BAB IV PENEMUAN DAN PEMBAHASAN
C. Penemuan dan pembahasan
1) Harga
pembiayaan pendidikan (X1) Sarana dan Prasarana (X2) Harga Fasilitas
1. Harga yang terjangkau. 2. potongan harga, bagi yang
berprestasi.
3. biaya yang dikeluarkan sesuai dengan kualitas jasa yang diberikan.
1. Ruang belajar. 2. Alat tulis kelas. 3. Meja dan Kursi. 4. Alat peraga. O R D I N A
5. Perpustakaan. 6. Laboratorium.
7. Lapangan dan Peralatan olah raga. 8. Peralatan Kantor. 9. WC/Toilet. 10.Sarana Ibadah. 11.Kondisi keamanan. 12.Kondisi suara/kebisingan. 13.Kondisi kantin/tempat istirahat. L 3. Kepuasan Siswa belajar (Y) Nilai Pemakai Jasa. Kualitas jasa pelayanan
1. Kesesuaian antara harapan siswa/i dengan kenyataan yang dirasakan terhadap jasa yang diberikan sekolah.
2. Sekolah meningkatkan kemauan dalam belajar.
3. Menambah pemahaman belajar. 4. Menambah wawasan keilmuan sehingga meningkatkan/ menambah daya intelektual.
5. Sekolah SMU muhammadiah menjadi pilihan utama untuk pemenuhan kebutuhan belajar.
1. Pengajar bersikap sopan, ramah, simpati dan cenderung memberikan perhatian kepada siswa/i.
O R D I N A L
2. Petugas yang melayani administrasi berpenampilan bersih dan rapih.
3. Pengajar maupun staf administrasi responsif terhadap keluhan atau masalah yang dihadapi siswa/i.
4. Pengajar kompeten dan mampu dalam menangani siswa/i tanpa pilih kasih.
5. Kurikulum dan metode pengajaran yang relevan.
6. Pengajar dapat menstransfer ilmu dengan baik sehingga siswa/i mengerti apa yang dipelajari.
7. Pengajar memiliki potensi. 8. Citra/image sekolah yang
baik di mata masyarakat.
O R D I N A L
BAB IV
PENEMUAN DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
1. Sejarah SMA Muhammadiyah 25 Pamulang
SMA Muhammadiyah 25 Pamulang Berdiri kurang lebih 17 tahun yang lalu, tepatnya pada 1991. Lembaga ini sering disebut SMA Muhammadiyah Setiabudi Pamulang. Sebutan ini bukan karena letaknya dekat dengan Jl. DR. Setiabudi di Pamulang Barat, melainkan SMA Muhammadiyah 25 didirikan dan menjadi amal usaha pimpinan cabang Muhammadiyah Setiabudi di Jakarta Selatan. Pada awal berdirinya, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang tepatnya pada tahun 1991, langsung mendapat status diakui oleh Kanwil DEPDIKBUD Jawa Barat dan 5 Tahun kemudian memperoleh status disamakan.
Dari sisi perkembangan jumlah siswa, SMA Muhammadiyah 25 mengalami peningkatan pesat. Pada awalnya diminati oleh 28 siswa dan sudah lima tahun terakhir ini SMA Muhammadiyah 25 hanya menampung 4 kelas saja pada setiap penerimaan siswa baru dengan jumlah 160 siswa ( 40 siswa perkelas). Kurang lebih sejumlah 60-80 siswa tidak dapat diterima mengingat daya tampung yang terbatas. Untuk tahun 2007/2008 jumlah keseluruhan siswa SMA Muhammadiyah 25 Pamulang mencapai 483 siswa dengan membuka 2 program, yaitu IPA dan IPS. Dari sisi akademis dan non akademis, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang telah banyak menerima prestasi di tingkat Jabodetabek, bahkan sebagian alumni SMA Muhammadiyah 25 pada kurun waktu lima tahun terakhir ini diterima di beberapa perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.
2. Letak Geografis
SMA Muhammadiyah 25 Pamulang berdiri diatas tanah dalam lingkungan komplek Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang seluas 12.300 meter persegi, berada di dalam daerah kecamatan Pamulang dan terletak di pinggir jalan utama menuju ke arah kecamatan pamulang, tepatnya di Jalan Surya Kencana nomor 29 Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan.
