• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak-Hak Fundamental di Tempat Kerja

Dalam dokumen Standar Produksi Pertanian (Halaman 9-42)

Persyaratan-persyaratan di dalam modul ini didasarkan pada Konvensi-Konvensi Inti ILO yang mencakup kerja paksa, kerja ijon, dan kerja wajib; pekerja anak dan perlindungan pekerja muda; kebebasan untuk berserikat; dan diskriminasi. Persyaratan-persyaratan ini memberikan garis besar tentang hak-hak fundamental yang menjadi dasar untuk memastikan kesejahteraan para produsen kecil dan pekerja, dan mengelola risiko-risiko hak-hak asasi manusia yang dihadapi oleh perusahaan dan pembeli dalam rantai pasok mereka. Memastikan terpenuhinya hak-hak ini membantu pemberdayaan perorangan dan kolektif dengan membangun kemampuan untuk

PENGANTAR Versi 1.0.0 bertindak atas pilihan-pilihan yang ada, mendorong hubungan yang sehat antara pekerja dan manajemen, yang meliputi kemampuan untuk berunding, dan memastikan adanya peluang bagi generasi-generasi mendatang untuk berperan secara semestinya dalam penghidupan keluarga.

Modul 3: Upah, Ketentuan Kerja, dan Akses ke Layanan

Kesejahteraan perorangan para produsen kecil dan pekerja secara langsung dipengaruhi oleh ketentuan-ketentuan kerja, termasuk jam kerja, kesehatan dan keselamatan kerja, dan akses ke kebutuhan dan layanan dasar. Ketentuan-ketentuan kerja yang jelas dan upah dan tunjangan yang adil berperan dalam mewujudkan penghasilan pekerja yang berkelanjutan. Pelaksanaan ketentuan-ketentuan di dalam modul ini juga berperan dalam mengurangi kecelakaan dan angka kesakitan, dan membantu pertanian dan fasilitas untuk menarik dan mempertahankan pekerja melalui praktik-praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab. Selain itu, jika pekerja mengetahui hak-hak mereka dan mempunyai akses ke struktur yang mendukung dan prosedur-prosedur pengajuan keluhan/pengaduan, mereka akan berdaya untuk menentukan pilihan untuk memperbaiki hidup mereka.

Modul 4: Keragamanhayati, Fungsi Ekosistem dan Produksi yang Berkelanjutan

Kemampuan lahan untuk memberikan penghidupan kepada para petani dan pekerja berkaitan secara langsung dengan dampak lingkungan jangka panjang yang ditimbulkan oleh praktik-praktik pertanian. Praktik-praktik pertanian yang berkelanjutan melindungi keragamanhayati, menjaga produktivitas tanah, melestarikan air, meminimalkan penggunaan pestisida berbahaya, dan memastikan pengelolaan limbah yang benar. Praktik-praktik ini membantu melestarikan sistem-sistem lingkungan, meningkatkan ketangguhan petani terhadap perubahan iklim, dan melindungi kesehatan dan kualitas hidup para petani, pekerja, keluarga mereka dan masyarakat mereka.

Modul 5 dan 6 menjelaskan persyaratan-persyaratan untuk keterlacakan dan hubungan antara Pemegang Sertifikat dan semua anggota kelompok atau pemasok (jika Sertifikat mencakup Petani dan Fasilitas Kecil, Menengah atau Besar). Modul-modul ini juga mencakup persyaratan-persyaratan yang berkaitan dengan sistem pengelolaan Pemegang Sertifikat untuk memastikan bahwa entitas-entitas di dalam Sertifikat memenuhi persyaratan-persyaratan APS yang relevan. Mayoritas kriteria dalam modul-modul ini merupakan tanggung jawab Pemegang Sertifikat meskipun beberapa di dalam Modul 5 juga berlaku di tingkat pertanian atau fasilitas.

