• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV.HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2. Hasil Analisis

Analisis deskriptif dalam penelitian ini untuk merumuskan dan menginterpretasikan hasil penelitian berupa identitas responden dan deskriptif variabel.

4.2.1.1 Karakteristik Responden

Berikut ini adalah mengenai karakteristik responden yang berjumlah 100 orang, didistribusikan sebagai berikut :

Tabel 4.1

Karakteristik Responden Berdasarkan Umur

Umur (tahun) Jumlah %

20 – 30 tahun 30 30,0

30 – 40 tahun 42 42,0

40 – 50 tahun 28 28,0

Jumlah 100 orang 100

Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Pada Tabel 4.1 dapat dilihat karakteristik responden berdasarkan mayoritas yang berumur 30-40 tahun yaitu sebesar 42,0% dan minoritas berumur antara 40-50 tahun yaitu 28,0%.

Tabel 4.2

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah %

Laki-laki 45 45,0

Perempuan 55 55,0

Jumlah 100 orang 100

Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Pada Tabel 4.2 dapat dilihat karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin perempuan yaitu 55,0% dan minoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu 45,0%.

4.2.1.2 Insentif

Tabel 4.3

Distribusi Jawaban Responden Mengenai Insetif

Indikator SS S KS TS STS Jumlah f % f % f % f % f % 1 18 18,0 40 40,0 24 24,0 13 13,0 5 5,0 100 2 19 19,0 33 33,0 35 35,0 10 10,0 3 3,0 100 3 18 18,0 27 27,0 38 38,0 13 13,0 4 4,0 100 4 20 20,0 18 18,0 26 26,0 29 29,0 7 7,0 100 Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan tabel 4.3 dapat dilihat :

1) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan perusahaan memberikan penghargaan terhadap karyawan yang berprestasi dalam pekerjaannya yang menyatakan sangat setuju 18,0%, setuju 40,0 %, kurang setuju 24,0%, tidak setuju 13,0% dan menyatakan sangat tidak setuju 5,0%.

2) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan upah yang diberikan perusahaan sesuai dengan hasil kerja menyatakan sangat setuju 19,0%, setuju 33,0%, kurang setuju 35,0%, tidak setuju 10,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 3,0%.

3) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tunjangan yang diberikan perusahaan sudah wajar menyatakan sangat setuju 18,0%, setuju 27,0%, kurang setuju 38,0%, tidak setuju 13,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 4,0%.

4) Dari pernyataan 100 orang yang menyatakan fasilitas yang diberikan perusahaan sudah memenuhi kebutuhan menyatakan sangat setuju 20,0%, setuju 29,0%, kurang setuju 26,0%, tidak setuju 29,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 7,0%.

4.2.1.3. Kepemimpinan

Tabel 4.4

Distribusi Jawaban Responden Tentang Kepemimpinan

Indikator SS S KS TS STS Jumlah f % f % f % f % f % 1 8 8,0 39 39,0 35 35,0 16 16,0 2 2,0 100 2 6 6,0 35 35,0 46 46,0 12 12,0 1 1,0 100 3 10 10,0 25 25,0 50 50,0 11 11,0 4 4,0 100 4 13 13,0 18 18,0 33 33,0 31 31,0 5 5,0 100 Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan tabel 4.4 dapat dilihat :

1) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan pimpinan berani mengambil keputusan secara tegas menyatakan sangat setuju 8,0%, setuju 39,0%, kurang setuju 35,0%, tidak setuju 16,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 2,0%.

2) Dari pernyataan 100 orang responden yang menyatakan pimpinan sudah baik dalam memimpin karyawan menyatakan sangat setuju 6,0%, setuju 35,0%, kurang setuju 46,0%, tidak setuju 12,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 1,0%.

3) Dari pernyataan 100 orang responden yang menyatakan pimpinan berani menerima tanggung jawab menyatakan sangat setuju 10,0%, setuju 25,0%, kurang setuju 50,0%, tidak setuju 11,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 4,0%.

4) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan pimpinan selalu mendengarkan pendapat bawahannya sebelum mengambil keputusan menyatakan sangat setuju 13,0%, setuju 18,0%, kurang setuju 33,0%, tidak setuju 31,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 5,0%.

