• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Analisis Data Variabel

Dalam dokumen PERBANDINGAN TINGKAT KEUNTUNGAN HARIAN T (Halaman 118-200)

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN

3. Hasil Analisis Data Variabel

Analisis data variabel dilakukan dengan bantuan program IBM SPSS Statistics

20. Sebelum dilakukan analisis, peneliti mengelompokkan data berdasarkan

variabel dan waktu. Data dikelompokkan menjadi 8 kelompok variabel : DR

(Daily Return), ER (Expected Return), SRV (Security Return Variability), dan

TVA (Trading Volume Activity), serta tiap kelompok variabel dipisah menurut

sebelum dan sesudah cum date dividen. Pengelompokan data tersebut dapat dilihat

pada tabel di bawah ini,

Tabel 4.5

Tabel Rata-rata Variabel Uji Saham Per Hari menurut Variabel dan Waktu

DR

Sebelum

DR

Setelah

ER

Sebelum

ER

Setelah

SRV

Sebelum

SRV

Setelah

TVA

Sebelum

TVA

Setelah

-0,00279

0,00455 -0,00134 -0,00503 575,258

17,388 0,00148 0,00101

-0,00760 -0,00855 -0,00624 -0,00260

58,144

29,751 0,00133 0,00103

-0,01327 -0,00202

0,00287

0,00151 576,571 985,114 0,00111 0,00107

0,00742

0,00793

0,00372 -0,00324 577,224

49,180 0,00112 0,00110

-0,00439 -0,01684

0,00222 -0,00398

58,139 157,144 0,00161 0,00112

-0,00117

0,00223

0,00737

0,00535 585,264

19,937 0,00180 0,00114

-0,00624

0,00351 -0,00497

0,00725

59,425

21,213 0,00193 0,00116

-0,01513

0,00128

0,00540

0,00105 586,092

18,831 0,00210 0,00120

-0,00134

0,00332 -0,00247 -0,00372

63,095

20,049 0,00150 0,00125

-0,00628 -0,00213

0,00270

0,00649 585,951 519,947 0,00161 0,00129

-0,00061

0,00388 -0,00571 -0,00154

62,911

45,425 0,00189 0,00134

-0,00941 -0,01831 -0,00504 -0,00609 579,043

29,576 0,00149 0,00137

0,00324

0,00612 -0,00082

0,00054

58,424

25,644 0,00126 0,00139

-0,00026

0,00128 -0,00033 -0,00682 582,137

13,938 0,00127 0,00141

0,00807

0,00815

0,00011

0,00822

57,242

69,060 0,00189 0,00150

-0,00897

0,00148 -0,01357

0,00159

61,619

19,590 0,00179 0,00152

-0,00350 -0,00035 -0,00348

0,00932 190,699

26,743 0,00109 0,00158

0,00059

0,01229

0,01287

0,00535

80,416

16,603 0,00142 0,00161

0,00727

0,00153 -0,00063

0,00694 586,013

31,113 0,00147 0,00161

0,00120

0,01013 -0,00119 -0,00094

60,075

20,069 0,00115 0,00165

Sumber : diolah peneliti

Setelah dikelompokkan seperti pada tabel di atas, peneliti menganalisis dan

menguji data dalam 3 tahapan, yaitu :

3.1.

Analisis statistik deskriptif

3.1.1.

Daily return (DR)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.6

Descriptive Statistics DR Sebelum

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

DR Sebelum

20 -0,01513257 0,00806922 -0,00265788 0,006478270

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

Dari tabel 4.6 di atas dapat kita lihat hasil analisis statistik

deskriptif dari DR sebelum

cum date. Data terkecil adalah -

0,01513257, yang mana terjadi pada (t-15), sedangkan data

terbesar didapat pada (t-7), sejumlah 0,00806922. Rata-rata -

0,00265788 menunjukkan pusat penyebaran data di sekitar angka

tersebut. Dispersi data sebesar 0,006478270 dari rata-rata

ditunjukkan oleh standar deviasi.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.7

Descriptive Statistics DR Setelah

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

DR Setelah

20 -0,01830870 0,01229452 0,000974901 0,007861034

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

Untuk DR setelah

cum date,

return terendah didapat pada

(t+19) sebesar -0,01830870. Lebih rendah jika dibandingkan

dengan nilai minimum sebelum

cum date. Nilai tertinggi

0,01229452 pada (t+9), lebih tinggi jika dibandingkan dengan

sebelum

cum date. Pusat penyebaran data di 0,000974901.