3. Visi, Misi, dan Tujuan a. Visi
SMA Muhammadiyah 25 Pamulang mempunyai visi : Unggul dalam iman, ilmu, dan amal
Anggun dalam akhlak b. Misi
Misi dari SMA Muhammadiyah 25 Pamulang adalah sebagai berikut : 1) Memiliki pemahaman ke Islaman dan ke Muhammadiyahan yang
benar
2) Memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air 3) Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi 4) Menguasai bahasa asing
5) Memiliki kreatifitas seni, budaya dan olah raga
Penjabaran dari lima misi SMA Muhammadiyah 25 Pamulang adalah sebagai berikut:
a) Mengupayakan lingkungan sekolah yang Islami, yaitu sekolah yang bersih, rapih, indah, dan sejuk serta ruang kelas yang edukatif termasuk gambar-gambar pahlawan Islam, kata-kata mutiara khususnya ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadist yang relevan dengan situasi belajar.
b) Menumbuh kembangkan kepada anak didik sikap yang terpuji, yaitu hormat kepada guru-gurunya dan tenaga pendidikan, santun kepada yang lebih tua (kakak kelas) dan sayang kepada yang lebih muda (adik kelas). c) Dalam berpakaian baik guru, tenaga kependidikan, dan siswa hendaknya
menggunakan pakaian yang Islami/busana muslimah.
d) Waktu adzan dikumandangkan semua kegiatan berhenti sejenak mengikuti seruan adzan dan do’anya. Paling lama lima sampai sepuluh menit setelah adzan, seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan mengikuti shalat berjama’ah. Di hari jum’at 30 menit sebelum adzan berkumandang, seluruh kegiatan dihentikan selanjutnya menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat jum’at. untuk siswa putri diadakan kegiatan keputrian yang dibimbing oleh para ibu guru.
e) Pembinaan guru dan karyawan melalui kegiatan pengajian tentang ketarjihan yang dilaksanakan setiap bulan minggu pertama.
f) Mengintensifkan pengajaran Al-Qur’an, baik untuk siswa, guru maupun karyawan.
g) Mengupayakan di selenggarakan Baitul Arqom (kegiatan pengkaderan para kader Muhammadiyah) untuk guru.
h) Memotivasi guru untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Baitul Arqom. i) Mendorong guru dan karyawan untuk aktif di organisasi Muhammadiyah.
2) Memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air
a) Setiap siswa di ikut sertakan dalam pengkaderan formal maupun non formal dari IRM. Misalnya dengan kegiatan Taruna Melati, Latihan Kepemimpinan baik yang dilaksanakan oleh sekolah, persyarikatan maupun lainnya.
b) Menjunjung tinggi martabat lembaga pendidikan serta berusaha mengharumkan nama baik sekolah.
c) Mengaktifkan kegiatan Paskibra, Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci Putra Muhammadiyah.
d) Mengadakan bakti sosial, minimal di lingkungan sekolah. e) Aktif memperingati hari-hari besar Nasional.
3) Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi
a) Mengadakan lomba mata pelajaran MIPA dan Komputer dalam lingkungan sekolah.
b) Memberikan bantuan beasiswa kepada siswa/i yang berprestasi I, II, dan III atau bantuan lain yang berlaku.
c) Meningkatkan profesionalisme guru dan karyawan baik melalui penataran, dengan mendatangkan nara sumber yang berkompeten di bidangnya. d) Mengupayakan peningkatan perolehan Daftar Nilai Ujian Akhir Nasional
siswa minimal rata-rata 6,0 (enam koma nol).
e) Memberikan tunjangan keselamatan kerja, untuk guru yang mengadakan praktikum.
4) Menguasai bahasa asing
a) Diupayakan meningkatkan metode pengajaran bahasa asing, yaitu bahasa Arab dan Inggris.
b) Diadakan tambahan pelajaran bahasa Inggris, dan bahasa Arab bekerja sama dengan suatu lembaga bahasa yang dikelola oleh persyarikatan. c) Mengikut sertakan guru dan tenaga kependidikan dalam pelajaran bahasa
Inggris dan bahasa Arab di luar jam mengajar/kerja.
d) Membiasakan siswa dan guru menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab dalam lingkungan sekolah secara bertahap.
e) Menetapkan 1 hari dalam satu minggu untuk English day dan Arabic day. 5) Memiliki kreatifitas seni, budaya dan olah raga
a) Mengikuti kegiatan latihan dan lomba dalam bidang olah raga dan seni. b) Menjadikan tim basket SMA Muhammadiyah 25 yang terbaik di
kecamatan Pamulang.
c) Menumbuhkembangkan seni yang bernuansa Islami.
c. Tujuan
Tujuan pendidikan SMA Muhammadiyah 25 Pamulang mengacu pada tujuan pendidikan Organisasi Muhammadiyah yakni: “Membentuk manusia muslim yang beriman, berakhlak mulia, cakap, percaya pada diri sendiri, berdisiplin, bertanggung jawab cinta tanah air, mewujudkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil, dan makmur yang diridhoi Allah SWT.”
