• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Analisa Perhitungan

Dalam dokumen BAB 4 ANALISA DAN PERHITUNGAN (Halaman 38-46)

5. Biaya perpindahan dan instalasinya

4.3. Hasil Analisa Perhitungan

Berdasarkan referensi dari literatur, bahwa untuk perhitungan analisa perbandingan investasi dua jenis alternatif yang memiliki umur ekonomis yang berbeda maka digunakan perhitungan dengan asumsi keberulangan atau berakhir bersamaan. Pada analisa pertama perhitungan dilakukan dengan menyamakan umur PC dengan Thin client menjadi 9 tahun, sehingga hal ini dapat dikatakan asumsi keberulangan PC dengan anggapan reinvestasi PC tersebut kembali disetiap akhir umur pakai dengan karakteristik yang sama dengan semula.

Hasil perhitungan dengan metode Present Worth untuk perhitungan dengan asumsi keberulangan dapat diketahui sebagai berikut :

PW Personal Computer = Rp 1.539.120.586,9 PW Thin client = Rp 589.827.493,43

Karena perhitungan tersebut kesemuanya adalah nilai investasi dan pengeluaran, maka dipilih dengan mempertimbangkan nilai investasi yang terkecil dari pilihan alternatif yang lain yaitu Thin client dengan nilai Present Worth sebesar Rp 589.827.493,43

Data Hasil Analisa menggunakan Metode AW (Annual Worth) AW Personal Computer = Rp 288.876.659,72

Dari hasil analisa tersebut terlihat bahwa nilai annual worth dari thin client lebih kecil dari nilai annual worth dari personal computer. Ini berarti bahwa total jumlah biaya ekivalen seragam tahunan untuk pengeluaran dan investasi thin client dengan komponen bunga dan faktor lainnya bernilai Rp 110.705.865,72. lebih kecil dari annual worth personal computer sebesar Rp 288.876.659,72. Dari hasil tersebut terlihat bahwa total biaya-biaya yang diseragamkan kedalam annual worth lebih menguntungkan thin client karena nilai investasi yang dikeluarkan secara keseluruhan lebih kecil daripada investasi secara keseluruhan dari personal computer, walaupun terlihat bahwa saat investasi awal (innitial cost) adanya point investasi thin client yang lebih besar dari investasi personal computer. Dan terlihat juga perbedaan yang tidak begitu signifikan secara keseluruhan saat investasi awal. Atau dengan kata lain jika nilai investasi dan pengeluaran seragam tahunan di simbolkan dengan nilai negatif maka nilai annual worth personal computer lebih negatif dari nilai annual worth thin client.

Thin client menggunakan system Citrix Metaframe Presentation Server

Dari hasil analisa diatas terlihat bahwa nilai investasi secara keseluruhan untuk thin client ternyata jauh lebih kecil dibandingkan dengan personal computer. Berikutnya akan dicoba dibandingkan jika investasi thin client menggunakan system Citrix Presentation Server terhadap investasi personal computer.

Citrix Presentation Server adalah sebuah perangkat lunak yang di install di komputer server untuk menunjang aplikasi thin client. Software tersebut sangat banyak memiliki fitur yang menunjang system thin client. Beberapa fitur diantaranya

adalah dapat meningkatkan kinerja system, mobilitas, mempermudah manajemen user dan konfigurasi, alamat IP virtual dan fitur lainnya yang dapat dilihat pada lampiran.

Dengan berbagai keunggulan tersebut maka tidak terlepas dari harganya yang sangat tinggi untuk pemakaian lisensi per penggunanya. Untuk satu user thin client saja lisensinya harus dibeli dengan harga $290.

Banyak manajemen perusahaan yang tidak pernah terfikirkan sama sekali untuk menggunakan thin client dikarenakan harga awalnya yang tidak begitu berbeda jauh dengan PC bahkan bisa lebih mahal jika menggunakan lisensi Terminal Services dan lisensi Citrix sekaligus. Juga dengan anggapan bahwa dengan membeli PC, spesifikasi yang didapatkan jauh lebih tinggi daripada menggunakan thin client yang hanya sebuah dumb terminal tanpa Harddisk dengan prosesor sangat rendah.

