• Tidak ada hasil yang ditemukan

GENETIKA DAN EVOLUS

Dalam dokumen TIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA (Halaman 32-40)

1. Jawaban: C

favorable

Seleksi alam bekerja pada populasi dan mengubah frekuensi Jawaban: S --> Hasil evolusi adalah organisme dengan karakteristik yang sesuai dengan lingkungan, bukan menghasilkan organisme yang sempurna

gen pool.

9. Jawaban: E

Banyak kesalahan bisa terjadi selama pembelahan sel. Pada meiosis, pasangan kromosom seharusnya berpisah dan bergerak ke kutub yang berbeda saat sel

membelah, peristiwa ini disebut " ". Bagaimanapun juga, kadang-kadang satu pasang kromosom tidak berpisah dan keduanya bergerak menuju satu kutub. Ini berarti sel-sel yang dihasilkan, satu sel akan memiliki 24 kromosom dan yang sel yang lain akan memiliki 22 chromosomes. Kecelakaan ini disebut

" ". Jika suatu sel sperma atau egg dengan jumlah kromosom yang abnormal bertemu dengan sel gamet normal akan menghasilkan zigot dengan jumlah kromosom yang abnormal. Pada , 95% kasus disebabkan oleh peristiwa ini: satu sel gamet memiliki dua kromosom ke-21 (normalnya satu), sehingga menghasilkan zigot dengan tiga kromosom ke-21. Oleh karenanya nama ilmiahnya menjadi trisomi 21. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa sekitar 90% sel-sel abnormal adalah sel telur. Penyebab kesalahan nondisjunction belum diketahui, tetapi ada kaitannya dengan factor usia dari ibu.

10. Jawaban: A

Sifat distropi otot Duchene (misal: ) dikendalikan oleh mutan resesif dan terpaut seks. Bila seorang anak laki-laki menderita penyakit tersebut berati pada

kromosom seksnya memiliki genotip X Y. Tampak bahwa ia mendapatkan gen mutan hanya dari ibunya sebagai pendonor kromosom X.

11. Jawaban:25%

Perhatikan silsilah berikut! Wanita 2 memiliki genotip pada kromosom seksnya X X. Ia adalah karir. Alel X berasal dari ayahnya yang haemofili.Ibunya (wanita 1) pasti normal (genotip bisa X X atau XX). Peluang muncul gamet X pada wanita 2 adalah 50% dan

peluang muncul gamet Y pada pria 2 adalah 50%. Jadi peluang anak dari pria 2 dan wanita 2 adalah laki-laki dan haemofilia (X Y) adalah 50% X 50% = 25 % 12. Jawaban: D

Sindrom Turner merupakan contoh dari aneuploidi dari kromosom seks sehingga jumlah kromosom penderita menjadi 45 yang diakibatkan oleh peristiwa gagal berpisah dari kromosom seks selama meiosis. Ciri-ciri dari penderita sindrom Turner antara lain penderita memiliki organ genital wanita yang tidak berkembang, ketika mencapai pubertas payudara tidak berkembang layaknya wanita normal, dan bersifat steril. Zigot dengan kelainan ini berkembang dari hasil fertilisasi sel telur normal oleh sel sperma tanpa kromosom X atau Y. Selain itu juga berasal dari fertilisasi sel telur tanpa kromosom X oleh sperma normal dengan kromosom X. Pada zigot tersebut tidak terbentuk badan Bar karena hanya terdapat satu kromosom X (badan Bar merupakan bagian kromosom X yang inaktif dan dijumpai pada zigot dengan kromosom seks XX).

disjunction Down syndrome d nondisjunction d h h h h h 13. Jawaban: 6,25%

Salah satu orang tua dari laki-laki adalah begolongan O sehingga kemungkinan genotip dari laki-laki tersebut adalah 50% I I dan 50% I I sama seperti laki-laki. Salah satu orang tua dari perempuan tersebut adalah golongan darah O sehingga kemungkinan genotip wanita adalah 50% I I dan 50% I I . Untuk menghasilkan keturunan dengan golongan darah O maka baik laki-laki maupun perempuan harus heterozogot: I I 50% I I . Untuk menghasilkan anak dengan golongan darah O gamet dengan alel I bertemu dengan alel I dari perempuan. Kemungkinannya adalah (0.5(menghasilkan gamet dengan alel I )x0.5(genotip heteroziot))x(0.5x0.5) = 6.25%

b 0 b b

a 0 a a

b 0 a 0

0 0

14. Jawaban: A

15. Jawaban: C

Untuk menyelesaikan metode ini kita gunakan metode monohibrid.

