• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Umum Perusahaan

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH DIRHANSYAH SIREGAR (Halaman 49-54)

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

Laporan keuangan memberikan data-data yang relevan mengenai kinerja perusahaan, maka dapat melakukan pengukur kemampuan perusahaan untuk bertahan. Kondisi financial distress merupakan salah satu kondisi dimana suatu perusahaan dapat dikategorikan dalam kondisi yang mengalami tekanan dalam hal keuangannya. Jika perusahaan banyak mengalami financial distress dalam jangka waktu yang lama, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berada di batas kebangkrutan. Sebagaimana berdasarkan tujuan penelitian ini, dimana pengujian terhadap terjadinya kondisi financial distress akan dibuktikan dipengaruhi oleh rasio likuiditas, profitabilitas, leverage, dan arus kas operasi yang dimiliki oleh perusahaan. Objek penelitian yang digunakan adalah seluruh perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013-2017 yaitu berjumlah 17 perusahaan, sebagai berikut:

4.1.1 Asahimas Flat Glass

Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) didirikan pada tanggal 07 oktober 1971 dengan nama Asahimas Flat Glass Co., Ltd., dan mulai operasi secara komersial pada bulan bulan April 1973. Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan ruang lingkup kegiatan AMFG bergerak dalam bidang industry kca, ekspor dan impor, dan jasa sertifikasi mutu sebagai jenis produk kaca. Pada tanggal 18 oktober 1995, AMFG memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan

penawaran umum saham perdana AMFG kepada masyarakat sebanyak 86.000.000 saham dengan nominal Rp.500,- per saham serta harga penawaran Rp.2.450,- per saham.

4.1.2 Astra Internasional

Astra internasional Tbk (ASII) didirikan pada tanggal 20 Februari 1957 dengan nama PT. Astra International incorporated. Pada tahun 1990, ASII melakukan penawaran umum saham perdana saham kepada masyarakat sebanyak 30.000.000 saham dengan nominal Rp1.000,- per saham, dengan harga penawaran perdana 14.850,- per saham.

4.1.3 Astra Otopartis

Astra Otopartis Tbk (AUTO) didirikan pada tangga 20 september 1991 dan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1991. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan AUTO terutama bergerak dalam perdagangan suku cadang kendaraan bermotor, baik lokal maupun ekspor, dan manufaktur dakam bidang industri logam, plastic dan suku cadang kendaraan bermotor.

Sebanyak saham 75.000.000 kepada masyarakat dengan nilai nominal Rp500,- per saham dan harga perdana sebesar Rp575,- per saham.

4.1.4 Budi Starch & Sweetener

PT. Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) didirikan pada 15 Januari 1979.

Kegiatan perusahaan terdiri dari kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang. Kegiatan usaha utama meliputi bahan makanan dan bahan kimia, beserta seluruh hasil turunannya yang diproses dari ketela pohon, ubi manis, kelapa sawit

dan hasil bumi lainnya. Kegiatan usaha penunjang meliputi termasuk tidak terbatas menjalankan usaha serta menjual dan/atau memasarkan hasil pengolahan limbah dari proses produksi tersebut. BUDI menawarkan 30.000.000 lembar saham dengan nominal Rp500,- dengan harga penawaran sebesar Rp3000,- per saham.

4.1.5 Duta Pertiwi Nusantara

Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) didirikan tanggal 18 Maret 1982 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1987. Pada tanggal 18 junni 1990, DPNS memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum perdana saham perusahaan kepada masyarakat sebanyak 2.270.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga Rp8100,- per saham.

4.1.6 Indocemet Tunggal Prakarsa

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) didirikan tanggal 16 Januari 1985 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1985. Pada tahun 1989, INTP memperoleh pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum keppada masyarakat sebanyak 89.832.150 dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dengan harga penawaran Rp10.000,- per saham.

4.1.7 Indopoly Swakarsa Industri

Indopoly Swakarsa Industry (IPOL) didirikan tanggal 22 Desember 1995 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1996. Pada tahun 30 Juni 2010, Indopoly Swakarsa Industry (IPOL) melakukan penawaran umum saham perdana sebesar 2.300.178.500 dengan nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp210,- per saham.

