dinas PMDP dan PA;
Pengkoordinasian dan pelaksanaan kerjasama di bidang
pemberdayaan masyarakat, desa, pemberdayaan perempuan dan anak;
Pelaksanaan dokumen pelaksanaan anggaran Dinas PMDP dan pasesuai dengan lingkup tugasnya;
Pengkoordinasian penyusunan laporan keuangan di pemberdayaan masyarakat, desa, pemberdayaan perempuan dan anak;
Penyelenggaraan urusan ketatausahaan rumah tangga, bahan
rancangan peraturan perundang-undangan di bidang pemberdayaan masyarakat, desa, pemberdayaan perempuan dan anak, serta hubungan masyarakat;
Pengelolaan keuangan Dinas PMDP dan PA;
Pengkoordinasian pelaksanaan tindak lanjut atas laporan hasil pemeriksaan;
Pengelolaan perlengkapan, prasarana dan sarana Dinas PMDP dan PA;
Pengkoordinasian penyusunan laporan asset Dinas PMDP dan PA;
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh kepala Dinas PMDP dan PA; dan
Pelaporan dan pertanggungjawaban tugas Dinas PMDP dan PA.
b. Fungsi Sekretaris
Sekretariat merupakan unit kerja dinas PMDP dan PA sebagai
unsur staf dalam pelaksanaan administrasi dinas yang dipimpin oleh Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas;
Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi serta koordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi dinas PMDP dan PA;
3. Tugas Pokok dan Fungsi Subbagian Umum dan Kepegawaian Dalam melaksanakan tugas, Subbagian Umum dan Kepegawaian memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 6, yaitu :
a. Tugas Pokok
Menyusun bahan renstra, renja, RKA dan DPA dinas PMDP dan PA sesuai lingkup tugasnya;
Melaksanakan DPA dinas PMDP dan PA sesuai lingkup tugasnya;
Melaksanakan penerimaan, pencatatan, pembukuan, pendistribusian, pengendalian dan pengarsipan surat masuk dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan penerimaan, taklik, proses penandatanganan,
penomoran, pencatatan, pembukuan, distribusi, pengiriman dan pengarsipan surat keluar dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan pemeliharaan keindahan, kebersihan, ketertiban,
keteraturan, keamanan dan kenyamanan kantor dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokolan dinas PMDP dan PA;
Menghimpun bahan, menyusun dan mengajukan kebutuhan perlengkapan dan peralatan kantor/kerja dinas PMDP dan PA;
Memproses penyediaan perlengkapan dan peralatan kantor/kerja dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, pembukuan dan pelaporan perlengkapan dan peralatan kantor/kerja dinas PMDP dan PA;
Memproses penghapusan perlengkapan dan peralatan kantor/kerja dinas PMDP dan PA;
Menghimpun bahan, menyusun dan mengajukan kebutuhan ASN dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan pengelolaan dokumen ASN baru dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan orientasi ASN baru dinas PMDP dan PA;
Memproses pendayagunaan ASN dinas PMDP dan PA;
Mengurus pengembangan karir ASN dinas PMDP dan PA;
Mengurus kesejahteraan ASN dinas PMDP dan PA;
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris;
Pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi
Sub Bagian Umumdan Kepegawaian.
b. Fungsi Subbagian Umum dan Kepegawaian
Subbagian Umum dan Kepegawaian merupakan satuan pelaksana sekretariat dalam pelaksanaan pengelolaan ketatausahaan, kerumahtanggaan, perlengkapan dan kepegawaian dipimpin oleh seorang kepala subbagian yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada sekretaris dinas.
Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan ketatausahaan, kerumahtanggaan, perlengkapan dan kepegawaiandinasPMDP dan PA.
