• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gangguan yang terjadi (konflik berbasis SARA, anarkisme, separatisme atau lainnya)

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN

A. Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum

A.1. Gangguan yang terjadi (konflik berbasis SARA, anarkisme, separatisme atau lainnya)

1.a. Situasi dan Kondisi Umum Kabupaten Kuningan.

Selama Tahun 2016 secara umum situasi trantibum di wilyah Kabupaten Kuningan dalam keadaan aman, tertib dan kondusif, aktifitas masyarakat berjalan lancar, hal ini terpantau dari beberapa aspek kehidupan :

a.1. Idiologi.

Masyarakat Kabupaten Kuningan secara umum telah dapat menjiwai Pancasila hal ini telah tumbuh dan berkembang serta membudaya sehingga berbagai kepentingan masyarakat baik individu maupun kelompok dilandasi sebuah tanggung jawab moral seperti hormat-mengormati, tenggang rasa, musyawarah untuk mufakat dan menjunjung tinggi azas kekeluargaan, sehingga segi idiologi bisa di katakan bukanlah merupakan issue utama yang dapat mengganggu Ketentraman dan Ketertiban Umum.

a.2. Politik.

Suhu politik di Kabupaten Kuningan selama Tahun 2016, cukup stabil tidak ada aktifitas politik yang mengganggu Ketentraman dan Ketertiban Umum. Adapun kejadian-kejadian yang terjadi di Tahun 2016 sangatlah wajar wajar sajah.

a.3. Ekonomi.

Perekonomian Masyarakat berjalan normal, beberapa permasalahan yang terjadi dalam batas-batas normal. Adapun kejadian sampai

dengan akhir Tahun 2016, tidak terlalu menghawatirkan bagai perekonomian di Kabupaten Kuningan.

a.4. Sosial Budaya.

Karakteristik Masyarakat Kabupaten Kuningan masih cukup membanggakan, kepentingan kehidupan bermasyarakat berdasar azas kekeluargaan selalu diutamakan, budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik. judi, prostitusi, narkoba, kenakalan remaja, tawuran, pergaulan bebas adalah gangguan yang disebut penyakit masyarakat. Bukanlah pekerjaan mudah untuk memberantas gangguan seperti ini namun paling tidak ada upaya pemerintah daerah melalui Sat Pol PP dan dinas / instansi terkait lain untuk meminimalisir gangguan tersebut. Secara umum karakteristik masyarakat Kabupaten Kuningan masih dalam batas-batas normative artinya kecenderungan kehidupan bermasyarakat masih tetap pada kaidah agama dan hukum yang berlaku.

a.5. Agama.

Masyarakat Kabupaten Kuningan adalah masyarakat yang agamis, wujud kehidupan yang islami tetap nampak, walau demikian aspek ini merupakan issue sara yang paling menonjol di Kabupaten Kuningan dikarenakan adanya kelompok Jemaat Ahmadiyah yang merupakan kelompok terbesar di Indonesia yaitu di Desa Manis Lor Kecamatan Jalaksana. Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan terus meningkatkan kewaspadaan dengan memonitor lebih intensif terhadap perkembangan Desa Manislor dengan tujuan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Kuningan akibat dari adanya pertentangan penyebaran paham keagamaan. Koordinasi tetap dilaksanakan dengan Bakorpakem Kabupaten Kuningan, Polres Kuningan, Muspika kecamatan dan instansi lainnya. Sampai dengan akhir Tahun 2016

situasi dalam keadaan kondusif, walaupun di Kabupaten Kuningan terdiri dari beberapa agama diantaranya Islam, Kristen, Budha, Hindu dan aliran kepercayaan.

1.b. Gangguan Trantibum.

Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, berkembang pula jenis gangguan dalam kehidupan masyarakat, faktor penyebab utama terjadinya gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum antara lain meliputi bidang :

b.1. Sosial politik.

Persaingan elit politik, konflik atar massa Parpol / Ormas, aksi unjuk rasa / demo dan lain-lain.

b.2. Sosial Ekonomi.

Lapangan kerja/ PHK/ Pengangguran, Urbanisasi, pedagang kaki lima (PKL) dan lain-lain.

b.3. Sosial Budaya.

Judi, prostitusi, narkoba, kenakalan remaja, tawuran, pergaulan bebas dan lain-lain.

b.4. Alam.

