BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Hasil Penelitian
5.1.3. Hasil Analisis Data
5.1.3.1. Pengetahuan
.Tabel 5.4. Distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel pengetahuan No. Pertanyaan Jawaban responden Salah atau Tidak tahu Mendekati benar Benar n % n % n % 1 Defenisi kebisingan 22 39,3 5 8,9 29 51,8
2 Pengaruh kebisingan terhadap kesehatan
15 26,8 9 16,1 32 57,1
3 Sumber sangat bising di kapal 3 5,4 4 7,1 49 87,5
4 Jenis alat pelindung pendengaran yang dapat digunakan
7 12,5 7 12,5 42 75,0
5 Alat pelindung pendengaran yang disediakan dari perusahaan
4 7,1 21 37,5 31 55,4
6 Kapan alat pelindung pendengaran digunakan
1 7,1 5 8,9 47 83,9
7 Tanda awal gangguan pendengaran akibat bising
11 19,6 26 46,4 19 33,9
8 Terapi gangguan pendengaran akibat bising
31 55,4 4 7,1 21 37,5
9 Pencegahan lebih penting daripada pengobatan
9 16,1 5 8,9 42 75,0
10 Pencegahan gangguan pendengaran akibat bising
5 8,9 11 19,6 40 71,4
11 Kewajiban perusahaan dalam menyediakan alat pelindung pendengaran
Tabel di atas merupakan data lengkap distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel pengetahuan. Berdasarkan hasil pilihan jawaban responden seperti pada tabel di atas, pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 3 adalah pertanyaan nomor 3 (Benar) dengan persentase 87,5%; pertanyaan paling banyak dijawab dengan skor 2 (mendekati benar) adalah pertanyaan nomor 7 dengan persentase 46,4%; pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 1 (salah atau tidak tahu) adalah pertanyaan nomor 8 dengan persentase 55,4%.
Hasil uji pengetahuan responden terhadap gangguan pendengaran akibat bising dengan menggunakan wawancara dapat dilihat pada tabel 5.5 berikut:
Tabel 5.5. Distribusi frekuensi hasil uji pengetahuan
Pengetahuan Frekuensi Persentase (%)
Kurang 0 0
Cukup 11 19,6
Baik 45 80,4
Jumlah 56 100
Berdasarkan data pada tabel di atas dapat dilihat pengetahuan responden terhadap gangguan pendengaran akibat bising paling banyak pada level baik yaitu sebesar 80,4%, diikuti kategori cukup sebesar 19,6%, dan tidak ada satupun responden berada pada kategori kurang 0%. Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan kelompok usia dapat dilihat pada tabel 5.6.
Tabel 5.6. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan kelompok usia Kelompok Usia Gambaran Pengetahuan Total Cukup Baik n %KU %GP n %KU %GP 21-30 2 15,4 18,2 11 84,6 24,4 13 31-40 3 23,1 27,3 10 76,9 22,2 13 41-50 3 17,6 27,3 14 82,4 31,1 17 51-60 3 23,1 27,3 10 76,9 22,2 13 Jumlah 11 19,6 100 45 80,4 100 56
Keterangan : %KU: persentase terhadap total Kelompok Usia
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan baik pada kelompok usia 21-30 tahun sebanyak 11 orang (24,4%), kelompok usia 31-40 tahun sebanyak 10 orang (22,2%), kelompok usia 41-50 tahun sebanyak 14 orang (31,1%), dan kelompok usia 51-60 sebanyak 10 orang (22,2%). Pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan cukup pada kelompok usia 21-30 tahun sebanyak 2 orang (18,2%) dan pada kelompok usia 31-40 tahun; 41-50 tahun; 51-60 tahun masing-masing sebanyak 3 orang (27,3%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan lama kerja dilihat pada tabel 5.7.
