BAB IV HASIL PENELITIAN
4.1 Gambaran Umum Tempat Penelitian
4.1.1 Geografis
Desa Seumadam adalah salah satu desa di Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Terdiri dari 5 dusun yaitu Dusun Inpres, Dusun Alur Mentawak, Dusun Harum Sari, Dusun Karya dan Dusun Sejahtera dengan luas wilayah ± 6.017 Km². Adapun batas wilayah Desa Seumadam sebagai berikut :
1. Sebelah Timur berbatas dengan PT Socfindo
2. Sebelah Barat berbatas dengan PT Sisirau dan Areal Kebun Masyarakat 3. Sebelah Utara berbatas dengan PT Kebun Seumadam
4. Sebelah Selatan berbatas dengan PT Kebun Kiara dan Provinsi Sumatera Utara
Sarana perhubungan menuju Desa Seumadam sebagian besar diaspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.
4.1.2 Demografi
Desa Seumadam mempunyai jumlah penduduk sebanyak 5.370 jiwa dengan 1.347 KK. Jumlah remaja sebanyak 556 jiwa yang terdiri dari putri sebanyak 312 jiwa dan putra sebanyak 244 jiwa. Jumlah remaja menikah usia muda sebanyak 122 pasang. Mayoritas penduduk Desa Seumadam beragama Islam. Latar belakang pendidikan penduduk yaitu Tidak Tamat SD, Tamat SD, SMP, SMA, D-I, D-II, D-III dan S1. Mata pencaharian penduduk Desa Seumadam mayoritas petani dan perkebunan.
4.1.3 Karakteristik Responden
Karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi umur, jenis kelamin, suku dan pendidikan terakhir yang dapat dilihat pada Tabel 4.1 :
Tabel 4.1 Distribusi Karakteristik Responden di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan muda Kabupaten Aceh Tamiang
No KarakteristikResponden n % 1 Umur < 15tahun 15 15,8 ≥15 tahun 80 84,2 Jumlah 95 100 2 Jenis Kelamin Laki-laki 33 34,7 Perempuan 62 65,3 Jumlah 95 100 3 Pendidikan SD 27 28,4 SMP 55 57,9 SMA 13 13,7 Jumlah 95 100 4 Suku Tamiang 45 47,4 Jawa 30 31,6 Banten 10 10,5 Mandailing 5 5,3 Karo 5 5,3 Jumlah 95 100
Dari Tabel 4.1dapat dilihat bahwa umur responden mayoritas dengan umur ≥ 15 tahun sebanyak 80 orang (84,2%) dan minoritas dengan umur 15 tahun sebanyak 15 orang (15,8%), jenis kelamin responden mayoritas perempuan yaitu sebanyak 62 orang (65,3%) dan minoritas laki-laki sebanyak 33 orang (34,7%), pendidikan responden mayoritas SMP sebanyak 55 orang (57,9%) dan minoritas SMA sebanyak
13 orang (13,7%), suku responden mayoritas tamiang sebanyak 45 orang (47,4%) dan minoritas suku mandailing/karo masing-masing sebanyak 5 orang (5,3%).
4.2 Analisis Univariat
Analisis univariat yang diteliti dalam penelitian ini meliputi variabel bebas yaitu faktor internal (pengetahuan, pemahaman agama, kematangan emosi) dan faktor eksternal (dorongan orang tua, budaya, paparan media massa, pergaulan bebas) terhadap variabel terikat pernikahan usia muda pada remaja.
4.2.1 Faktor Internal
Faktor internal dalam penelitian ini terdiri dari pengetahuan, pemahaman agama, kematangan emosi yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 4.2 Distribusi Item Jawaban Pengetahuan tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda
Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No Pernyataan Benar Salah
n % n %
1. Pernikahan merupakan hubungan yang bersifat sakral/ suci antara pasangan dari seorang wanita dan pria yang telah diakui secara sah dalam hukum dan agama.
95 100,0 0 0 2. Pernikahan usia muda adalah pernikahan yang dilakukan
oleh pasangan atau salah satu pasangan masih berusia < 20 tahun.
57 60,0 38 40,0 3. Menurut undang-undang perkawinan No. 1/1974 usia
menikah ideal bagi wanita 16 tahun dan pria 19 tahun sedangkan menurut BkkbN usia ideal bagi wanita 21 tahun dan pria 25 tahun.
