• Tidak ada hasil yang ditemukan

GCG sebagai budaya

Dalam dokumen 2016 ColleCtive Power (Halaman 163-166)

2016-2018

Indikator Pencapaian • Sosialisasi GCG kepada

seluruh lapisan organisasi • Penilaian terhadap

pelaksanaan GCG oleh pihak independen

Ikhtisar Kinerja

Performance Highlights Laporan Manajemen

Management Reports Profil Perusahaan

Company Profile Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion And Analysis

LAPORAN TAHUNAN 2016 | PT MITRa PInasThIKa MUsTIKa TbK

162

Struktur Tata Kelola Perseroan

struktur Tata Kelola dalam MPM dibentuk berdasarkan anggaran Dasar, Undang-Undang no. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan peraturan lainnya terkait pasar modal.

struktur Tata Kelola Perseroan terdiri dari organ utama antara lain Rapat Umum Pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi.

sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh komite dan fungsi antara lain: Komite audit, Komite nominasi dan Renumerasi, Komite Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate Governance (“Komite GCG”), sekretaris Perusahaan dan audit Internal. Masing-masing memiliki kewenangan tersendiri dan bekerja secara mandiri untuk memenuhi fungsi, peran dan tanggung jawabnya, sesuai dengan ketentuan anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Corporate Governance Structure

The Governance structure in MPM was estalished based on the Articles of Association, Law No.40 Year 2007 regarding Limited Liability Company and other regulations relevant with capital market.

The Company’s Governance structure consists of main organs amongst others the General Meeting of shareholders, the board of Commissioners and the board of Directors.

In accordance with the Financial services authority regulations, the board of Directors and the board of Commissioners are assisted by the commitees and functions among others the audit Committee, the nomination and Remuneration Committee, the GCG Committee, Corporate secretary and the Interal audit. Each has its own authority and to work independently to fulfill the functions, roles and responsibilities, in accordance with the provisions of the articles of association and the legislation in force.

TATA keLoLA PeRusAHAAN

Corporate governance

Rapat Umum Pemegang Saham

General Meeting of shareholders

Sekretaris Perusahaan

Corporate secretary

Dewan Komisaris

board of Commissioners

Komite Audit

audit Commitee Komite Nominasi dan Remunerasinomination and Remuneration GCG Committeekomite gCg Committee

Direksi

Tinjauan Operasional

Operational Review Laporan Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance Report Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility Laporan Keuangan 2016 2016 Financial Statements

AnnuAL rePOrT 2016 | PT MiTRa PinaSThika MuSTika Tbk 163

Laporan Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance Report

implementasi Tata Kelola Perusahaan di 2016

sebagai perusahaan terbuka, MPM berkomitmen untuk senantiasa tunduk pada hukum dan menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor usaha dan pasar modal.

sepanjang tahun 2016, Perseroan terus menjalankan pengawasan terhadap pelaksanaan GCG secara berkesinambungan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Peraturan bursa Efek Indonesia maupun praktik-praktik GCG terbaik lainnya.

sekretaris Perusahaan dan hubungan Investor, memastikan penyampaian pelaporan dan keterbukaan informasi kepada pemegang saham, investor dan regulator dilakukan secara akurat dan tepat waktu. Divisi audit Internal juga secara aktif bertugas mengawasi dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh Direksi maupun Dewan Komisaris.

Implementasi GCG yang dilakukan sepanjang tahun 2016 juga berfokus pada penerapan fungsi manajemen risiko melalui pembentukan Tim Manajemen Risiko di tingkat MPM maupun anak-anak perusahaan pada bulan Mei 2016 guna membantu Direksi dalam memastikan proses identifikasi, evaluasi/monitoring dan pemilahan risiko lebih menyeluruh di berbagai kegiatan usaha seluruh jenjang Grup MPM.

sehubungan dengan penegakan integritas dalam Perseroan dan dalam rangka membangun perusahaan yang lebih baik berlandaskan etika bisnis dan kepatuhan, MPM sepanjang tahun 2016 mendorong para pegawainya untuk selalu mengajukan pertanyaan dan melaporkan setiap pelanggaran baik yang terjadi ataupun yang masih bersifat dugaan terhadap Pedoman Perilaku dan kebijakannya yang terkait.

hal tersebut difasilitasi dalam bentuk ‘speak up box’ yang tetap dimanfaatkan MPM sebagai sarana komunikasi langsung antara karyawan dengan manajemen senior mengenai segala hal yang menjadi perhatian karyawan. hal ini memungkinkan manajemen untuk menerima informasi lebih awal terhadap adanya Dugaan Pelanggaran sehingga tindakan korektif dapat diambil segera serta membangun budaya keterbukaan, akuntabilitas dan integritas.

Corporate Governance implementation in 2016

as a public company, MPM is committed to always adhere to the prevailing laws and regulations in its business sector and the capital markets.

Throughout 2016, the Company continue to supervise the implementation of continous GCG based on the Financial services authority Regulations, Indonesia stock Exchange Regulations and other best corporate governance practices.

The Corporate secretary and Investor Relations, ensures accurate and timely reporting and disclousre of information to shareholders, investors and regulators. The Internal audit Division also actively oversees and carry out the policies set by the board of Directors and the board of Commissioners.

Implementation of GCG during 2016 also focuses on the application of risk management functions through the establishment of the Risk Management Team at the MPM and subsidiaries in May 2016 in order to assist the board of Directors in ensuring the identification, evaluation / monitoring and sorting thorough risks in various activities in all business levels of MPM Group.

In connection with the enforcement of integrity in the Company as well as to build a better company based on business ethics and compliance, MPM throughout 2016 encouraged employees to always ask questions and to report any violation of either has happened or still conjectural to the Code of Conduct and related policies.

This is facilitated in the form of ‘speak up box’ that remain untapped by MPM as a means of direct communication between employees and senior management on all matters which are concern of employees. This allows the management to receive early information on their alleged Violation hence corrective action can be taken immediately as well as building a culture of transparency, accountability and integrity.

TATA keLoLA PeRusAHAAN

Corporate governance

Ikhtisar Kinerja

Performance Highlights Laporan Manajemen

Management Reports Profil Perusahaan

Company Profile Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion And Analysis

LAPORAN TAHUNAN 2016 | PT MITRa PInasThIKa MUsTIKa TbK

164

Board of Directors

direksi adalah organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas

Dalam dokumen 2016 ColleCtive Power (Halaman 163-166)

Dokumen terkait