Tabel 5.7. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan kelompok lama kerja
Lama Kerja (tahun) Gambaran Pengetahuan Total Cukup Baik n %LK %GP n %LK %GP 0-4 4 17,4 36,4 19 82,6 42,2 23 5-9 1 20,0 9,1 4 80,0 8,9 5 10-14 2 22,2 18,2 7 77,8 15,6 9 15-19 1 100,0 9,1 0 0 0 1 >19 3 16,7 27,3 15 83,3 33,3 18 Jumlah 11 19,6 100 45 80,4 100 56
Keterangan : %LK: persentase terhadap total Lama Kerja
%GP: persentase terhadap total Gambaran Pengetahuan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan baik menurut kelompok lama kerja. Pada kelompok lama kerja 0-4 tahun sebanyak 19 orang (42,2%) pada kelompok inilah persentase yang tertinggi, kemudian kelompok lama kerja 5-9 tahun sebanyak 4 orang (8,9%), kelompok lama kerja 10-14 tahun sebanyak 7 orang (15,6%), pada kelompok 15-19 tahun tidak ada satupun responden berpengetahuan baik dan kelompok lama kerja >19 tahun sebanyak 15 orang (33,3%). Pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan cukup pada kelompok lama kerja 0-4 tahun sebanyak 4 orang (36,4%) kemudian kelompok lama kerja 5-9 tahun sebanyak 1 orang (9,1%), kelompok lama kerja 10-14 tahun sebanyak 2 orang (18,2%), pada kelompok 15- 19 tahun sebanyak 1 orang (9,1%), dan kelompok lama kerja >19 tahun sebanyak
3 orang (27,3%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan lama kerja dilihat pada tabel 5.8.
Tabel 5.8. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan pendidikan terakhir Tingkat Pendidikan Gambaran Pengetahuan Total Cukup Baik n %TP %GP n %TP %GP SD 2 40,0 18,2 3 60,0 6,7 5 SMP 2 100,0 18,2 0 0 0 2 SMA 6 15,8 54,5 32 84,2 71,1 32 Perguruan Tinggi 1 9,1 9,1 10 90,9 22,2 10 Jumlah 11 19,6 100 45 80,4 100 56
Keterangan : %TP: persentase terhadap total Tingkat Pendidikan %GP: persentase terhadap total Gambaran Pengetahuan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan baik berdasarkan tingkat pendidikan, kelompok responden yang tamat SD sebanyak 3 orang (6,7%), pada kelompok yang tamat SMP tidak ada satu orang pun yang berpengetahuan baik, untuk kelompok yang tamat SMA memiliki jumlah yang paling banyak yaitu 32 orang (71,1%), dan pada kelompok yang tamat perguruan tinggi sebanyak 10 orang (22,2%). Kelompok responden yang mempunyai pengetahuan cukup berdasarkan tingkat pendidikan ialah kelompok responden yang tamat SD dan SMP masing-masing sebanyak 2 orang (18,2%), pada kelompok yang tamat SMA sebanyak 6 orang (54,5%), dan pada kelompok yang tamat perguruan tinggi sebanyak 1 orang (9,1%)
5.1.3.2. Sikap
Data lengkap distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel sikap dapat dilihat pada tabel 5.9.