4. Tugas Pokok dan Fungsi Subbagian Perencanaan dan Keuangan Dalam melaksanakan tugas, Subbagian Perencanaan dan Keuangan memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No. 72 Tahun 2016 pasal 7, yaitu :
a. Tugas Pokok
Menyusun bahan penyusunan renstra, Renja, RKA dan DPA dinas PMDP dan PA sesuai lingkup tugasnya;
Melaksanakan dpadinas PMDP dan PA sesuai lingkup tugasnya;
Menghimpun bahan dan menyusunrenstra, Renja, RKA dan DPA dinas PMDP dan PA;
Mengordinasikan penyusunan renstra, Renja, RKA dan DPA dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan kegiatan monitoring, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan DPA,tugas dan fungsi dinas PMDP dan PA;
Menghimpun bahan dan menyusun LAKIP, LPPD, IPPD dan bahan LKPJ dinas PMDP dan PA;
Menyusun anggaran kas dinas PMDP dan PA;
Memproses pengajuan SPD dan SPM dinas PMDP dan PA;
Mempersiapkan pengajuan surat permohonan membayar, surat permohonan penyediaan dana, dan surat pencairan dana dinas PMDP dan PA;
Menghimpun bahan penyusunan laporan keuangan dinas PMDP dan PA;
Mengordinasikan pelaksanaan tugas bendahara dinas PMDP dan PA;
Menghimpun bahan penyusunan laporan keuangan dinas PMDP dan PA;
Memproses penerbitan SKRD dan STRD dari sektor dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan pencatatan, pembukuan dan pelaporan PAD dari sektor dinas PMDP dan PA;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai tugasnya;
Melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas
dan fungsi sub bagian perencanaan dan keuangan.
b. Fungsi Subbagian Perencanaan dan Keuangan
Subbagian Program dan Keuangan merupakan satuan pelaksana
sekretariat dalam pelaksanaan penyusunan perencanaan dan pelaporan serta pengolahan keuangan, dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris Dinas;
Subbagian Program dan Keuangan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan perencanaan dan pelaporan serta pengolahan keuangan dinas PMDP dan PA;
5. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 8, yaitu :
a. Tugas Pokok
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas
pokok merumuskan kebijakan teknis, memberikan dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah, membina, mengkoordinasikan, mengawasi dan melaksanakan program dan kegiatan pada bidang Pemberdayaan Masyarakat yang dalam pelaksanaan tugasnya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas PMDP dan PA.
b. Fungsi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Merumuskan kebijakan teknis di Bidang Pemberdayaan Masyarakat;
Melaksanakan penyelenggaraan di Bidang Pemberdayaan Masyarakat;
Mensosialisasikan pelaksanaan tugas di Bidang Pemberdayaan Masyarakat;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
6. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 9, yaitu :
1. Tugas Pokok
Membantu Tugas Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam Melaksanakan Tugasnya dibidang Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat;
Menyusun rencana dan program kerja pada seksi pengembangan usaha ekonomi masyarakat;
Melaksanakan pembinaan pengelolaan pelayanan sosial desa
Menyiapkan bahan pengembangan usaha Ekonomi Desa
Menyiapkan bahan perumusan kebijakan sistem monitoring dan evaluasi pengembangan sistem perkreditan.
Menggunakan pembinaan pemanfatan pasar desa dalam upaya peningkatan distribusi dan pemesanan hasil produksi desa
Menggunakan perkembangan kelompok usaha Ekonomi masyarakat melalui kemitraan
Menginformasi dan menganalisa permasalahan di bidang UEM serta langkah-langkah dasar pemecahannya
Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitasi pelaksanaan neraca Ekonomi keluarga dan masyarakat
Melaksankan tugas-tugas lain yang diberikan kepada seksi usaha ekonomi masyarakat
Membina, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan
Memberi petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis
Menetapkan SKP staf yang dibawahinya;
Melaksanakan seluruh kewenangan yang ada sesuai dengan bidang tugasnya;
2. Fungsi Kepala Seksi Usaha Ekonomi Masyarakat
Merumuskan kebijakan teknis pada UEM;
Melaksanakan penyelenggaraan pada UEM;
Mensosialisasikan pelaksanaan tugas pada UEM;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pemimpin sesuai dengan tugas dan fungsinya.
7. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Seksi Sumber Daya Alam dan Pengembangan TTG
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Sumber Daya Alam dan Pengembangan TTG memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 10, yaitu : a. Tugas Pokok
Menyelenggarakan penyusunan dan perumusan pedoman teknis di seksi pengembangan teknologi tepat guna dan sumber daya alam
Menyusun rencana dan program perdayagunaan sumber daya alam dan pengembangan teknologi tepat guna
Menggunakan penyusunan dan perumusan pedoman teknis di seksi penggunaan teknologi tepat guna dan sumber daya alam
Menggunakan pengumpulan data, analisa serta evaluasi program-program pembagunan desa
Menyelenggarakan pembinaan terhadap masyarakat desa dalam rangka pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam
Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas kerja sama ttg
Melaksanakan penyiapan, perumusan kebijakan fasilitas pelaksanaan teknologi tepat guna
Menyiapkan persiapan kebijakan fasilitas pelaksanaan gelar teknologi tepat guna
Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas pelaksanaan pos
pelayananteknologi desa (posyantekdes)dan warung teknologi desa (wartekdes)
Berguna mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya
Memberi petunjuk kepada bawahan baik lisan maupun tertulis
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan b. Fungsi Kepala Seksi Daya Alam dan Pengembangan TTG
Merumuskan kebijakan teknis Pengembangan TTG dan SDA;
Melaksanakan penyelenggaraan Pengembangan TTG dan SDA;
Mensosialisasikan pelaksanaan tugas Pengembangan TTG dan SDA;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
8. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat dan Adat
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat dan Adat memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 11, yaitu :
a. Tugas Pokok
Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain untuk menunjang pelaksanaan tugas;
Menyusun kebijakan teknis di bidang ketahanan masyarakat;
Merencanakan dan menyusun program dan kegiatan tahunan di
bidang ketahanan masyarakat dan Adat sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
Merencanakan dan menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang ketahanan masyarakat dan adat;
Melakukan pembinaan dan melaksaakan kegiatan di bidang ketahanan masyarakat dan adat;
Melakukan koordinasi, pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan program dan kegiatan di bidang ketahanan masyarakat dan adat;
Memberikan petunjuk, mengawasi dan membimbing pelaksanaan tugas di bidang ketahanan masyarakat dan adat;
Menilai prestasi kerja para Kepala Seksi Bidang dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier;
Melaksanakan tugas lain sesuai denan kewenangan dan bidang tugas yang diberikan oleh pimpinan;
Membina, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya;
Menetapkan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) pejabat yang dibawahinya;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala
Bidang Ketahanan Masyarakat dan adat.
b. Fungsi Kepala Bidang Ketahanan Masyarakat dan Adat
Perumusan kebijakan teknis di bidang Ketahanan masyarakat;
Pemberian dukungan atas penyelenggaraaan pemerintah daerah di bidang Ketahanan Masyarakat;
Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Ketahanan Masyarakat;
Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
9. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat
Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 12, yaitu :
a. Tugas Pokok
Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain untuk menunjang pelaksanaan tugas;
Mempersiapkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Mengumpulkan bahan penyusunan rencana operasional di seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Menyusun rencana pelaksanaan program dan kegiatan di seksi
kelembagaan masyarakat dan adat sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
Membina, mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan di seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Melaksanakan penyiapan kebijakan fasilitasi pelaksanaan
pengembangan kelembagaan masyarakat dan pemberdayaan adat;
Koordinasi dan fasilitasi penguatan kelembagaan masyarakat dan pemberdayaan lembaga adat;
Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan program dan kegiatan di seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Memberikan petunjuk, mengawasi dan membimbing bawahan
dalam pelaksanaan tugas di seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi kelembagaan masyarakat dan adat;
Melaksanakan tugas lain sesuai dengan kewenangan dan bidang tugas yang diberikan oleh pimpinan; dan
Membina, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya;
Menetapkan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) pejabat yang dibawahinya;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala
Bidang Ketahanan Masyarakat dan Adat.