Penyimpangan baku data sebesar 0,007861034 dari rata-rata.

3.1.2.

Expected return (ER)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.8

Descriptive Statistics ER Sebelum

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

ER Sebelum

20 -0,01357107 0,01287081 -0,00042598 0,005658181

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

Nilai minimum dari ER pada saat sebelum cum date sebesar -

0,01357107, dan maksimum 0,01287081 terjadi berturut-turut

pada (t-6) dan (t-9). Serta rata-rata berkisar di -0,00042598,

dengan standar deviasi 0,005658181.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.9

Descriptive Statistics ER Setelah

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

ER Setelah

20 -0,00681881 0,00931776 0,000981632 0,005132498

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

Setelah

cum date, nilai minimum adalah -0,00681881 pada

(t+12). Sehari setelah cum date, yaitu pada (t+1), merupakan nilai

maksimum pada kelompok ini sebesar 0,00931776. Rata-rata

0,000981632 dan standar deviasi 0,005132498.

3.1.3.

Security return variability (SRV)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.10

Descriptive Statistics SRV Sebelum

N

Minimum

Maximum

Mean

Std.

Deviation

SRV Sebelum

20 57,24201582 586,0921903 302,1875975 260,8008521

Valid N

(listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

SRV adalah indikator perubahan pada distribusi tingkat

keuntungan saham pada saat

cum date pembagian dividen.

Semakin besar SRV, semakin besar pula kesenjangan antara DR

dengan ER. Saat sebelum cum date, minimum SRV terjadi pada (t-

7) dengan nilai 57,24201582. Sedangkan maksimum 586,0921903

dicapai pada (t-15). Dengan pusat penyebaran data di 302,1875975

dan standar deviasi 260,8008521.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.11

Descriptive Statistics SRV Setelah

N

Minimum

Maximum

Mean

Std.

Deviation

SRV Setelah

20 13,93819021 985,1140143 106,8161378 235,5074348

Valid N

(listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

Setelah

cum date, range SRV menjadi lebih besar, dengan

menurunnya nilai minimum serta meningkatnya nilai maksimum.

Minimum setelah cum date sebesar 13,93819021 pada (t+12) dan

maksimum 985,1140143 pada (t+17). Rata-rata menurun menjadi

106,8161378 dan simpangan baku 235,5074348.

3.1.4.

Trading volume activity (TVA)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.12

Descriptive Statistics TVA Sebelum

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

TVA Sebelum

20 0,00109435 0,00210065 0,001516043 0,000304638

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

TVA menunjukkan seberapa banyak proporsi saham yang

diperdagangkan dibandingkan dengan jumlah saham beredar.

Semakin tinggi nilai TVA, semakin tinggi pula proporsi jumlah

saham yang diperdagangkan tiap harinya. Sebelum

cum date,

minimum TVA sebesar 0,00109435 dan maksimum sebesar

0,00210065 terjadi berturut-turut pada (t-1) dan (t-15). Rata-rata

0,001516043 dengan standar deviasi 0,000304638.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.13

Descriptive Statistics TVA Setelah

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

TVA Setelah

20 0,00101327 0,00164714 0,001318280 0,000209756

Valid N (listwise)

20

Sumber : diolah peneliti

TVA setelah

cum date tidak terlalu besar perubahannya.

Minimum berada di 0,00101327 pada (t+20) dan maksimum

0,00164714 pada (t+11). Rata-rata 0,001318280, standar deviasi

0,000209756.

3.2.

Uji normalitas

Setelah melalui analisis statistik deskriptif, data diuji untuk mengetahui

normal tidaknya distribusi data tersebut. Uji normalitas ini dilakukan dengan

metode 1-Sample KS (One-Sample Kolmogorov-Smirnov) dengan tingkat

signifikansi 0,05. Data dinyatakan normal jika hasil uji lebih besar dari 0,05.

Hasil uji tersebut :

3.2.1.