4. Sarana dan Prasarana
SMA Muhammadiyah 25 memiliki sarana dan prasarana sebagai berikut : a. Gedung sekolah adalah milik sendiri di bangun diatas tanah seluas
12.300 meter persegi (Komplek Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang).
b. Gedung sekolah terdiri dari 23 ruang yang digunakan sebagai berikut : a) 12 untuk ruang belajar siswa
b) 1 ruang untuk kepala sekolah dan tata usaha
c) 1 ruang untuk wakil kepala sekolah dan Bimbingan Konseling d) 1 ruang untuk ruang perpustakaan
e) 1 ruang untuk laboratorium komputer f) 1 ruang untuk laboratorium fisika g) 1 ruang untuk laboratorium biologi h) 1 ruang untuk laboratorium kimia i) 1 ruang untuk laboratorium bahasa j) 1 ruang untuk laboratorium multimedia k) 1 ruang untuk kantor guru
l) 1 ruang untuk dapur m) 10 buah WC/Toilet
c. Sarana olahraga yang terdiri dari : a) Lapangan bola basket
b) Lapangan bulu tangkis c) Lapangan bola volley
d) Lapangan sepak bola e) Lapangan futsal d. 1 masjid e. Kantin sekolah f. 1 koperasi g. 1 ruang klinik h. 1 paket alat olah raga
5. Struktur Organisasi
Gambar 4.1
Struktur Organisasi SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang TATA USAHA WAKASEK KURIKULUM WAKASEK ISMUBA GURU-GURU SISWA WAKASEK KESISWAAN KEPALA SEKOLAH
B . Validitas dan Reliabilitas
Instrumen yang valid adalah alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data yang valid dan dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur. Instrumen yang reliabel berarti instrumen tersebut bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama.
Untuk mendapatkan data primer, penulis menyebarkan kuisioner yakni kepada siswa/i di Sekolah SMU Muhammadiyah pamulang sebanyak 100 orang.
Sebelum kuisioner diberikan kepada 100 responden, penilis melakukan try out terhadap 15 responden (siswa/i) dengan memberikan 34 butir pertanyaan untuk menguji tingkat validitas dan reabilitas dari seluruh pertanyaan tersebut. Penyebaran kuisioner dilakukan setelah penulis melakukan Try out terhadap 15 responden.
Tabel 4.1
Hasil Try Out Item Kontribusi Pembiayaan Pendidikan dan Ketersediaan Sarana Prasarana Terhadap Kepuasan siswa Belajar.
No. Butir
pertanyaan Koefisien Kolerasi Cronbach Alpha Keterangan
1 ,013 ,648 Tidak valid 2 ,373 ,557 Valid 3 ,668 ,426 Valid 4 ,298 ,546 Valid 5 ,450 ,492 Valid 6 ,368 ,537 Valid 7 ,424 ,513 Valid 8 ,054 ,603 Tidak Valid 9 ,096 ,590 Tidak Valid 10 ,175 ,576 Tidak Valid 11 ,758 ,927 Valid 12 ,694 ,931 Valid 13 ,908 ,917 Valid 14 ,915 ,919 Valid 15 ,710 ,927 Valid 16 ,850 ,920 Valid 17 ,806 ,923 Valid 18 ,717 ,927 Valid 19 ,905 ,918 Valid 20 ,278 ,943 Valid 21 ,613 ,932 Valid 22 -,041 ,866 Tidak Valid 23 ,598 ,815 Valid 24 ,686 ,809 Valid 25 ,629 ,813 Valid 26 ,427 ,828 Valid 27 ,473 ,824 Valid 28 ,212 ,840 Tidak Valid 29 ,431 ,826 Valid 30 ,685 ,812 Valid 31 ,599 ,817 Valid 32 ,794 ,797 Valid 33 ,732 ,807 Valid 34 ,359 ,832 Valid
Reabilitas (keandalan) merupakan ukuran suatu kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab hal yang berkaitan dengan konstruk-konstruk pertanyaan yang merupakan dimensi suatu variabel dan disusun dalam suatu bentuk kuisioner Reabilitas suatu konstruk variabel dikatakan baik jika memiliki nilai Croabach’s Alpha> dari 0,60 (Bhuono, 2005 : 72).
