• Tidak ada hasil yang ditemukan

GRUP TOPOLOGIS DAN RUANG LINEAR TOPOLOGIS

Grup topologis ( topological group ) dapat dipandang sebagai hasil perka- winan silang antara grup aljabar dengan ruang topologis. Untuk memba- ngun pengertian grup topologis mengingat kembali pengerian ruang topo- logis produk lebih dahulu.

Jika (G,𝜏) ruang topologis dan jika (GxG,πœ‹) ruang topologis produknya, ma- ka topologi πœ‹ mempunyai basis terbuka { UxV : U, V πœ– 𝜏 }.

6.1 Grup topologis dan sifat-sifat dasar

Definisi 6.1.1 : Diketahui G = (G,.) dan (G,𝜏) ruang topologis. Grup G disebut grup topologis ( topological group ) terhadap topologi πœ‹ jika fungsi f : GxG β†’ G dengan rumus

f(x,y) = x.π‘¦βˆ’1 untuk setiap x, y πœ– G kontinu.

Perlu diperhatikan bahwa elemen netral grup topologis G tersebut ditu-liskan/disimbolkan dengan β€œe” ; jadi x.π‘₯βˆ’1 = π‘₯βˆ’1.x = e untuk setiap x πœ– G.

Tetapi jika operasi biner pada G adalah β€œ+” , jadi G = (G,+) grup, elemen netralnya dituliskan/disimbolkan dengan β€œ0”.

Teorema 6.1.2 : Diketahui G = (G,.) dan (G,𝜏) ruang topologis. Grup G grup topologis jika dan hanya jika dua fungsi g dan h :

(i) g(x,y) = x.y untuk setiap x, y πœ– G dan (ii) h(x) = π‘₯βˆ’1 untuk setiap x πœ– G kontinu.

Bukti : Karena f kontinu untuk setiap pasangan x dan y diperoleh maka g dan h kontinu , sebab

g(x,y) = x.y = f(x.π‘¦βˆ’1) dan h(x) = π‘₯βˆ’1 = f(e..x) untuk setiap x, y πœ– G. Seba-

38 liknya , f kontinu sebab

f(x,y) = x.π‘¦βˆ’1 = g(x.π‘¦βˆ’1) untuk setiap x, y πœ– G. ∎

Contoh :

1. Grup diskret ( discrete group ). Untuk sebarang grup G, maka G meru-pakan grup topologis terhdap topologi diskret.

2. Telah diketahui bahwa sistem bilangan real R merupakan grup terhadap operasi biner jumlahan β€œ+”. Ternyata R merupakan grup topologis karena fungsi f : RxR β†’ R dengan rumus f(x,y) = x – y untuk setiap x, y πœ– R kontinu.

Teorema 6.1.3 : Untuk sebarang grup topologis G fungsi-fungsi di bawah ini merupakan homeomorfisma.

(i) Fungsi inversi i : G β†’ G.

(ii) Untuk setiap a πœ– G fungsi ra : ra(x) = x.a, untuk setiap x πœ– G.

(iii) Untuk setiap a πœ– G fungsi la : la(x) = a.x, untuk setiap x πœ– G.

(iv) Untuk setiap a πœ– G fungsi : x β†’ x.a.π‘₯βˆ’1 , untuk setiap x πœ– G.

Bukti : (i) : Mudah difahami bahwa i fungsi bijektif dan berdasarkan Teore- ma 4.1.5(ii) i fungsi kontinu. Jadi terbukti i homeomorfisma. (ii) : π‘Ÿπ‘Žβˆ’1= π‘Ÿπ‘Žβˆ’1 merupakan fungsi inversi fungsi ra sebab π‘Ÿπ‘Žβˆ’1ra(x) = x.a.π‘Žβˆ’1= x dan

raπ‘Ÿπ‘Žβˆ’1(x) = x.π‘Žβˆ’1.a = x dna dua fungsi itu fungsi bijektif dan kontinu. Jadi ra

merupakan homeomorfisma. (iii) : Bukti sejalan dengan bukti (ii). (iii) : Akibat (i) dan dan (ii). ∎

Akibat 6.1.4 : Jika G grup topologis, U βŠ‚ G himpunan terbuka, dan F βŠ‚ G him-punan tertutup, maka x.U dan U.x merupakan himhim-punan terbuka serta x.F dan F.x merupakan himpunan tertutup untuk setiap x πœ– G.

