• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

4.7. Analisa Regresi linier Berganda pada Sumur Gali dan Sumur Bor

4.7.2. Hasil Analisa Regresi linier Berganda Pada Sumur Gal

BAGIAN 1 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 232,724 79,693 2,920 ,010

Jarak Sumur Gali (m) -,001 ,001 -,149 -1,143 ,269

Kedalaman Sumur Gali (m) 27,397 19,490 ,179 1,406 ,178 Konsentrasi CL (mg/L) 1,743 ,258 ,892 6,764 ,000

Jadi, Regresi linier berganda nya Y = 232,724 - 0,001 X1 + 27,397 X2 + 1,743 X3

Daya Hantar Listrik = 271,791 - 0,001 jarak + 27,397 kedalaman + 1,743 konsentrasi Cl.

Dengan : Y = DHL (µ mho/cm, 25ºC)

X1 = Jarak sumur bor dari garis pantai ( m ) X2 =Kedalaman sumur bor ( m )

X3 =Konsentrasi klorida ( mg/ L )

Misalkan ditinjau MSG 21 dimana X1 = 67700 m, X2 = 6 m, X3 = 105,2 mg/L

kemudian dimasukkan ke persamaan regresi liner berganda maka diperoleh : Y = 232,724- 0,001 X1 + 27,397 X2 + 1,743 X3

= 232,724 - 0,001 (67700) + 27,397(6) + 1,743 (105,2) = 580,4019 µ mho/cm, 25ºC ( terintrusi tinggi )

Nilai B = 1,743 ; berarti setiap penambahan 1000 kali satuan Konsentrasi Cl diharapkan akan menaikkan nilai DHL sebanyak 1743 satuan DHL.

BAGIAN 2

Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh jarak dan kedalaman dan konsentrasi Cl secara bersama-sama terhadap kuatnya daya handar listrik, digunakan tabel ANOVA.

Pedoman kontribusi variable bebas terhadap variable berikut:

 Jika angka signifikan penelitian<α,maka H0 ditolak dan H1diterima

 Jika angka signifikan penelitian>α, maka H1 ditolak dan H0 diterima

Dengan:

H0 = Tidak terdapat pengaruh fungsional yang linier dan signifikan antara

satu atau lebih variable bebas terhadap variable terikatnya atau model regresi yang terbentuk adalah model yang paling sesuai menggambarkan

satu atau beberapa variable bebas berpengaruh terhadap variable terikatnya.

H1= terdapat pengaruh fungsional yang linier dan signifikan antara satu

atau lebih variable bebas terhadap variable terikatnya atau model regresi yang terbentuk adalah model yang paling sesuai menggambarkan satu atau beberapa variable bebas berpengaruhnya terhadap variable terikatnya (Sulaiman,2004). ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 588749,754 3 196249,918 15,447 ,000a Residual 215975,484 17 12704,440 Total 804725,238 20

a. Predictors: (Constant), Konsentrasi CL (mg/L), Kedalaman Sumur Gali (m), Jarak Sumur Gali (m)

b. Dependent Variable: DHL (µmho/cm. 25ºC)

Nilai signifikansi ( 0,000 < 0,05 ), maka H1 ditolak dan H0

diterima.Artinya untuk nilai alpa 5% , nilai DHL air sumur gali memiliki hubungan yang linier (dipengaruhi) oleh jaraknya dari tepi pantai, kedalaman sumur bor dan konsentrasi Cl secara bersama-sama.

Sum of Squares (SS) total adalah 804725,238. Artinya, Sebagian variansi berasal dari variabel bebas (Jarak, kedalaman dan konsentrasi Cl) yaitu sebesar 588749,754 (regresi) yang mempengaruhi variabel terikat daya hantar listrik (DHL), lalu sisanya, 215975,484 disebabkan oleh variabel lain yang juga mempengaruhi DHL, tetapi tidak dimasukkan dalam model (residual).

Fh atau Fstat atau F dari tabel ANOVA diatas = 15,447 sementara dari tabel

distribusi F dengan alpa 5% diketahui Ftab = 3.1968, sehingga Fh> Ftab .

Hal ini berarti Regresi linier berganda tersebut bersifat nyata atau bermakna, artinya jarak sumur gali dari garis pantai, kedalaman sumur dan

konsentrasi Cl yang dikandung secara bersama-sama nyata berpengaruh terhadap daya hantar listrik (DHL) air sumur gali.

BAGIAN 3

Untuk menjelaskan hubungan keeratan antara jarak, kedalaman sumur dan konsentrasi Cl, digunakan Koefisien Korelasi Berganda.

