• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. PELAKSANAAN PROGRAM / KEGIATAN

3.3 HAMBATAN DAN KENDALA PELAKSANAAN

1. Hambatan dan Kendala Pelaksanaan Perjanjian Kinerja (Perjakin) A. Perspektif Pemangku Kepentingan / Stakeholder (S)

a. Sasaran Strategis I : Meningkatnya hasil-hasil litbang yang dimanfaatkan oleh industri

Untuk litbang yang siap diterapkan dan litbang yang telah diimplementasikan belum terealisasi. Terdapat 2 kandidat judul litbang yang termasuk siap diterapkan yaitu penelitian bola-bola alumina yang masih dalam proses penelitian dan penelitian silica untuk filler karet yang masih dalam proses penjajagan dengan industry pengguna. Sedangkan untuk litbang terkait teknologi yang dapat menyelesaikan permasalah industry akan dilaksankan berbarengan dengan pelaksanaan magang industry pada bulan April.

B. Perspektif Proses Pelaksanaan Tugas Pokok (T)

a. Sasaran Strategis II : Meningkatnya kerjasama litbang

Hingga triwulan I telah terdapat 1 kerjasama litbang dengan PT Studio Dwimatra tentang penelitian/analisis karakteristik bahan bangunan.

b. Sasaran Strategis III : Meningkatnya kualitas pelayanan publik

Hingga bulan Maret ini indeks kepuasan pelanggan mencapai 4,2 dengan jumlah responden 12 perusahaan yang didapatkan dari jasa layanan sertifikasi. Perhitungan indeks kepuasan pelanggan ini belum merupakan akumulasi dari 9 layanan jasa teknis BBK, karena beberapa jasa layanan belum terealisasi seperti RBPI dan kalibrasi serta belum semua perusahaan yang menggunakan jasa layanan teknis BBK mengisi dan menyerahkan format kepuasan pelanggan.

c. Sasaran Strategis IV : Meningkatnya publikasi ilmiah hasil litbang

Hingga akhir bulan Maret ini baru 2 judul litbang yang telah dipubilkasikan di jurnal internasional (Australian Journal Ceramic Society) dan jurnal nasional, sedangkan untuk jurnal intern keramik (ITKG dan JKGI) masih dalam proses pengumpulan naskah judul dari para penulis serta prosiding hasil litbang menunggu hasil diseminasi litbang keramik yang akan dilaksankan bulan Mei 2015.

d. Sasaran Strategis V : Meningkatnya jasa pelayanan teknis kepada dunia usaha

 Untuk jenis produk yang sudah bisa duji di laboratorium belum ada komoditi baru sesuai yang ditargetkan yaitu botol kaca dan ampelas karena masih dalam proses persiapan yaitu inventarisasi kebutuhan bahan dan studi pustaka.

 Peningkatan penambahan ruang lingkup produk LPK yang diakui KAN yaitu 3 komoditi untuk pengujian dan 2 lingkup untuk kalibrasi hingga saat ini masih dalam proses pengajuan ruang lingkup ke KAN.

 Untuk jumlah SDM industry yang mengikuti pelatihan teknis dan manajemen hingga bulan Maret 2015 belum ada pelatihan yang dilaksankan mengingat pelatihan keramik hias baru akan dilaksanakan pada bulan April.

 Jumlah sampel pengujian dan kalibrasi hingga Maret 2015 telah mencapai 478 contoh (30%) dari target 1600 contoh, sehingga tidak ada masalah/hambatan.

 Jumlah perusahaan yang mendapatkan sertifikat produk/SMM hingga Maret 2015 telah mencapai 19 perusahaan mengingat survailen baru akan dilaksanakan pada bulan April 2015.

 Jumlah desain/prototip belum ada yang dihasilkan mengingat belum ada perusahaan yang meminta layanan jasa perekayasaan.

 Jumlah perusahaan yang dilayani hingga bulan Maret 2015 ini telah mencapai 125 perusahaan (42%) pada layanan sertifikasi dan pengujian dari target 300 perusahaan yang dilayani, sehingga tidak ada hambatan.

 Jumlah SDM BBK yang memperoleh sertifikat baru mencapai 1 orang yaitu pelatihan kalibrasi sedangkan pelatihan internal baru akan dilaksanakan pada bulan April 2015.

