BAB III GAMBARAN UMUM
B. Gambaran Umum Talkshow Sarah Sechan
Sarah Sechan merupakan salah satu acara talkshow yang ada di Net tv.
Berawal dari suatu cita-cita perubahan kemudian melahirkan konsep acara yang informatif namun dikemas dengan ringan. Konsep talkshow yang dibuat menuntut hostnya untuk interaktif dan pandai mengulik sisi lain seseorang. Host harus mampu menguasi acara, tanpa co host, tanpa gimmick dan lainnya. Karena itu host harus berkarakter kuat. Tim kemudian memikirkan nama nama host yang mumpuni di Indonesia. Kemudian nama nama yang
9
disulkan digodok kembali, sampai akhirnya semua criteria menggarah pada Sarah Sechan.10
Akhirnya Sarah Sechan didaulat menjadi host dengan membawakan acara talkshow dengan namanya sendiri. Kepiawaian Sarah Sechan yang membuat talkshow ini menjadi hidup merupakan salah satu daya tariknya.Meskipun ada awalnya ketika bertemu dengan Sarah Sechan dan menawarkan konsep tersebut, dia terkejut. Namun, setelah diyakinkan, akhirnya dia (Sarah Sechan) mau.
Mengenai alasan acara tersebut dinamai Sarah Sechan, Yossi menegaskan, tidak ada judul yang lebih ear catching selain nama hostnya. Karena dalam bahasa sunda nama Sarah Sechan sama dengan ngariung alias nggumpul.11
Dengan sebab Net belum memiliki talkshow yang casual dan untuk genre penonton perempuan, akhirnya di rancanglah talkshow sarah sechan. Dengan membahas sisi lain bintang tamu yang belum pernah diangkat di
talkshow manapaun. Dikemas lebih mendalam secara feminim dan berada
dijam perempuan, dengan asumsi bahwa pemeganggg remot tv pada jam itu adalah perempuan.12
10
http://www.riaupos.co/33665-berita-talk-show-net.-tv-coba-tampil-beda.html diakses pada tanggal 113 April 2014 pk.14.30
11
http://www.riaupos.co/33665-berita-talk-show-net.-tv-coba-tampil-beda.html diakses pada tanggal 113 April 2014 pk.14.30
12
Wawancara pribadi dengan Santika Permata, Produser Sarah Sechan. Pada tanggal 24 April 201
Gambar. 4 Logo Sarah Sechan
Program talkshow Sarah Sechan ini memiliki kesamaan dengan talkshow Amerika, kombinasi antara Oprah Winfrey dan Ellen Show. Namun talkshow di Net ini lebih mendekati konsep Ellen Show dari segi konsep serta kemiripan dari masing-masing hostnya. Dengan rambut pendek dan pembawaan host yang ringan. Sedangkan Oprah Winfrey lebih terkesan humanis dibanding Sarah Sechan yang lebih banyak porsi entertaint. Meskipun talkshow ini terkesan mereplika kedua talkshow Amerika tersebut, namun konten yang dihadirkan oleh Sarah Sechan memang mengangkat konten-konten lokal.
Namun dalam wawancara, baik produser maupun tim kreatif menampik bahwa Sarah
Sechan mengikuti atau mereplika talkshow Oprah Winfrey yang telah sukses di Amerika
tersebut. Mereka menegaskan bahwa kemiripan yang ada hanya kebetulan semata. Meskipun demikian mereka lebih senang jika kemiripan tersebut disebut sebagai
referensi, bukan mengekor.13
Sama halnya dengan produser Sarah Sechan, Santika Permata. Menurutnya logo
talkshow yang dipandu Sarah Sechan ini hanya merupakan signature hostnya semata.
13
wawancara pribadi dengan Alifi Kurniasihh, Tim Kreatif Sarah Sechan, pada tangggal 27 Maret 2014
Agar terlihat lebih simple namun tetap menarik perhatian penontonnya. Selain itu
talkshow ini tidak memiliki tagline seperti kebanyakan talkshow lain.14
Struktur Organisasi Dalam Program Talkshow Sarah Sechan
Penggarah Produksi : Wishnutama Penanggung jawab Produksi : Roan Y Anpira
Production Head : Yuliarti
Excecutive Producer : Nur Asfin Mardini
Producer : Hotmariati Elizabeth Purba
Associate Producer : Santika Permata
Creatives :
a. Alifia Kurniasih b. Wiwit Novia Susanti c. Geovani Ardy
Production Assisten :
a. Yuliawan Maula Nugraha b. Bramanti H.N
c. Ryan Antoni
1. Program Sarah Sechan
Setiap stasiun televise tentu memiliki program yang dibuat untuk menarik minat penontonnya, sama halnya dengan Net tv. Talkshow Sarah Sechan merupakan salah satu program unggulan yang ada di Net tv. Sarah
14
Wawancara pribadi dengan Santika Permata, Produser Sarah Sechan. Pada tanggal 24 April 2014
Sechan sudah jelas merupakan sebuah program talkshow dengan format yang sama dengan kebanyakan talkshow lain. Namun dari segi konsep jelas
talkshow Sarah Sechan memberikan hal yang berbeda dengan program
talkshow lain. Host perempuan dengan pembawaan yang ceria dan
kepiawaiannya membuat para bintang tamu menjadi nyaman, tentu membuat program ini menjadi ringan untuk ditonton.