Kekeringan, banjir, longsor, kebakaran hutan, gempa bumi dan lain-lain.

Situasi dan kondisi Kabupaten Kuningan secara umum dalam keadaan aman, tentram dan tertib. Berikut data gangguan trantibum yang merupakan rekap laporan kejadian dari tiap kecamatan.

Berikut rekap gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum Berdasarkan Laporan dari Kasi Trantibum Kecamatan pada Satpol PP.

selama Tahun 2016 : NO KECAMATAN JUMLAH

Cipicung Kelurahan Kuningan telah terjadi pohon tumbang jenis Hantap di komplek Makam Gede Cipicung pada Hari Minggu Tanggal 24 Januari 2016 sekitar pukul 13.20 WIB yang menimpa 2 rumah warga, kerugian diperkirakan 45 Jt.

Telah terjadi kebakaran yang mengakibatkan Rumah milik Bpk. Udin dan Kios Bambu milik Bpk.Heri terbakar, kerugian diperkirakan 55 Jt.

3 .

Longsor (1) 3 .

Di Lingk. Lamepayung Kec.Kuningan telah terjadi Tanah Longsor, tidak ada

Kec.Kuningan telah terjadi kebakaran Kios Warung Kopi dengan kerugian diperkirakan Rp.60.000, penyebab kebakaran dari konsleting listrik. korban jiwa 1 orang.

6

2 Ciniru 1 kali 1

Berdasarkan laporan dari kecamatan ciniru, bahwa di desa Gunungmanik Kec.

Ciniru pada hari Selasa tanggal 12 April 2016 pukul 19.00 WIB telah terjadi longsor pada tanah penyangga jalan dengan ukuran panjang 15 m dan tinggi 4 m, serta tebing jalan dengan ukuran panjang 5 m dan tinggi 2 m yang mengakibatkan sebagian jalan tertutup. Kondang Kelurahan Cipari Kec.Cigugur, Penyebabnya dikarenakan hujan yang cukup deras, dengan kerugian diperkirakan mencai Desa Cileleuy Kec.Cigugur ditemukan mayat atas nama YADI Pekerjaan wiraswasta warga Jalan Pramuka Rt.10/Rw.03, penyebab kecelakaan tercebur ke kolam.

5 Hantara 2 kali 1 Rt.07/Rw.002 telah terjadi Tembok Rumah Roboh milik Bapak SUJANA, Kerugian diperkirakan 25 Jt penyebabnya akibat hujan yang sangat seras selama 5 tersambar petir, yang mengakibatkan 1 orang warga meninggal dunia dan yang

Pada tanggal 07 Oktober 2016 di Desa Luragunglandeh Kec.

Luragung telah terjadi kebakaran Ruko milik Bpk.

KARSITI dan yang

menempatinya Bpk.

SRKIM/YANTI, kerugian diperkiraan mencapai Rp.

89.000.000, tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran tersebut dikarenakan terjadi dari Lilin.

Rt.008/Rw.002 Desa Cilayung Kec.Ciwaru telah terjadi pembunuhan penyebabnya

Telah terjadi jebolnya tanggul

penahan air yang

Telah terjadi bencana Tebing Penahan Tanah (TPT) Ambruk dan Tebing Longsor di Dusun Indrahayu Rt.010 dan 011/

Rw.003 Desa Karangkancana, Kec.Karangkancana

mengakibatkan 7 rumah terancam terseret longsor dan tidak ada korban jiwa, penyebeb kejadian karena hujan deras. tidak ada korban jiwa.

12

Telah ditemukan sosok mayat perempuan dengan identitas Ikah Arnikah Desa Geersik.

2 Sukadana telah terjadi Banjir bandang,dengan kerugian diperkirakan Rp.239 Jt tidak ada korban jiwa.

3 tidak ada korban jiwa.

2

Pada tanggal 27 Oktober 2016

di Desa Cinagara

Kec.Lebakwangi telah terjadi Rumah Ambruk pemilik rumah bernama Rahmat Haryadi, kerugian diperkirakan Rp.50.000.000 tidak ada korban jiwa penyebabnya karena hujan sangat lebat.

14 Garawangi 1 kali 1

Pada tanggal 27 Oktober 2016 di Desa Cirukem Kec.