34 35,8 61 64,2 4. Pernikahan yang masih muda akan mengundang banyak
masalah karena dari sisi psikologis pasangan belum matang sehingga dapat mengakibatkan keruntuhan rumah tangga/ perceraian.
69 72,6 26 27,4 5. Dalam pernikahan tidak perlu dituntut adanya kematangan
emosi agar seseorang dapat menjalankan pernikahan dengan baik.
Tabel 4.2 (Lanjutan)
No Pernyataan Benar Salah
n % n %
6. Rendahnya pemahaman dan pengetahuan tentang arti dan makna sebuah pernikahan merupakan penyebab
pernikahan usia muda.
76 80,0 19 20,0 7. Melahirkan pada usia dibawah 20 tahun dapat
menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya. 46 48,8 49 51,6 8. Kehamilan pada usia muda dapat berpengaruh terhadap
tingginya angka kematian ibu dan bayi. 59 62,1 36 37,9 9. Wanita yang menikah di usia muda cenderung mengalami
perdarahan akibat belum matangnya kesehatan reproduksi. 19 20,0 76 80,0 10. Pernikahan yang terjadi pada usia dibawah 20 tahun juga
dapat menyebabkan depresi dalam hubungan seksual. 17 17,9 78 82,1 Dari Tabel 4.2 dapat dilihat bahwa responden menjawab semua tentang arti pernikahan secara benar sebanyak 95 orang (100,0), berdasarkan pengertian pernikahan usia muda responden menjawab secara benar sebanyak 57 orang (60,0) dan menjawab salah sebanyak 38 orang (40,0), berdasarkan batasan usia pernikahan responden menjawab benar sebanyak 34 orang (35,8%) dan menjawab salah sebanyak 61 orang (64.2%), berdasarkan peranan usia dari segi psikologis responden menjawab benar sebanyak 69 orang (72,6%) dan menjawab salah sebanyak 26 orang (27,4%), berdasarkan peranan usia dari segi emosi responden menjawab secara benar sebanyak 6 orang (63,6%) dan menjawab salah sebanyak 89 orang (93,7%), berdasarkan penyebab pernikahan usia muda responden menjawab benar sebanyak 76 orang (80,0%) dan menjawab salah sebanyak 19 orang (20,0%), berdasarkan dampak pernikahan usia muda responden menjawab benar sebanyak 46 orang (48,4%) dan menjawab salah sebanyak 49 orang (51,6%), berdasarkan akibat pernikahan usia muda responden menjawab benar sebanyak 59 orang (62,1%) dan menjawab salah sebanyak 36 orang (37,9%), berdasarkan akibat pernikahan usia
muda responden menjawab benar sebanyak 19 orang (20,0%) dan menjawab salah sebanyak 76 orang (80,0%) dan responden menjawab dampak pernikahan usia muda secara benar sebanyak 17 orang (17,9%) dan menjawab salah sebanyak 78 orang (82,1%).
Tabel 4.3 Distribusi Pengetahuan tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh
Tamiang Tahun 2014
Pengetahuan n %
Baik 33 34,7
Kurang 62 65,3
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.3 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden tentang pernikahan usia muda adalah mayoritas remaja berpengetahuan kurang sebanyak 62 orang (65,3%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 33 orang (34,7%).
Tabel 4.4 Distribusi Item Pernyataan Pemahaman Agama tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan
Muda Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan Setuju Tidak Setuju
n % n %
1. Menikah merupakan sunnah rasul. 95 100,0 0 0,0 2. Menurut agama, manusia diciptakan untuk
berpasang pasangan dalam ikatan pernikahan.
94 98,9 1 1,1
3. Menurut agama, jika laki-laki (mimpi basah) dan wanita menstruasi)/aqhil baligh sudah diperbolehkan untuk menikah.
53 55,8 42 44,2
4. Menurut agama, tidak ada batasan usia untuk diperbolehkannya seseorang melakukan pernikahan.
44 46,3 51 53,7
5. Menurut agama, pernikahan merupakan hal yang efektif dan efesien untuk mencegah perbuatan zina.
Dari Tabel 4.4 dapat dilihat bahwa responden menjawab setuju menikah merupakan sunnah rasul sebanyak 25 orang (100,0%), setuju manusia diciptakan secara berpasangan sebanyak 94 orang (98,9%) dan tidak setuju sebanyak 1 orang (1,1%), setuju laki-lki dan perempuan aqil baligh menikah sebanyak 44 orang (46,3%) dan tidak setuju sebanyak 42 orang (44,2%), setuju tidak ada batasan usia dalam pernikahan sebanyak 44 orang (46,3%) dan tidak setuju sebanyk 51 orang (55,7%), setuju menikah salah satu cara mncegah perbuatan zina sebanyak 51 orang (53,7%) dan tidak setuju sebanyak 44 orang (46,3%).