Hasil persilangan menunjukan bahwa 1/2 dari biji yang dihasilkan adalah kuning, hasil ini juga menunjukan bahwa ½ biji berwarna hijau. perlu diingat bahwa warna hijau akan muncul apabila biji memiliki genotip homozigot resesif (yy), dan ini terjadi jika ke dua induk memiliki alel hijau. karena perbandingannya ½:1/2 maka salah satu dari orang tunya homozigot resesif (yy) dan satunya lagi heterozigot untuk warna biji Yy. Untuk bentuk biji. ¼ biji kisut. Karena kisut adalah sifat resesif, maka dapat dipastikan kedua induknya memiliki alel resesif (r). karena hanya ¼ biji kisut yang dihasilkan maka dapat dipastikan kedua orang tuanya heterozigot untuk bentuk biji (Rr). Dari keterangan tersebut dapat dipastikan genotip dari induknya adalah. RrYy><Rryy

Gamet harus memiliki semua gen namun hanya satu alel untuk setiap gen. 17. Jawaban: A

Ketiga gen tersebut terpaut. 18. Jawaban: 100%

Karena yang disilangkan adalah hewan homozigot dominan dengan homozigot resesif 19. Jawaban: Hitam

Kasus diatas merupakan contoh epistasis resesif (cryptomeri) yang disertai dengan pautan. Dari keterangan pada soal diketahui bahwa terdapat gen yang memproduksi warna (dominan berwarna (W), resesif tidak berwarna (putih w)) dan gen yang menentukan ekspresi dari warna (dominan hitam (H) dan resesif coklat (h) ).

Kelinci yang disilangkan adalah coklat dengan kelinci putih homozigot untuk gen hitam. Kelinci coklat pasti memiliki genotip WWhh dengan W(pembuat warna) dan h (mengekspresikan warna coklat), sedangkan kelinci putih memiliki genotip wwHH (tidak munculnya warna hitam disebabkan tidak diproduksinya zat warna).

Maka hasil persilangan dari kedua kelinci tersebut adalah:

WwHh atau .

20. Jawaban: 34 map unit

Pada kasus ini, F1 (WwHh) di testcross dengan individu wwhh dan dihasilkan keturunan dengan jumlah 34 kelinci hitam, 66 coklat dan 100 putih. Sebelum menjawab soal ini, perlu dilakukan pengandaian terlebih dahulu:

Jika kedua gen hanya terpaut maka F1 akan menghasilkan gamet WH dan wh. sehingga hasil testcross tidak mungkin menghasilkan warna coklat. Jika terjadi crossing over, maka gamet yang dihasilkan adalah WH (hitam), Wh (coklat), wH(putih), dan wh (putih). Hasil ini sesuai dengan jenis fenotip yang muncul pada soal. Yang menjadi masalah sekarang adalah menentukan kombinasi parental dan rekombinasi. Dari keterangan tersebut diketahui fenotip putih adalah gabungan dari wH dan wh. Dengan konsep bahwa kombinasi parental lebih banyak dari rekombinasi, maka dapat ditentukan bahwa Wh(coklat) merupakan kombinasi parental, pasangannya adalah wH. Persentase Wh dan wH harus hampir sama sehingga dapat disimpulkan bahwa 66 dari fenotip putih adalah wH dan 34 adalah wh (rekombinan). Dari data ini dapat ditentukanjarak antargennya = 68/200 = 34 senti morgan.

kelinci warna hitam

ETOLOGI

1. Jawaban: C

Perilaku tersebut merupakan contoh dari imprinting yaitu proses pembelajaran yang terbatas selama periode kritis/sensitif. Anak itik yang baru menetas akan belajar mengenali objek hidup/bergerak di sekitarnya. Objek yang dilihat pertama kali akan dianggap sebagai induknya.

2. Jawaban: B

Serangga memiliki kemampuan berkomunikasi antar spesiesnya melalui pelepasan suatu semiokimia yang disebut feromon. Feromon sangat membantu saat terjadi perilaku kawin.