Bukti : Menurut Teorema 6.1.3, rx dan lx merupakan homeomorfisma. Oleh karena itu diperoleh x.U dan U.x merupakan himpunan terbuka serta x.F dan F.x merupakan himpunan tertutup. ∎

Akibat 6.1.5 : Jika G grup topologis, U βŠ‚ G himpunan terbuka, dan F βŠ‚ G him-punan tertutup, maka :

39 (i) A.U dan U.A merupakan himpunan terbuka untuk sebarang A βŠ‚ G, (ii) A.F dan F.A merupakan himpunan tetutup untuk setiap himpunan

hingga S βŠ‚ G

Bukti : (i) : Berdasarkan Akibat 6.1.4, a.U dan U.a merupakan himpunan terbuka untuk setiap a πœ– A. Oleh karena itu diperoleh

A,U = β‹ƒπ‘Žπœ–π΄π‘Ž. π‘ˆ dan U.A = β‹ƒπ‘Žπœ–π΄π‘ˆ. π‘Ž

merupakan himpunan terbuka. Juga, Berdasarkan Akibat 6.4, a.F dan F.a merupakan himpunan tertutup untuk setiap a πœ– A. Oleh karena itu dipe-roleh

A,F = β‹ƒπ‘Žπœ–π΄π‘Ž. 𝐹 dan U.F = β‹ƒπ‘Žπœ–π΄πΉ. π‘Ž merupakan himpunan tertutup asalkan A himpunan hingga. ∎

6.2 Persekiran

Berdasarkan Akibat 6.1.4 diperoleh jika N(x) persekitaran titik x , maka a.N(x)

= N(a.x) dan N(x).a = N(x.a) merupakan persekitaran titik a.x dan persekitaran titik x.a berturut-turut. Perlu diingat bahwa jika G merupakan grup topologis, sebagai grup G tidak disyaratkan bersifat komutatif. Oleh karena itu pada umumnya N(a.x) β‰  N(x.a). Jadi, agar mudah mengembangkan

Sifat-sifat topologisnya pada suatu grup topologos perlu sistem persekitaran elemen netralnya.

Jika {N(e)}, koleksi semua persekitarn elemen netral e, system persekitaran elemen netral e, maka {N(x)} system persekitaran titik x. {N(e)} disebut sistem persekitaran fundamental ( fundamental system of neighborhood ) titik e.

Teorema 6.2.1 : Jika G grup topologis, untuk sebarang A βŠ‚ G dan x πœ– G benar bahwa π‘₯. 𝐴 =x.𝐴 dan 𝐴. π‘₯ = 𝐴.x .

Bukti : x.A = { x.a : a πœ– A }. Jadi, s titik-limit himpunan A ⟺ sebarang N(s) benar bahwa A ∩ 𝑁(𝑠) - { s } β‰  βˆ… ⟺ benar bahwa x.A ∩ 𝑁(π‘₯. 𝑠) - {x. s } β‰  βˆ… ⟺ x.s titik-limit himpunan x.A. Jadi x.A’ = (x.A)’ yang berakibat bahwa π‘₯. 𝐴 =x.𝐴.

Bukti bahwa 𝐴. π‘₯ = 𝐴.x sejalan. ∎

Himpunan-bagian A di dalam grup topologis G dikatakan simetrik ( symme-

40 tric ) jika A = π΄βˆ’1. Jika grup topologis G beroperasi biner jumlahan A sime- trik jika A = -A.

Teorema 6.2.2 : Setiap grup topologis mempunyai sistem fundamental per- sekitaran terbuka titik e yang simetrik .

Bukti : Diambil {V} sebarang sistem persekitaran terbuka fundamental titik e. Karena V persekitaran titik e tebuka, maka π‘‰βˆ’1 juga merupakan perse- kitaran terbuka titik e. Oleh karena itu diperoleh U = V.∩ π‘‰βˆ’1 persekitaran terbuka titik e yang simetrik sebab π‘ˆβˆ’1 = V.∩ π‘‰βˆ’1. Mudah difahami bahwa U βŠ‚ V. Telah diketahui bahwa setiap persekitaran titik e memuat suatu V.

Jadi, {U} merupakan system fundamental terbuka titik e yang simetrik. ∎ Berdasarkan Teorema 6.6 dan Teorema 6.7 diperoleh teorema di bawah ini.

Teorema 6.2.3 : Diketahui {U} sistem fundamental persekitaran titik e di dalam grup topologis G. Untuk sebarang A βŠ‚ G benar bahwa

𝑨 = ⋂𝑼𝝐{𝑼}𝑨. 𝑼 = ⋂𝑼𝝐{𝑼}𝑼. 𝑨.

Bukti : Untuk sebarang x πœ– 𝐴 dan U πœ– {U} diperoleh x.π‘ˆβˆ’1 merupakan per- sekitaran titik x dan oleh karena itu benar bahwa x.π‘ˆβˆ’1∩ A β‰  βˆ… yang berakibat x πœ– A.U . jadi, 𝐴 βŠ‚ β‹‚π‘ˆπœ–{π‘ˆ}𝐴. π‘ˆ . Sebaliknya, jika x πœ– ⋂𝑼𝝐{𝑼}𝑨. 𝑼 yang berarti x πœ– A.U untuk setiap U πœ– {U}. Kenyataan ini berakibat x.π‘ˆβˆ’1∩ A β‰  βˆ… untuk setiap U πœ– {U} atau x πœ– 𝐴 . Jadi terbukti bahwa 𝐴 = ⋂𝑼𝝐{𝑼}𝑨. 𝑼. Bukti bahwa 𝐴 = ⋂𝑼𝝐{𝑼}𝑼. 𝑨. sejalan. ∎

Akibat 6.2.4 : Untuk sebarang U persekitaran titik e di dalam suatu ruang topologis G terdapat V persekitaran titik e sehingga 𝑉 βŠ‚ U, dengan kata lain G ruang-T3 .