No Pertanyaan
Jawaban responden
Tidak Pernah
Jarang Sering Sangat Sering
n % n % n % n %
1 Kewajiban tenaga kerja menggunakan alat pelindung pendengaran
0 0 4 7,1 28 50 20 42,9
2 Menggunakan alat pelindung pendengaran mencegah dari ganguan pendengaran
0 0 4 7,1 30 53,6 22 39,3
3 Memakai alat pelindung pendengaran tanpa harus ditegur
1 1,8 4 7,1 32 57,1 19 33,9
4 Gangguan pendengaran akibat bising dapat menetap
2 3,6 12 21,4 33 58,9 9 16,1
5 Kerugian akibat gangguan pendengaran 0 0 10 17,9 24 42,9 22 39,3
6 Ketuliaan akibat yang paling bahaya dari kebisingan
1 1,8 9 16,1 36 64,3 10 17,9
7 Pergi ke dokter jika merasa pendengaran agak berkurang
0 0 5 8,9 38 67,9 13 23,2
8 Menerima dan menggunakan alat pelindung pendengaran yang disediakan
1 1,8 2 3,6 38 67,9 15 28,8
9 Pihak perusahaan melakukan pemeriksaan fungsi pendengaran
0 0 2 3,6 32 57,1 22 39,3
10 Memakai alat pelindung pendengaran mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja
0 0 5 8,9 37 66,1 14 25,0
11 Memakai alat pelindung pendengaran cermin tenaga kerja yang disiplin
0 0 5 8,9 34 60,7 17 30,4
12 Meminta ganti ke pihak perusahaan jika alat pelindung pendengaran rusak
Berdasarkan hasil pilihan jawaban responden seperti pada tabel di atas, pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 4 (sangat sering) adalah pertanyaan nomor 2,5, dan 9, ketiga pertanyaan tersebut memiliki persentase yang sama yaitu 39,3% pertanyaan paling banyak dijawab dengan skor 3 (sering) adalah pertanyaan nomor 7 dan 8 dengan persentase 67,9% pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 2 (jarang) adalah pertanyaan nomor 4 dengan persentase 21,4%; dan pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 1 (tidak pernah) adalah pertanyaan nomor 4 dengan persentase 3,6%. Hasil uji sikap responden terhadap gangguan pendengaran akibat bising dapat dilihat pada tabel 5.10. berikut:
Tabel 5.10. Distribusi frekuensi hasil uji sikap
Sikap Frekuensi Persentase (%)
Kurang 1 1.8
Cukup 9 16.1
Baik 46 82.1
Jumlah 56 100
Berdasarkan data pada tabel 5.10. di atas dapat dilihat sikap responden terhadap gangguan pendengaran paling banyak pada level baik yaitu sebesar 82,1%, diikuti oleh kategori cukup sebesar 16,1%, dan hanya sebesar 1,8% sikap responden pada kategori kurang. Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran pengetahuan berdasarkan kelompok usia dapat dilihat pada tabel 5.11.
Tabel 5.11. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan kelompok usia
Kelompok usia
Gambaran Sikap
Total
Kurang Cukup Baik
n %KU %GS n %KU %GS n %KU %GS
21-30 0 0 0 2 15,4 22,2 11 84,6 23,9 13
31-40 0 0 0 2 15,4 22,2 11 84,6 23,9 13
41-50 0 0 0 2 11,8 22,2 12 88,2 32,6 17
51-60 1 7,7 100 3 23,1 33,3 9 69,2 19,6 13
Jumlah 1 1,8 100 9 16,1 100 46 82,1 100 56
Keterangan : %KU: persentase terhadap total Kelompok umur %GS: persentase terhadap total Gambaran Sikap
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai sikap baik berdasarkan kelompok usia, pada kelompok usia 21-30 tahun dan 31- 40 tahun yaitu sebanyak 11 orang (24,4%), kelompok usia 41-50 tahun sebanyak 12 orang pada kelompok inilah persentase yang tertinggi (32,6%), dan kelompok usia 51-60 tahun sebanyak 9 orang (19,6%). Kelompok responden yang mempunyai sikap cukup, kelompok usia 21-30 tahun; 31-40 tahun; 41-50 tahun sebanyak 2 orang (22,2%), kelompok usia 51-60 tahun sebanyak 3 orang (33,3%). Kelompok responden yang mempunyai sikap kurang, pada kelompok usia 21-30 tahun; 31-40 tahun; 41-50 tahun; tidak ada satupun responden yang mempunyai sikap cukup, dan pada kelompok usia 51-60 tahun sebanyak 1 orang (100%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan lama kerja dilihat pada tabel 5.12.
