• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2. Deskripsi Hasil Penelitian

4.2.1. Harga Saham (Y) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

Harga saham merupakan harga per lembar saham Perusahaan Plastic and Glass yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Harga perlembar saham ditentukan berdasarkan harga penutupan (Closing Price) per 31 Desember periode 2004 – 2008. Satuan ukuran yang digunakan adalah rupiah (Rp) dan skala datanya adalah nominal. Datanya terdapat pada tabel berikut ini :

Tabel 4.1 : Data Harga Saham Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

Nama Perusahaan 2004 2005 2006 2007 2008

Rata-rata

PT Aneka Kemasindo Utama Tbk 200 60 40 69 50 84

PT Argha Karya Prima Industry Tbk 450 520 500 460 425 471

PT Asahimas Flat Glass Tbk 2150 3325 2925 3200 1210 2,562

PT Asiaplast Industries Tbk 35 30 40 70 50 45

PT Berlina Tbk 1475 1000 770 990 320 911

PT Dynaplast Tbk 1800 1150 800 740 650 1,028

PT Kageo Igar Jaya Tbk 105 105 95 119 58 96

PT Langgeng Makmur Industry Tbk 85 155 170 160 70 128

PT Leyand Internasional Tbk 455 475 500 390 355 435

PT Siwani Makmur Tbk 265 165 175 220 100 185

PT Titan Kimia Nusantara Tbk 250 265 265 400 81 252

Dari tabel diatas diketahui bahwa dari tahun 2004 hingga tahun 2008 secara berturut – turut untuk harga saham PT Asahimas Flat Glass Tbk mencatat nilai harga saham yang paling tinggi yaitu tahun 2004 sebesar Rp. 2150,- , tahun 2005 sebesar Rp. 3325,- , tahun 2006 sebesar Rp. 2925,- , tahun 2007 sebesar Rp. 3200,- , tahun 2008 sebesar Rp. 1210,- .

Sedangkan dari tahun 2004 hingga tahun 2005 secara berturut – turut untuk harga saham PT Asiaplast Industries Tbk mencatat nilai terendah yaitu masing-masing Rp.35 dan Rp.30, tahun 2006 PT Aneka Kemashindo Utama Tbk dan PT Asiaplast Industries Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar Rp.40, tahun 2007 PT Aneka Kemashindo Utama Tbk kembali mencatat nilai harga saham terendah yaitu sebesar Rp.69, dan tahun 2008 PT Aneka Kemashindo Utama Tbk dan PT Asiaplast Industries Tbk kembali mencatat nilai harga saham terendah yaitu sebesar Rp.50.

4.2.2. ROE (X1

Merupakan perbandingan antara laba satalah pajak (EAT) dengan modal sendiri. ROE digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba yang tersedia bagi pemegang saham perusahaan. Satuan ukur dari variabel ini adalah persen (%) dan skala datanya adalah skala rasio.

)Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

Laba Setalah Pajak (EAT)

Return On Equity = x100% Modal Sendiri

Tabel 4.2 : Return On Equity (X1

BEI

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public

di

Nama Perusahaan 2004 2005 2006 2007 2008

Rata-rata

PT Aneka Kemasindo Utama Tbk 7.52 4.25 0.35 (0.11) (30.73) (3.74)

PT Argha Karya Prima Industry Tbk 1.17 1.92 2.44 3.55 9.30 3.68

PT Asahimas Flat Glass Tbk 20.05 17.70 (1.50) 11.82 15.25 12.66

PT Asiaplast Industries Tbk (5.33) (3.22) 0.05 (3.52) (3.84) (3.17)

PT Berlina Tbk 11.25 2.37 (3.70) 6.63 11.45 5.60

PT Dynaplast Tbk 12.06 5.32 (1.74) 0.20 0.00 3.17

PT Kageo Igar Jaya Tbk 16.08 8.08 5.63 8.13 3.84 8.35

PT Langgeng Makmur Industry Tbk (1,183.97) 34.79 0.88 3.18 0.65 (228.89)

PT Leyand Internasional Tbk 4.34 (16.63) 4.73 0.62 0.15 (1.36)

PT Siwani Makmur Tbk 5.20 5.18 2.50 (11.31) (29.68) (5.62)

PT Titan Kimia Nusantara Tbk (22.30) (77.69) (77.20) 774.78 (39.60) 111.60

PT Trias Sentosa Tbk 3.03 1.72 2.66 1.81 5.59 2.96

Sumber: Indonesian Capital Market Directory

Dari tabel diatas diketahui bahwa pada tahun 2004 Return On Equity

PT.Asahimas Flat Glass Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 20.05%. Tahun 2005 PT.Langgeng Makmur Industry Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 34.79%. Tahun 2006 PT.Kageo Igar Jaya Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 5.63%. Tahun 2007 PT Titan Kimia Nusantara Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 774.78%. Dan Tahun 2008 PT.Asahimas Flat Glass Tbk kembali mencatat nilai tertinggi sebesar 15.25%.