Bukti : Diambil V = U ∩ π‘ˆβˆ’1. Jelas bahwa V βŠ‚ U dan berdasarkan Teorema 6.1.3 diperoleh 𝑉 βŠ‚ U. Selanjutnya diambil F βŠ‚ G himpunan tertutup dan se-

barang x πœ– G – F = U ; jadi e = x.π‘₯βˆ’1 πœ– U.π‘₯βˆ’1 dan U.π‘₯βˆ’1 persekitaran titik e.

Menurut hasil terakhir, ada V persekitaran titik e sehingga 𝑉 βŠ‚ π‘ˆ. π‘₯βˆ’1 yang

41 berakibat x πœ– 𝑉.x , F βŠ‚ 𝑉𝑐. π‘₯ atau G ruang-T3. ∎

Teorema 6.2.5 : Setiap grup topologis G merupakan ruang Hausdorff.

Bukti : Diambil sebarang a πœ– G dan a β‰  e. Menurut Teorema 6.2.4, untuk seti- ap U persekitaran titik e yang terbuka yang tak memuat a ada V persekitaran titik e yang terbuka sehingga 𝑉 βŠ‚ U. Jadi peroleh a πœ– W = G - 𝑉, W terbuka , e πœ– V, dan V ∩ W = βˆ….

Sekarang diambil sebarang x, y πœ– G dan x β‰  y. Jadi e = x.π‘₯βˆ’1 β‰  y.π‘₯βˆ’1= a.

Berdasaarkan hasil terakhir di atas, ada dua himpuan terbuka V dan W se- hingga V ∩ W = βˆ…, 𝑒 πœ– 𝑉, dan a πœ– W yang berarti V.x ∩ W.x = βˆ…, π‘₯ πœ– 𝑉.x, dan y πœ– W.x. Bukti selesai karena V.x dan W.x himpunan terbuka. ∎

Teorema 6.2.6 : Jika {U} system persekitaran fundamental terbuka titik e di dalam suatu grup topologis G, maka β‹‚π‘’πœ–{π‘ˆ}π‘ˆ = {e}.

Bukti : Karena e πœ– U untuk setiap U πœ– {U} maka {e} βŠ‚ β‹‚π‘’πœ–{π‘ˆ}π‘ˆ . Andaikan ada x β‰  e sehingga x πœ– β‹‚π‘’πœ–{π‘ˆ}π‘ˆ. Menurut Teorema 6.2.5, G ruang Hausdorff.

Oleh karena itu ada U πœ– {U} dan himpunan terbuka W sehingga U ∩ W = βˆ… dan x πœ– W yang berarti x bukan anggota U dan bukan anggota β‹‚π‘’πœ–{π‘ˆ}π‘ˆ. Suatu kontradiksi dan bukti selesai. ∎

Teorema 6.2.7 : Di dalam setiap grup topologis terdapat sistem persekitaran tertutup {U} titik e sehingga

(a) U simetrik.

(b) Untuksetiap U terdapat persekitaran V sehingga V2 βŠ‚ U.

(c) Untuk setiap U dan a πœ– U sehingga a.V πœ– {U} dan 𝑉 βŠ‚ π‘Žβˆ’1.U.a atau a.V.π‘Žβˆ’1 βŠ‚ U.

Bukti : Dengan memanfaatkan Teorema 6.2.2 dn Akibat 6.2.5 diperoleh (a). (b) diperoleh lansung dari Definisi 6.1.1. Selanjutnya, dengan memanfaatkan Teore-ma 6.1.3 akan diperoleh (c). ∎

6.3 Aksioma separasi

Teorema 6.3.1 : Jika F himpunan tertutup dan C himpunan kompak di dalam

42 C.U β‰  βˆ…. Berdasarkan Teorema 6.2.2 dan Akibat 6.2.4 dapat dianggap setiap anggota sistem persekitaran titik e tertutup dan simetrik. Berdasarkan alasan ini dan jika sistem perskitaran yang terbentuk adalah {U}, diperoleh

{ F .∩ (β‹‚π‘ˆπœ–{π‘ˆ}π‘ˆ)} ∩ {C .∩ (β‹‚π‘ˆπœ–{π‘ˆ}π‘ˆ)} = {F.{e}}∩ {𝐢. {𝑒}} = F ∩ C β‰  βˆ…, merupakan grup komutatif dengan elemen netral o sehingga untuk setiap scalar 𝛼 dan x πœ– X maka 𝛼x πœ– X sehingga untuk setiap skalar 𝛼 dan 𝛽 dan setiap

1. Rn merupakaan ruang linear atas lapangan R.

Dokumen terkait