Modul 5: Transparansi dan Keterlacakan

Tujuan utama modul ini adalah untuk memastikan bahwa praktik-praktik pembelian, pergerakan, produksi, dan penjualan produk Perdagangan yang Adil ditetapkan dengan jelas. Modul ini berisi persyaratan-persyaratan tentang keterlacakan produk-produk Perdagangan yang Adil secara fisik dan terdokumentasikan. Untuk ini diperlukan kontrak yang jelas dan transparansi antara Pemegang Sertifikat dan entitas-entitas lain yang tercakup dalam Sertifikat, untuk memastikan bahwa ada ketentuan-ketentuan perdagangan yang jelas dan pertanian memahami apa yang bisa mereka harapkan dari partisipasi mereka dalam Perdagangan yang Adil. Modul ini juga memberikan gambaran besar tentang audit, pelaporan, dan persyaratan-persyaratan transparansi untuk Pemegang Sertifikat terkait dengan Fair Trade USA dan Badan Sertifikasi.

PENGANTAR Versi 1.0.0

Modul 6: Sistem Manajemen Internal

Sebuah sistem manajemen yang berfungsi dalam sebuah perusahaan, organisasi produsen, dan kelompok diperlukan untuk mendukung pelaksanaan APS dan pemberdayaan petani dan pekerja. Modul ini berisi persyaratan-persyaratan terperinci tentang Sistem Manajemen Internal (SMI) yang harus dibentuk Pemegang Sertifikat untuk pelaksanaan dan pemantauan APS. SMI fokus untuk mengidentifikasi risiko-risiko ketidakmampuan untuk memenuhi APS, pemantauan risiko-risiko yang teridentifikasi, dan melakukan upaya untuk mengatasi ketidakmampuan untuk memenuhi persyaratan di lokasi-lokasi yang masuk dalam Sertifikat. Perencanaan, pelaksanaan dan penyimpanan catatan sangat penting untuk memastikan keberhasilan SMI.

Setiap modul dibagi menjadi sub-modul menurut tema. Di dalam setiap sub-modul, ada berbagai tujuan berbasis prinsip yang masing-masing mempunyai satu persyaratan terkait atau lebih yang disebutkan dalam kriteria pemenuhan.

Kriteria pemenuhan menetapkan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk sertifikasi. Ini artinya kriteria-kriteria tersebut bersifat mengikat, baik pada satu titik waktu tertentu (kriteria Penting) atau pada tahun keenam sertifikasi (kriteria Kemajuan). Semua entitas, lokasi, dan aktivitas yang masuk dalam cakupan Sertifikat akan diaudit untuk melihat pemenuhan persyaratan-persyaratan tersebut.

Kolom terakhir dalam tabel-tabel APS, yang diberi label Maksud dan Klarifikasi, berisi penjelasan lebih lanjut tentang persyaratan-persyaratan serta panduan, praktik unggulan dan rekomendasi-rekomendasi untuk pelaksanaan. Istilah “wajib”, “harus”, dan “disyaratkan, menunjukkan satu persyaratan yang mengikat, yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan sertifikat. Istilah “semestinya”, “bisa” atau “praktik unggulan” menunjukkan persyaratan yang opsional. Kolom Maksud dan Klarifikasi juga meliputi contoh-contoh dan usulan-usulan tentang bagaimana bisa memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut. Persyaratan-persyaratan ini, biasanya diawali dengan kata-kata “misalnya”, tidak diwajibkan atau pun bukan merupakan daftar panjang yang harus dipenuhi.

No. Kriteria Pemenuhan Kerangka

Waktu Maksud dan Klarifikasi

Nomer Kriteria Pemenuhan

Menetapkan persyaratan-persyaratan khusus tujuan APS yang harus dipenuhi dan dikaji pemenuhannya selama audit.

Menetapkan waktu kapan persyaratan harus dipenuhi.

Penjelasan lebih jauh lagi mengenai persyaratan-persyaratan serta panduan tentang praktik unggulan-praktik unggulan dan rekomendasi-rekomendasi untuk pelaksanaan.

Penerapan

Semua kriteria berlaku baik untuk pertanian (lokasi produksi termasuk sawah dan rumah kaca) dan fasilitas, kecuali ditentukan lain.

