BAB IV ANALISIS TEKNIK DAN GAYA PERMAINAN PADA
4.2 Analisis Teknik Permainan
4.2.2 Analisis Teknik Permainan pada Lagu Bubuy Bulan
4.2.2.3 Harmonik
Pada lagu Bubuy Bulan, teknik harmonik ditemukan pada awal dan akhir
lagu. Teknik ini ditandai dengan lambang not yang berbentuk belah ketupat bukan bulat seperti not pada biasanya.
92
Birama ke-62:
Harmonik adalah efek nada menyerupai suara harpa pada gitar yang didapat dari memetik nada di posisi tertentu dan menggunakan teknik tertentu. Teknik ini dilakukan dengan cara menyentuh lembut senar kemudian memetiknya, bukan menekan/memencet seperti memainkan nada yang biasa. Untuk meghasilkan harmonik yang baik, jari harus menyentuh senar tepat diatas bilah besi.
Ada 2 jenis harmonik, yaitu:
1. Harmonik Natural, adalah harmonik pada open string. Hanya bisa
dilakukan pada fret tertentu, yaitu fret 3, 4, 5, 7, 9, 12, 16, 19, dan 24. Nada yang dihasilkan antara lain:
- Harmonik 12 menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi dari
open string.
- Harmonik 7 menghasilkan nada perfect fifth22dari harmonik 12.
- Harmonik 5 menghasilkan nada satu oktaf di atas harmonik 12.
- Harmonik 4 menghasilkan nada major third dari harmonik 5.
22
Salah satu jenis dari interval. Interval adalah jarak yang terbentang antara dua not. Interval dinamai dengan bilangan yang menyatakan urutan not kedua dari not pertama. Contoh:C ke C disebut unison, C ke D (1 laras) disebut major second, C ke E (2 laras) disebut major third, C ke F (2 laras) disebut major fourth, C ke G (3 laras) disebut perfect fifth, C ke A (4 laras) disebut major sixth, C ke B (5 laras) disebut major seventh, dan terakhir C ke C tinggi (6 laras) disebut perfect eight atau oktaf.
93
- Harmonik 3 menghasilkan nada perfect fifith dari harmonik 5.
- Harmonik 9 menghasilkan nada major third dari harmonik 5.
- Harmonik 16 menghasilkan nada major third dari harmonik 5,
atau sama dengan harmonik pada fret 9 dan 4.
- Harmonik 19 menghasilkan nada perfect fifth dari harmonik 12,
atau sama dengan harmonik pada fret 7.
- Harmonik 24 menghasilkan nada satu oktaf di atas harmonik 12,
atau sama dengan harmonik pada fret 5.
2. Harmonik artifisial/harmonik oktaf, adalah harmonik yang
memanfaatkan efek harmonik 12 untuk memainkan senar yang ditekan. Sebagai contoh, jika kita ingin memainkan nada harmonik
artifisial dari nada G (senar 1, fret 3), maka kita melakukannya dengan
cara menekan nada G pada senar 1 fret 3, menyentuh nada oktaf nya
yang berada di fret 1523, kemudian memetiknya. Diperlukan teknik
khusus dalam pemakaian jari tangan kanan. Hal ini disebabkan tangan kanan harus menyentuh nada oktaf dan memetik dalam waktu bersamaan. Penyentuhan nada oktaf dilakukan dengan telunjuk kanan. Sedangkan pemetikannya dilakukan dengan jari manis. Dengan demikian posisi telunjuk kanan akan berpindah-pindah mengikuti jarak 12 fret dari not-not yang ditekan oleh jari kiri.
23
Nada oktaf dalam satu senar berada di fret ke 12 setelah nada tersebut. Misal nada F (senar 1, fret 1), nada oktafnya berada di fret ke 13 (fret 1 + 12). Hal ini didapatkan dari interval oktaf yang berjarak 6 laras, sehingga jarak di gitar adalah 12 fret.
94
Dalam pemakaiannya, harmonik sering dipadukan dengan petikan akor dan bass dengan jempol. Harmonik yang dimainkan bersamaan dengan petikan normal akan menghasilkan efek suara seperti bunyi bel.
Dalam notasi, harmonik ditandai dengan kata harm atau arm. Biasanya
disertai juga dengan nomor senar yang akan dipetik dan nomor fret dimana posisi
nadanya akan dimainkan. Namun sudah banyak partitur yang meninggalkan cara
ini. Tanda harm/arm dihilangkan, digantikan menjadi not yang berbentuk belah
ketupat sebagai tanda dimainkan dengan teknik harmonik, dengan not berwarna
putih untuk melambangkan natural harmonic dan not warna hitam untuk
melambangkan artificial harmonic.
Pada birama ke-1, jelas terlihat jika 10 not seperenambelas pertama dan not seperempat didepannya berbentuk belah ketupat, tidak bulat seperti not yang lainnya. Ini menunjukkan bahwa not-not tersebut dimainkan dengan teknik
harmonik pada posisi/fret 12 (ceja) dengan jari kelingking (4) dan dipetik dengan
jempol (p). Namun terdapat sedikit kesalahan dalam pengetikan notasi tersebut. Berdasarkan video yang penulis lihat, harmonik pada bagian tersebut dimainkan dengan teknik harmonik natural. Hal ini tidak sesuai dengan partitur yang menunjukkan not yang dimainkan dengan teknik artifisial. Seharusnya 10 not seperenambelas pada bar tersebut berwarna putih. Karena dalam prakteknya,
nada-nada tersebut tidak memerlukan penekanan fret dengan tangan kiri (open
string). Oleh karena itu tangan kiri dapat langsung melakukan penyentuhan di fret
95
Gambar 4.8
Teknik Harmonik Natural pada Birama Pertama
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Jika pada awal lagu ini terdapat teknik harmonik natural, di akhir lagu
terdapat harmonik artifisial yang dipadukan dengan teknik trill. Pada birama
terakhir ini terlihat 5 not seperempat yang dimainkan dengan harmonik artifisial. Juga tiap not dilengkapi dengan petunjuk di senar berapa dan di fret berapa not tesebut dimainkan.
Kita ambil contoh not pertama yang dimainkan dengan teknik artifisial.
Terdapat petunjuk senar dan di fret berapa nada A dimainkan. Dalam aturan posisi
dasar dalam gitar klasik, nada si seperti di partitur tersebut dimainkan di senar 3
fret 2. Namun terdapat angka 4 di dalam lingkaran yang menunjukkan nada si tersebut harus dimainkan di senar 4. Di senar 4, nada si berada di fret 7. Kemudian di bawah not si tersebut juga terdapat angka 19 beserta huruf “i” dan “a”. Maksud dari angka 19 adalah teknik penyentuhan senar dalam harmonik
96
artifisial di senar oktaf dari not dasarnya (fret 7 + 12 = 19). Huruf “i” melambangkan dengan jari yang dipakai untuk melakukan teknik penyentuhan ini (telunjuk) dan huruf “a” melambangkan jari yang dipakai untuk memetik (manis). Begitulah dasar penjelasan untuk not-not dalam bar tersebut yang dimainkan dengan teknik harmonik artifisial seterusnya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah.
Gambar 4.9
Teknik Harmonik Atifisial pada birama ke-62
Jari manis Jari telunjuk
memetik menyentuh lembut
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Pada gambar terlihat proses pemetikan nada A. Proses ini dilakukan
sewaktu tangan kiri menekan nada A di senar 4 fret 7. Untuk mendapatkan suara
yang maksimal, biasanya setelah memetik, jari yang menyentuh dengan cepat diangkat.
97