• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN

3.3. Rasio Efisiensi

3.3.4. Hasil Analisis Rasio Efisiensi

Berikut tabel perhitungan nilai Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover Ratio) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2017 s/d 2019:

Tabel 3.3

Hasil Perhitungan Inventory Turnover Ratio PT Indofood Sukses Makmur Tbk

(Disajikan dalam jutaan rupiah)

Sumber: Data diolah oleh penulis,2021

Berdasarkan perhitungan rasio perputaran persediaan (inventory turnover ratio) pada tahun 2017-2019 pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 perputaran persediaan perusahaan sebesar 5,15 kali dalam setahun. Pada tahun 2018 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 4,57 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah beban pokok penjualan dan meningkatnya jumlah

Tahun Beban Pokok

Penjualan Persediaan Rasio

2017 50.416.667 9.792.768 5,15 2018 53.182.723 11.644.156 4,57 2019 53.876.594 9.658.705 5,58

43

persediaan. Pada tahun 2019 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 5.58 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah beban pokok penjualan dan menurunnya jumlah persediaan. Dari analisis rasio perputaran persediaan pada tahun 2017-2019 dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan perputaran persediaan menunjukkan kondisi perusahaan dianggap tidak baik sebab berada di bawah rata-rata standar umum yaitu 20 kali. Hal ini disebabkan karena jumlah persediaan yang terlalu besar.

B. Rasio Perputaran Piutang (Receivables Turnover Ratio)

Berikut tabel perhitungan nilai Rasio Perputaran Piutang (Receivables Turnover Ratio) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2017 s/d 2019:

Tabel 3.4

Hasil Perhitungan Receivables Turnover Ratio PT Indofood Sukses Makmur Tbk

(Disajikan dalam jutaan rupiah)

Sumber: Data diolah oleh penulis,2021

Berdasarkan perhitungan rasio perputaran piutang (receivables turnover ratio) pada tahun 2017-2019 pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 perputaran piutang perusahaan sebesar 17,81 kali dalam setahun. Pada tahun 2018 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 17,23 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan meningkatnya jumlah piutang usaha yang

Tahun Penjualan Piutang Usaha Rasio 2017 70.186.618 3.941.053 17,81 2018 73.394.728 4.258.499 17,23 2019 76.592.955 4.128.356 18,55

digunakan perusahaan. Pada tahun 2019 perputaran piutang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 18,55 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan menurunnya jumlah piutang usaha. Dari analisis rasio perputaran piutang pada tahun 2017-2019 dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan perputaran piutang menunjukkan kondisi perusahaan dianggap baik sebab tidak berada di bawah standar rata-rata yaitu 15 kali.

C. Rasio Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Turnover Ratio)

Berikut tabel perhitungan nilai Rasio Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Turnover Ratio) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2017 s/d 2019:

Tabel 3.5

Hasil Perhitungan Fixed Asset Turnover Ratio PT Indofood Sukses Makmur Tbk

(Disajikan dalam jutaan rupiah)

Sumber: Data diolah oleh penulis,2021

Berdasarkan perhitungan rasio perputaran aset tetap (fixed asset turnover ratio) pada tahun 2017-2019 pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 perputaran aset tetap perusahaan sebesar 1,27 kali dalam setahun. Pada tahun 2018 perputaran aset tetap mengalami penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 1,16 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan meningkatnya jumlah aset tetap

Tahun Penjualan Aset Tetap Rasio

2017 70.186.618 55.452.746 1,27 2018 73.394.728 63.265.178 1,16 2019 76.592.955 64.795.114 1,18

45

yang digunakan perusahaan. Pada tahun 2019 perputaran aset tetap mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 1,18 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan meningkatnya jumlah aset tetap.

Dari analisis rasio perputaran aset tetap pada tahun 2017-2019 dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan perputaran aset tetap menunjukkan kondisi perusahaan dianggap kurang baik sebab berada di bawah standar umum yaitu 5 kali.

D. Rasio Perputaran Total Aset (Total Asset Turnover Ratio)

Berikut tabel perhitungan nilai Rasio Perputaran Total Aset (Total Asset Turnover Ratio) pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2017 s/d 2019:

Tabel 3.6

Hasil Perhitungan Total Asset Turnover Ratio PT Indofood Sukses Makmur Tbk

(Disajikan dalam jutaan rupiah)

Sumber: Data diolah oleh penulis,2021

Berdasarkan perhitungan rasio perputaran total aset (Total asset turnover ratio) pada tahun 2017-2019 pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 perputaran total aset perusahaan sebesar 0.79 kali dalam setahun. Pada tahun 2018 perputaran aset tetap mengalami penurunan dari tahun sebelumnya menjadi 0.76 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan meningkatnya jumlah total aset yang digunakan perusahaan. Pada tahun 2019 perputaran total aset mengalami

Tahun Penjualan Total Aset Rasio

2017 70.186.618 88.400.877 0,79 2018 73.394.728 96.537.796 0,76 2019 76.592.955 96.198.559 0,80

peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 0,80 kali dalam setahun, hal ini disebabkan meningkatnya jumlah penjualan dan menurunnya jumlah total aset.