Tabel 4.5 Distribusi Pemahaman Agama tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten
Aceh Tamiang Tahun 2014
Pemahaman Agama n %
Baik 80 84,2
Kurang 15 15,8
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.5 menunjukkan bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas pemahaman agama responden baik sebanyak 80 orang (84,2%) dan minoritas pemahaman agama kurang sebanyak 15 orang (15,8%).
Tabel 4.6 Distribusi Item Jawaban Kematangan Emosi tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan
Muda Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan SS S TB KS TS
n % n % n % n % n %
1. Saya termasuk orang yang dapat menempatkan persoalan sesuai keadaan.
4 4,2 68 71,6 5 5,3 18 18,3 0 0,0 2. Saya termasuk orang yang
dapat mengendalikan diri dan emosi.
2 2,1 42 44,2 18 18,9 27 28,4 6 6,3 3. Saya suka bertindak 1 1,1 29 30,5 10 10,5 48 50,5 7 7,4
Tabel 4.6 (Lanjutan)
No. Pernyataan SS S TB KS TS
n % n % n % n % n %
4. Saya bisa menahan amarah
dalam beberapa waktu. 2 2,1 16 16,8 29 30,5 27 28,4 21 23,1 5. Saya dapat menerima
keadaan diri saya dan orang lain apa adanya.
3 3,2 72 73,3 0 0,0 11 11,6 9 9,5
Keterangan : SS (Sangat sesuai), S (Sesuai), TB (Tidak bisa), KS (Kurang sesuai), TS (Tidak sesuai).
Dari Tabel 4.6 dapat dilihat bahwa responden mengatakan sangat sesuai tentang orang yang dapat menempatkan persoalan sesuai keadaan sebanyak 4 orang (4,2%), sesuai sebanyak 68 orang (71,6%), tidak bisa 5 orang (5,3%) dan kurang sesuai sebanyak 18 orang (18,9%), mengatakan sangat sesuai tentang orang yang dapat mengendalikan diri dan emosi dengan baik sebanyak 2 orang (2,1%), sesuai sebanyak 42 orang (44,2%), tidak bisa sebanyak 18 orang (18,9%), kurang sesuai sebanyak 27 orang (28,4%), tidak sesuai sebanyak 6 orang (6,3), mengatakan sangat sesuai tentang suka bertindak setelah difikirkan sebanyak 1 orang (1,1%), sesuai sebanyak 29 orang (30,5%), tidak bisa 10 orang (10,5%), kurang sesuai sebanyak 48 orang (50,5%) dan tidak sesuai sebanyak 7 orang (7,4%), mengatakan sangat sesuai tentang bisa menahan amarah dalam beberapa waktu sebanyak 2 orang (2,1%), sesuai sebanyak 16 orang (16,8%), tidak bisa sebanyak 29 orang (30,5%), kurang sesuai sebanyak 27 orang (28,4%) dan tidak sesuai sebanyak 21 orang (22,1%), mengatakan sangat sesuai tentang dapat menerima keadaan diri saya dan orang lain apa adanya sebanyak 3 orang (3,2%), sesuai sebanyak 72 orang (75,3%), kurang sesuai sebanyak 11 orang (11,6%) dan tidak sesuai sebanyak 9 orang (9,5%).
Tabel 4.7 Distribusi Kematangan Emosi tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten
Aceh Tamiang Tahun 2014
Kematangan Emosi n %
Baik 39 41,1
Kurang 56 58,9
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas kematangan emosi responden kurang sebanyak 56 orang (58,9%) dan minoritas kematangan emosi responden baik sebanyak 39 orang (41,1%).
4.2.2 Faktor Eksternal
Faktor eksternal dalam penelitian ini terdiri dari dorongan orang tua, budaya, paparan media massa, pergaulan bebas yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.8 Distribusi Item Jawaban Dorongan Orang Tua tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan
Muda Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan Setuju Tidak setuju
n % n %
1. Apakah orang tua anda setuju dan
menganjurkan anda untuk cepat menikah 54 56,8 41 43,2 2. Apakah orang tua mempunyai harapan,
apabila anda menikah agar mereka cepat mendapat cucu.