Daily return (DR)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.14

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 1

DR Sebelum

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

-0,00265788

Std. Deviation

0,006478270

Most Extreme Differences

Absolute

0,087

Positive

0,076

Negative

-0,087

Kolmogorov-Smirnov Z

0,391

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,998

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Berdasarkan hasil uji di atas, tingkat signifikansi DR sebelum

cum date sebesar 0.998 ditunjukkan oleh Asymp. Sig. (2-tailed).

Lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat signifikansi yang

ditentukan sebelumnya, sebesar 0,05. Dengan tingkat signifikansi

lebih tinggi dari 0,05, distribusi data tersebut adalah normal.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.15

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 2

DR Setelah

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

0,000974901

Std. Deviation

0,007861034

Most Extreme Differences

Absolute

0,215

Positive

0,088

Negative

-0,215

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Setelah cum date, uji normalitas data DR menghasilkan tingkat

signifikansi 0,311. Angka tersebut masih lebih tinggi dari 0,05

yang menunjukkan bahwa data tersebut terdistribusi secara

normal.

2 kelompok data di atas terdistribusi normal, oleh karena itu akan

diuji perbedaannya dengan metode Paired-Samples T test.

3.2.2.

Expected return (ER)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.16

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 3

ER Sebelum

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

-0,00042598

Std. Deviation

0,005658181

Most Extreme Differences

Absolute

0,112

Positive

0,112

Negative

-0,102

Kolmogorov-Smirnov Z

0,502

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,962

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test ER sebelum cum date

di atas menghasilkan tingkat signifikansi 0,962, yang mana berarti

data tersebut terdistribusi secara normal karena tingkat signifikansi

yang di atas 0,05.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.17

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 4

ER Setelah

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

0,000981632

Std. Deviation

0,005132498

Most Extreme Differences

Absolute

0,152

Positive

0,107

Negative

-0,152

Kolmogorov-Smirnov Z

0,682

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,742

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Demikian pula dengan uji normalitas setelah cum date. Hasil uji

menunjukkan bahwa data juga terdistribusi normal dengan tingkat

signifikansi 0,742.

Pada 2 kelompok data ER di atas peneliti akan menguji hipotesis

dengan metode

Paired-Samples T test karena data telah terdistribusi

normal.

3.2.3.

Security return variability (SRV)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.18

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 5

SRV Sebelum

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

302,1875975

Std. Deviation

260,8008521

Most Extreme Differences

Absolute

0,302

Positive

0,302

Negative

-0,302

Kolmogorov-Smirnov Z

1,353

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,051

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Hasil uji pada tabel di atas menunjukkan tingkat signifikansi

SRV sebelum cum date sebesar 0,051. Artinya, kelompok data

tersebut terdistribusi normal.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.19

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 6

SRV Setelah

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

106,8161378

Std. Deviation

235,5074348

Most Extreme Differences

Absolute

0,414

Positive

0,414

Negative

-0,347

Kolmogorov-Smirnov Z

1,850

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,002

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Setelah cum date, distribusi data menjadi tidak normal. Hal

tersebut ditunjukkan dengan hasil tes dengan tingkat signifikansi

sebesar 0,002.

Walaupun SRV sebelum

cum date data terdistribusi normal,

namun tidak demikian dengan data setelah

cum date. Hal ini tidak

memungkinkan jika dilakukan uji hipotesis menggunakan Paired-Samples

T test. Oleh karena itu, peneliti menggunakan uji non parametrik Wilcoxon

Signed Ranks Test.

3.2.4.

Trading volume activity (TVA)

a.

Sebelum cum date dividen

Tabel 4.20

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 7

TVA Sebelum

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

0,001516043

Std. Deviation

0,000304638

Most Extreme Differences

Absolute

0,120

Positive

0,120

Negative

-0,115

Kolmogorov-Smirnov Z

0,537

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,935

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Distribusi data TVA sebelum cum date adalah normal, dengan

tingkat signifikansi 0,935.

b.

