• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II : GAME SEBAGAI SALAH SATU KARYA CIPTA DIGITAL

B. Game

Game akhir-akhir ini menjadi salah satu hiburan yang menjamur di masyarakat. Walau sebenarnya sudah ada sejak dua decade yang lalu, namun dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat game semakin lebih dikenal dan lebih gampang dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Bersama musik, serial televisi dan film, mereka mendobrak industri hiburan lebih jauh lagi.Dan pada zaman industri 4.0.ini, maka industri hiburan tadi juga turut berubah menjadi industri yang lebih terdigitalisasi. Menjadi lebih mudah lagi diakses dan dikonsumsi.

Pada awal di tahun 1958, game masih menjadi konsep yang sukar untuk dipahami. Para ahli komputer masih melihat game sebagai alat untuk penelitian dan ahli teknik yang melihat potensi game untuk TV untuk menjadi sebuah media interaksi dua arah antara yalar dan penonton sudah gagal untuk mengembangkan ide mereka lebih jauh. Tetapi pada 1958 itu juga sudah kelihatan lebih dekat dengan konsep game itu atas jasa William Higimbotham.38

Higinbotham telah bekerja untuk Proyek Manhattan, membuat pemicu bom yang bisa membuat bom meledak pada waktu yang tepat.Seperti kebanyakan ilmuawan yang membuat bom, dia mencampurkan semua yang dia telah perbuat dan yang sudah dia habiskan dalam hidupnya pasca perang mengampanyekan kegiatan melawan perkembangan dari nuklir.Setelah perang, dia menjadi kepala dari divisi peralatan di Laboratorium Nasional Brookhaven, sebuah badan penelitian Amerika Serikat yang berbasis di Long Island, New York. Setiap tahun

Brookhaven akan mempublikasikan pekerjaannya ke masyarakat. Hari Pameran itu ditujukan untuk menampung berbagai pameran dan semacamnya yang membuat masyarakat tertarik dan pada publikasi tahun 1958, Higinbotham memutuskan untuk melakukan sesuatu yang lebih menyenangkan.

Dia mengusulkan sebuah ide untuk bersenang-senang, sebuah pameran interaktif, sebuah permainan tenis bermana Tennis for Two yang dimainkan lewat layar osiloskop yang dia buat menggunakan sirkuit transistor yang dibantu oleh ahli tehnik dari Brookhaven Robert Dvorak. Permainananya menciptakan ulang sebuah gambaran dari lapangan tenis dengan jaringnya di tengah dan garis-garis samar yang menggambarkan raket para pemain. Sebuah alat pengatur dibuat untuk memungkinkan pemain untuk menggerakkan raket mereka menggunakan layar dan memukul bolanya dengan memukul tombol.Para pengunjung Brookhaven menyukainya.Dan selanjutnya, Tennis for Two sangat populer dan muncul lagi di tahun kedua pada pameran tersebut. Tapi baik Higinbotham dan masyarakat Brookhaven tidak ada yang memikirkannya dengan serius dan setelah pameran terakhir pada tahun 1959 permainan itu dibongkar agar peralatannya bisa dipakai untuk proyek yang lain. Dengan itu, Higinbotham kembali ke kegiatan untuk menghentikan nuklir, yang kemudian membuat sebuah divisi di Brookhaven untuk memberikan saran-saran kepada Badan Nuklir Amerika Serikat untuk bagaimana mennangani material radioaktif.39

39Loc.cit.

Tahun 1950an telah menjadi awal yang salah dalam game. Ketika entah siapapun mulai meneliti ide tersebut, pada akhirnya akan meyakini bahwa meneliti hal itu merupakal kegiatan yang membuat waktu. Catur Komputer telah membuktikan sebuah keberhasilan dalam menyelidiki penelitian terhadap kecerdasan buatan, yang lebih baik digunakan untuk penelirian dibandingkan hiburan.

Tapi pada awal 1960an, pemikiran bahwa komputer harus digunakan hanya untuk sesuatu yang serius ditentang oleh sebuah kelompok mahasiswa komputer yang menolak formalitas dari professor mereka dan menilai hal tersebut bisa menjadi sesuatu menyenangkan dan kreatif ketimbang kaku dan serius.