Namun jika dilihat dan dianalisa lebih jauh akan terlihat bahwa penggunaan PC sebagai sarana bekerja hanya dengan menggunakan aplikasi sederhana seperti pengetikan dan spreadsheet atau aplikasi input data, sangatlah tidak efisien jika menggunakan spesifikasi personal computer yang tinggi dengan kapasitas penyimpanan dan kemampuan prosesor yang terbuang sia-sia.

Nilai suatu investasi tidak bisa dilihat hanya di awal investasi saja, namun juga harus dilihat dari segi jangka panjang.

Keraguan dari pihak manajemen untuk menggunakan thin client diantaranya adalah adanya perbedaan harga saat di awal investasi sebagai berikut :

Harga PC = $ 550 Harga lisensi Windows XP = $ 145 Harga lisensi Client Access License = $ 40

Total harga PC = $ 735

Sedangkan untuk investasi thin client adalah sebagai berikut Harga dumb terminal thin client = $ 400

Harga lisensi terminal service = $ 149 Harga lisensi Client Access License = $ 40 Total harga Thin Client = $ 589

Jika thin client tersebut menggunakan citrix license, maka harga citrix license peruser adalah $ 290 sehingga harga thin client secara keseluruhan adalah $589 + $ 290 = $ 879.

Dari perbandingan harga tersebut dapat terlihat bahwa untuk investasi sebuah thin client menggunakan dumb terminal nilai investasinya jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan membeli PC baru. Sehingga banyak pihak majamen perusahaan yang enggan untuk memilih thin client sebagai sarana alat bantu kerja.

Untuk perhitungan perbandingan investasi sebelumnya hanya membandingkan antara PC dengan thin client tanpa menggunakan system citrix metaframe presentation server sebagai server manajemen dari thin client. Secara fungsi system thin client tanpa Citrix dapat berjalan namun dengan fungsi dan kemampuan yang terbatas pada fitur standar dari terminal serive Windows 2003 Server.

Secara keseluruhan dari hasil analisa perbandingan tanpa system Citrix dapat terlihat perbedaan nilai investasi yang cukup jauh jika ditinjau secara jangka panjang. Namun penulis akan mencoba melakukan perbandingan kembali jika thin client menggunakan system Citrix Metaframe Presentation sebagai software pendukung di sisi servernya.

Berikut perhitungan penambahan lisensi citrix pada thin client dan tabel setelah adanya penambahan system citrix pada thin client :

Nilai investasi akan ditambahkan pada biaya lisensi dari thin client

Harga lisensi untuk Operating System Windows 2003 Server adalah $ 800 / server Harga lisensi untuk Client Access License adalah $ 40 / user

Harga lisensi untuk Terminal Service Client Access License adalah $ 149 / user. Total harga lisensi untuk thin client :

= Lisensi server + lisensi client (Windows CAL + TS CAL)

= $ 800 + [ (45 unit thin client x $ 40) + (45 unit thin client x $ 149) + (45 unit thin client x $ 290 citrix license)]

= ($ 9305 + $ 13050) x Rp 9500 = Rp 212.372.500,-

Tabel 3. Investasi Awal (Initial Cost) dengan Penambahan Investasi Citrix System

No. Biaya Awal PC THIN CLIENT

1 Biaya investasi Rp235.125.000,00 Rp 209.000.000,00 2 Biaya lisensi Rp 79.087.500,00 Rp 212.372.500,00 3 Biaya sosialisasi Rp - Rp 334.233,00 4 Biaya installasi awal Rp 602.167,50 Rp 164.227,50

Total Rp314.814.667,50 Rp 421.870.960,50

Tabel 4. Biaya Operasional dengan Citrix System

No.