4.1.8 Lion Metal Works

Lion Metal Works Tbk (LION) didirikan tanggal 16 Agustus 1972 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1974. Pada tahun 1993, LION melakukan penawaran umum perdana saham LION kepada masyarakat sebanyak 3.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp2.150,- per saham.

4.1.9 Lionmesh Prima

Lionmesh Prima Tbk (LMSH) didirikan tanggal 14 Desember 1982 dengan nama PT Lion Weldmesh Prima dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1984. Pada tahun 1990, LMSH melakukan penawaran umum perdana saham kepada masyarakat sebesar 600.000 dengan nilai nominal Rp1..000,- per saham dengan harga penawaran Rp7.200,- per saham.

4.1.10 Multi Bintang Indonesia

Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) didirikan tanggal 03 Juni 1929 dengan N.V Nederlandsch Indische Blebrouwerjen dan mulai beroperasi komersialnya pada tahun 1929. Pada tahun 1981, MLBI melakukan penawaran umum perdana saham kepada masyarakat sebanyak 3.520.012 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp1.570,- per saham.

4.1.11 Semen Indonesia (Persero)

Semen Indonesia (Persero) Tbk (dahulu bernama Semen Gresik (Persero) Tbk) (SMGR) didirikan 25 Maret 1953 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 07 Agustus 1957. Pada tanggal 04 Juli 1991, SMGR melakukan penawaran

saham perdana kepada masyarakat sebesar 40.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp7.000,- per saham

4.1.12 Star Petrochem

PT. Star Petrochem Tbk didirikan tanggal 19 Mei 2008 dan memulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2008. Pada tanggal 30 Juni 2011, STAR melakukan penawaran saham perdana kepada masyarakat sebesar 2.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan disertai 980.000.000 lembar waran seri I yang diberikan secara Cuma-Cuma, dengan harga Rp102,- per saham.

4.1.13 Sekar Bumi

PT. Sekar Bumi Tbk didirikan pada tanggal 12 April 1973 dan memulai usaha komersialnya pada tahun 1974. Pada tanggal 16 Nopember 1992, SKBM melakukan penawaran saham kepada masyarakat sebesar 7.500.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp1.500,- per saham.

4.1.14 Pabrik Kertas Tjwikimia

Pabrik Kertas Tjwikimia Tbk (TKIM) didirikan di Indonesia pada tanggal 02 Oktober 1972 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1977. Pada tahun 1990, TKIM melakukan penawaran perdana saham kepada masyarakat sebesar 9.300.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp9.500 per saham.

4.1.15 Surya Toto Indonesia

PT. Surya Toto Indonesia Tbk didirikan tanggal 11 Juli 1977 dan memulai operasi usaha komersialnya pada tahun 1979. Pada tahun 22 September 1990

TOTO melakukan penawaran saham kepada masyarakat sebanyak Rp2.687.500 saham dengan jumlah nominal Rp2.687.500.000 dengan pemecahan nilai nominal saham perusahaan dari Rp1.000 menjadi Rp100,- per saham dan jumlah saham perusahaan dari 49.536.000 menjadi 495.360.000 saham.

4.1.16 Trias Sentosa

Trias Sentosa Tbk (TRST) didirikan tanggal 23 Nopermber 1979 dan memulai operasi komersialnya pada tahun 1986. Pada tanggal 22 Mei 1990, TRST melakukan penawaran umum perdana saham kepada masyarakat sebanyak 3.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp2.050,- per saham.

4.1.17 Tempo Scan Pasific

Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC) didirikan tanggal 20 Mei 1970 dengan nama PT Scanchemie dan memulai kegiatan komersialnya sejak tahun 1970. Pada tanggal 24 Mei 1994, TSPC melakukan penawaran perdana saham kepada masyarakat sebanyak 17.500.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp8.250,- per saham.

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH DIRHANSYAH SIREGAR (Halaman 49-54)

Dokumen terkait