• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Analisa Perbandingan Lingkungan Terapetik

Dalam dokumen BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 30-38)

3. Randall Children Hospital a. Ruang rawat privat

4.3 Hasil Analisa Perbandingan Lingkungan Terapetik

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti, aspek-aspek dalam lingkungan terapetik yang tertera dalam World Buliding Design Guidline of Therapeutic Environments oleh Smith dan Watkins (2013) masih belum semuanya diterapkan pada Rumah Sakit yang menjadi objek pengamatan oleh peneliti.

Tabel 4.1

Perbandingan Ketersediaan Aspek Lingkungan Terapetik

Faktor Aspek

Treatment akustik pada koridor

v x x

Pemisahan akustik pada area kerja staf dari ruang pasien

x v v

Reduce or

Menjaga kualitas udara dalam ruang

Kapel, ruang meditasi, dan taman meditasi

x x x

Artwork yang

melukiskan alam

v x v

Musik: live piano di area publik

Tempat dimana pasien dapat bersosialisasi

Give a Sense

Adapun perbandingan ketersediaan aspek-aspek yang meliputi faktor lingkungan terapetik diuraikan dalam diagram berikut.

Gambar 4.58 Diagram Perbandingan Ketersediaan Aspek Lingkungan Terapetik Untuk mengetahui penilaian aspek-aspek lingkungan terapetik tersebut dan bagaimana pengaruhnya pada penyembuhan pasien anak, penulis melakukan wawancara kepada orang tua pasien yang mengantar anaknya melakukan pengobatan dan orang tua yang menemani anaknya yang sedang di rawat. Didapatkan faktor lingkungan terapetik mana yang paling berpengaruh pada penyembuhan pasien. Adapun diagramnya adalah sebagai berikut.

Hospital Randall Children

Hospital

Randall Children Hospital

Randall Children Hospital

29%

19%

43%

9%

Perbandingan Faktor Lingkungan Terapetik yang Paling Mempengaruhi Pasien

Reduce or Eliminate Environmental Stressor Provide Positive Distraction

Enable Social Support

Give a Sense of Control

Gambar 4.59 Diagram Perbandingan Faktor Lingkungan Terapetik

Dari hasil wawancara terhadap 10 orang narasumber tersebut didapatkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi penyembuhan anak adalah faktor Enable Social Support (44%), faktor Reduce or Eliminate Environmental Stressor (30%), faktor Enable Social Support (20%), dan faktor Give a Sense of Control (6%).

Kriteria lingkungan terapetik yang dipaparkan oleh Smith dan Watkins (2013) bukan merupakan lingkugan terapetik yang dikondisikan pada rumah sakit anak. Untuk mengetahui aspek lain yang perlu dimasukkan dalam kriteria desain lingkungan terapetik untuk anak ini, maka penulis menggali data dengan melakukan wawancara dengan narasumber orang tua pasien anak.

Adapun aspek lain yang disebutkan oleh para narasumber namun tidak terdapat pada faktor lingkungan terapetik tersebut antara lain:

6 7 9

6

4

8

6 Perbandingan Faktor Anak dalam Fasilitas Rumah Sakit

Gambar 4.60 Hasil Wawancara Tentang Aspek Anak dalam Rumah Sakit Uraian dari hasil wawancara adalah sebagai berikut:

1. Dampingan dari keluarga. Yang dimaksud disini adalah orang tua dari pasien anak tersebut menemani pasien saat di rumah sakit. Tak jarang pasien anak membutuhkan kehadiran orang tuanya selama 24 jam di rumah sakit. Kondisi yang ditemukan pada RSUD Pasar Rebo orang tua ikut tidur di tempat tidur anak yang di rawat, kondisi ini terjadi karena tidak tersedianya sofa bed untuk keluarga yang menginap. Randall Children Hospital dan Kemang Medical Care menyediakan fasilitas ini pada ruang-ruang tertentu seperti VVIP dan VIP.

