Sebagai perusahaan publik, Perseroan menyadari pentingnya Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) dalam rangka meningkatkan kinerja dan nilai tambah perusahaan. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance tersebut, antara lain meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independen, kewajaran dan kesetaraan (fairness). Salah satu cara untuk meningkatkan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance adalah dengan memenuhi ketentuan
perundangan-undangan yang berlaku. Berkaitan dengan hal tersebut, Perseroan telah memiliki Komisaris Independen, Sekretaris Perusahaan, Komite Audit dan Audit Committee
Charter yang menjadi landasan Komite Audit dalam menjalankan
tugasnya.
Rapat Umum Pemegang Saham
Perseroan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sesuai dengan pasal 19 Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Pada tanggal 12 Juni 2012, Perseroan menyelenggarakan RUPS Tahunan dan menyetujui, antara lain Laporan Tahunan Direksi, Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011, tidak ada pembagian dividen final untuk tahun buku 2011, pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik Independen untuk tahun buku 2012, dan perubahan susunan pengurus Perseroan.
Dividen
Selama tahun 2011 dan 2012, Perseroan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham karena laba bersih digunakan untuk menutupi akumulasi kerugian di tahun-tahun sebelumnya. Dewan Komisaris dan Direksi
Dewan Komisaris dipilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 berjumlah 9 (sembilan) orang Komisaris, termasuk 4 (empat)
As a public company, the Company realized the importance of Good Corporate Governance in increasing its performance and company’s value added. Those principles of Good Corporate Governance cover among other things, such as transparency, accountability, responsibility, independency and fairness.
One way to increase the implementation of Good Corporate Governance principles is to comply with the prevailing law/ regulations. In relation to this matter, the Company has appointed Independent Commissioners, a Corporate Secretary, Audit Committee and Audit Committee Charter, which contains the main terms of reference for the Audit Committee in executing its duties.
General Meeting of Shareholders
The Company conducts the General Meeting of Shareholders in compliance with Clause 19 of Article of Association of the Company and the Regulation of Indonesian Capital Market Supervisory Board and Financial Institution (Bapepam-LK). On June 12, 2012, the Company held Annual General Meeting of Shareholders and approved, among other, the Annual Directors’ Report, Company’s Consolidated Financial Statements for the year ended December 31, 2011, no dividend distributed for the year 2011, to give authority to the Board of Commissioners to appoint an Independent Public Accountant for the year 2012 and changes in the members of Commissioners and Directors.
Dividend
During 2011 and 2012, there was no dividend distributed by the Company to shareholders because net income was used for covering the accumulating loss in previous years.
Board of Commissioners and Directors
The Board of Commissioners was elected through the held of General Meeting of Shareholders. The board was comprised of 9 (nine) Commissioners including 4 (four) Independent
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
pengawasan terhadap manajemen dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya serta memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai hal-hal yang dianggap penting dalam pengelolaan Perseroan. Dewan Komisaris bertanggungjawab terhadap Rapat Umum Pemegang Saham.
Direksi diangkat atau diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. Direksi Perseroan saat ini terdiri dari Presiden Direktur, 3 (tiga) orang Wakil Presiden Direktur dan 6 (enam) orang Direktur. Direksi Perseroan bertanggungjawab atas pelaksanaan strategi untuk mencapai tujuan Perseroan. Direksi Perseroan juga bertanggungjawab untuk memelihara aktiva dan sumber daya yang dimiliki oleh Perseroan untuk mencapai tujuan tersebut.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut:
Commissioners is responsible for overseeing the management and supervising the Directors concerning matter deemed vital to the Company. The Board of Commissioners is responsible to General Meeting of Shareholders. The Board of Directors is appointed and discharged through the held of General Meeting of Shareholders. Currently, the Board of Directors is comprised of a President Director, 3 (three) Vice President Director and 6 (six) Directors. The Board of Directors is responsible for executing the Company’s strategy to achieve its target. The Board of Directors is also responsible to protect the assets and any resources of the Company to achieve the objectives.