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson dimension0 1 ,855 a ,732 ,684 112,714 1,876

a. Predictors: (Constant), Konsentrasi CL (mg/L), Kedalaman Sumur Gali (m), Jarak Sumur Gali (m)

b. Dependent Variable: DHL (µmho/cm. 25ºC)

R = 0,855: menyatakan bahwa keeratan hubungan (korelasi berganda) varibel bebas jarak, kedalaman dan konsentrasi Cl terhadap variabel terikat DHL

sebesar 85,5% yang berarti “terdapat hubungan yang positif dan kuat antara jarak,

kedalaman dan konsentrasi Cl secara bersama-sama terhadap daya hantar listrik (DHL) pada sumur gali.

R Square = 0,732 gunanya untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel bebas (jarak, kedalaman dan konsentrasi Cl) secara bersama-sama (serempak) dalam menjelaskan variabel terikat daya hantar listrik (DHL) : menyatakan bahwa 73,2 % perubahan pada variabel terikat (DHL) dapat dijelaskan oleh variabel bebas jarak, kedalaman dan konsentrasi Cl, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel yang tidak dimasukkan dalam model.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat di tarik kesimpulan :

1. Pada sumur gali terdapat 21 titik sampel , 1 titik sampel air sumurnya tidak terintrusi tetapi 20 titik sampel yang lain sudah terintrusi dengan variasi berbeda-beda mulai dari terintrusi sedikit sampai terintrusi tinggi. 2. Berdasarkan DHL pada sumur gali DHL tertinggi 894 µ mho/cm, 25ºC

terdapat pada sumur MSG 12 yang berada pada jarak 7980 m (7,98 km)

dari garis pantai dengan kedalaman 2,4 m dan DHL terendah 186 µ mho/cm, 25ºC terdapat pada MSG 13 yang berjarak 7870 m ( 7,87 km )

dari garis pantai dengan kedalaman 2,0 m.

3. Pada sumur bor semua air sumur telah terintrusi dengan tingkat intrusi tinggi.

4. Sumur bor seluruhnya terintrusi tinggi dengan DHL tertinggi 2904 µ mho/cm, 25ºC pada MSB 12 yang berjarak 8400 m (8.4 km) dari garis pantai dan kedalaman 90 m sedangkan DHL terendah 634 µ mho/cm, 25ºC pada sumur MSB 6 yang berjarak 10100 (10,1 km) dari garis pantai dan kedalaman 21 m.

5. Dari analisis pengamatan dapat dilihat pada sumur gali nilai antara jarak, kedalaman dan konsentrasi klorida terhadap DHL diperoleh koefisien Determinasi R Square = 0.732 ≤ 1 yang berarti keeratan hubungan antara jarak, kedalaman dan konsentrasi klorida terhadap DHL cukup erat atau relatif tinggi sebesar 73,2% sedangkan pada sumur bor diperoleh koefisien Determinasi R Square = 0,364 ≤ 1 yang berarti keeratan hubungan antara jarak, kedalamaan dan konsentrasi klorida terhadap DHL tidak erat atau relatif rendah sebesar 36,4%.

5.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan , maka disarankan :

1. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut dengan jumlah titik sampel yang lebih banyak dan variasi jarak yang berbeda-beda.

2. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi DHL air sumur gali dan sumur bor yaitu struktur tanah dan ketinggian permukaan tanah.

3. Kepada masyarakat dianjurkan supaya pengambilan air tanah tidak dilakukan secara berlebihan.

4. Kepada Pemerintah Kota Medan agar memberikan penyuluhan kepada masyarakat setempat supaya air sumur bor tidak dikomsumsi.

5. Kepada Pemerintah Kota Medan agar menyediakan fasilitas air bersih untuk kebutuhan masyarakat setempat.

6. Kepada Pemeritah Kota Medan agar mengendalikan pola sebar kegiatan pemukiman dan kegiatan industri yang mempergunakan air tanah relatif besar terutama di daerah-daerah yang merupakan daerah resapan.

7. Kepada pemeritah kota Medan agar memperketat izin pembuatan sumur bor dan sumur gali di daerah penurunan muka air tanah.

8. Kepada pemerintah kota Medan agar mempergunakan acuan klasifikasi intrusi air laut berdasarkan DHL ( µmho/cm. 25ºC ) sebagai berikut : Jika DHL ≤ 200,00 Tidak terintrusi

Jika 200,01 ≤ DHL ≤ 229,24 Terintrusi sedikit Jika 229,25 ≤ DHL ≤ 387,43 Terintrusi sedang Jika 387,44,DHL ≤ 534,67 Terintrusi agak tinggi Jika DHL ≥ 534.67 Terintrusi tinggi

Dokumen terkait