Sedangkan pada tahun 2004 hingga tahun 2005 Return On Equity PT Asiaplast Industries Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar -5.33% dan -3.22%, tahun 2006 PT Asahimas Flat Glass Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar -1.50% , tahun 2007 PT Aneka Kemasindo Utama Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar -0.11%, dan tahun 2008 PT Asiaplast Industries Tbk kembali mencatat nilai terendah yaitu sebesar -3.84%.

4.2.3. EPS (X2

Merupakan ukuran kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan per lembar saham pemilik. Earning Per Share yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah EAT dibagi jumlah lembar saham yang beredar. Satuan ukur dari variabel ini adalah rupiah (Rp) dan skala datanya adalah skala rasio.

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

EAT

Earning Per Share = Jumlah Lembar Saham Beredar

Tabel 4.3 : Earning Per Share (X2

Nama Perusahaan

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public

di BEI

2004 2005 2006 2007 2008

Rata-rata

PT Aneka Kemasindo Utama Tbk 11 6 1 (0) (35) (4)

PT Argha Karya Prima Industry Tbk 10 17 21 34 100 36

PT Asahimas Flat Glass Tbk 476 490 (40) 357 526 362

PT Asiaplast Industries Tbk (5.70) (3.34) 0.1 (3.5) (3.7) (3)

PT Berlina Tbk 232 48 (79) 150 150 100

PT Dynaplast Tbk 151 65 (21) 2 0.01 39

PT Kageo Igar Jaya Tbk 25 13 9 15 7 14

PT Langgeng Makmur Industry Tbk (113) 129 3 12 3 7

PT Leyand Internasional Tbk 4 (13) 4 1 0.16 (1)

PT Siwani Makmur Tbk 23 24 12 (48) (97) (17)

PT Titan Kimia Nusantara Tbk (71) (139) (78) (128) (101) (103)

PT Trias Sentosa Tbk 10 6 9 6 21 10

Sumber: Indonesian Capital Market Directory

Dari tabel diatas diketahui bahwa pada tahun 2004 dan 2005 untuk

Earning Per share PT.Asahimas Flat Glass Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar Rp.476,- dan Rp.490,- ,Tahun 2006 PT. Argha Karya Prima Industry Tbk

mencatat nilai tertinggi sebesar Rp.21,- ,Tahun 2007 dan 2008 PT.Asahimas Flat Glass Tbk kembali mencatat nilai tertinggi sebesar Rp.357,- dan Rp.526,-.

Sedangkan pada tahun 2004 dan 2005 untuk Earning Per share PT Asiaplast Industries Tbk mencatat nilai terendah sebesar 5.70,- dan Rp.-3.34,- ,tahun 2006 PT Dynaplast Tbk mencatat nilai terendah sebesar Rp.-21,- ,tahun 2007 dan tahun 2008 PT Asiaplast Industries Tbk mencatat nilai terendah sebesar Rp.-3.5,- dan Rp.-3.7,-.

4.2.4. DER (X3

Merupakan kemampuan perusahaan untuk membayar hutang dengan modal sendiri. Satuan ukur untuk variabel ini adalah kali (x), sehingga skala datanya adalah skala rasio.

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

Total Hutang

Debt to Equity Ratio =

Total Modal Sendiri

Tabel 4.4 : Debt to Equity Ratio (X3

Nama Perusahaan

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

2004 2005 2006 2007 2008

Rata-rata

PT Aneka Kemasindo Utama Tbk 0.11 0.18 0.48 0.56 0.62 0.39

PT Argha Karya Prima Industry Tbk 1.44 1.41 1.36 1.32 1.17 1.34

PT Asahimas Flat Glass Tbk 0.52 0.30 0.42 0.37 0.33 0.39

PT Asiaplast Industries Tbk 1.22 1.17 0.98 1.27 1.20 1.17

PT Berlina Tbk 1.72 1.70 1.66 1.34 1.27 1.54

PT Dynaplast Tbk 1.34 1.57 1.71 1.63 1.79 1.61

PT Kageo Igar Jaya Tbk 0.56 0.42 0.44 0.53 0.38 0.47

PT Langgeng Makmur Industry Tbk 117.70 0.35 0.35 0.36 0.43 23.84

PT Leyand Internasional Tbk 0.71 1.24 1.10 1.38 1.54 1.19

PT Siwani Makmur Tbk 0.41 0.53 0.57 0.92 1.19 0.72

PT Titan Kimia Nusantara Tbk 1.80 3.52 6.93 (36.75) 1.48 (4.60)