Setelah cum date dividen

Tabel 4.21

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test 8

TVA Setelah

N

20

Normal Parameters

a,b

Mean

0,001318280

Std. Deviation

0,000209756

Most Extreme Differences

Absolute

0,119

Positive

0,119

Negative

-0,111

Kolmogorov-Smirnov Z

0,533

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,939

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

Sumber : diolah peneliti

Setelah cum date distribusi data tersebut juga normal. Tingkat

signifikansi yang dihasilkan dari uji di atas adalah 0,939.

Dengan normalnya distribusi kedua kelompok TVA di atas, maka

peneliti menggunakan metode Paired-Samples T test untuk uji hipotesis

pada tahap selanjutnya.

3.3.

Uji hipotesis

Setelah uji normalitas, data tersebut dilanjutkan ke uji selanjutnya yaitu uji

hipotesis. Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang

signifikan atau tidak antara sebelum dengan setelah cum date dividen dari 4

variabel yang akan diuji. Ada 8 hipotesis yang peneliti susun, berikut adalah

penjabarannya :

3.3.1.

Hipotesis 1 dan 2

Dua hipotesis yang pertama peneliti uji adalah,

a.

H

o

: Tidak terdapat perbedaan tingkat keuntungan harian saham

yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen.

b.

H

a

: Terdapat perbedaan tingkat keuntungan harian saham yang

terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen.

Data tingkat keuntungan harian saham telah diuji normalitas

sebelumnya dan terdistribusi normal, sehingga dapat diuji lebih lanjut

dengan metode Paired-Samples T test. Hasil uji sebagai berikut :

Tabel 4.22

Paired SamplesTest 1

Pair 1

DR Sebelum - DR

Setelah

Paired

Differences

Mean

-0,003632787

Std. Deviation

0,007131062

Std. Error Mean

0,001594554

95% Confidence Interval of the

Difference

Low

er

-0,006970227

Upp

er

-0,000295348

t

-2,278246733

df

19

Sig. (2-tailed)

0,034452177

Sumber : diolah peneliti

Hasil uji beda menunjukkan tingkat signifikansi (Sig. (2-tailed))

0,034. Dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05, kesimpulan yang

diambil adalah menolak H

o

yaitu “Terdapat perbedaan tingkat keuntungan

date pembagian dividen.” Pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai t yang

negatif menunjukkan tingkat keuntungan harian saham sebelum cum date

dividen lebih rendah jika dibandingkan dengan setelah cum date dividen.

Dengan kata lain, terdapat kandungan informasi dalam cum date dividen

yang memberikan perbedaan yang positif bagi tingkat keuntungan harian

saham.

3.3.2.

Hipotesis 3 dan 4

Dua hipotesis selanjutnya adalah:

a.

H

o

: Tidak terdapat perbedaan tingkat keuntungan yang

diharapkan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum

dengan setelah cum date pembagian dividen.

b.

H

a

: Terdapat perbedaan tingkat keuntungan yang diharapkan

saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah

cum date pembagian dividen.

Data tingkat keuntungan yang diharapkan saham telah diuji

normalitas sebelumnya dan terdistribusi normal, sehingga dapat diuji lebih

lanjut dengan metode Paired-Samples T test. Hasil uji sebagai berikut :

Tabel 4.23

Paired Samples Test 2

Pair 2

ER Sebelum - ER

Setelah

Paired

Differences

Mean

-0,001407613

Std. Deviation

0,006882212

Std. Error Mean

0,001538909

95% Confidence Interval of the

Difference

Low

er

-0,004628587

Upp

er

0,001813362

t

-0,914682011

df

19

Sig. (2-tailed)

0,371821387

Sumber : diolah peneliti

Hasil uji beda menunjukkan tingkat signifikansi (Sig.(2-tailed))

0,371. Dengan tingkat signifikansi di atas 0,05, kesimpulan yang diambil

adalah menerima H

o

yaitu “Tidak terdapat perbedaan tingkat keuntungan

yang diharapkan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan

setelah cum date pembagian dividen.”

Tidak terdapatnya perbedaan tingkat keuntungan yang diharapkan

saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen disebabkan pasar indeks LQ45 tidak terlalu bereaksi

terhadap pembagian dividen oleh satu saham saja. Saham-saham yang

terdaftar dalam indeks LQ45 adalah saham-saham yang sudah jelas akan

membagikan dividen secara rutin. Dibutuhkan

cum date dividen yang

hampir bersamaan dari sebagian besar atau seluruh saham dalam LQ45

untuk dapat menggerakkan indeks agar terdapat perbedaan yang lebih

signifikan.