Tabel 5.12. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan Lama kerja Lama Kerja (tahun) Gambaran Sikap Total
Kurang Cukup Baik
n %LK %GS n %LK %GS n %LK %GS 0-4 0 0 0 4 17,4 44,4 19 82,6 41,3 23 5-9 0 0 0 0 0 0 5 100,0 10,9 5 10-14 0 0 0 0 0 0 9 100,0 19,6 9 15-19 0 0 0 1 100,0 11,1 0 0 0 1 >19 1 5,6 100 4 22,2 44,4 13 72,2 28,3 18 Jumlah 1 1,8 100 9 16,1 100 46 82,1 100 56
Keterangan : %LK: persentase terhadap total Lama Kerja %GS: persentase terhadap total Gambaran Sikap
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai pengetahuan baik menurut kelompok lama kerja. Pada kelompok lama kerja 0-4 tahun sebanyak 19 orang (41,3%) pada kelompok inilah persentase yang tertinggi, kemudian kelompok lama kerja 5-9 tahun sebanyak 5 orang (10,9%), kelompok lama kerja 10-14 tahun sebanyak 9 orang (19,6%), pada kelompok 15- 19 tahun tidak ada satupun responden memiliki sikap baik dan kelompok lama kerja >19 tahun sebanyak 13 orang (28,3%). Kelompok responden yang mempunyai sikap cukup, pada kelompok lama kerja 0-4 tahun sebanyak 4 orang (36,4%) kemudian kelompok lama kerja 5-9 tahun dan 10-14 tidak ada satupun
responden yang memiliki sikap cukup. pada kelompok 15-19 tahun sebanyak 1 orang (11,1%), dan kelompok lama kerja >19 tahun sebanyak 4 orang (44,4%). Kelompok responden yang mempunyai sikap kurang, kelompok lama kerja 0-4 tahun; 5-9 tahun; 10-14 tahun; 15-19 tahun; tidak ada satupun responden yang mempunyai sikap kurang, dan kelompok lama kerja >19 tahun sebanyak 1 orang (100%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan tingkat pendidikan dilihat pada tabel 5.13.
Tabel 5.13. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan Tingkat pendidikan
Tingkat Pendidikan
Gambaran Sikap
Total
Kurang Cukup Baik
n %TP %GS n %TP %GS N %TP %GS SD 0 0 0 1 20,0 11,1 4 80,0 41,3 5 SMP 0 0 0 2 100,0 22,2 0 0 10,9 2 SMA 1 2,6 100 4 10,5 44,4 33 86,8 86.8 38 Perguruan Tinggi 0 0 0 2 18,2 22,2 9 81,8 19,6 11 Jumlah 1 1,8 100 9 16,1 100 46 82,1 100 56
Keterangan : %TP: persentase terhadap total Tingkat Pendidikan %GS: persentase terhadap total Gambaran Sikap
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai sikap baik menurut tingkat pendidikan, kelompok responden yang tamat SD sebanyak 4 orang (41,3%), pada kelompok yang tamat SMP tidak ada satu orang pun yang sikap baik, untuk kelompok yang tamat SMA memiliki jumlah yang paling banyak yaitu 33 orang (86,8%), dan pada kelompok yang tamat perguruan tinggi sebanyak 9 orang (19,6%). Kelompok responden yang mempunyai sikap cukup berdasarkan tingkat pendidikan ialah, kelompok responden yang tamat SD sebanyak 1 orang (11,1%), kemudian diikuti kelompok yang tamat SMP sebanyak 2 orang (22,2%), pada kelompok yang tamat SMA sebanyak 4 orang (44,4%), dan pada kelompok yang tamat perguruan tinggi sebanyak 2 orang (22,2%). Kelompok responden yang mempunyai sikap kurang, kelompok responden yang tamat SD; SMP dan perguruan tinggi tidak ada satupun responden yang memiliki sikap kurang. Hanya 1 responden (100%) dari kelompok yang tamat SMA yang
memiliki sikap kurang. Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan gambaran pengetahuan dapat dilihat pada tabel 5.14.
Tabel 5.14. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran sikap berdasarkan gambaran pengetahuan responden
Pengetahuan
Gambaran Sikap
Total
Kurang Cukup Baik
n %GP %GS n %GP %GS n %GP %GS
Cukup 1 9,1 100 4 36,4 44,4 6 54,5 13,0 11
Baik 0 0 0 5 11,1 55,6 40 88,9 87,0 45
Jumlah 1 1,8 100 9 16,1 100 46 82,1 100 56
Keterangan : %GP: persentase terhadap total Gambaran Pengetahuan %GS: persentase terhadap total Gambaran Sikap
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden dengan pengetahuan cukup yang mempunyai sikap yang baik sebanyak 6 orang (13,0%), sikap cukup sebanyak 4 orang (44,4%) dan sikap kurang sebanyak 1 orang (100%), dan pada kelompok responden dengan pengetahuan baik yang mempunyai sikap yang baik sebanyak 40 orang (87,0%), sikap cukup sebanyak 5 orang (55,6%) dan tidak ada satu responden pun yang memiliki sikap kurang.