2. Interior ruang bernuansa anak. Berdasarkan hasil wawancara dengan para orang tua dari Kemang Medical Care, mereka membawa anaknya untuk mendapat perawatan di rumah sakit ini karena penataan interior ruangnya yang memunculkan aspek anak. Sedangkan di RSUD Pasar Rebo, karena tidak adanya aspek interior anak dalam instalasi anak, mereka menginginkan fasilitas seperti ini tidak hanya tersedia pada rumah sakit khusus bertarif mahal, namun di rumah sakit menegah kebawah pun ada.

3. Terapi bermain, sarana hiburan anak, dan ruang bermain anak dapat disatukan dalam penyediaannya. Anak yang sakit sebenarnya tetap membuthukan suatu hiburan. Dengan penyediaan ruang bermain anak dan

didalamnya tidak hanya diisi dengan permainan saja. Namun dengan aktivitas lainnya yang disebuut terpi bermain. Ibu Indar yang mrupakan Kepala Perawat di RSUD Pasar Rebo membenarkan pernyataan ini.

4. Bagi anak, peran keluarga sangat penting dalam proses penyembuhan, saat mendapatkan kegiatan medis, anak yang pertama kali masuk rumah sakit akan sangat menolak ketika didekati oleh petugas medis. Suatu kasus pada RSUD Pasar Rebo, saat perawat hendak memberikan uap pada pasien anak, mereka akan menolak dengan menangis dan takut didekati, mereka hanya mau dekat dengan keluarganya. Hal ini membuat perawat mengajarkan bagaimana prosedur medis untuk member uap pada anak kepada orang tua pasien, sehingga orang tua mereka yang melakukannya.

5. Beberapa rumah sakit membatasi pasien yang masuk ke ruang rawat inap.

Hal ini dikarenakan resiko terbawanya kuman dari luar ke ruang rawat.

Namun, pasien anak biasanya membutuhkan suatu kunjungan dari keluarganya. Hal ini tidak masalah jika pasien berada dalam ruang rawatt privat. Sehingga seharusnya penyediaan ruang atau area bersosialisasi bagi pasien dan keluarganya diperlukan dalam rumah sakit.

Tabel 4.2

Kesan Ruang Terhadap Aspek Aktivitas Anak

Aspek Kegiatan Kesan Ruang

Terapi bermain diakses 11 April 2014

Sarana hiburan anak

Televisi, kegiatan menonton bersama

Kegiatan bermain di dalam maupun luar area perawatan

Gambar 4.60 Evalina Children Hospital

Sumber: twitter.com, diakses 18 April 2014

Gambar 4.61 Royal London Children Hospital

Sumber:

creativereview.co.uk, diakses 18 April 2014 Dampingan dari diakses 18 April 2014 Ruang bermain

anak

Permainan indoor ruang anak Permainan outdoor di taman

Gambar 4.63 Abdullah Children Hospice Sumber: piterest.com, diakses 18 April 2014

Gambar 4.64 Children

Hospital Zurich Sumber: dezeen.,com, diakses 18 April 2014 Sosialisasi

dengan keluarga

Keluarga yang memasak sesuatu untuk pasien (atas izin diakses 18 April 2014

Gambar 4.66 New Royal Children Hospital Sumber: blp.com.au, diakses 18 April 2014 Interior ruang

bernuansa anak

Berikan suatu elemen interior yang mengajak anak untuk ikut berinteraksi, tidak hanya dari pemilihan warna-warna pada dinding, tapi juga jenis

Gambar 4.68 Kids pantone chairs

Sumber:

stardustmoderndesign.com, diakses 18 April 2014

Gambar 4.69 Tivolo kids furniture

Sumber:

polopuetearanda.com, diakses 18 April 2014 Peran keluarga

dalam perawatan

Orang tua yang melakukan kegiatan medis untuk mencegah anak menangis

Keterlibatan orang tua dalam kegiatan perawatan

4.4 Program Perencanaan Desain

Dalam dokumen BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN (Halaman 30-38)

Dokumen terkait