C. Penemuan dan pembahasan. 1. Analisis kualitatif
Untuk melihat Kontribusi Pembiayaan dan Ketersediaan Sarana Prasarana Sekolah Terhadap Tepuasaa Belajar, digunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan penyebaran kuisioner terhadap 100 orang siswa/i, yakni siswa/i yang telah merasakan pelayanan dari pihak sekolah.
Berikut hasil kuisioner dan deskripsi yang mengemukakan tentang variabel pembiayaan pendidikan yang dilakukan oleh pihak sekolah.
a. Strategi pemasaran 1) Harga
Tabel 4.2
Memperoleh pendidikan berikut sarana dengan harga yang terjangkau.
35 35,0 35,0 35,0 39 39,0 39,0 74,0 12 12,0 12,0 86,0 12 12,0 12,0 98,0 2 2,0 2,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel diatas dapat di ketahui bahwa 35 responden menjawab sangat setuju, 39 responden menjawab setuju, 12 responden menjawab ragu-ragu, 12 responden menjawab tidak setuju, dan 2 responden menjawab sangat tidak setuju. Dari hasil jawaban diatas dapat dilihat bahwa SMU Muhammadiyah telah menawarkan harga yang sesuai, yang di tandai sebagian besar responden sepakat dengan pernyataan tersebut.
Tabel 4.3
Potongan harga bagi siswa yang berprestasi (Beasiswa).
66 66,0 66,0 66,0 32 32,0 32,0 98,0
1 1,0 1,0 99,0
1 1,0 1,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Dalam tabel diatas dapat di ketahui bahwa 66 responden menjawab sangat setuju sekali, 32 responden menjawab setuju, 1 responden menjawab tidak setuju, dan 1 responden menjawab tidak setuju dan tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju. Hal ini dapat dikatakan bahwa responden sangat setuju sekali apabila adanya pemberian potongan bagi siswa yang berprestasi yang ditunjukan sebagian besar responden sepakat adanya potongan harga yang diberikan pihak Sekolah.
Tabel 4.4
Biaya yang dikeluarkan sesuai dengan kualitas jasa pendidikan yang diberikan sekolah. 26 26,0 26,0 26,0 30 30,0 30,0 56,0 26 26,0 26,0 82,0 17 17,0 17,0 99,0 1 1,0 1,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Dalam tabel diatas dapat di ketahui bahwa 26 responden menjawab sangat setuju, 30 responden menjawab setuju, 26 responden menjawab ragu-ragu, 17 responden menjawab tidak setuju, dan 1 responden menjawab sangat tidak setuju. Dalam hal pemberian kualitas jasa pendidikan sekolah Muhammadiyah bisa di katakan telah berhasil, akan tetapi sebanyak 26 responden menjawab ragu-ragu akan kualitas jasa pendidikan yang diberikan pihak Muhammadiyah, dari pernyataan responden ini pihak Muhammadiyah dapat mengambil kebijakan tertentu apa yang menyebabkan sebanyak 26 responden menjawab ragu-ragu akan kualitas pihak Muhammadiyah. Karena bentuk keragu-raguan siswa dalam hal kualitas jasa pendidikan dapat mengancam keberlangsungan berjalannya jasa pendidikan yang diberikan pihak Muhammadiyah.
Tabel 4.5
Kemudahan dalam cara pembayaran.
28 28,0 28,0 28,0 50 50,0 50,0 78,0 12 12,0 12,0 90,0 10 10,0 10,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Total Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Dalam tabel tabel diatas di ketahui sebanyak 28 renponden menjawab sangat setuju sekali, 50 responden menjawab setuju, 12 renponden menjawab ragu-ragu, 10 responden menjawab tidak setuju, dan tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju. Hal ini mengindikasikan renponden sepakat bahwa kemudahan dalam cara pembayaran yang diberikan oleh pihak Muhammadiyah telah berhasil yang ditunjukan sebanyak 50 responden menjawab setuju akan kemudahan cara pembayaran yang diberikan pihak Muhammadiyah.
Tabel 4.6 Ada biaya tambahan ekskul.
12 12,0 12,0 12,0 18 18,0 18,0 30,0 28 28,0 28,0 58,0 37 37,0 37,0 95,0 5 5,0 5,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel diatas dapat di simpulkan bahwa adanya biaya tambahan ekskul memberatkan pihak responden. Karena dari 100 responden hanya 12 responden yang menjawab sangat setuju sekali, 18 responden menjawab setuju, 28 responden menjawab ragu-ragu, 37 responden menjawab tidak setuju adanya biaya tambahan ekskul dan 5 responden menjawab sangat tidak setuju akan adanya biaya
tambahan ekskul. Dengan hasil jawaban ini sebaiknya pihak sekolah meminimalisir adanya uang tambahan yang dibebankan kepada siswa/i dalam setiap kegiatan.