5.1.3.3. Tindakan
Data lengkap distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel tindakan dapat dilihat pada tabel 5.15 dibawah,
Tabel 5.15. Distribusi frekuensi jawaban responden pada variabel tindakan
No. Pertanyaan
Jawaban responden Tidak
Pernah
Jarang Sering Sangat Sering n % n % n % n % 1 Pemakaian alat pelindung telinga 14 25,0 15 26,8 17 30,4 10 17,9 2 Memperhatikan petunjuk pemakaian alat pelindung pendengaran 22 39,3 15 26,8 15 26,8 4 7,1
3 Menyimpan dengan rapi setelah memakai alat pelindung pendengaran
11 9,6 6 10,7 31 55,4 8 14,3
4 Selalu mengikuti pemeriksaan kesehatan berkala dari pihak perusahaan
38 67,9 10 17,9 5 8,9 3 5,4
5 Menasehati teman anda yang tidak memakai alat pelindung pendengaran
20 35,7 14 25,0 20 35,7 2 3,6
6 Menghindari kebisingan ketika bekerja
10 17,9 15 26,8 23 41,1 8 14,3
7 Menggunakan kapas atau tangan untuk menutup telinga
17 30,4 13 23,2 21 37,5 5 8,9
8 Apakah anda pergi ke dokter untuk
memeriksakan fungsi kesehatan telinga anda
Berdasarkan hasil pilihan jawaban responden seperti pada tabel di atas, pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 4 (sangat sering) adalah pertanyaan nomor 1 dengan persentase 17,9% pertanyaan paling banyak dijawab dengan skor 3 (sering) adalah pertanyaan nomor 3 dengan persentase 55,4%, pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 2 (jarang) adalah pertanyaan nomor 1,2, dan 6 ketiga pertanyaan tersebut memiliki persentase yang sama yaitu 26,8% dan pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan skor 1 (tidak pernah) adalah pertanyaan nomor 4 dengan persentase 67,9%. Data lengkap frekuensi hasil uji tindakan terhadap GPAB dapat dilihat pada table 5.16.
Tabel 5.16. Distribusi frekuensi hasil uji tindakan
Tindakan Frekuensi Persentase (%)
Kurang 35 62.5
Cukup 17 30.4
Baik 4 7.1
Jumlah 56 100
Berdasarkan data pada tablel di atas dapat dilihat tindakan responden terhadap gangguan pendengaran paling banyak pada level kurang yaitu sebesar 62,5%, diikuti kategori cukup sebesar 30,4%, dan hanya sebesar 7,1% sikap responden. Data lengkap frekuensi hasil uji tindakan berdasarkan kelompok usia dapat dilihat pada table 5.17. dibawah
Tabel 5.17. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan kelompok usia
Kelompok Usia
Gambaran Tindakan
Total
Kurang Cukup Baik
n %KU %GT n %KU %GT n %KU %
21-30 9 69,2 25,7 4 30,8 23,5 0 0 0 13
31-40 9 69,2 25,7 3 23,1 17,6 1 7,7 25,0 13
41-50 8 47,1 22,9 6 35,3 35,3 3 17,6 75,0 17
51-60 9 69,2 25,7 4 30,8 23,5 0 0 0 13
Jumlah 35 62,5 100 17 30,4 100 4 7,1 100 56
Keterangan : %KU: persentase terhadap total Kelompok Usia %GT: persentase terhadap total Gambaran Tindakan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai tindakan baik berdasarkan kelompok usia, pada kelompok usia 21-30 dan kelompok usia 51-60 tahun tidak ada satupun responden yang memiliki tindakan baik, kelompok usia 31-40 tahun sebanyak 1 orang (25,0%), kelompok usia 41-50 tahun sebanyak 3 orang (75,0%) yang merupakan jumlah terbanyak. Kelompok responden yang mempunyai tindakan cukup, kelompok usia 21-30 tahun dan 51- 60 tahun memiliki jumlah yang sama yaitu sebanyak 4 orang (23,5%), kelompok usia 31-40 tahun sebanyak 3 orang (17,6%), kelompok usia 41-50 tahun sebanyak 6 orang (35,3%). Kelompok responden yang mempunyai tindakan kurang, pada kelompok usia 21-30 tahun; 31-40 tahun; 51-60 tahun; memiliki persentase yang sama yaitu masing-masing sebanyak 9 orang (25,7%), dan pada kelompok usia 41-50 tahun sebanyak 8 orang (22,9%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan lama kerja dilihat pada tabel 5.18