The members of Board of Commissioners and Directors as of December 31, 2012 were as follows:
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
Presiden Komisaris Wakil Presiden Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Teguh Ganda Wijaya Ir. Gandi Sulistiyanto Soeherman Indah Suryasari Wijaya Limantara Arthur Tahya Frenky Loa Mas Achmad Daniri Drs. Pande Putu Raka, MA Letjen TNI (Purn) Soetedjo DR. Ramelan, S.H. M.H. President Commissioner Vice President Commissioner Commissioner Commissioner Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner Independent Commissioner
Dewan Direksi / Board of Directors
Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur/Sekretaris Perusahaan Yudi Setiawan Lin Linda Suryasari Wijaya Limantara Hendra Jaya Kosasih Suresh Kilam Didi Harsa Hasanuddin The Lioe Djohan (Djohan Gunawan) Suhendra Wiriadinata Kurniawan Yuwono Agustian Rachmansjah Partawidjaja President Director VicePresident Director VicePresident Director VicePresident Director Director Director Director Director Director Dirctor/Corporate Sercetary
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sepanjang tahun 2012, Dewan Komisaris dan Direksi bersama dengan Komite Audit telah melakukan pertemuan untuk membahas laporan keuangan triwulanan, penyusunan anggaran tahunan Perseroan dan laporan keuangan tahunan yang diaudit oleh akuntan publik dan hal-hal lainnya yang membutuhkan perhatian.
Berikut jumlah kehadiran anggota Dewan Komisaris dan Direksi pada rapat-rapat yang diselenggarakan selama tahun 2012, termasuk kehadiran yang diwakili dengan surat kuasa adalah sebagai berikut:
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jumlah remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun
Throughout 2012, the Board of Commissioners and Directors together with the Audit Committee held routine meetings to review of Company’s quarterly financial statements, drawing up of the annual budget and audited consolidated financial statements, and other matters that required the Commissioners’ attention. The number of members attendance of Board of Commissioners and Directors at the meetings held during the year 2012, including attendance which was represented by the power of attorney were as follows :
Remuneration of Board of Commissioners and Directors
Remuneration of Board of Commissioners and Directors in 2012 Komisaris / Commissioner Jumlah Kehadiran Rapat Total Meeting Attendance Teguh Ganda Wijaya Ir. Gandi Sulistiyanto Soeherman Indah Suryasari Wijaya Limantara Arthur Tahya Frenky Loa Mas Achmad Daniri Drs. Pande Putu Raka, MA Letjen TNI (Purn) Soetedjo DR. Ramelan, S.H. M.H. 4 4 4 4 4 4 4 4 4 Jumlah Rapat / Number of Meetings Held 4 Direksi / Director Jumlah Kehadiran Rapat Total Meeting Attendance Yudi Setiawan Lin Linda Suryasari Wijaya Limantara Hendra Jaya Kosasih Suresh Kilam Didi Harsa Hasanuddin The Lioe Djohan (Djohan Gunawan) Suhendra Wiriadinata Kurniawan Yuwono Agustian Rachmansjah Partawidjaja 12 11 11 8 9 9 11 12 12 12 Jumlah Rapat / Number of Meetings Held 12
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Untuk meningkatkan kompetensi Direksi secara konsisten, Perseroan menyelenggarakan program pelatihan dan pengembangan yang ditujukan bagi karyawan tingkat menengah dan atas (termasuk Direksi), dimana mereka dapat belajar dan berbagi pengetahuan dan pengalaman di berbagai bidang, seperti keuangan, pemasaran, manajemen strategi, dan lain-lain. Direksi juga dianjurkan untuk mengikuti pelatihan-pelatihan dan seminar-seminar berhubungan dengan tanggung jawab dan keahliannya masing-masing.
Komite Audit
Komite Audit bertugas memberikan rekomendasi dan membantu pelaksanaan tugas dan fungsi Komisaris dalam melakukan pengawasan. Komite Audit Perseroan terdiri dari 3 (tiga) orang, dimana ketuanya adalah seorang Komisaris Independen. Anggota Komite Audit pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut: • Ketua : Drs. Pande Putu Raka, MA • Anggota : Drs. Rusli Prakarsa • Anggota : Aditiawan Chandra, Ph.D
Sepanjang tahun 2012, Komite Audit telah mengadakan pertemuan rutin dengan Auditor Internal dan Direksi untuk menelaah temuannya dalam rangka peningkatan pengawasan internal. Komite Audit juga mengadakan pertemuan dengan Auditor Eksternal Perseroan untuk membahas laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan kemudian mendiskusikannya dengan manajemen.
