BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Perusahaan
1. Sejarah PT. Polychem Indonesia Tbk
PT. Polychem Indonesia Tbk (Perseroan) dengan kode saham ADMG didirikan pada tanggal 25 April 1986 dengan nama PT Andayani Mega dan mulai berproduksi secara komersial pada tahun 1990. Pada bulan Desember 2005, Perseroan berganti nama menjadi PT. Polychem Indonesia Tbk. Perseroan berdomisili di Jakarta dengan Pabrik berlokasi di Tangerang, Karawang, Merak dan ber Kantor pusat di Gedung Wisma 46 Kota BNI Lantai 20, Jalan Jend. Sudirman, Kavling 1 RT.010 RW.009, Karet Tengsin Tanah Abang, Jakarta Pusat DKI Jakarta 10220.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perseroan meliputi:
a. Polyester, meliputi:
1) Benang polyester (polyester filament) terdiri dari, polyester
chips, polyester oriented yarn, spin drawn polyester yarn dan polyester textured yarn.
2) Serat polyester (polyester fiber) terdiri dari, polyester staple
fiber, polyester hollow conjugated non siliconized fiber, polyester hollow conjugated siliconized fiber.
b. Chemical, meliputi:
1) Elena glikol (ethylene glycol) terdiri dari, mono- ethylene
glycol, di-ethylene glycol, tri-ethylene glycol dan ethylene oxide.
2) Elena oksida derivaf terdiri dari: fay alcohol ethoxylates, nonylphenol ethoxylates, tallowamine ethoxylates, poly-ethyleneglycol ethoxylates, castor oil ethoxylates dan glycerine ethoxylates.
c. Benang nilon melalui anak usaha, PT Filamendo Sakti
Pembangunan Pabrik E lena Glikol / E lena Oksida sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri yang dimiliki sebelumnya serta untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Pembangunan dimulai pada bulan Desember 1988 dan secara keseluruhan pembangunan selesai pada bulan Januari 1992 kemudian di lanjutkan dengan tahap commissioning serta persiapan start up pertama kali dimulai pada tanggal 10 Januari 1993, kemudian pabrik diresmikan secara simbolis oleh presiden Soeharto pada tanggal 18 Januari 1993.
Dalam perkembangannya, Perseroan mengalami perluasan dengan pembangunan plant II yang memproduksi Elena Glikol dan Elena Oksida, dilanjutkan dengan pembangunan plant III dengan produksi Ethoxylate berbahan dasar Elena Oksida plant II. Dengan lisensi yang dibeli dari Synthe c Design Co. Amerika Serikat. Perseroan memasarkan produk-produknya ke berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Amerika Utara, Kanada dan Amerika Lan. Perseroan juga telah mulai merambah pasar Eropa dan Afrika.
Pada tanggal 17 September 1993, Perseroan memperoleh pernyataan efekf dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) Perseroan kepada masyarakat sebanyak 80.000.000 saham. Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta pada tanggal 20 Oktober 1993. dan tanggal 21 Oktober 1993 pada Bursa Efek Surabaya.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Perseroan, antara lain : Provestment Limited (49,51%), Gajah Tunggal Tbk (25,56%) dan PT Satya Mulia Gema Gemilang (10,42%). PT Polychem Indonesia Tbk - produsen kain ban nilon, poliester dan rayon sebagai bahan baku industri ban didirikan dengan nama PT Andayani Megah. Setelah diakuisisi di tahun 1991 oleh PT Gajah Tunggal Tbk, perusahaan ban terbesar di Asia
49
Tenggara, Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I dan mengakuisisi PT. Filamendo Sak, sebuah perusahaan yang memproduksi benang kain ban nilon. Setelah sukses melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I, Perseroan mendiversifikasikan usahanya ke bidang petrokimia, dengan mengakuisisi pabrik poliester dan elena glikol yang sudah beroperasi serta memulai pembangunan pabrik karet sintes pertama di Indonesia. Perseroan menambah kapasitas produksi benang kain ban dan menyelesaikan pembangunan pabrik elena glikol yang kedua serta memulai pembangunan pabrik poliester yang kedua. Perseroan mulai melaksanakan pembangunan pabrik yang pertama di Indonesia, dan menyelesaikan konstruksi pabrik karet sintesnya.
Perseroan menyelesaikan pembangunan pabrik bersamaan dengan pabrik yang kedua benang kain ban dan polyester. Perseroan menandatangani kesepakatan penyelesaian utang, dimana utang-utang tersebut direstrukturisasi menjadi ga tranche. Perseroan menjual akva tetap lini operasi kain ban dan karet sintes dan meningkatkan jumlah saham yang diterbitkan menjadi 3.889.179.559 lembar melalui konversi utang menjadi saham. Pada bulan Desember 2005, Perseroan menggan namanya menjadi PT Polychem Indonesia Tbk untuk mencerminkan fokus Perseroan dalam bisnis Poliester (Poly) dan bahan Kimia yang berhubungan dengan poliester (Chem) dan kebanggaannya sebagai Perusahaan di Indonesia.
2. Kegiatan Usaha Perusahaan
Menjalankan usaha dalam bidang industri pada umumnya, termasuk tetapi dak terbatas pada industri pemintalan benang, kain ban, kimia dasar organik yang menghasilkan bahan kimia khusus, kimia dasar organik lainnya, damar buatan (resin sintes) dan bahan baku plas, serat/benang/strip filamen buatan, serat stapel buatan, kimia dasar anorganik gas industri serta pembangkit tenaga listrik. b. Kegiatan Usaha Penunjang Perseroan :
Menjalankan usaha perdagangan dari barang-barang hasil industri tersebut, termasuk perdagangan impor, ekspor, interinsuler, baik untuk perhitungan sendiri maupun untuk perhitungan orang lain atas dasar komisi atau amanat serta berndak sebagai pemasok, grosir, leveransir, distributor, peragenan, perwakilan dari perusahaan dan atau badan hukum lain dari dalam maupun dari luar negeri.
3. Visi dan Misi PT. Polychem Indonesia Tbk a. Visi
Menjadi pemimpin pasar dan partner regional yang paling dapat diandalkan di industri poliester dan yang terkait.
b. Misi
Kami akan memberikan kepuasan total dengan menyediakan produk dengan kualitas dan pelayanan yang terbaik kepada semua partner bisnis kami. Bersama mereka, kami akan meningkatkan pangsa pasar dan memaksimalkan keuntungan bagi para pemegang saham dan karyawan.
4. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi merupakan hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan dalam sebuah organisasi, karena berperan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Didalam struktur organisasi terlihat jelas pembagian wewenang, tugas dan tanggung jawab personil dalam perusahaan.
51
Adapun bentuk struktur oranisasi PT. Polychem Indonesia Tbk adalah sebagai berikut:
Gambar 4. 1 Struktur Organisasi PT. Polychem Indonesia Tbk
Sumber:Annual Report (2018)