Tabel 5.18. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan lama kerja
Lama Kerja
Gambaran Tindakan
Total
Kurang Cukup Baik
n %LK %GT n %LK %GT n %LK %GT 0-4 16 69,6 45,7 6 26,1 35,3 1 4,3 25,0 23 5-9 3 60,0 8,6 0 20,0 5,9 1 20,0 25,0 5 10-14 5 55,6 14,3 3 33,3 17,6 1 11,1 25,0 9 15-19 1 100,0 2,9 0 0 0 0 0 0 1 >19 10 55,6 28,6 7 38,9 41,2 1 5,6 25,0 18 Jumlah 1 62,5 100 9 30,4 100 46 7,1 100 56
Keterangan : %LK: persentase terhadap total Lama Kerja
%GT: persentase terhadap total Gambaran Tindakan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai tindakan baik menurut kelompok lama kerja. Pada kelompok lama kerja 0-4 tahun; 5-9 tahun; 10-14 tahun dan >19 tahun memiliki jumlah yang sama masing- masing sebanyak 1 orang (25,0%), kemudian pada kelompok lama kerja 15-19 tahun tidak ada satupun responden yang memiliki tindakan yang baik. Kelompok responden yang mempunyai tindakan cukup, kelompok usia 0-4 tahun sebanyak 6 orang, pada kelompok usia 5-9 tahun dan 15-19 tahun tidak ada responden yang
berada pada tindakan cukup, kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 3 orang (17,6%), dan kelompok usia >19 tahun sebanyak 7 orang. Kelompok responden yang mempunyai tindakan kurang, kelompok usia 0-4 tahun sebanyak 16 orang (45,7%), kelompok usia 5-9 tahun sebanyak 3 orang (8,6%), kelompok usia 10-14 tahun sebanyak 5 orang (14,3%), kelompok usia 15-19 tahun sebanyak 1 orang (2,9%) , kelompok usia >19 tahun sebanyak 10 orang (28,6%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan lama kerja dilihat pada tabel 5.19.
Tabel 5.19. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan Pendidikan terakhir
Pendidikan Terakhir
Gambaran Tindakan
Total
Kurang Cukup Baik
N %TP %GT n %TP %GT N %TP %GT SD 5 100,0 14,3 0 0 0 0 0 0 5 SMP 2 100,0 5,7 0 0 0 0 0 0 2 SMA 25 65,8 71,4 9 23,7 52,9 4 10,5 100 38 Perguruan Tinggi 3 27,3 8,6 8 72,7 47,1 0 0 0 11 Jumlah 35 62,5 100 17 30,4 100 4 7,1 100 56
Keterangan : %TP: persentase terhadap total Tingkat Pendidikan %GT: persentase terhadap total Gambaran Tindakan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden yang mempunyai sikap baik menurut tingkat pendidikan, kelompok responden yang tamat SD, SMP dan Perguruan tinggi tidak ada satu orang pun yang memiliki tindakan baik, sedangkan kelompok yang tamat SMA berjumlah 4 orang (100%). Kelompok responden yang mempunyai tindakan cukup berdasarkan tingkat pendidikan ialah, kelompok responden yang tamat SD dan SMP tidak ada satu orang pun yang memiliki tindakan cukup, sedangkan pada kelompok yang tamat SMA sebanyak 9 orang (52,9%), kemudian diikuti oleh kelompok yang tamat perguruan tinggi sebanyak 47,1 % Kelompok responden yang mempunyai tindakan kurang, didominasi oleh kelompok responden yang tamat SMA yaitu sebanyak 25 orang (71,4%), pada kelompok responden yang tamat SD sebanyak 5 orang (14,3%), kelompok responden yang tamat SMP sebanyak 2 orang (5,7%) dan kelompok
yang tamat perguruan tinggi sebanyak 3 orang (8,6%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan gambaran pengetahuan dapat dilihat pada tabel 5.20.