Apabila istilah “pekerja” digunakan dalam kriteria pemenuhan, persyaratan berlaku untuk semua pekerja yang masuk dalam cakupan Sertifikat tanpa memandang apakah mereka merupakan pekerja temporer atau permanen, bekerja purna waktu atau paruh waktu, atau dipekerjakan secara langsung atau tidak langsung melalui satu kontraktor tenaga kerja. Sejumlah kriteria secara khusus mengacu kepada

PENGANTAR Versi 1.0.0 pekerja permanen, pekerja temporer, pekerja yang dipekerjakan melalui kontraktor tenaga kerja, atau pekerja migran, dan berlaku hanya untuk jenis pekerja yang ditentukan.

Apabila istilah “petani” digunakan dalam kriteria pemenuhan, persyaratan berlaku untuk pelatihan dan kondisi-kondisi kerja para petani yang menjadi Peserta Premium. Produsen kecil mengacu kepada manajer di Pertanian Kecil yang merupakan anggota Peserta Premium. Sejumlah kriteria pemenuhan menetapkan tanggung jawab untuk para pemberi kerja atau manajer lokasi. Istilah “pemberi kerja” digunakan untuk mengacu pada segala entitas yang mengendalikan dan mengarahkan pekerja di bawah kontrak singkat atau sejenis kontrak dan bertanggung jawab untuk membayar upah pekerja-pekerja tersebut. Ini termasuk kontraktor tenaga kerja. Istilah “manajer lokasi” digunakan untuk mengacu kepada pihak yang bertanggung jawab atas manajemen sehari-hari sebuah pertanian atau fasilitas.

Harap dicatat bahwa meskipun sejumlah modul dan kriteria berlaku pada tingkat lokasi atau untuk pemberi kerja atau manajer lokasi, Pemegang Sertifikat selalu pada akhirnya selalu bertanggung gugat untuk memastikan pemenuhan persyaratan oleh semua lokasi dan entitas yang masuk dalam cakupan Sertifikat.

Pembedaan Ukuran Pertanian dan Fasilitas

Fair Trade USA mengakui bahwa lokasi-lokasi yang lebih kecil mempunyai kapasitas yang lebih kecil untuk melaksanakan persyaratan-persyaratan yang ketat, terutama untuk dokumentasi tertulis, dan sejumlah risiko dapat meningkat seiring dengan meningkatkan ukuran pertanian atau fasilitas. Untuk modul-modul yang berlaku untuk masing-masing lokasi (Modul 2-4), persyaratan berbeda-beda tergantung ukuran pertanian atau fasilitas. Parameters untuk ukuran pertanian dan fasilitas adalah sebagai berikut:

• Pertanian Kecil dan Fasilitas Kecil (PK): ≤5 pekerja permanen dan tidak lebih dari 25 pekerja secara keseluruhan di lokasi di unit manajemen kapan pun;

• Pertanian Menengah dan Fasilitas Menengah (PM): 6-25 pekerja permanen dan tidak lebih dari 100 pekerja secara keseluruhan di lokasi di unit manajemen kapan pun;

• Pertanian Besar dan Fasilitas Besar (PB): yang lain-lainnya.

Pekerja permanen adalah pekerja yang dipekerjakan secara terus menerus dalam satu tahun. Pekerja temporer adalah pekerja yang dipekerjakan selama jangka waktu tertentu terkait dengan fluktuasi permintaan tenaga kerja di berbagai waktu yang berbeda dalam satu tahun.

Penting untuk diperhatikan bahwa kategori ukuran dikaji sesuai dengan jumlah puncak pekerja di lokasi pada satu waktu dalam satu tahun, yang bisa saja lebih besar dari jumlah pekerja di lokasi saat audit. Selain itu, ukuran dikaji pada tingkat unit manajemen, yang ditentukan oleh kepemilikan atau manajemen dan bisa meliputi lebih dari satu lokasi atau pertanian. Ini artinya bahwa jika sejumlah lokasi di bawah Sertifikat dikelola bersama-sama oleh satu entitas yang sama, lokasi-lokasi tersebut diagregasikan untuk mengkaji ukuran unit manajemen. Misalnya jika sebuah perusahaan memiliki dan mengelola dua pertanian yang masing-masing memperkerjakan 20 pekerja permanen, masing-masing pertanian dianggap merupakan “Pertanian Besar” karena bersama-sama mereka memenuhi pesyaratan Pertanian Besar. Jika pertanian-pertanian tersebut dimiliki dan dikelola sendiri-sendiri, masing-masing akan masuk dalam kategori “Pertanian Menengah”.