75 78,9 20 21,1
3. Apakah orang tua menganjurkan anda menikah karena tidak melanjutkan pendidikan.
46 48,4 49 51,6 4. Apakah orang tua menganjurkan anda
menikah karena pasangan anda
berdomisili satu lingkungan dengan anda.
57 60,0 38 40,0 5. Apakah orang tua setuju anda menikah
agar kebutuhan pribadi anda terpenuhi dan mengurangi beban ekonomi keluarga.
Dari Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa responden menjawab setuju orang tua menganjurkan untuk cepat menikah sebanyak 54 orang (56,8%) dan tidak setuju sebayak 41 orang (43,2%), responden setuju orang tua mempunyai harapan agar cepat mendapatkan cucu sebanyak 75 orang (78,9%) dan tidak setuju sebanyak 20 orang (21,1%), responden setuju orang tua menganjurkan menikah karena tidak melanjutkan pendidikan sebanyak 46 orang (48,4%) dan tidak setuju sebanyak 49 orang (51,6%), responden setuju orang tua menganjurkan anda menikah karena pasangan anda berdomisili satu lingkungan sebanyak 57 orang (60,0%) dan tidak setuju sebanyak 38 orang (40,0%), responden setuju orang tua menganjurkan cepat menikah untuk mengurangi beban keluarga sebanyak 33 orang (34,7%) dan tidak setuju sebanyak 62 orang (65,3%).
Tabel 4.9 Distribusi Dorongan Orang Tua tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda
Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
Dorongan orang tua n %
Mendukung 70 73,7
Tidak mendukung 25 26,3
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas responden mendapat dukungan sebanyak 70 orang (73,7%) dan minoritas tidak mendapat dukungan sebanyak 25 orang (26,3%).
Tabel 4.10Distribusi Item Jawaban Budaya tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda
Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan Setuju Tidak setuju
n % n %
1. Dalam budaya, anak perempuan tidak diperbolehkan meneruskan pendidikan yang lebih tinggi karena bisa
mengakibatkan perawan tua.
25 26,3 70 73.3 2. Menurut budaya diwilayah setempat
menikahkan anaknya sesudah tamat sekolah merupakan suatu kebiasaan.
64 67,4 31 32,6 3. Menikahkan anak lebih cepat adalah
salah satu hal yang biasakan oleh orang tua karena mereka pun cepat menikah.
29 30,5 66 69,5 4 Menikahkan anak merupakan salah satu
cara orang tua mencegah pergaulan bebas
56 58,9 39 41,1 5. Menurut budaya menikah diatas 20
tahun dianggap perawan tua. 26 27,4 69 72,6 6. Wanita harus mengurus rumah tangga. 67 70,5 28 29,5 7. Jika ada laki-laki datang melamar tidak
boleh di tolak. 71 74,7 24 25,3
Dari Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa responden yang menjawab setuju tentang anak perempuan tidak diperbolehkan meneruskan pendidikan yang lebih tinggi sebanyak 25 orang (26,3%) dan tidak setuju sebanyak 70 orang (73,7%), setuju tentang menikahkan anak sesudah tamat sekolah merupakan suatu kebiasaan sebanyak 64 orang (67,4%) dan tidak setuju sebanyak 31 orang (32,6%), setuju tentang menikahkan anak lebih cepat karena mereka pun menikah diusia muda sebanyak 29 orang (30,5%) dan tidak setuju sebanyak 66 orang (69,5%), setuju tentang menikah lebih cepat salah satu cara mencegah pergaulan bebas sebanyak 56 orang (58,9%), tidak setuju sebanyak 39 orang (41,1%), setuju tentang menikah diatas 20 tahun dianggap perawan tua sebanyak 26 orang (27,4%) dan tidak setuju
sebanyak 69 orang (72,6%), setuju tentang wanita harus mengurus rumah tangga sebanyak 67 orang (70,5%) dan tidak setuju sebanyak 28 orang (29,5%), setuju tentang jika ada laki-laki datang melamar tidak boleh ditolak sebanyak 71 orang (74,7%) dan tidak setuju sebanyak 24 orang (25,3%).
Tabel 4.11 Distribusi Budaya Tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh
Tamiang Tahun 2014
Budaya n %
Ada 54 56,8
Tidak Ada 41 43,2
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.11 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas remaja yang menikah karena ada budaya sebanyak 54 orang (56,8%) dan minoritas tidak ada budaya sebanyak 41 orang (43,2%).