4.2.1.4. Lingkungan

Tabel 4.5

Distribusi Jawaban Responden Tentang Lingkungan

Indikator SS S KS TS STS Jumlah f % f % f % f % f % 1 20 20,0 45 45,0 25 25,0 10 10,0 0 0 100 2 21 21,0 45 45,0 30 30,0 4 4,0 0 0 100 3 27 27,0 45 45,0 22 22,0 3 3,0 3 3,0 100 4 23 23,0 44 44,0 20 20,0 9 9,0 4 4,0 100 Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan tabel 4.5 dapat dilihat

1) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang suhu udara di ruangan bekerja sudah nyaman menyatakan sangat setuju 20,0%, setuju 45,0%, kurang setuju 25,0%, tidak setuju 10,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 0%.

2) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan penerangan lampu di ruangan anda bekerja sudah cukup terang menyatakan sangat setuju 21,0%, setuju 45,0%, kurang setuju 30,0%, tidak setuju 4,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 0%.

3) Dari pernyataan 100 orang responden yang menyatakan kondisi ruangan anda sudah bersih menyatakan sangat setuju 27,0%, setuju 45,0%, kurang setuju 22,0%, tidak setuju 3,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 4,0%.

4) Dari pernyataan 100 orang responden yang menyatakan peralatan kerja diruangan anda bekerja sudah cukup menyatakan sangat setuju 23,0%, setuju 44,0%, kurang setuju 20,0%, tidak setuju 9,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 4,0%.

4.2.1.5. Motivasi

Tabel 4.6

Distribusi Jawaban Responden Tentang Motivasi

Indikator SS S KS TS STS Jumlah f % f % f % f % f % 1 7 7,0 39 39,0 31 31,0 19 19,0 4 4,0 100 2 5 5,0 26 26,0 46 46,0 18 18,0 5 5,0 100 3 4 4,0 28 28,0 47 47,0 19 19,0 2 2,0 100 4 8 8,0 28 28,0 36 36,0 20 20,0 8 8,0 100 Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan tabel 4.6 dapat dilihat

1) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang selalu bersemangat dalam bekerja menyatakan sangat setuju 7,0%, setuju 39,0%, kurang setuju 310,0%, tidak setuju 19,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 4,0%.

2) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang aktif dalam kegiatan yang di adakan perusahaan menyatakan sangat setuju 5,0%, setuju 26,0%, kurang setuju 46,0%, tidak setuju 18,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 5,0%.

3) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang bersungguh-sungguh dalam bekerja menyatakan sangat setuju 4,0%, setuju 28,0%, kurang setuju 47,0%, tidak setuju 19,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 2,0%.

4) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang aktif dalam menyelesaikan pekerjaan menyatakan sangat setuju 8,0%, setuju 28,0%, kurang setuju 36,0%, tidak setuju 20,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 8,0%.

4.21.6. Prestasi Kerja

Tabel 4.7

Distribusi Jawaban Responden Tentang Prestasi Kerja

Indikator SS S KS TS STS Jumlah f % f % f % f % f % 1 18 18,0 59 59,0 17 17,0 6 6,0 0 0 100 2 23 23,0 62 62,0 12 12,0 3 3,0 0 0 100 3 25 25,0 59 59,0 14 14,0 1 1,0 1 1,0 100 4 30 30,0 52 52,0 12 12,0 5 5,0 1 1,0 100 Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan tabel 4.7 dapat dilihat

1) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang teliti dalam bekerja menyatakan sangat setuju 18,0%, setuju 59,0%, kurang setuju 17,0%, tidak setuju 6,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 0%. 2) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang hasil kerja cukup

baik menyatakan sangat setuju 23,0%, setuju 62,0%, kurang setuju 12,0%, tidak setuju 3,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 0%.

3) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang hasil kerja sesuai dengan target menyatakan sangat setuju 25,0%, setuju 59,0%, kurang setuju 14,0%, tidak setuju 1,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 1,0%. 4) Dari pernyataan 100 responden yang menyatakan tentang dapat bekerja

sama dalam team menyatakan sangat setuju 30,0%, setuju 52,0%, kurang setuju 12,0%, tidak setuju 5,0% dan menyatakan sangat tidak setuju yaitu 1,0%.