Tabel 5.20. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan Tingkat pengetahuan
Pengetahuan
Gambaran Tindakan
Total
Kurang Cukup Baik
N %GP %GT n %GP %GT N %GP %GT
Cukup 9 81,8 25,7 2 18,2 11,8 0 0 0 11
Baik 26 57,8 74,3 15 33,3 88,2 4 8,9 100,0 45
Jumlah 35 62,5 100 17 30,4 100 4 7,1 100 56
Keterangan : %GP: persentase terhadap total Gambaran Pengetahuan %GT: persentase terhadap total Gambaran Tindakan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden dengan pengetahuan cukup , tidak ada satu orang pun yang mempunyai tindakan yang baik, tindakan cukup sebanyak 2 orang (11,8%) dan tindakan kurang sebanyak 9 orang (25,7%) dan pada kelompok responden dengan pengetahuan baik, tindakan yang baik sebanyak 4 orang (100%), tindakan cukup sebanyak 15 orang (88,2%) dan paling banyak berada pada tindakan kurang yaitu sebanyak 26 orang (74,3%). Data lengkap distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan gambaran sikap dapat dilihat pada tabel 5.21.
Tabel 5.21. Distribusi frekuensi hasil uji gambaran tindakan berdasarkan Tingkat sikap
Sikap
Gambaran Tindakan
Total
Kurang Cukup Baik
N %GS %GT n %GS %GT N %GS %GT
Kurang 1 100,0 3,6 0 0 0 0 0 0 1
Cukup 7 77,8 20,0 2 22,2 11,8 0 0 0 9
Baik 27 58,7 77,1 15 32,6 88,2 4 8,7 100,0 46
Jumlah 35 62,5 100 17 30,4 100 4 7,1 100 56
Keterangan : %GS: persentase terhadap total Gambaran Sikap %GT: persentase terhadap total Gambaran Tindakan
Dari tabel di atas dapat dilihat pada kelompok responden dengan sikap yang kurang, sebanyak 1 orang (3,6%) yang mempunyai tindakan kurang, dan tidak satu orangpun yang memiliki tindakan yang cukup ataupun baik. Kelompok respoden dengan sikap cukup, memiliki tindakan kurang sebanyak 7 orang (20%), tindakan cukup sebanyak 2 orang (11,8%) dan tidak ada satupun memiliki tindakan baik, Kelompok respoden dengan sikap baik, sebagian besar memiliki tindakan yang kurang yaitu sebanyak 27 orang (77,1%), kemudian diikuti 15 orang (88,2%) yang memiliki tindakan cukup, dan hanya 4 orang yang memiliki tindakan baik pula. Data lengkap distribusi frekuensi alasan yang mambuat para pekerja terkadang malas menggunakan alat pelindung pendengaran dapat dilihat pada tabel 5.22
Tabel 5.22. Distribusi frekuensi alasan pekerja terkadang tidak selalu menggunakan APP
Tindakan Frekuensi Persentase (%)
Tidak nyaman 19 41,3
Kebiasaan tidak memakai dari awal
7 15,2
Memakai ataupun tidak memakai Tidak ada pengaruhnya Tidak sempat 15 5 32,6 10,9 Jumlah 46 100
Berdasarkan data pada tabel 5.22. di atas dapat dilihat bahwa mayoritas tidak selalu menggunakan (APP) karena APP tidak nyaman digunakan ketika bekerja yaitu sebanyak 19 orang (41,3%)