3. Jawaban: B

Hewan yang telah terbiasa bermigrasi akan memiliki pengaturan ritme harian dan tahunan karena memiliki jam biologis. Bagian otak yang disebut hipotalamus sangat peka terhadap perubahan lamanya gelap di lingkungan dan akan disampaikan ke seluruh bagian tubuh melalui perantara sistem endokrin.

4. Jawaban: C

Perilaku untuk memiliki dan mempertahankan territorial berguna untuk menjamin ketersediaan makanan, pasangan kawin, dan sarang. Biasanya suatu teritori hanya berisi beberapa individu anggota populasi sehingga ukuran populasi dapat diatur.

5. Jawaban: B

Penebangan hutan pinus akan meyebabkan terjadinya suksesi yaitu pembentukan kolonisasi vegetasi yang baru. Proses suksesi ini sangat dibantu oleh lebah.

A merupakan bagian dari pertumbuhan eksponensial dari suatu populasi dimana pada tahap ini semua anggota dalam populasi memiliki potensi yang sama untuk bertumbuh dan berkembang biak secara maksimal. Pertumbuhan dan perkembangbiakan populasi ini dibatasi oleh daya dukung lingkungan yang terbatas. Umumnya daya dukung lingkungan itu berupa sumber daya makanan atau kapasitas habitat yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan anggota populasi yang terus bertambah.

2. Jawaban: B

Daya dukung lingkungan seperti yang dikemukakan pada pembahasan no.1 adalah B dan bukan C. Karena selama beberapa waktu pertumbuhan populasi akan melampaui ambang batas dari daya dukung lingkungan setelah itu akan turun sejalan dengan daya dukung lingkungan yang sudah tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan seluruh anggota populasi.

3. Jawaban: D

Secara umum ada dua faktor yang membatasi kepadatan populasi. Yang pertama adalah faktor yang bergantung kepada kepadatan populasi (

) contohnya hubungan antara mangsa dan pemangsa. Populasi pemangsa akan bergantung kepada populasi mangsa. Kalau populasi mangsa menurun, misalkan karena adanya perburuan maka populasi pemangsa pun akan turun sejalan dengan menurunnya populasi mangsa. Kalau populasi pemangsa turun maka populasi

EKOLOGI

1. Jawaban: A

Bagian

population dependent factor

mangsa akan kembali naik demikian seterusnya akan terdapat kenaikan dan penurunan populasi mangsa dan pemangsa seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini bisa terjadi juga pada populasi yang sama melalui proses kompetisi dalam memperebutkan sumber daya yang terbatas. Yang kedua adalah faktor yang tidak bergantung kepada kepadatan populasi (population independent factor) contohnya pergantian musim akan mempengaruhi jumlah populasi secara tidak langsung. Misalkan di negara yang memiliki 4 musim pada musim dingin akan terjadi penurunan yang sangat drastis dari populasi serangga-serangga herbivor yang sumber makanannya adalah daun-daunan dari pohon-pohon yang menggugurkan daunnya pada musim dingin. Dalam hal ini suhu lingkungan pada musim dingin merupakan faktor yang mempengaruhi kepadatan populasi tetapi tidak bergantung kepada kepadatan populasi itu sendiri.

4. Jawaban: D

Suksesi adalah suatu urutan proses perubahan yang terjadi dalam suatu ekosistem dari satu bentuk komunitas sederhana ke komunitas yang lebih kompleks dan lebih stabil yang dikenal dengan komunitas klimaks.

5. Jawaban: E

Komunitas yang sudah ada dalam suatu jangka waktu tertentu akan merubah karakteristik baik biotik maupun abiotik dari ekosistem tersebut dimana perubahan tersebut dalam kisaran tertentu akan mempermudah masuknya anggota-anggota komunitas baru yang lebih adaptif dengan perubahan yang terjadi. Kemampuan adaptasi yang lebih baik akan membuat anggota-anggota komunitas baru menjadi lebih dominan dari beberapa anggota komunitas lama dan akhirnya akan membentuk suatu komunitas baru yang relatif berbeda dengan komunitas lama.