4.2.2 Uji Asumsi Klasik 4.2.2.1 Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi berdistribusi normal 0, Uji normalitas dapat dilakukan dengan analisis grafik dilihat dari titik-titik yang menyebar di sekitar garis diagonal yakni distribusi data dengan bentuk lonceng dan distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau menceng ke kanan0, Uji normalitas dilakukan dengan menggunakan pendekatan kolmogorv-smirnov0, Dengan menggunakan tingkat signifikan 5% (0,05) naka jika nilai

Asymp0,Sig0, (2-tailed) di atas nilai signifikan 5% artinya variabel residual berdistribusi normal

Sumber : Data Primer Diolah, (2013) Gambar 4.1 Histogram

Sumber : Data primer diolah, (2013)

Gambar 4.2 : Pengujian Normalitas P-P Plot

Gambar 4.2 dapat diketahui bahwa variabel berdistribusi normal, hal ini ditunjukkan oleh data tersebut tidak menceng ke kiri atau ke kanan, sedangkan pada Gambar 4.2 memperlihatkan titik-titik yang mengikuti data di sepanjang garis diagonal, hal ini berarti data berdistribusi normal 0, Namun untuk lebih memastikan bahwa data di sepanjang garis diagonal berdistribusi normal maka dilakukan uji kolmogorv-sminorv.

Tabel 4.8

Uji Kolmogorov-Smirnov

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 100

Normal Parametersa,,b Mean .0000000 Std. Deviation 1.02775823 Most Extreme Differences Absolute .045 Positive .034 Negative -.045 Kolmogorov-Smirnov Z .449

Asymp. Sig. (2-tailed) .988

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan Tabel 4.8 terlihat bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) adalah 0,998 dan di atas nilai signifikan (0,05), hal ini menunjukkan bahwa variable residual berdistribusi normal.

4.2.2.2 Uji Multikolinieritas

Gejala multikolinieritas dapat dilihat dari besarnya nilai Tolerance dan

VIF (Variance Inflation Factor), Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen manakah yang dijelaskan oleh variabel independen lainnya, Tolerance

adalah mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan variabel independen lainnya. Nilai yang dipakai untuk Tolerance > 0,1, dan VIF < 5, maka tidak terjadi multikolinieritas.

Tabel 4.9 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics B Std. Error Beta Toleranc e VIF 1 (Constant) .310 .979 .316 .752 Insentif .237 .042 .291 5.577 .000 .767 1.303 Kepemimpinan .681 .054 .648 12.699 .000 .802 1.247 lingkungan .095 .043 .114 2.180 .032 .760 1.316 Motivasi .177 .065 .131 2.726 .008 .902 1.109

a. Dependent Variable: prestasi Sumber : Data primer diolah (2013)

Berdasarkan Tabel 4.9 dapat terlihat bahwa: jika hasil korelasi antara variabel independen di bawah 0,9 maka antara variabel tersebut tidak terjadi multikolinearitas, Selain itu dapat juga diketahui dari persamaan regresi di peroleh nilai tolarance > 0,1 dan nilai VIF < 5, artinya pada nila tolance dan VIF untuk indikator iklan, merek, sikap dan kepercayaan tidak terjadi multikolinearitas. Gambar 4.3 hasil uji multikolinearitas dapat dilihat sebagai berikut :

Gambar 4.3 Pengujian Multikolinearitas

4.2.2.3 Uji Heterokedastisitas

Uji heterokedastisitas menggunakan uji Gleijser dapat dilihat pada tabel hasil di bawah ini :

Tabel 4.10 Hasil Uji Gleijser Coefficientsa Model Unstandardize d Coefficients Standardiz ed Coefficien ts T Sig. Collinearity Statistics B Std.

Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 1.808 .556 3.254 .002

Insentif -.022 .024 -.104 -.917 .361 .767 1.303 Kepemimpinan .022 .030 .081 .731 .466 .802 1.247

Lingkungan .005 .025 .021 .188 .852 .760 1.316

Motivasi -.083 .037 -.235 -2.251 .227 .902 1.109 a. Dependent Variable: Absut

Sumber : Data primer diolah (2013)

Pengambilan keputusan pada uji gleijser yaitu bahwa jika variabel independen signifikan secara statistik mempengaruhi variabel independen, maka ada indikasi terjadi heterokedisitas, Jika variabel independen tidak signifikan terhadap variabel absut (diatas tingkat kepercayaan > 0,05), maka dalam model regresi tidak mengarah pada heteroskedastisitas0, Pada tabel 4.10 terlihat bahwa semua variabel independen mempunyai nilai sig > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa antara variabel independen dan dependen tidak terjadi heteroskedasitas.