Tabel 4.7
Kejelasan rincian pembayaran.
32 32,0 32,0 32,0 53 53,0 53,0 85,0 11 11,0 11,0 96,0 3 3,0 3,0 99,0 1 1,0 1,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Dalam tabel di atas sebagian besar responden sepakat bahwa pihak sekolah telah memberikan kejelasan rincian pembayaran dalam setiap pungutan yang di bebankan kepada para siswa/i nya. Hal ini terlihat bahwa 32 responden menjawab sangat setuju sekali, 53 responden menjawab setuju, 11 menjawab ragu-ragu, 3 menjawab tidak setuju, 1 responden menjawab sangat tidak setuju yang berarti bahwa pihak Sekolah Muhammadiyah telah berhasil memberikan kejelasan rincian pembayaran yang di bebankan kepada siswa/i dan dapat dikatakan pihak Muhammadiyah telah bersikap transparan kepada para siswa/i nya.
Tabel 4.8
Pemantauan uang tambahan lain.
11 11,0 11,0 11,0 28 28,0 28,0 39,0 29 29,0 29,0 68,0 28 28,0 28,0 96,0 4 4,0 4,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel di atas, 11 responden sangat setuju sekali, 28 responden setuju, 29 responden ragu-ragu, 28 responden tidak setuju dan 4 responden menyatakan sangat tidak setuju. Pemantauan uang tambahan lain yang dimaksud di sini adalah apakah orang tua murid melakukan pemantauan alokasi yang dilakukan pihak Muhammadiyah dalam setiap pemungutan yang di bebankan kapada para siswa/i dan kenyataannya bahwa sebagian besar responden ragu akan pemantauan orang tua murid yang di tunjukkan sebanyak 29 responden menyatakan keragu-raguanya.
Tabel 4.9
Ada dana tambahan lain diluar kegiatan (ekskul sekolah) untuk menunjang program.
6 6,0 6,0 6,0 37 37,0 37,0 43,0 24 24,0 24,0 67,0 29 29,0 29,0 96,0 4 4,0 4,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel di atas, dari 100 orang responden, 37 responden menyatakan setuju akan adanya pungutan uang kegiatan di luar ekskul, seperti hal nya ada kegiatan ekskul renang bagi laki-laki yang tidak dapat ditunjang oleh pihak sekolah karena tidak tersedianya sarana prasarananya dan 6 responden menyatakan setuju, 24 responden menyatakan tidak setuju, 4 responden menyatakan tidak setuju.
Tabel 4.10
Pungutan parkir dan uang keamanan lingkungan sekolah.
12 12,0 12,0 12,0 12 12,0 12,0 24,0 44 44,0 44,0 68,0 32 32,0 32,0 100,0 100 100,0 100,0 Setuju Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel di atas, 12 responden menyatakan setuju, 12 responden menyatakan ragu-ragu, 44 responden menyatakan tidak setuju, dan 32 responden menyatakan sangat tidak setuju. Dari pernyataan para responden bahwa sebanyak 44 responden menyatakan tidak setuju akan adanya uang parkir dan keamanan lingkungan sekolah dan 32 responden menyatakan sangat tidak setuju akan adanya uang pungutan parkir dan keamanan sekolah. Melihat keadaan di lapangan bahwa memang tidak terjadi adanya pungutan uang parkir maupun uang keamanan lingkungan Sekolah yang dikenakan kepada para siswa/i.
Tabel 4.11
Evaluasi dan monitoring penggunaan dana sekolah.
18 18,0 18,0 18,0 43 43,0 43,0 61,0 30 30,0 30,0 91,0 7 7,0 7,0 98,0 2 2,0 2,0 100,0 100 100,0 100,0
Sangat Setuju Sekali Setuju
Ragu-Ragu Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Total
Valid
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Pada tabel di atas, bahwa sebanyak 18 responden menyatakan sangat setuju sekali, 43 responden menyatakan setuju, 30 responden menyatakan ragu-ragu, 7 responden menyatakan tidak setuju, dan 2 responden menyatakan sangat tidak setuju. Dari hasil diatas sebanyak 43 responden menyatakan bahwa perlu
adanya evaluasi dan monitoring dana sekolah kepada para orang tua murid di setiap ahir semester.