PENGANTAR Versi 1.0.0 Jika sebuah organisasi produsen kecil atau Pemegang Sertifikat mempekerjakan tenaga kerja atas nama para petani, klasifikasinya akan didasarkan pada jumlah tenaga kerja pertanian ini ditambah dengan pekerja-pekerja lain yang dipekerjakan. Ini artinya bahwa mereka akan dianggap sebagai sebuah lokasi, dan akan diaudit berdasarkan persyaratan-persyaratan untuk kategori ukuran mereka sesuai dengan jumlah pekerja yang mereka pekerjakan.

Perlu dicatat bahwa kriteria yang diaudit akan berbeda-beda sesuai ukuran pertanian dan fasilitas dimana lokasi-lokasi yang lebih besar, lebih rumit dan lebih canggih diharapkan akan mempunyai sistem yang lebih kuat. Misalnya Pertanian dan Fasilitas Kecil tidak diharapkan akan mempunyai sistem pencatatan waktu yang terperinci untuk menunjukkan pemenuhan terhadap persyaratan tentang jam kerja dalam Sub-modul 3.4.

Jenis Kriteria Pemenuhan

Kriteria pemenuhan dan Maksud dan Klarifikasi yang menyertainya menetapkan persyaratan-persyaratan yang mengikat yang harus dipenuhi untuk sertifikasi. Berikut adalah klasifikasi kriteria pemenuhan:

1) P-T# = Penting. Kriteria Penting menjelaskan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi pada satu kerangka waktu tertentu untuk bisa mendapatkan atau mempertahankan Sertifikat APS. Mayoritas kriteria Penting adalah P-T0, artinya kriteria-kriteria tersebut harus dipenuhi pada saat sertifikasi awal (Tahun Ke-0). Semua kriteria Penting lainnya harus dipenuhi dalam satu kerangka waktu tertentu pada tahun sertifikasi ke-1, ke-3, atau ke-6. Selain dipenuhi dalam satu kerangka waktu tertentu, sejumlah kriteria Penting harus dipenuhi dalam urutan tertentu sebelum atau setelah kriteria terkait lainnya telah dipenuhi.

2) K-# = Kemajuan. Kriteria Kemajuan menjelaskan persyaratan-persyaratan perbaikan berkelanjutan yang harus dipenuhi seiring waktu sementara semua persyaratan harus dipenuhi pada tahun ke-6 sertifikasi. Setiap kriteria Kemajuan bernilai satu Angka Kemajuan tertentu yaitu 1, 3, atau 5.

3) PU = Praktik Unggulan. Kriteria Praktik Unggulan merupakan kriteria pilihan dan tidak disyaratkan (segera atau di masa mendatang). Hanya Pertanian dan Fasilitas Kecil yang mempunyai kriteria yang diklasifikasikan sebagai Praktik Unggulan. Meskipun demikian, kami mendorong Pertanian dan Fasilitas Kecil untuk mencoba memenuhi tujuan-tujuan ini seiring waktu.

Jenis kriteria (baik Penting, Kemajuan atau Praktik Unggulan) ditampilkan dalam kolom Kerangka Waktu dan untuk setiap kategori ukuran: Pertanian dan Fasilitas Kecil (PK), Pertanian dan Fasilitas Menengah (PS), dan Pertanian dan Fasilitas Besar (PB). Hanya modul-modul yang berlaku untuk masing-masing lokasi (Modul 2-4) mempunyai kriteria Kemajuan dan Praktik Unggulan. Jumlah kriteria Penting dan Kemajuan, dan angka-angka yang bisa diperoleh dari setiap persyaratan Kemajuan, bisa berbeda untuk masing-masing kategori ukuran.

Pemegang Sertifikat bertanggung jawab untuk memastikan pemenuhan APS oleh semua entitas yang masuk dalam cakupan Sertifikat. Satu Pemegang Sertifikat yang memastikan pemenuhan persyaratan oleh satu kelompok lokasi akan perlu mengategorikan setiap lokasi untuk memahami kriteria mana yang berlaku dan pada kerangka waktu yang mana.