Game yang dipublikasikan secara luas pertama kali muncul pada tahun 1962 lewat judul bernama Spacewars! Yang diprakarsai oleh Steve Russell, yang berkolaborasi dengan Martin Graetz dan Wayne Wiitanen, dan diprogramkan oleh Russell yang dibantu juga oleh Bob Saunders dan Steve Piner yang tergabung dalam “The MIT Tech Model Railroad Club”, sebuah perkumpulan mahasiswa di Massachusetts Institute of Technology.Game tersebut dibuat untuk perangkat komputer PDP-1 yang juga merupakan temuan di Massachusetts Institute of Technology juga.40

GameSpacewars!tadi itu kemudian menjadi tonggak bagi sebuah perusahaan game bernama Atari untuk membuat game sendiri bernama Pong.

Juga muncul Magnavox Odyssey sebagai konsol game pertama.Dua hal tadilah

yang menjadi pondasi bagi dunia videogame dan menjadi generasi pertama bagi videogame.41

Disamping pembaharuan dari perangkat keras, konsol generasi kedelapan juga fokus dalam integrasi dengan media yang lain dan meningkatkan konektivitas. Wii U memperkenalkan sebuah controller dan tablet hybrid yang menghadirkan keunggulan berupa kemungkinan mengakses Augmented Reality

Sejak saat itu, sudah berbagai macam perkembangan dalam dunia game.

Produksi dan pengembangan game menjadi luar biasa kompleks, dan biaya untuk membuat game pada satu konsol saja sangat meningkat bersamaan dengan kompleksitasnya. Sulit memang untuk memikirkan bagaimana biaya untuk mengembangkan sebuah game bisa menelan berjuta-juta dollar. Hal ini juga yang membuat pengembangan game merambah ke wilayah sekelas film Hollywood dalam hal biaya produksi dan pemasaran.

Dengan kompleksitas dan biaya yang begitu besar, industri game masih hidup sampai sekarang ini. Saat ini, sedang berlangsung generasi kedelapan untuk platform gamedalam bentuk konsol. Playstation 4, Xbox One, Nintendo Wii U dan Nintendo Switch adalah konsol-konsol game yang sedang bersaing di generasi kedelapan ini.

42

41Loc.cit.

dalam bermain game. Playstation 4 menghadirkan keunggulan berupa tombol

“share” untuk streaming konten dari game ke antar perangkat, rilis pada 15 November 2013. Pada 3 Maret 2017, dikarenakan penjualan Wii U yang kurang laku, Nintendo merilis Nintendo Switch, sebuah konsol hybrid yang berisikan

42https://en.wikipedia.org/wiki/Video_game_console#Eighth_generation, diakses pada hari Sabtu14April 2018, pukul 11.40 WIB.

tablet dengan controller yang bisa digunakan sebagai konsolgenggam atau tersambung ke televisi.

Di platformPersonal Computer atau PC, game juga berkembang pesat dalam berbagai hal. Terlihat dari menjamurnya berbagai produsen PC dan laptop yang menghadirkan produk PC dan laptop yang dikhususkan untuk bermain game yang makin menggunakan teknologi yang semakin canggih dengan performa yang jauh lebih baik dari PC biasa.

Sebagai perbandingan, yaitu game Far Cry 5 yang kebetulan juga baru dirilis. Dimana game tersebut sudah mempunyai 5 seri utama. Dari Far Cry yang pertama, hanya membutuhkan spesifikasi PC yang tidak terlalu berat.Hanya dengan CPU sekelas Intel Pentium III sudah bisa menjalankan game tersebut.Bandingkan dengan seri terakhir, yang membutuhkan minimal PC dengan prosesor Intel Core i5 yang harga satuannya diatas satu juta.

Bersamaan dengan perkembangan perangkat game tersebut, penyimpanan dan pengaksesan game juga berubah. Pada awalnya semuanya menggunakan rilisan fisik berupa catridge atau cakram optik berupa CD dan DVD.Namun dengan perkembangan teknologi, rilisan dalam bentuk digital menjadi idola dikalangan konsumen. Dengan itulah muncul Distributor Game Digital sebagai primadona baru dalam mendapatkan game dengan mudah.

Dokumen terkait