Berikut adalah jumlah kehadiran anggota Komite Audit pada rapat-rapat yang diselenggarakan selama tahun 2012 :
To consistently improve the competency of the Board of Directors, the Company regularly holds training program for middle-up level employees (including Directors), where they can learn and share their knowledge and experiences in various areas of finance, marketing, strategic management, etc. The Directors are also encouraged to join trainings and seminars related to their respective responsibilities and area of expertise.
Audit Committee
The duties of Audit Committee are to recommend and assist the Commissioners to do their duties and functions in relation to perform administer. Currently, Audit Committee consists of 3 (three) independent professionals, in which the Chairman is the Independent Commissioner.
The members of the Audit Committee as of December 31, 2012 were as follows:
• Chairman : Drs. Pande Putu Raka, MA • Member : Drs. Rusli Prakarsa • Member : Aditiawan Chandra, Ph.D
Throughout 2012, the Audit Committee has held routine meetings with the Internal Auditor and Directors to discuss its findings to enhance the internal control. The Audit Committee also held routine meetings with the External Auditors to discuss the audited Company’s consolidated financial statements and discussed with the Company’s Management. The attendances of Audit Committee at the meetings during 2012 were as follows: Komite Audit Audit Commitee Jumlah Kehadiran Rapat Total Meeting Attendance Drs. Pande Putu Raka, MA Drs. Rusli Prakarsa Aditiawan Chandra, Ph.D 11 10 11 Jumlah Rapat / Number of Meetings Held 11
Komite Lainnya
Saat ini, Perseroan belum memiliki Komite Nominasi maupun Komite Remunerasi. Perseroan menyadari pentingnya pemilihan orang-orang terbaik dan mempertahankan motivasi mereka untuk mencapai kinerja yang terbaik melalui remunerasi yang pantas. Sehubungan dengan hal ini, Perseroan akan mempertimbangkan untuk membentuk komite-komite tersebut di masa yang akan datang.
Audit Internal
Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala Internal
Control and Audit Division (Head of ICAD) yang diangkat oleh
Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama Perseroan. Secara fungsional, Kepala ICAD akan memberikan laporan kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan tembusan kepada Komite Audit.
Fungsi ICAD adalah melakukan kontrol atas kegiatan prosedur operasional, mengembangkan sistem monitoring dengan menitikberatkan pada prioritas risiko dan memberikan konsultasi (apabila diperlukan) secara independen dan obyektif, guna meningkatkan efektifitas dari pengelolaan risiko, pengendalian internal dan proses tata kelola perusahaan, sehingga menunjang pencapaian tujuan Perseroan.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala ICAD dibantu oleh sejumlah Controller dan Auditor Internal. Manajemen dan Dewan Komisaris memberikan dukungan sepenuhnya kepada ICAD agar dapat bekerja dengan independen dan obyektif tanpa campur tangan pihak manapun.
Other Committees
Currently, the Company has not had Nominating Committee or Remuneration Committee. The Company acknowledges the importance of choosing the best people and sustaining their motivation towards excellence through appropriate remuneration. In line with this, the Company will consider forming both committees in the future.
Internal Audit
The Audit Internal unit is headed by an Internal Control and Audit Division (ICAD) Head who is appointed by the Board of Directors with the approval of the Board of Commissioners, and directly responsible to the President Director of the Company. Functionally, the Head of ICAD will provide a report to the President Director and the Board of Commissioners with a copy to the Audit Committee.
The function of ICAD is to control the activities of operational procedures, develop monitoring system with emphasis on the priority risks and provide consultation (if necessary) independently and objectively, in order to improve the effectiveness of risk management, internal control and corporate governance processes, so as to support the achievement of corporate goals.
In performing its duties, the Head of ICAD is assisted by a number of Controllers and Internal Auditors. Management and the Board give its full support to the ICAD in order to work independently and objectively without any interference whatsoever.