3.3.3.

Hipotesis 5 dan 6

Hipotesis selanjutnya, 5 dan 6 adalah :

a.

H

o

: Tidak terdapat perbedaan variabilitas tingkat keuntungan

saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah

cum date pembagian dividen.

b.

H

a

: Terdapat perbedaan variabilitas tingkat keuntungan saham

yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen.

Data variabilitas tingkat keuntungan saham telah diuji normalitas

sebelumnya dan tidak terdistribusi normal, sehingga tidak dapat diuji lebih

lanjut dengan metode Paired-Samples T test. Peneliti menggunakan uji

non parametrik, yaitu

Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil uji sebagai

berikut :

Tabel 4.24

Wilcoxon Signed Ranks Test

Ranks

N

Mean Rank Sum of Ranks

SRV Setelah - SRV Sebelum

Negative Ranks

17

a

10,88

185,00

Positive Ranks

3

b

8,33

25,00

Ties

0

c

Total

20

a. SRV Setelah < SRV Sebelum

b. SRV Setelah > SRV Sebelum

c. SRV Setelah = SRV Sebelum

Test Statistics

a

SRV Setelah - SRV Sebelum

Z

-2,987

b

Asymp. Sig. (2-tailed)

0,003

a. Wilcoxon Signed Ranks Test

b. Based on positive ranks.

Sumber : diolah peneliti

Hasil uji beda menunjukkan tingkat signifikansi (Sig.(2-tailed))

0,003. Dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05, kesimpulan yang

diambil adalah menolak H

o

yaitu “Terdapat perbedaan variabilitas tingkat

keuntungan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah

cum date pembagian dividen.” Pemeringkatan hasil uji juga menunjukkan

17 data sampel menurun nilainya dan 3 lainnya meningkat. Dapat

disimpulkan dari hal tersebut bahwa variabilitas tingkat keuntungan saham

sebelum cum date dividen lebih tinggi jika dibandingkan dengan setelah

cum date dividen. Dengan kata lain, terdapat kandungan informasi dalam

cum date dividen yang memberikan pengaruh yang negatif bagi

variabilitas tingkat keuntungan saham.

3.3.4.

Hipotesis 7 dan 8

Hipotesis yang terakhir, hipotesis 7 dan 8 :

a.

H

o

: Tidak terdapat perbedaan aktivitas volume perdagangan

saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah

cum date pembagian dividen.

b.

H

a

: Terdapat perbedaan aktivitas volume perdagangan saham

yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen.

Data aktivitas volume perdagangan saham telah diuji normalitas

sebelumnya dan terdistribusi normal, sehingga dapat diuji lebih lanjut

dengan metode paired-samples t test. Hasil uji sebagai berikut :

Tabel 4.25

Paired Samples Test 3

Pair 4

TVA Sebelum - TVA

Setelah

Paired

Differences

Mean

0,000197763

Std. Deviation

0,000388956

Std. Error Mean

0,000086973

95% Confidence Interval of the

Difference

Low

er

0,000015726

Upp

er

0,000379799

t

2,273834757

df

19

Sig. (2-tailed)

0,034763901

Hasil uji beda menunjukkan tingkat signifikansi (Sig.(2-tailed))

0,034. Dengan tingkat signifikansi di bawah 0,05, kesimpulan yang

diambil adalah H

o

yaitu “Terdapat perbedaan aktivitas volume

perdagangan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah

cum date pembagian dividen.” Pada tingkat kepercayaan 95%. Nilai t yang

positif menunjukkan tingkat aktivitas volume perdagangan saham sebelum

cum date dividen lebih tinggi jika dibandingkan dengan setelah cum date

dividen. Dengan kata lain, terdapat kandungan informasi dalam cum date

dividen yang memberikan pengaruh yang negatif bagi aktivitas volume

perdagangan saham.

4.

Pembahasan

4.1.