Garawangi telah terjadi kecelakan yaitu tenggelam sungai bernama Musniah (Meninggal dunia) Kec.Cidahu telah terjadi Rumah ambruk, pemilik rumah bernama MARNO / SUMINAH , kerugian diperkirakan Rp.

50.000.000 tidak ada korban jiwa, penyebabnya karena hujan sangat besar. Kepala unit pelaksana teknis Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kuningan, bahwa pada hari senin tanggal 04 April 2016 pukul 11.30 di blok pahing jalan raya Linggajati Rt 02 Rw 03 Desa Linggasana Kec. Cilimus telah terjadi kebakaran yang menimpa bangunan permanen cafe dan karaoke Lingga House ukuran 30 m x 30 m, kebakaran terjadi diperkirakan dari hubungan arus pendek listrik perangkat elektronik yang lupa dimatikan. Akibat kejadian tersebut kerugian diperkirakan

mencapai Rp. 1.200.000.000,-

2 Pencurian

Umum (1 kali)

2 Berdasarkan laporan dari Kepala unit pelaksana teknis Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kuningan, bahwa pada hari Rabu tanggal 06 April 2016 pukul 19.05 di blok pahing jalan raya Linggajati Rt 02 Rw 03 Desa Linggasana Kec. Cilimus telah terjadi kebakaran yang menimpa bangunan permanen cafe dan karaoke M. Club ukuran 40 m x 15 m, kebakaran terjadi diperkirakan karena ada unsur kesengajaan karena tidak ada sambungan listrik. Akibat kejadian tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp.

425.000.000,-

3

.

Berdasarkan laporan dari Camat Cilimus, bahwa pada hari Minggu tanggal 26 Juni 2016 telah terjadi pembobolan Kantor Kecamatan Cilimus, adapun barang yang hilang Camat Jalaksana, bahwa pada hari Minggu tanggal 19 Juni 2016 pukul 18.30 s.d 21.00 telah terjadi pembobolan Kantor Kecamatan Jalaksana, adapun barang yang hilang sebagai berikut : 3 buah CPU, 2 buah leptop dan 1 buah monitor dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 17.300.000,-

23 Japara 3 kali 1 .

Banjir (1 kali) 1 .

Dusun Ginorong Rt.03/Rw.02 Desa Garajati, Desa Kalimati telah terjadi rumah ambruk Beliung, yang menyebabkan rusaknya satu rumah warga.

2 Berdasarkan laporan dari

Camat Kec. Kadugede, pada hari Selasa 1 Maret 2016 di Desa Margabakti telah terjadi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan 1 rumah roboh, kerugian diperkirakan sekitar Rp 25.000.000,-

3

.

Pada tanggal 25 Oktober 2016 di Desa Margabakti, Sindangjawa, dan Nangka Kecamatan Kadugede telah terjadi tanah longsor, yang mengakibatkan rumah bagian depan milik ibbu Hindun dan Nano rusak, kerugian diperkirakan di Desa Nangka Rp. 20.000.000,-, di Desa Margabakti Rp. 15.000.000 dan di Desa Sindangjawa Rp,300.000.000, tidak ada korban jiwa penyebab kejadin karena hujan cukup deras.

2

Pada tanggal 25 Oktober 2016 di Desa Margabakti, Sindangjawa, dan Nangka Kecamatan Kadugede telah terjadi tanah longsor, yang mengakibatkan rumah bagian depan milik ibbu Hindun dan Nano rusak, kerugian diperkirakan di Desa Nangka Rp. 20.000.000,-, di Desa Margabakti Rp. 15.000.000 dan di Desa Sindangjawa Rp,300.000.000, tidak ada korban jiwa penyebab kejadin karena hujan cukup deras.

25 Darma 1 kali 1 Kebakaran (1 1 Telah terjadi kebakaran rumah di Desa Cipasung Kecamatan

. kali) . Darma tidak ada korban jiwa mengakibatkan satu ruas jalan rekak retak dan longsor itu menutup arus lalulintas.

2

Desa Situgede Kec.Subang telah terjadi senderan rumah roboh mengancam rumah milik Bpk. Sirod kerugian diperkirakan 20 Jt, penyebabnya karena curah hujan yang deras., Tanggal 07 Maret 2016 di Dusun Manis Rt.