 Jumlah pengadaan alat laboratorium belum ada yang dilaksanakan. Tahapan kegiatan yang dilakukan baru pada proses pengumpulan spesifikasi barang dan penetapan HPS.

e. Sasaran Strategis VI : Meningkatnya budaya pengawasan pada unsure pimpinan dan staf.

Penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang dilaksanakan baru pada pembuatan draft Penunjukan tim Satuan Tugas, Analisis CCE dan CSA.

C. Perspektif peningkatan Kapasitas Lembaga

a. Sasaran Strategis VII : membangun system informasi yang terintegrasi dan handal

Penerapan SIM dalam hal ini untuk kegiatan sertifikasi masih dalam proses persiapan

b. Sasaran Strategis VIII : Meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaporan

 Konsistensi antara perencanaan dan implementasi mencapai 88,17 % mengingat belum semua coordinator mengupdate capaian kegiatan DIPA melaui ALKI tepat pada waktunya. Demikian pula dengan capaian Perjanjian Kinerja tiap bidang.  Untuk tingkat ketepatan waktu penyampaian laporan tidak ada

hambatan

c. Sasaran Strategis IX : Meningkatnya system tata kelola keuangan dan BMN

 Tingkat penyerapan anggaran hingga bulan Maret 2015 baru mencapai 13,51 % dari target 95 %. Hal ini banyak terhambat dari proses revisi anggaran yang masih menunggu status revisi dari DJA terkait realokasi perjalanan dinas.

 Untuk tingkat ketepatan penyampaian laporan keuangan dan BMN tidak ada hambatan yang dihadapi.

2. Hambatan dan Kendala Pelaksanaan Output Kegiatan

a. Output 001 : Hasil Kajian/Penelitian Penguasaan Teknologi Industri

Pada triwulan I ini kegiatan litbang sudah dalam tahap studi pustaka, rapat koordinasi awal berupa rencana kegiatan dan pembagian tugas, perjalanan dinas dalam rangka pengumpulan data, informasi dan konsultansi dengan industri pengguna. Penyediaan barang dan jasa baru sebatas pengajuan bon permohonan sehingga sebagian besar belum terealisasi.

b. Output 002 : Hasil Rekayasa Mesin/Peralatan Teknologi Industri

Tahapan kegiatan perekayasaan baru studi pustaka dan rapat koordinasi tim kegiatan mengenai mineral-mineral besi yang terbentuk secara alami. Permasalah utamanya terletak pada belum tersedianya server dan software yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan karena masih bersifat impor.

c. Output 003 : Layanan Jasa Teknis

Pada kegiatan 9 jenis layanan jasa teknis BBK, yang sudah direalisasikan berupa pengujian XRD dan SEM ke instansi lain dalam rangka kerjasama litbang dengan PT Studio Dwitrimitra, pembagian honor auditor, PPC dan tim evaluasi teknis. Sedangkan untuk kegiatan pelatihan teknis sedikit terkendala dalam realisasi keuangan alat tulis perkantoran. Hal ini terkait dengan revisi akun belanja yang belum dilakukan karena masih menunggu status revisi dari DJA mengenai penghematan/realokasi biaya perjalanan dinas.

d. Output 004 : Pengembangan Kelembagaan Balai Besar/ Baristand Industri

Tidak ada hambatan

e. Output 005 : Dokumen Perencanaan / Penganggaran/ Pelaporan / Monitoring dan Evaluasi

Pada kegiatan penyusunan dokumen perencanaan (Rencana Teknis) permasalahannya adalah belum terlaksananya seleksi usulan kegiatan litbang dan perekayasaan sehingga kegiatan litbang dan perekayasaan pada tahun 2016 belum fix dimasukkan dalam RKAKL 2016.

f. Output 994 : Layanan Perkantoran

Tidak ada hambatan

g. Output 996 : Pengadaan Perangkat Pengolah data

Realisasi keuangan pengadaan perangkat pengolah data masih belum ada mengingat pengadaannya direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan bulan April.

h. Output 997 : Peralatan dan Fasilitas Perkantoran

Tidak ada hambatan.

Dokumen terkait