4.2.2.4 Uji Autokorelasi Tabel 4.11 Uji Autokorelasi Runs Test Unstandardized Residual Test Valuea .00025

Cases < Test Value 50 Cases >= Test Value 50

Total Cases 100

Number of Runs 50

Z -.201

Asymp. Sig. (2-tailed) .841 a. Median

Sumber : Data primer diolah (2013)

Hasil pada tabel menunjukkan 4.11 diketahui nilai test sebesar 0,00025 dengan probabilitas (p = 0,841), yang berarti hipotesis nol di terima, sehingga dapat disimpulkan bahwa residual random atau tidak terjadi autokorelasi antara nilai residual.

4.2.2.5 Analisis Regresi Linear Berganda

Analisis regresi linear berganda dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) terhadap variabel terikat (prestasi kerja). Analisis dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 17,0 for windows dengan menggunakan metode enter. Metode enter digunakan untuk analisis regresi agar dapat mengetahui apakah variabel bebas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat. Seluruh variabel akan dimasukkan ke dalam analisis untuk dapat diketahui apakah variabel bebas mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel terikat.

Tabel 4.12 Variables Entered/Removed Model Variables Entered Variables Removed Method 1 motivasi, kepemimpina n, insentif, lingkungana . Enter

a. All requested variables entered. Sumber : Data primer diolah, (2013)

Tabel 4.13

Uji Regresi Linier Tiap Indikator Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .310 .979 .316 .752 insentif .237 .042 .291 5.577 .000 kepemimpinan .681 .054 .648 12.699 .000 lingkungan .095 .043 .114 2.180 .032 motivasi .177 .065 .131 2.726 .008

a. Dependent Variable: prestasi

Berdasarkan Tabel 4.12 (Variabel Entered/removedb) dan tabel 4.13 menunjukkan hasil analisis statistik tiap indikator sebagai berikut :

a. Variabel yang dimasukkan ke dalam persamaan adalah variabel bebas yaitu (X1,X2, X3 dan X4).

b. Tidak ada variabel bebas yang dikeluarkan (removed).

c. Metode yang digunakan untuk memasukkan data yaitu metode enter. Analisis regresi berganda dirumuskan sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3+ e

Sebelum nilai a (konstanta), nilai b1, b2, b3, dan b4, dimasukkan ke dalam persamaan, terlebih dahulu dilakukan analisis determinan, uji F, dan uji t dari hasil pengolahan regresi linear berganda.

4.2.2.6 Pengujian Hipotesis 1) Uji Signifikan Simultan (Uji-F)

Uji F dilakukan untuk menguji apakah variabel pengaruh variabel independen (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) secara bersama-sama atau simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja, Model hipotesis yang digunakan dalam Uji F ini adalah sebagai berikut:

H0 : b1 = b2 = 0, artinya secara serentak tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel bebas yang terdiri dari (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) terhadap prestasi kerja (Y).

H0 : b1 ≠ b2 ≠ 0, artinya secara serentak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel bebas yang terdiri (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) terhadap prestasi kerja (Y).

Untuk menentukan nilai F, maka diperlukan adanya derajat bebas pembilang dan derajat bebas penyebut, dengan rumus sebagai berikut:

df (pembilang) = k-1 = 4 df (penyebut) = n-k = 95 Keterangan:

n = jumlah sampel penelitian = 90 k = jumlah variabel bebas dan terikat = 5

Pada penelitian ini diketahui jumlah sampel (n) adalah 90 dan jumlah keseluruhan variabel (k) adalah 5, sehingga diperoleh:

Tingkat kesalahan (α) = 5% dan derajat kebebasan (df) = (k-1) ; (n-k) 1) df (pembilang) = k-1 df (pembilang) = 5-1 =4

2) df (penyebut) = n-k df (penyebut) = 100 - 4 = 96 Maka : F tabel 0,05 (4;96) = 2,942

Nilai Fhitung akan diperoleh dengan menggunakan bantuan software SPSS 17 for Windows, kemudian akan dibandingkan dengan nilai Ftabel pada tingkat α = 5%, dengan kriteria uji sebagai berikut:

H0 diterima bila Fhitung < Ftabel pada α =5% H0 ditolak bila Fhitung > Ftabel pada α = 5% Tabel 4.14 Hasil Uji F

ANOVAb Model

Sum of

Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 422.178 4 105.544 95.883 .000a Residual 104.572 95 1.101

Total 526.750 99

a. Predictors: (Constant), motivasi, kepemimpinan, insentif, lingkungan b. Dependent Variable: prestasi

Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Berdasarkan Tabel 4.14 dilihat nilai Fhitung sebesar 95,883 dan Ftabel sebesar sehingga Fhitung > Ftabel (95,883 > 2,942 ) pada α = 5%0, Sehingga disimpulkan bahwa variabel independen (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi kerja (Y).