PENGANTAR Versi 1.0.0

Persyaratan Kemajuan

Pemegang Sertifikat harus menunjukkan tingkat minimum pemenuhan dan kemajuan selama proses sertifikasi. Ini dilakukan dengan memperoleh angka Kemajuan yang semakin meningkat seiring waktu dengan memenuhi kriteria Kemajuan.

• Pemegang Sertifikat harus memperoleh paling tidak 40% dari Angka Kemajuan yang mungkin bisa dicapai pada sertifikasi awal (Tahun Nol) dan mempertahankannya selama Tahun Kedua; paling tidak 70% dari Angka Kemajuan yang mungkin bisa dicapai pada Tahun Ketiga dan mempertahankannya selama Tahun Kelima, dan pemenuhan lengkap semua kriteria Kemajuan (100% Angka Kemajuan ) pada Tahun Keenam.

• Pemegang Sertifikat bisa memilih kriteria Kemajuan yang mana yang hendak mereka penuhi untuk mencapai persentase Angka Kemajuan yang disyaratkan dalam satu kerangka waktu terkait di dalam modul-modul yang berisi kriteria Kemajuan.

• Persentase yang disyaratkan harus dipenuhi di dalam setiap modul secara tersendiri.

• Hanya Modul 3 (Upah, Kondisi Kerja, dan Akses ke Layanan) dan 4 (Keragamanhayati, Fungsi Ekosistem, dan Produksi yang Berkelanjutan) yang berisi kriteria Kemajuan.

• Meskipun setiap lokasi mempunyai kriteria Kemajuan tersendiri yang khas, semua lokasi yang berada dalam kategori ukuran yang sama harus memenuhi kriteria-kriteria Kemajuan yang sama. Ketika mempersiapkan audit, Pemegang Sertifikat harus memastikan bahwa pertanian dan fasilitas yang ada di dalam kelompok mereka tahu kriteria mana yang harus mereka penuhi.

• Angka kemajuan diperoleh bahkan ketika satu kriteria tertentu mungkin tidak berlaku untuk satu lokasi khusus tertentu, misalnya jika angka lima (K-5) dapat diperoleh karena melakukan pemeliharaan peralatan irigasi di Pertanian ukuran Menengah, pertanian-pertanian yang tidak melakukan irigasi memperoleh angka lima.

Dokumen-Dokumen Penting Lain

Selain dokumen ini, para produsen dan Pemegang Sertifikat disarankan untuk mengetahui dokumen-dokumen tambahan berikut, yang tersedia di situs web Fair Trade USA:

1)

Persyaratan untuk Cakupan Sertifikat Menurut APS

: Dokumen ini berisi penjelasan terperinci tentang entitas, lokasi, dan aktivitas mana yang harus masuk dalam cakupan Sertifikat APS dan audit, serta fasilitas mana yang harus memenuhi daftar persyaratan yang lebih kecil untuk para pemroses subkontrak.

2)

Kebijakan Peralihan Menuju Standar Produksi Pertanian

: Dokumen ini menjelaskan proses dan kerangka waktu bagi semua pengaju sertifikat dan Pemegang Sertifikat yang berlaku yang disertifikasi berdasarkan standar-standar Fair Trade USA untuk melakukan peralihan ke APS dari standar-standar Fair Trade USA sebelumnya.

3)

Daftar Pestisida yang Dilarang dan Dibatasi:

Dokumen ini berisi daftar pestisida yang dilarang atau dibatasi untuk digunakan dalam produksi produk-produk Perdagangan yang Adil sesuai dengan persyaratan dalam Tujuan 4.4.2 dari APS. Dokumen ini juga berisi aturan-aturan tambahan untuk penggunaan pestisida secara terbatas.