Analisis perbandingan daily return antara sebelum dengan setelah cum

date dividen

Dari hasil uji beda dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat

keuntungan harian saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan

setelah cum date pembagian dividen. Hasil uji tersebut juga menunjukkan

tingkat keuntungan harian saham sebelum cum date dividen lebih rendah jika

dibandingkan dengan setelah cum date dividen. Dengan kata lain, terdapat

kandungan informasi dalam cum date dividen yang memberikan perbedaan

yang positif bagi tingkat keuntungan harian saham.

4.2.

Analisis perbandingan expected return antara sebelum dengan setelah cum

date dividen

Dari hasil uji beda dapat diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat

keuntungan yang diharapkan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum

dengan setelah cum date pembagian dividen.

Tidak terdapatnya perbedaan tingkat keuntungan yang diharapkan saham

yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date pembagian

dividen disebabkan pasar indeks LQ45 tidak terlalu bereaksi terhadap

pembagian dividen oleh satu saham saja. Saham-saham yang terdaftar dalam

indeks LQ45 adalah saham-saham yang sudah jelas akan membagikan dividen

secara rutin. Dibutuhkan

cum date dividen yang hampir bersamaan dari

sebagian besar atau seluruh saham dalam LQ45 untuk dapat menggerakkan

indeks agar terdapat perbedaan yang lebih signifikan.

4.3.

Analisis perbandingan security return variability antara sebelum dengan

setelah cum date dividen

Dari hasil uji beda dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan variabilitas

tingkat keuntungan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan

setelah cum date pembagian dividen. Hasil uji tersebut juga menunjukkan

variabilitas tingkat keuntungan saham sebelum cum date dividen lebih tinggi

jika dibandingkan dengan setelah cum date dividen. Dengan kata lain, terdapat

kandungan informasi dalam

cum date dividen yang memberikan pengaruh

yang negatif bagi variabilitas tingkat keuntungan saham.

4.4.

Analisis perbandingan

trading volume activity antara sebelum dengan

setelah cum date dividen

Dari hasil uji beda dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan aktivitas

volume perdagangan saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan

setelah cum date pembagian dividen. Hasil uji tersebut juga menunjukkan

tingkat aktivitas volume perdagangan saham sebelum cum date dividen lebih

tinggi jika dibandingkan dengan setelah cum date dividen. Dengan kata lain,

terdapat kandungan informasi dalam

cum date dividen yang memberikan

pengaruh yang negatif bagi aktivitas volume perdagangan saham.

1.

Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat

keuntungan harian, tingkat keuntungan yang diharapkan, variabilitas tingkat

keuntungan, dan aktivitas volume perdagangan saham yang terdaftar di indeks

LQ45 sebelum dengan setelah cum date pembagian dividen. Berdasarkan hasil uji

pada bab sebelumnya, tingkat keuntungan saham harian, variabilitas tingkat

keuntungan saham, dan aktivitas volume perdagangan saham mengalami

perbedaan yang signifikan di sekitar event cum date dividen. Sedangkan tingkat

keuntungan saham yang diharapkan tidak mengalami perbedaan yang signifikan

di sekitar event window. Penjabaran dari kesimpulan di atas sebagai berikut :

a.

Tingkat keuntungan saham harian (Daily Return) mengalami perbedaan

yang signifikan antara sebelum dengan setelah event window. Hal tersebut

ditunjukkan tingkat signifikansi hasil uji yang lebih rendah dari tingkat

signifikansi yang telah ditentukan sebelumnya, 0,034 < 0,05. Hasil

penelitian juga menunjukkan nilai t yang negatif (-2,278). Artinya, terdapat

kandungan informasi dalam cum date dividen

yang berpengaruh positif

terhadap tingkat keuntungan saham harian di sekitar event window.

b.

Tingkat keuntungan saham yang diharapkan

(Expected Return) tidak

mengalami perbedaan yang signifikan antara sebelum dengan setelah event

window. Hal tersebut ditunjukkan tingkat signifikansi hasil uji yang lebih

tinggi dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan sebelumnya, 0,371 >

0,05. Tidak terdapatnya perbedaan tingkat keuntungan yang diharapkan

saham yang terdaftar di indeks LQ45 sebelum dengan setelah cum date

pembagian dividen disebabkan pasar indeks LQ45 tidak terlalu bereaksi

terhadap pembagian dividen oleh satu saham saja. Saham-saham yang

terdaftar dalam indeks LQ45 adalah saham-saham yang sudah jelas akan

membagikan dividen secara rutin. Dibutuhkan

cum date dividen yang

hampir bersamaan dari sebagian besar atau seluruh saham dalam LQ45

untuk dapat menggerakkan indeks agar terdapat perbedaan yang lebih

signifikan.

c.