b. Fungsi Kepala Seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat
Penyiapan bahan perumusan, kebijakan teknis pada Seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat;
Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas pada seksi Seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat;
Melaksanakan tugas pada seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat;
Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang
Ketahanan Masyarakat dan Adat sesuai tugas pokok dan fungsi diatas seksi Kelembagaan Masyarakat dan Adat mempunyai uraian tugas.
10. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Seksi Pengembangan SDM Dalam melaksanakan tugas, Kepala Seksi Pengembangan SDM memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 13, yaitu :
a. Tugas Pokok
Mempersiapkan dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis di seksi pengembangan SDM;
Mengumpulkan bahan penyusunan rencana di Seksi Pengembangan SDM;
Menyusun rencana pelaksanaan program dan kegiatan di Seksi Pengembangan Sdm;
Membina, mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan di seksi pengembangan SDM;
Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan program dan kegiatan di seksi pengembangan SDM;
Memberikan petunjuk, mengawasi dan membimbing bawahan dalam pelaksanaan tugas di seksi pengembangan SDM;
Melaksanakan evaluasi dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi pengembangan SDM;
Melaksanakan tugas lain sesuai dengan kewenangan dan bidang tugas yang diberikan oleh pimpinan;
Dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak melalui kepala Bidang;
Membina, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahannya;
Menetapkan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) pejabat yang dibawahinya;
Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala
Bidang Ketahanan Masyarakat.
b. Fungsi Kepala Seksi Pengembangan SDM
Menyusun bahan perumusan kebijakan teknis pada seksi Pengembangan SDM;
Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas pada seksi Pengembangan SDM;
Melaksanakan tugas di bidang pengembangan SDM.
11. Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dalam melaksanakan tugas, Kepala Bidang Pemerintahan Desa memiliki tugas pokok dan fungsi sesuai Peraturan Bupati Toba Samosir No 72 Tahun 2016 pasal 14, yaitu :
a. Tugas Pokok
Membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan tugasnya di bidang perdagangan;
Menyiapkan bahan perumusan kebijakan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pembinaan desa;
Menyusun program kerja dan rencana anggaran di bidang Pemerintahan Desa;
Menyiapankan bahan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa;
Perumusan kebijakan dibidang fasilitasi penataan desa,
penyelenggaraan admnistrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa, pemilihan kepala desa, perangkat desa, pelaksanaan penugasan urusan pemerintahan, kerja sama pemerintahan, serta evaluasi perkembangan desa;
Pelaksanaan kebijakan di bidang fasilitasi penataan desa,
penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa, pemilihan kepala desa, perangkat desa, pelaksanaan penugasan urusan pemerintah, kelembagaan desa, kerja sama pemerintahan, serta evaluasi perkembangan desa;
Pelaksanaan pembinaan umum dan koordinasi di bidang fasilitasi
penataan desa, penyelenggaraan admnistrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa, pemilihan kepala desa, perangkat desa, pelaksanaan penugasan urusan pemerintahan, kelembagaan desa, kerja sama pemerintahan, serta evaluasi perkembangan desa;
Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang
penataan desa, penyelenggaraan admnistrasi pemerintahan desa, penyelenggaraan admnistrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, kelembagaan desa, dan kerja sama desa;
Pelaksanaan pemantauan/monitoring, evaluasi dan pelaporan di
bidang fasilitasi penataan desa, penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa, pemilihan kepala desa, perangkat desa, pelaksanaan penugasan urusan pemerintahan, kelembagaan desa, kerja sama pemerintahan, serta evaluasi perkembangan desa;
Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang fasilitasi
penataan desa, penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa,
penataan desa, penyelenggaraan administrasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa, produk hukum desa,