Tabel 4.12Distribusi Item Jawaban Paparan Media massa tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan
Muda Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan Ya Tidak
n % n %
1. Apakah anda pernah mengakses
internet. 80 84,2 15 15,8
2. Pada saat mengakses internet, apakah anda pernah membuka situs dewasa yang berisi gambar/video porno.
28 29,5 67 70,5
3. Apakah anda pernah membeli VCD
porno. 9 9,5 86 90,5
4. Apakah anda pernah bertanya kepada teman mengenai situs porno.
55 57,9 40 42,1
5. Apakah dihandphone anda terdapat
Dari Tabel 4.12 dapat dilihat bahwa remaja yang pernah mengakses internet sebanyak 80 orang (84,2%) dan tidak pernah mengakses internet sebanyak 15 orang (15,8%), remaja yang pernah membuka situs dewasa dari internet sebanyak 28 orang (29,5%) dan tidak pernah membuka sebanyak 67 orang (70,5%), remaja yang pernah membeli VCD porno sebanyak 9 orang (9,5%) dan tidak pernah membeli VCD porno sebanyak 86 orang (90,5%), remaja yang pernah bertanya mengenai situs porno sebanyak 55 orang (57,9%) dan tidak pernah bertanya sebanyak 40 orang (42,1%), remaja yang mempunyai gambar/video porno di handphone sebanyak 39 orang (41,1%) dan tidak ada sebanyak 56 orang (58,9%).
Tabel 4.13Distribusi Paparan Media Massa terhadap Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda
Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
Paparan Media Massa n %
Tidak Terpapar 45 47,4
Terpapar 50 52,6
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.13 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas remaja yang terpapar media massa sebanyak 50 orang (52,6%) dan minoritas remaja tidak terpapar media massa sebanyak 45 orang (47,4%
Tabel 4.14Distribusi Item Jawaban Pergaulan Bebas tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda
Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
No. Pernyataan Ya Tidak
n % n %
1. Apakah anda berpacaran saat ini. 62 65,3 33 34,7 2. Apakah tempat gelap baik tertutup
dan terbuka seperti pondok, lesehan, kamar adalah tempat yang aman untuk pacaran.
Tabel 4.14 (Lanjutan)
No. Pernyataan Ya Tidak
n % n %
3. Apakah anda pernah berpegangan
tangan saat berpacaran. 76 80,0 19 20,0
4. Apakah anda pernah berpelukan dan
berciuman saat berpacaran. 75 78,9 20 21,1
5. Apakah anda pernah melakukan
hubungan seksual saat berpacaran. 14 14,7 81 85,3 Dari Tabel 4.14 dapat dilihat bahwa remaja yang sudah berpacaran sebanyak 62 orang (65,3%) dan tidak punya pacar sebanyak 30 orang (34,7%), remaja yang mengatakan tempat gelap merupakan tempat yang aman untuk pacaran sebanyak 37 orang (38,9%) dan tidak sebanyak 58 orang (61,1 %), remaja yang mengatakan berpegangan tangan saat berpacaran sebanyak 76 orang (80,0%) dan tidak sebanyak 19 orang (20,0%), remaja yang mengatakan berpelukan dan berciuman sebanyak 75 orang (78,9%) dan tidak sebanyak 20 orang (21,1%), remaja yang melakukan hubungan seksual saat pacaran sebanyak 14 orang (14,7%) dan tidak sebanyak 81 orang (85,3%).
Tabel 4.15Distribusi Pergaulan Bebas tentang Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten
Aceh Tamiang Tahun 2014
Pergaulan bebas n %
Melakukan 72 75,8
Tidak melakukan 23 24,2
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.15 dapat dilihat bahwa dari 95 orang responden didapatkan mayoritas responden yang melakukan pergaulan bebas sebanyak 72 orang (75,8%) dan minoritas responden yang tidak melakukan sebanyak 23 orang (24,2%).
4.2.3 Pernikahan Usia Muda
Tabel 4.16 Distribusi Pernikahan Usia Muda Pada Remaja di Desa Seumadam Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2014
Pernikahan usia muda n %
Menikah usia muda 25 26,3
Belum menikah 70 73,7
Jumlah 95 100,0
Dari Tabel 4.16 dapat dilihat bahwa mayoritas responden yang melakukan pernikahan usia muda sebanyak 25 orang (26,3%) dan minoritas responden yang belum menikah usia muda sebanyak 70 orang (73,7%).