Programming merupakan perencanaan program baik radio maupun televisi dalam penjadwalan waktu tayang dalam periode harian, mingguan, atau bulanan. Tidak terkecuali dengan program Sarah Sechan, yang tentu memiliki perencanaan waktu tayang untuk menarik perhatian penonton di jam
prime time, bersaing dengan program-program di stasiun lain yang
sama-sama mengudara pada jam 19.00 WIB. Dari 10 macam strategi dalam merancang program yang digunakan, talkhsow Sarah Sechan menggunakan 7 strategi, sebagai berikut:
1. Dayparting, adalah satu langkah dalam perencanaan yang membagi
setiap hari dalam beberapa slot waktu yang dinilai cocok dan pas untuk diudarakan. Sarah Sechan hadir pada malam hari di jam prime time karena beberapa pertimbangan, seperti asumsi bahwa pemegang terbesar remot tv pada jam prime time adalah perempuan. Untuk itulah dirancang program Sarah Sechan untuk menarik perhatian penonton pada jam tersebut.
2. Theming, adalah penentuan tema tertentu yang diudarakan pada saat
tertentu seperti pada program. Sarah Sechan menjadi program talkshow yang hadir setiap hari di awal kemunculannya. Namun untuk akhir pekan, talkshow ini menayangkan taping khusus anak-anak. Meskipun saat ini tidak ada lagi penayangan khusus bagi anak-anak, dikarenakan Net sudah memiliki program lain, untuk mencegah kejenuhan dari penonton.
3. Stacking, adalah satu teknik yang digunakan untuk memengaruhi
audiensi dengan cara mengelompokan bersama beberapa program dengan tema yang mirip dalam rangka melihat (sweep) penonton selama penayangan satu program dengan program berikutnya. Biasanya dalam talkshow Sarah Sechan bintang tamu selebriti yang sudah hadir, menjadi narasumber kembali di program entertainment news. E-News merupakan program infotainment yang ada di Net, namun tidak berbau gossip. Program ini hanya menayangkan fakta-fakta dan informasi seputar kehidupan selebriti baik di Indonesia maupun Internasional.
4. Counterprogramming, adalah langkah perancangan satu program
tandingan terhadap satu program yang berhasil dari stasiun penyiaran lain pada satu periode tayang tertentu dengan tujuan menarik audiensi dari stasiun pesaing tersebut. Dalam strategi ini talkshow Sarah Sechan seperti ingin bersaing dengan talkshow Hitam Putih di Trans7. Meskipun jadwal tayangnya lebih awal Hitam Putih yang mengudara pada 18.30 WIB, namun rating program ini cukup baik serta kontennya yang inspiratif.
5. Tentpoling, adalah langkah perencanaan slot waktu bagi program acara yang baru, sebelum dan setelah satu program unggulan yang mempunyai audiensi cukup besar. Penempatan program baru ini akan membuat audiensi berkesempatan melihat cuplikannya, sehingga diharapkan audiensi ini tetap tune-in ke kanal bersangkutan. Karena Net merupakan Televisi baru, maka semua program yang ada akan ditayangkan ketika iklan pada setiap program yang tayang saat itu. Contohnya talkshow Sarah Sechan akan ditayangkan berupa cuplikan iklan pada program E-News atau sebaliknya.
6. Hammocking, adalah langkah perencanaan slot waktu yang mirip
dengan tentpoling, tetapi satu program baru atau show tersebut ditempatkan diantara dua program unggulan yang mempunyai audiensi cukup besar. Sarah sechan merupakan salah satu program unggulan, oleh karena itu dia ditempatkan ketika waktu prime time. Program ini juga didekatkan dengan program lain yang cukup memiliki banyak audiens. Seperti Ini talkshow , dan The Comment.