Tata Kelola Perusahaan
Saat ini, yang menjabat sebagai Kepala ICAD Perseroan adalah Ibu Meyske. Berikut ini adalah Profil singkat dari Ibu Meyske :
Meyske
Head of Internal Control & Audit Division (ICAD)
Warga Negara Indonesia, lahir di Makasar pada tanggal 8 Maret 1976. Sarjana Akuntasi dari Universitas Pelita Harapan yang lulus pada tahun 1998 dengan predikat Cum
Laude. Bergabung dengan Sinar Mas Group sejak tahun 1998
dan telah menduduki berbagai posisi senior hingga saat ini. Diangkat sebagai Kepala Divisi ICAD sejak tahun 2011. Tugas dan tanggung jawab ICAD adalah sebagai berikut: a. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Anggaran
Aktivitas Audit Internal Tahunan berdasarkan prioritas resiko sesuai dengan tujuan Perseroan;
b. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di seluruh bidang kegiatan Perseroan;
c. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan;
d. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen, serta membuat laporan tertulis hasil audit setiap bulan dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan tembusan kepada Komite Audit;
e. Memantau, menganalisa dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan; f. Bekerja sama dan berkomunikasi langsung dengan Komite Audit; g. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukan; h. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan. Dalam melaksanakan tugas auditnya, Auditor Internal dapat berkoordinasi dengan Auditor Eksternal Perseroan.
Currently, The position as head of ICAD is occupied by Ms. Meyske. The following is brief profile of Ms. Meyske:
Meyske
Head of Internal Control & Audit Division (ICAD)
Indonesian citizen, born in Makasar on March 8, 1976. In 1998 graduated from University of Pelita Harapan majoring in Accounting with predicate Cum Laude. She has Joined Sinar Mas Group since 1998 and has held many senior positions until recently She was appointed as head of ICAD since 2011. The duties and responsibilities of ICAD are: a. Develop and implement the Plan and the Internal Audit Activity Annual Budget on a priority basis in accordance with the objective risk of the Company; b. Inspection and assessment of the efficiency and effectiveness in all areas of its activities; c. Test and evaluate the implementation of the internal control and risk management systems in accordance with Company’s policy; d.Suggest improvements and objective information about the
activities examined at all levels of management, and make a written report each month of audit results and submit the report to the Director and the Board of Commissioners with a copy to the Audit Committee;
e. Monitor, analyze and report on the follow-up improvements that have been suggested;
f. Working together and communicating directly with the Audit Committee; g. Put together a program to evaluate the quality of internal audit activities carried out; h. Conduct special inspections if necessary. In performing the audit task, the Auditor Internal can be coordinated with the external auditors of the Company.
Tata Kelola Perusahaan
Internal Control
Perseroan memiliki kerangka kerja pengendalian yang didokumentasikan, ditelaah dan diperbaharui secara berkala. Kerangka kerja tersebut meliputi manajemen risiko dan prosedur pengendalian internal agar dapat memberikan jaminan yang memadai, namun tidak mutlak, bahwa aset-aset Perseroan terjaga dan risiko bisnis telah dinyatakan. Pengendalian ini mencakup risiko finansial, operasional, sosial, strategis dan lingkungan, serta ketentuan perundang-undangan. Kerangka kerja pengendalian didukung melalui penelaahan internal control system, dimana setiap manajemen di setiap unit diwajibkan melakukan penilaian terhadap efektifitas pengendalian finansial. Disamping itu, internal control selalu berusaha mencari cara terbaik untuk melaksanakan sistem pengendaliannya agar sejalan dengan tujuan Perseroan. Upaya tersebut dilaksanakan dengan meningkatkan efektifitas maupun kesesuaian dari sistem pengendalian internal.
Risk Management
Dengan mempertimbangkan aktivitas operasional Perseroan dan Peraturan Pemerintah, ICAD melakukan analisa risiko di semua bisnis unit. Identifikasi risiko dikategorikan dalam 3 (tiga) tahap yaitu risiko tinggi (high risk), risiko menengah
(medium risk) dan risiko rendah (low risk). Prioritas kontrol akan dilakukan pada risiko dengan kategori “risiko tinggi”. Untuk dapat mengontrol risiko tersebut, ICAD akan memastikan dan menilai efektifitas prosedur pengendalian pada setiap divisi dan departement terkait yang telah dilakukan sesuai dengan Standard Operating Procedures (SOP).