PENGANTAR Versi 1.0.0 4)

Daftar Istilah

: Daftar Istilah Standar-Standar Fair Trade USA berisi definisi istilah-istilah yang digunakan di dalam dokumen ini dan dalam

dokumen-dokumen utama tentang standar-standar dan sertifikasi Perdagangan yang Adil. 5)

Persyaratan-Persyaratan tentang Harga Khusus dan Premium

:

a) Harga Minimum dan Premium Perdagangan yang Adil ditetapkan oleh Fair Trade USA dan dapat dilihat di Database tentang Harga dan Premium di Database Harga dan Premium.

b) Dalam beberapa kasus, ada tambahan persyaratan tentang Harga dan Premium yang berkaitan dengan pengeluaran Premium. Persyaratan-persyaratan ini dapat dilihat di dokumen “Ketentuan-Ketentuan Harga Khusus dan Premium”.

6)

Manual Sertifikasi

: Informasi tambahan tentang proses sertifikasi, termasuk proses pengajuan, biaya sertifikasi, proses audit, dan prosedur pengajuan keluhan/pengaduan, banding dan sengketa.

7)

Standar Perdagangan:

Para mitra rantai pasok yang membeli dan menjual produk-produk pertanian yang Bersertifikat Perdagangan yang Adil dari Pemegang Sertifikat APS harus bersertifikat Standar Perdagangan Fair Trade USA.

8)

Sistem Manajemen Dampak Fair Trade USA:

Ini menjelaskan pendekatan Fair Trade USA dalam mendefinisikan, mengukur dan mengkomunikasikan dampak model kami. Ini mencakup Teori Perubahan organisasi dan indikator, proses, dan teknologi yang digunakan untuk memantau dan melaporkan kemajuan seiring waktu.

9)

Dokumen-dokumen panduan tambahan

yang berisi penjelasan lebih lanjut dan contoh-contoh persyaratan, misalnya sistem skor APS

dan cakupan Sertifikat, tersedia di situs web Fair Trade USA.

Informasi Lebih Lanjut tentang Standar-Standar Fair Trade USA dan Proses Sertifikasi

Untuk mengirimkan komentar tentang standar ini, silahkan menghubungi tim Standar Fair Trade USA: standards@fairtradeusa.org.

Jika anda memiliki pertanyaan tentang proses audit, cakupan Sertifikasi, atau pertanyaan-pertanyaan lain tentang sertifikasi, silahkan menghubungi tim Sertifikasi Fair Trade USA: certification@fairtradeusa.org.

MODUL 1: Pemberdayaan Versi 1.0.0

MODUL 1: Pemberdayaan

“Pemberdayaan adalah proses meningkatkan kapasitas perorangan atau kelompok untuk menentukan pilihan dan mengubah pilihan-pilihan tersebut menjadi tindakan-tindakan dan hasil-hasil yang diharapkan. Inti dari proses ini adalah tindakan-tindakan yang membangun aset-aset perorangan maupun kolektif, dan meningkatkan daya guna dan keadilan organisasi dan kelembagaan yang mengatur penggunaan aset-aset tersebut.” (World Bank)

Pemberdayaan perorangan dan kolektif sangat mendasar dalam membangun usaha yang sehat dan masyarakat yang sehat, dan dengan demikian itulah prinsip-prinsip inti sistem Perdagangan yang Adil. Salah satu cara agar standar bisa mendorong pemberdayaan kolektif adalah dengan membentuk kelompok-kelompok yang mendorong komunikasi dan kolaborasi dalam bidang-bidang yang penting misalnya kesehatan dan keselamatan, investasi masyarakat atau kondisi kerja. Untuk itu, APS perlu membentuk satu Komite Perdagangan yang Adil, Komite Kesehatan dan Keselamatan, dan Tim Keterlibatan Sosial. Modul ini fokus pada Komite Perdagangan yang Adil.

Komite Perdagangan yang Adil mempunyai tanggung jawab utama untuk mengelola penggunaan Premium Perdagangan yang Adil, yang merupakan salah satu aspek unik model Perdagangan yang Adil. Premium Perdagangan yang Adil merupakan jumlah ekstra yang dibayarkan kepada para pekerja dan produsen kecil yang melebihi biaya produk Perdagangan yang Adil. Premium dibayarkan per volume produk yang dijual menurut ketentuan-ketentuan Perdagangan yang Adil dan berbeda-beda sesuai produk, kualitas, dan/atau wilayah produksi. Jumlah Premium Perdagangan yang Adil yang harus dibayarkan per produk dapat dilihat di situs web kami: www.FairTradeUSA.org.