12/03 Desa Pamulihan Kec.Subang telah terjadi TPT Longsor, mengancam rumah milik Bpk. Cartono 46 tahun, kerugian diperkirakan 50 Jt, penyebebnya hujan yang sangat deras.

3

.

Pada hari Minggu Tanggal, 22 Mei 2016 di Dusun Pahing Rt.06/02 Desa Pamulihan Subang telah terjadi tanah longsor, penyebab kejadiaan Hujan yang deras dengan tidak ada korban jiwa.

28 Cilebak 12 kali 1

.

Tanah longsor (11 kali)

1 Berdasarkan laporan dari perangkat Desa Bungurberes, pada Hari Senin Tanggal 11 Januari 2016 pukul 04.00 WIB di dusun Bungur 1 Rt.002/Rw.001 Desa Bungurberes terjadi jalan amblas akibat hujan deras selama 3 jam, sehingga jalan penghubung antara Desa Bungurberes dan Desa Cilebak amblas sepanjang 20 meter, lebar 3 meter dan

pesawahan milik masyarakat rusak berat dengan kerugian

diperkirakan sekitar Rp 450.000.000.

3 Pada Hari Jumat Tanggal 18

Maret 2016 di Dusun Pahing Rt.04/02 Desa Cilebak Kec.Cilebak telah terjadi tanah longsor yang mengakibatkan Bahu Jalan Cilebak-Subang sepanjang 12 m, tinggi 30 cm, lebar 1,5 m jalan putus, penyebabnya karena curah hujan yang cukup deras.

4 Pada Hari Selasa Tanggal 29 penyebabnya akibat hujan yang cukup deras, Lokasi 1 di Rt.04/01 Dsn. Bungur Beres Kec.Cilebak mengancam bangunan rumah milik Bp.Wasta dan Bp. Dadang, tidak ada korban jiwa dan lokasi ke 2 di Rt.07/02 Dsn.

Bungur Beres Kec.Cilebak, kerugian diperkirakan

1 Telah terjadi tanah longsor di 2 lokasi, lokasi I Dusun Puhun Desa Kertayuga Kecamatan Nusaherang telah terjadi tanah longsor kerugian diperkirakan 15 Jt.

2 Di Rt.002/003 Dusun Puhun

Desa Nusaherang

Kec.Nusaherang telah terjadi tanah longsor mengakibatkan satu rumah tertimpa tembok penahan tebing, satu orang meninggal dunia, rumah milik ibu Nani terseret longsor, dapur rumah milik ibu Nisah 80 tahun ambruk dengan kerugian diperkirakan 35 Jt,

3 Di Dusun Puhun Rt. 05/02

Desa Windusari

Kec.Nusaherang telah terjadi tanah longsor di 2 titik yaitu Lokasi I di tanah milik Bpk.

Sarju 67 tahun, kerugian diperkirakan 1 Jt. Dan Lokasi II miik Bpk.Sahibul, longsor tanah mengancam 1 rumah milik warga yang berada di sebelah titik longsor yaitu rumah milik Bpk. Sutama (70 tahun), kerugian diperkirakan Rp. 90 Jt Gangguan Trantibum 2kali yaitu pada bulan September mengakibatkan satu rumah semi permanen milik Bpk.

Jahari tertimpa Longsor.

2 Di Dusun Singkup Desa

Padamulya Kec. Maleber telah terjadi Tanah Lonsor, mengakibatkan rumah milik Bapak Rosid, Bapak Ubed Cisanggarung terbawa longsor dan Tanggal 24 Maret 2016 di Rt.09/03 Dsn. Muhara Ds.Mekarsari Kec.Maleber telah terjadi longsol, yang mengakibatkan rumah milik Bapak Warsa terbawa longsor,

kerugian semuanya Gangguan Trantibum 2kali yaitu pada bulan September 2016, dengan kerugian harta benda Rp. 40.000.000,- , tidak ada korban jiwa.

3 telah terjadi kebakaran rumah milik ibu UKARTI, kerugian diperkirakan Rp. 70.000.000 tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran karena konsleting listrik.

JUMLAH 80 kali kejadian

Dengan Kerugian Harta di perkirakan Rp.

4.293.360.000,- dan korban Jiwa 5

Dokumen terkait