Dari tabel diatas diketahui bahwa pada tahun 2004 untuk Debt to Equity Ratio PT. Langgeng Makmur Industry Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 117.70 x, Tahun 2005 dan 2006 PT.Titan Kimia Nusantara Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 3.52 x dan 6.93 x, Tahun 2007 dan 2008 PT. Dynaplast Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 1.63 x dan 1.79 x.

Sedangkan pada tahun 2004 dan 2005 untuk Debt to Equity Ratio PT Aneka Kemasindo Utama Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar 0.11 x dan 0.18 x, tahun 2006 PT Langgeng Makmur Industry Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar 0.35 x, tahun 2007 PT Titan Kimia Nusantara Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar -36.75 x, dan tahun 2008 PT Asahimas Flat Glass Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar 0.33 x.

4.2.5. PER (X4

Merupakan perbandingan antara harga saham di pasar perdana atau harga perdana yang ditawarkan dibandingkan dengan pendapatan yang diterima. PER yang tinggi menunjukkan ekspektasi investor tentang prestasi perusahaan dimasa yang akan datang cukup tinggi. Satuan ukur untuk variabel ini adalah kali (x), sehingga skala datanya adalah skala rasio.

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

Harga Pasar Saham

Price Earning Ratio =

Tabel 4.5 : Price Earning Ratio (X4

Nama Perusahaan

) Perusahaan Plastic and Glass yang go public di BEI

2004 2005 2006 2007 2008

Rata-rata

PT Aneka Kemasindo Utama Tbk 18.02 9.29 76.62 (412.86) (1.42) (62.07)

PT Argha Karya Prima Industry Tbk 46.08 31.36 23.32 13.64 4.24 23.73

PT Asahimas Flat Glass Tbk 4.51 6.79 (73.72) 8.96 2.30 (10.23)

PT Asiaplast Industries Tbk (6.14) (8.97) 784.20 (19.85) (13.48) 147.15

PT Berlina Tbk 6.35 20.77 (9.75) 6.58 2.13 5.22

PT Dynaplast Tbk 11.89 17.56 (37.70) 301 73.083 73.17

PT Kageo Igar Jaya Tbk 4.19 8.00 10.01 8.10 8.29 7.72

PT Langgeng Makmur Industry Tbk (0.75) 1.20 51.75 13.01 27.45 18.53

PT Leyand Internasional Tbk 106.27 (36.10) 120 699 2.253 178.28

PT Siwani Makmur Tbk 11.69 6.92 14.84 (4.59) (1.03) 5.57

PT Titan Kimia Nusantara Tbk (3.52) (1.90) (3.39) (3.12) (0.80) (2.55)

PT Trias Sentosa Tbk 19.87 25.64 15.69 27.53 7.98 19.34

Sumber: Indonesian Capital Market Directory

Dari tabel diatas diketahui bahwa Price Earning Ratio untuk tahun 2004 PT. Leyand Internasional Tbk mencatat nilai PER tertinggi 106.27 x, Tahun 2005 PT. Argha Karya Prima Industry Tbk mampu mencatat nilai tertinggi sebesar 31.36 x, Tahun 2006 PT. Asiaplast Industries Tbk mampu mencatat nilai tertinggi sebesar 784.20 x, sedangkan untuk tahun 2007 PT Leyand Internasional Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 699 x, Dan pada tahun 2008 PT. Dynaplast Tbk mencatat nilai tertinggi sebesar 73.083 x.

Sedangkan Price Earning Ratio untuk tahun 2004 PT Langgeng Makmur Industry Tbk mencatat nilai terendah yaitu sebesar -0.75 x, tahun 2005 hingga tahun 2008 PT Titan Kimia Nusantara Tbk mencatat nilai terendah yaitu tahun 2005 sebesar -1.90 x, tahun 2006 sebesar -3.39 x, tahun 2007 sebesar -3.12 x, dan tahun 2008 sebesar -0.80 x.

4.3. Analisis dan Pengujian Hipotesis

Dokumen terkait