2) Uji Signifikansi Parsial (Uji-t)

Uji t dilakukan untuk menguji secara parsial apakah variabel bebas yang terdiri dari variabel pengaruh (insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi) secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi kerja (Y).

Model hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut :

H0 : b1 = b2 = b3 = b4 = 0, artinya variabel bebas yang terdiri dari insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi kerja (Y)

H0 : b1≠ b2≠ b3≠ b4 ≠ 0, artinya variabel bebas secara parsial berpengaruh positif terhadap variabel insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi kerja (Y).

Kriteria pengambilan keputusan :

Ho diterima jika thitung < t tabel pada α = 5% Ho ditolak jika thitung > t tabel pada α = 5 Hasil pengujian adalah :

Tingkat kesalahan (α) = 5% dan derajat kebebasan (df) = (n-k) n = jumlah sampel , n = 100

k = jumlah variabel yang digunakan, k = 5 Derajat bebas pembilang (df) =( k-1) = 5-1 = 4 Derajat bebas penyebut (df) = (n-k) = 100 – 4 = 96

Uji t yang dilakukan adalah uji dua arah, maka t tabel yang digunakan adalah t0,05 (96) = 1,661

Tabel 4.15

Hasil Uji t Pada Tiap Indikator Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .310 .979 .316 .752 insentif .237 .042 .291 5.577 .000 kepemimpinan .681 .054 .648 12.699 .000 lingkungan .095 .043 .114 2.180 .032 motivasi .177 .065 .131 2.726 .008

a. Dependent Variable: prestasi Sumber : Data Primer diolah, (2013)

Variabel independen berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pretsasi kerja hal ini terlihat dari nilai signifikan untuk intensif (p= 0,000), untuk kepemimpinan (p = 0,000), lingkungan (p = 0,032) dan motivasi (p = 0,008). Keseluruhan variabel tersebut lebih kecil dari 0,050,

Tabel 4.16 Hasil Uji t Serempak

Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .699 1.134 .616 .539 Motivasi .282 .021 .809 13.634 .000

a. Dependent Variable: prestasi

Berdasarkan Tabel 4.16 di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:

Variabel peubah motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap prestasi kerja, hal ini terlihat dari nilai signifikan untuk peubah motivasi (p =

0,000) lebih kecil dari 0,050, Nilai t hitung (13,634) > t tabel (1,661) artinya jika ditingkatkan variabel peubah motivasi maka prestasi kerja (Y) akan meningkat. a. Variabel motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pretasi

kerja hal ini terlihat dari nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung (13,634) > t tabel (1,661) artinya jika ditingkatkan variabel motivasi terhadap prestasi kerja akan meningkat.

b. Konstanta sebesar 0,699 artinya walaupun variabel bebas bernilai nol maka keputusan memilih tetap sebesar 0,699

c. Berdasarkan hasil uji t maka rumus persamaan regresinya adalah: Y = a + b1X1 + e

Y = 0,699 (Constanta) + 0,282X1 + e 3) Pengujian Koefisien Determinasi (R2)

Determinan (R2) pada intinya mengukur proporsi atau persentase sumbangan variabel bebas yaitu variabel terhadap variasi naik turunnya variabel terikat insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi atau prestasi kerja (Y) secara bersama-sama, dimana: 0R21

Tabel 4.17 Hasil Uji Determinasi Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .809a .655 .651 1.362

a. Predictors: (Constant), peubah Sumber : Data primer diolah (2013)

Keterangan Tabel 4.17:

a. R = 0,809 berarti hubungan (relation) antara variabel insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi terhadap prestasi kerja sebesar 80,9% yang artinya mempunyai hubungan yang erat.

b. Nilai R Square sebesar 0,655 artinya insentif, kepemimpinan, lingkungan dan motivasi mempengaruhi prestasi kerja sebesar 65,5% dan sisanya 34,5 % dapat dijelaskan oleh faktor- faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Dokumen terkait