7. Crossprogramming, adalah pemilihan jenis program berikut dalam
urutan jadwalnya dari penayangan satu program, yang mempunyai relevansi tema. Langkah ini dapat diperoleh dengan cara mengevaluasi jalan cerita dari dua episode atau dua program yang berbeda. Biasanya ini digunakan ketika momen tertentu saja, misalnya ketika hari Kartini. Setiap tema yang diangkat dalam program yang ada di Net pasti mengangkat tema Kartini, tidak terkecuali dengan Sarah Sechan.
Menurut Vane-Gross dalam bukunya Programming for Tv,
Radio and Cable, tidak peduli dengan tujuannya (mendapatkan audien,
prestise, penghargaan dan sebagainya) atau daya tariknya (informasi atau hiburan), maka setiap program yang ditayangkan stasiun televisi memiliki dua bentuk, yaitu dominasi format dan dominasi bintang.15
a. Dominasi format (format-dominat) ini, konsep acara merupakan kunci keberhasilan program. Pemain dipilih untuk memenuhi persayaratan dari inti cerita yang hendak di bangun.
Talkshow Sarah Sechan tentu memiliki konsep yang unik dan kreatif
disetiap episodenya. Banyak hal yang dihadirkan dengan konsep menarik, Sarah Sechan sebagai hostpun dipilih ketika konsep
talkshow ini sudah terbuat. Bukan karena host yang semata-mata
merupakan kalangan artis saja, namun karena Sarah Sechan merupakan salah satu presenter yang mumpuni dibidangnya.
b. Dominasi bintang (star-dominant). Dalam ungkapan Vane-Gross dikatakan: The star is the key ingredient; a format is a designed
around the skills of the lead performer (pemain adalah unsur kunci;
format program dirancang berdasarkan keahlian pemain utamanya). Sedangkan dalam bentuk kedua ini, lebih bisa diidentikan dengan program Overa van Java, yang didominasi banyak bintang, sehingga membuat programnya menuntut bintang untuk mampu memerankan berbagai macam peran yang dilakoninya.
15
2. Talkshow Sarah Sechan
Talkshow merupakan suatu program dialog yang dibawakan oleh host
dengan mengangkat beberapa tema, seperti politik, sosial, ekonomi, atau bahkan hiburan. Menurut Bernard M Timbridge berdasarkan waktu penayangannya, talkshow dapat dibedakan menjadi tiga subgenre utama, yaitu:16 The Late Night Entertainment Talk Show, The Daytime
Audience-Participation show, The Early Morning News Talk Magazine Show. Seperti
yang telah dijelaskan pada bab 2, masing-masing jenis talkshow diatas memiliki subgenre yang berbeda.
Namun setelah dianalisa, talkshow Sarah Sechan memiliki kecendurangan dengan The Late Night Entertainment Talkshow . Dimana berdasarkan waktu penayangan, jenis ini merupakan jenis yang menghadirkan selebriti, bisa juga orang lain, dan mereka duduk berdekatan.17 Sama halnya dengan format Sarah Sechan, yang menghadirkan artis dan duduk berdekatan seperti layaknya tamu yang bermain ke rumah temannya. Di bawakan secara ringan, dengan gaya Sarah Sechan yang ramah dan lucu.
Jika dilihat dari gayanya, talkshow dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu: Light Entertainment dan Serious Discusion. Light entertainment menitikberatkan pada unsur sensasi dan drama, mereka menampilkan orang-orang yang tidak dikenal sebagai tamu dengan permasalahan mereka yang sering controversial. Biasanya diawal acara sering dibuka oleh selebriti atau
16
Amelita Lusia, eBook Oprah Winfrey & Rahasia Sukses Menaklukan panggung talkshow , h. 102
17
Amelita Lusia, eBook Oprah Winfrey & Rahasia Sukses Menaklukan panggung talkshow , h. 102
politikus, untuk menarik perhatian penonton terlebih dahulu. Sedangkan
serious discussion lebih spesifik jika ditinjau dari materinya. Isinya
berkonsentrasi pada topik khusus dibidang politik dan sosial atau pada seseorang yang sedang menjadi sorotan pada saat itu.
Dalam talkshow Sarah Sechan, gaya yang paling mendekati adalah
Light Entertainment. Meskipun tidak semua tema yang diangkat mengandung
unsur sensasi atau drama, namun dari kedua gaya tersebut, gaya pertamalah yang paling cocok dengan talkshow Sarah Sechan. Jika diartikan secara harfiah, light entertainment bisa berarti hiburan yang ringan, ini tentu sesuai dengan konsep talkshow Sarah Sechan yang feminim dan dibawakan secara ringan oleh hostnya.