Kode Etik Bisnis
Kode etik bisnis merupakan kebijakan Perseroan bahwa seluruh karyawan dan direksi harus berperilaku sesuai dengan standar etika yang tinggi dalam upaya mencapai keselarasan antara kepentingan perusahaan, pemegang saham, karyawan, konsumen, mitra bisnis dan masyarakat sekitar Perseroan. Kode etik Perseroan dapat dijabarkan sebagai berikut:
Internal Control
The Company has a documented control framework, reviewed and updated regularly. The framework includes risk management and internal control procedures, in order to provide reasonable assurance, but not absolute, that Company’s assets are protected and business risk has been declared. This control includes financial risk, operational, social, and environmental strategies, as well as statutory provisions. Control framework supported through review of internal control system, where every management in each unit required to assessing the effectiveness of financial controls. In addition, internal control is always trying to find the best way to implement control systems in line with company objectives. Efforts are undertaken to increase the effectiveness and the appropriateness of the internal control system.
Risk Management
Considering the operational activities with corporate and government regulations, ICAD undertake risk analysis across all business units. Risks identification are categorized into 3 (three) phases which are high risk, medium risk and low risk. Priority control will be done at the risk of the high-risk category.
In order to control the risk, ICAD will ensure and assess the effectiveness of control procedures in each division and department-related that has been carried out in accordance with Standard Operating Procedures.
Code of Business Ethics
Code of business ethics is the Company’s policy that all of the employees and directors must act in accordance with high ethical standards in order to achieve harmony between the interests of companies, shareholders, employees, customers, business partners and society around the Company. The Company’s codes of ethics can be described as follows:
Tata Kelola Perusahaan
1. Standar Perilaku
Semua kegiatan dalam Perseroan dilakukan dengan jujur, terbuka dan saling menghormati. Perseroan berkomitmen menyediakan kondisi kerja yang aman, sehat dan kesetaraan perlakuan tanpa memandang etnik, usia, agama, jenis kelamin dan lain sebagainya. Dalam melakukan pekerjaannya, karyawan wajib mentaati dan melaksanakan semua kegiatan yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja pada umumnya, memiliki rasa tanggung jawab terhadap kinerja dan reputasi Perseroan. Karyawan juga wajib menyimpan dan melindungi informasi yang dapat dinyatakan sebagai rahasia Perseroan. 2. Kepatuhan Hukum Di dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan dan seluruh karyawan wajib mematuhi peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku. 3. Benturan Kepentingan
Seluruh karyawan diharapkan dapat menghindari kegiatan pribadi dan atau kepentingan finansial yang dapat menyebabkan terjadinya benturan kepentingan dan tanggung jawab mereka terhadap Perseroan. Setiap karyawan tidak dibenarkan untuk mencari keuntungan pribadi atau bagi orang lain melalui penyalahgunaan kedudukan mereka. 4. Integritas Bisnis
Karyawan tidak diperbolehkan meminta, menawarkan atau memberi hadiah atau pembayaran yang dapat diartikan sebagai sarana suap. Apabila ada karyawan yang menerima hadiah atau pembayaran, harus langsung melaporkan kepada pihak manajemen. Semua transaksi akan dicatat dan dibukukan sesuai dengan dokumen pendukungnya.
1. Standards of Conduct
All activities of the Company are fair, open and respectful. The Company is committed to provide safe working conditions, health and equal treatment regardless of ethnicity, age, religion, gender and so forth. In conducting its work, the employee shall abide by and implement all activities related to occupational safety and health in general, have a sense of responsibility for the performance and the reputation of the Company. Employees are also required to keep and protect all information that is stated as the Company’s confidential.
2. Compliance with Laws
Within its activities, the Company and its employees must comply with the legal provisions in force.
3. Conflict of Interest
All employees are expected to avoid personal activities and