Dalam Perdagangan yang Adil, para pekerja dan produsen menentukan bersama-sama bagaimana Premium Perdagangan yang Adil akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan perorangan dan kolektif mereka, serta kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan lingkungan mereka. Mereka memilih satu Komite Perdagangan yang Adil yang bertanggung jawab untuk mengelola, menanamkan investasi, dan membelanjakan Premium Perdagangan yang Adil atas nama para pekerja dan produsen, serta melacak dan menginformasikan kepada mereka tentang proyek-proyek yang didanai Premium dan pembukuan Premium. Modul ini menjelaskan persyaratan-persyaratan untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan penerima manfaat Premium, proses pengambilan keputusan bersama, dan bagaimana Premium Perdagangan yang Adil boleh dan tidak boleh digunakan.

Modul ini juga berisi persyaratan-persyaratan untuk para produsen kecil untuk dilatih dalam aspek-aspek penting tentang pengelolaan dan usaha pertanian. Pelatihan-pelatihan seperti itu memperkuat pemberdayaan perorangan dan membantu para produsen mewujudkan penghidupan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Mengidentifikasi Peserta Premium Perdagangan yang Adil

Modul ini mengacu kepada “Peserta Premium Perdagangan yang Adil”, atau “Peserta Premium”. Ini merupakan kelompok produsen, pekerja, dan/atau anggota koperasi yang memenuhi syarat untuk memilih satu Komite Perdagangan yang Adil atau lebih untuk mengelola

MODUL 1: Pemberdayaan Versi 1.0.0 penggunaan Premium. Para Peserta Premium dan keluarga mereka merupakan penerima manfaat utama Premium Perdagangan yang Adil. Ada berbagai macam orang yang masuk dalam kelompok ini sesuai dengan jenis dan ukuran lokasi yang masuk dalam cakupan Sertifikat.

Perorangan yang harus selalu disertakan sebagai Peserta Premium Perdagangan yang Adil:

1) Semua pekerja di Pertanian Menengah dan Pertanian Besar yang melakukan pekerjaan reguler di dalam rantai produksi, baik itu pekerja permanen atau sementara, pekerja yang dipekerjakan secara langsung, atau pekerja yang dipekerjakan melalui kontraktor tenaga kerja.

• Pekerjaan reguler dalam rantai produksi meliputi segala layanan yang terjadi paling tidak setahun sekali dan berkaitan dengan produksi atau pengubahan, bahkan jika bukan merupakan produk Perdagangan yang Adil. Pekerjaan ini meliputi, namun tidak terbatas pada, semua pemanenan, penyemprotan, dan perawatan/pembersihan peralatan atau fasilitas secara reguler. Ini tidak termasuk proyek-proyek nonproduksi jangka pendek, misalnya konstruksi khusus.

2) Semua pekerja permanen di Pertanian Kecil yang melakukan kerja reguler dalam rantai produksi, baik yang diperkerjakan secara langsung atau dipekerjakan melalui satu kontraktor tenaga kerja.

• Perlu diingat bahwa ini TIDAK termasuk para pekerja temporer di Pertanian Kecil meskipun mereka masuk dalam cakupan untuk pemenuhan persyaratan-persyaratan lain dalam APS.

3) Manajer setiap Pertanian Kecil yang masuk dalam cakupan Sertifikat.

• Orang ini tidak harus merupakan pemilik pertanian, misalnya bisa saja ia adalah petani penyewa atau penyakap, namun ia adalah petani yang mendapatkan keuntungan atau kerugian karena perubahan harga dan panenan, yaitu bukan seorang pekerja berupah (pegawai). Tujuannya adalah bahwa petani kecil yang menggarap lahan (yaitu bukan pemilik lahan di kota lain) merupakan peserta aktif dalam pengambilan keputusan tentang penggunaan Premium Perdagangan yang Adil. Seorang pemilik

Dalam dokumen Standar Produksi Pertanian (Halaman 9-42)

Dokumen terkait