Biaya Operasional

(Pertahun) PC THIN CLIENT

1 Biaya listrik Rp 19.958.400,00 Rp 5.246.208,00 2

Biaya perbaikan dan

kerusakan (Hardware) Rp 4.400.000,00 Rp 1.500.000,00 3 Biaya perawatan Rp 7.173.090,00 Rp - 4

Biaya kerusakan software

(klaim) Rp 8.333.184,00 Rp 21.701,00 5 Biaya supporting Rp 24.062.068,80 Rp 6.795.299,23 6

Biaya pemeriksaan virus

dan perbaikannya Rp 1.041.648,00 Rp 700.704,00 7

Biaya perpindahan dan

instalasinya Rp 700.704,00 Rp 8 Biaya upgrade hardware Rp 8.550.000,00 Rp

9 Biaya upgrade software Rp 976.545,00 Rp 29.196,00 10

Biaya start-up (loading

operating system) Rp 4.219.182,00 Rp 140.659,20

Jumlah Rp 79.414.821,80 Rp 14.433.767,43

No. Biaya Lainnya

1 Biaya depresiasi (Pertahun) Rp 78.375.000,00 Rp 31.666.666,66

2

Biaya Reinvestasi Server (3

tahun sekali) Rp - Rp 38.000.000,00

Total biaya tahunan Rp157.789.821,80 Rp 46.100.434,09 Biaya reinvestasi - Rp 38.000.000,00

PW PC = Rp 314.814.667,50 + Rp 314.814.667,50 [(P/F,12%,3) + (P/F,12%, 6)] + Rp 157.789.821,80 (P/A,12%,9) = Rp 314.814.667,5+Rp 224.085.080,33 + Rp. 159.485.110,56 + Rp. 840.735.728,51 = Rp 1.539.120.586,9 PW TC = Rp 421.870.960,50 + Rp 38.000.000,00[(P/F,12%,3)+ (P/F,12%,6)] + Rp 46.100.434,09 (P/A, 12%, 9) = Rp 421.870.960,50 + Rp 27.048.400,00 + Rp 19.250.800,00 + Rp 245.632.332,93 = Rp 713.802.493,43

Data Hasil Perhitungan dengan Metode AW (Annual Worth) (A/P, 12%, 3) = 0,4163 (A/P, 12%, 9) = 0,1877 (P/F, 12%, 3) = 0,7118 (P/F, 12%, 6) = 0,5066 AW(12%) PC = Rp 314.814.667,50(A/P,12%,9) + {(Rp 314.814.667,50(P/F,12%,3)) (A/P,12%,9)} +{Rp 314.814.667,50(P/F,12%,6))(A/P,12%,9)} + Rp 157.789.821,80 = Rp 59.090.713,09 + Rp 42.060.769,58 + Rp 29.935.355,25 + Rp 157.789.821,80 = Rp 288.876.659,72

AW TC = Rp 421.870.960,50 (A/P, 12%, 9) + { (Rp 38.000.000,00(P/F,12%,3) + Rp 38.000.000,00(P/F,12%,6) )(A/P,12%,9)} + Rp 46.100.434,09 = Rp 79.185.179,29 + (Rp 27.048.400,00 + Rp19.250.800,00)(0,1877) + Rp 46.100.434,09 = Rp 79.185.179,29 + Rp 8.690.359,84 + Rp 46.100.434,09 = Rp 133.975.973,22

Dari perhitungan diatas terlihat bahwa nilai annual worth thin client dengan system citrix tetap lebih kecil dibandingkan dengan nilai annual worth personal computer. Hal ini berarti bahwa investasi thin client dengan system citrix tetap lebih menguntungkan karena memiliki nilai investasi jangka panjang yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan nilai investasi personal computer, tentunya dengan berbagai benefit dan fitur yang jauh lebih banyak dan keuntungan lainnya yang tidak dapat dinilai secara finansial.

Dalam dokumen BAB 4 ANALISA DAN PERHITUNGAN (Halaman 38-46)

Dokumen terkait