6. Jawaban: A

Pada dasarnya singa merupakan salah satu hewan mamalia yang hidup secara sosial. Apabila ada anak singa yang kehilangan orang tuanya maka anak singa tersebut akan dipelihara oleh anggota singa lainnya dari kelompok yang sama. Umumnya satu kelompok singa dipimpin oleh seekor singa jantan. Anak-anak singa pada pilihan A memiliki fitness yang tinggi karena orang tua jantan-nya sudah mati. Ada suatu perilaku dalam kelompok singa dimana jantan akan membunuh anak-anaknya yang jantan untuk menghindari persaingan dalam memimpin kelompoknya di masa yang akan datang (jadi pilihan C dan E kurang tepat). Sementara pilihan B dan D kurang tepat karena jumlah anak singa yang lebih banyak akan meningkatkan persaingan dalam memperebutkan sumber daya, hal ini akan menurunkan fitness anak-anak singa pada pilihan B dan D.

7. Jawaban: 0,1 tahun

Laju reproduksi = (Laju Kelahiran-Laju Kematian) : Jumlah Populasi. maka Laju Reproduksi = (55-5): 500 = 0,1

8. Jawaban: A

Laju reproduksi yang bernilai positif menunjukkan bahwa jumlah individu dalam populasi tersebut akan terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu apabila daya dukung lingkungan tidak terbatas dan faktor-faktor lainnya (seperti rasio jantan dan betina tetap seimbang, resiko penyakit dan faktor predasi bisa ditekan) mendukung laju reproduksi tetap konstan. Laju reproduksi yang tetap konstan dari tahun ke tahun akan membentuk suatu grafik pertumbuhan eksponensial.

9. Jawaban: C

Cukup jelas dilihat dari tabel bahwa panjang akar dan biomassa akar rata-rata dari Lokasi P menunjukkan bahwa di lokasi P ketersediaan air tanahnya lebih rendah dibandingkan lokasi Q. Salah satu kompensasi dari tumbuhan-tumbuhan yang hidup di daerah yang kurang air adalah meningkatkan pertumbuhan sel-selnya pada bagian akar untuk mendapatkan air yang cukup untuk mempertahankan hidupnya.

10. Jawaban: B

Percobaan ini merupakan suatu contoh dari kompetisi antar dua spesies yang memperebutkan satu sumber daya yang sama. Di awal percobaan akan tampak kedua spesies memiliki pertumbuhan populasi yang cepat tetapi seiring dengan berjalnnya waktu maka spesies dengan kemampuan reproduksi yang lebih cepat tentunya akan mendominasi dalam pemanfaataan sumber daya dibandingkan dengan spesies dengan kemampuan reproduksi yang lebih rendah. Hal ini lambat laun akan menyebabkan spesies yang kurang dominan akan tetap hidup dalam jumlah yang sedikit atau punah sama sekali.

1. Jawaban: D

Coelom semu dibentuk oleh lapisan mesoderm dan endoderm. Hewan yang memiliki coelom semu adalah Nemathelminthes (cacing gilig). Cacing tanah, mammalia, molluska, dan echinodermata memiliki coelom sejati yang dibentuk oleh mesoderm luar dan mesoderm dalam.

BIOSISTEMATIK

Gambar Sayatan melintang berbagai cacing

2. Jawaban: C

Simetri radial atau simetri putar dimiliki oleh hewan hydra dan ubur-ubur. Sedangkan cacing pipih, cacing gilig, rotifera, dan hewan spons memiliki simetri bilateral.

dari Cnidaria

3. Jawaban: E

Arthropoda memiliki ciri-ciri: adanya segmentasi pada tubuh (kepala, thoraks, dan abdomen), adanya persendian pada kaki, memiliki eksoskeleton dari kitin, dan memiliki coelom sejati. Contoh arthropoda antara lain udang, serangga, laba-laba, kelabang, dan sebagainya. Perhatikan gambar klasifikasi Arthropoda berikut!

4. Jawaban: C Sudah jelas

5. Jawaban: B

Hewan yang memiliki tiga macam lapisan germinal (ektoderm, mesoderm, dan endoderm), simetri tubuh bilateral, dan memiliki saluran pencernaan yang lengkap adalah rotifer, nematoda, molluska, artropoda, annelida, echinodermata, dan chordata. Sedangkan cestoda tidak memiliki saluran pencernaan yang lengkap.

Anatomi Cestoda

TEST SELEKSI TINGKAT PROPINSI

Dalam dokumen TIM OLIMPIADE BIOLOGI INDONESIA (Halaman 32-40)

Dokumen terkait