Variabilitas tingkat keuntungan saham (Security Variability Return)

mengalami perbedaan yang signifikan antara sebelum dengan setelah event

window. Hal tersebut ditunjukkan tingkat signifikansi hasil uji yang lebih

rendah dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan sebelumnya, 0,003 <

0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai negative ranks yang lebih

banyak daripada

positive ranks, 17 > 3. Artinya, terdapat kandungan

informasi dalam

cum date dividen

yang berpengaruh negatif terhadap

tingkat keuntungan saham harian di sekitar event window.

d.

Aktivitas volume perdagangan saham (Trading Volume Activity) mengalami

perbedaan yang signifikan antara sebelum dengan setelah event window. Hal

tersebut ditunjukkan tingkat signifikansi hasil uji yang lebih rendah dari

tingkat signifikansi yang telah ditentukan sebelumnya, 0,034 < 0,05. Hasil

penelitian juga menunjukkan nilai t yang positif (2,273). Artinya, terdapat

kandungan informasi dalam cum date dividen

yang berpengaruh negatif

terhadap tingkat keuntungan saham harian di sekitar event window.

2.

Saran

Event window cum date dividen dapat mempengaruhi keputusan investor

dalam berinvestasi. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang

signifikan dari daily return, SRV, dan TVA saham yang terjadi dalam 20 hari

sebelum dan 20 hari setelah cum date dividen. Lain halnya dengan variabel

expected return. Variabel ini tidak mengalami perbedaan yang signifikan di

sekitar

event window. Untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan hal-hal

sebagai berikut :

a.

Peneliti memfokuskan penelitian hanya terhadap saham yang terdaftar di

indeks LQ45. Dalam pasar modal masih banyak indeks-indeks lain, seperti

Kompas100, JII, SRI-KEHATI, dan lain-lain yang dapat digunakan untuk

penelitian selanjutnya.

b.

Metode menghitung expected return dalam penelitian ini menggunakan

Market Adjusted Model, yang hanya menggunakan indeks sebagai acuan

prediksi return. dalam penelitian selanjutnya bisa digunakan metode lain,

seperti CAPM (Capital Asset Pricing Model).

c.

Variabel yang digunakan pun terbatas hanya pada daily return, expected

return, SRV, dan TVA. Untuk selanjutnya bisa digunakan variabel yang

lain, seperti abnormal return, Price to Book Value (PBV), Price to Earning

Ratio (PER), dan Dividend per Share (DPS).

DAFTAR PUSTAKA

Brigham, Eugene, dan Joel Houston. 2004. Manajemen Keuangan 1, Edisi VIII.

Jakarta : Erlangga.

Darmadji, Tjiptono dan Hendy M. Fakhruddin. 2006. Pasar Modal di Indonesia.

Jakarta : Salemba Empat.

Fahmi, Irham. 2012.

Pengantar Pasar Modal. Cetakan Pertama. Bandung :

Penerbit Alfabeta.

Gantyowati, Evi & Sulistiyani, Yayuk. 2008. Reaksi Pasar Terhadap

Pengumuman Dividen pada Perusahaan yang Masuk Corporate

Governance Perception Index. Jurnal Bisnis dan Akuntansi 10 (3) 161-

171.

Gitman, Laurence J. 2003. Principles of Managerial Finance. 10 Edition. United

States : Edison Wesley.

Halim, Abdul. 2005. Analisis Investasi. Jakarta : Penerbit Salemba Empat.

Hartono, Jogiyanto. 2003.

Teori Portofolio dan Analisis Investasi,

Edisi 3.

Yogyakarta : BPFE.

Husnan, Suad. 2005.

Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas.

Dalam dokumen PERBANDINGAN TINGKAT KEUNTUNGAN HARIAN T (Halaman 118-200)

Dokumen terkait