Dari analisis rasio perputaran total aset pada tahun 2017-2019 dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan perputaran total aset menunjukkan kondisi perusahaan dianggap kurang baik sebab berada di bawah standar umum yaitu 2 kali. Sehingga perusahaan tidak cukup efektif dalam menggunakan aset yang dimilikinya.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan

Setelah penulis membahas dan menganalisis rasio efisiensi pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada tahun 2017-2019, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan rasio efisiensi PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada tahun 2017-2019 bila dilihat dari perputaran persediaan (inventory turnover), perputaran piutang (receivables turnover), perputaran aset tetap (fixed asset turnover) dan perputaran total aset (total asset turnover) sama-sama mengalami fluktuasi setiap tahunnya.

2. Berdasarkan rasio efisiensi PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada tahun 2017-2019 untuk perputaran persediaan, perputaran aset tetap, dan perputaran total aset menunjukkan bahwa keadaan perusahaan tidak baik (tidak efisien) karena berada di bawah standar rata-rata industri yang berarti perusahaan masih memiliki kinerja keuangan yang tidak baik dalam mengelola aset yang dimiliki. Sedangkan perputaran piutang pada tahun 2017-2019 menunjukkan kondisi perusahaan baik (efisien) karena tidak berada di bawah standar rata-rata industri yang berarti perusahaan masih dalam katagori memiliki efektifitas kinerja keuangan yang baik dalam mengelola asetnya.

4.2. Saran

Dari kesimpulan yang telah diuraikan sebelumnya, maka saran yang dapat penulis berikan adalah sebagai berikut:

1. Jika dilihat dari analisis rasio efisiensi PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada tahun 2017-2019 mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Terjadinya fluktuasi dari tahun 2017-2019 menunjukkan bahwa perusahaan perlu memperhatikan efektifitas dan efisiensi perusahaan dalam mengelola sumber-sumber yang dimiliki terutama dalam persediaan, aset dan piutang perusahaan.

2. Perputaran persediaan dapat ditingkatkan dengan cara perusahaan harus mencegah adanya over investment dalam persediaan sehingga mampu melakukan penjualan yang semakin meningkat dengan tingkat persediaan yang cukup dan mencegah persediaan tidak laku dijual atau rusak. Perputaran aset tetap dan perputaran total aset perusahaan dapat ditingkatkan dengan cara perusahaan harus memanfaatkan dan mengelolah aset yang dimiliki oleh perusahaan seperti mesin, gudang, dan alat-alat produksi secara efektif dan efisien untuk meningkatkan jumlah penjualan perusahaan. Perputaran piutang dapat ditingkatkan dengan cara perusahaan harus membuat kebijakan kredit yang lebih baik pada pembeli agar piutang dapat diubah menjadi kas dalam waktu relatif singkat.

DAFTAR PUSTAKA

Diana, Anastasia dan Lilis Setiawati. 2017. Akuntansi Keuangan Menengah – Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Terbaru. Yogyakarta: Andi.

Fahmi. 2011. Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabet.

Harahap, Sofyan Syafri.2010. Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta:

PT Raja Grafindo Persada.

Hery. 2017. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2012. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

James C. Van Horne dan John M. Wachowicz. 2005. Fundamental of Financial Management. Jakarta: Salemba Empat.

Kasmir. 2012. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kasmir. 2013. Analisis Laporan Keuangan Edisi Keenam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

K.R Subramanyam dan John J. Wild. 2010. Analisis Laporan Keuangan Edisi Sepuluh. Jakarta: Salemba Empat.

Mukaromah, Riva’atun. 2016. Analisis Kinerja Keuangan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Munawir. 2007. Analisa Laporan Keuangan Edisi Keempat. Yogyakarta: Liberty.

Ps, Djarwanto. 2004. Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan Edisi Kedua.

Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Rina, Syamsul Bakhtiar Ass dan Nurwahidah M. 2019. Analisis Rasio Aktivitas Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Universitas Muslim Maros.

Rudianto. 2018. Akuntansi Intermediate.Jakarta: Erlangga.

Santoso, Muhammad Rifky. 2014. Modul Analisis Laporan Keuangan dan SPT.

Jakarta: Pusdiklat-Pajak.

Sartono. 2012. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi Edisi Keempat.

Yogyakarta: BPFE.

Soemarso, S.R. 2004. Akuntansi Suatu Pengantar Edisi Kelima. Jakarta: Salemba Empat.

Sukamulja, Sukmawati. 2019. Analisis Laporan Keuangan sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Investasi. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Syahrial, Dermawan dan Djahitman Purba. 2013. Analisis Laporan Keuangan.

Jakarta: Mitra Wacana Media.

Warren, Carl S, dkk. 2014. Pengantar Akuntansi-Adaptasi Indonesia Edisi 25.

Jakarta: Salemba Empat.

Wild, dkk. 2005. Analisis Laporan Keuangan Buku 2 Edisi Kedelapan.

Penerjemah: Bachtiar dan Harahap. Jakarta: Salemba Empat.

(www.indofood.com/14 April 2021/13:00 WIB) (www.warsidi.com/30 Mei 2021/12.00 WIB)

LAMPIRAN

Sumber : www.indofood.com

Sumber : www.indofood.com

53

Sumber : www.indofood.com

Sumber : www.indofood.com

55

Sumber : www.indofood.com

Sumber : www.indofood.com

57

Sumber : www.indofood.com

Dokumen terkait