HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
F. Hasil Analisis Regresi Data Panel
Berdasarkan hasil pengujian ( uji chow, uji Hausman, uji langrange multiplier). Random effect model terpilih dua kali, yaitu pada uji hausman dan pada uji langrange multiplier. Sedangkan fixed effect hanya terpilih satu kali yaitu pada uji chow, sedangkan common effect tidak terpilih sama sekali.
Dengan hasil demikian maka pada penelitian ini menggunakan model analisis regresi data panel dengan menggunakan model estimasi adalah Random effect model.
90 Tabel 4.12
Hasil regresi data panel
Dependent Variable: Y
Method: Panel EGLS (Cross-section random effects) Date: 07/24/19 Time: 21:04
Sample: 2011 2017 Periods included: 7 Cross-sections included: 5
Total panel (balanced) observations: 35
Swamy and Arora estimator of component variances
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 2.305853 0.085010 27.12448 0.0000
Cross-section random 0.118630 0.9746
Idiosyncratic random 0.019134 0.0254
Weighted Statistics
R-squared 0.193343 Mean dependent var 0.146647
Adjusted R-squared 0.115279 S.D. dependent var 0.021460 S.E. of regression 0.020186 Sum squared resid 0.012631 F-statistic 2.476735 Durbin-Watson stat 0.284065 Prob(F-statistic) 0.079790
Unweighted Statistics
R-squared -0.537814 Mean dependent var 2.410000 Sum squared resid 0.710470 Durbin-Watson stat 0.005050
Sumber: Ouput Eviews 9
Berdasarkan table 4.12 diatas maka dapat disusun persamaan regresi linier berganda sebagai berikut;
Y= 2.305853+ 0.003602 X1+ 0.000473 X2 + 0.000671 X3
( 0.0079) (0.5545) (0.4568) T-test = 2.03951
F-test = 2.991 R2 = 0.1933
91 Keterangan;
Y = Retrun On Asset X1 = Pendapatan Bagi Hasil
X2 = P Pendapatan Margin Murabahah X3 = Fee Based Income
a = konstanta
interpretasi dari persamaan regresi diatas adalah sebagai berikut;
1. Konstanta (a)
Berdasarkan persamaan regresi linier berganda diatas dapat disimpulkan bahwa nilai koefesien konstanta sebesar 2.305853 artinya apabila variabel ROA diasumsikan dalam keadaan tetap, maka nilai konstanta nya adalah sebesar 2.305853.
2. Pendapatan bagi hasil terhadap Retrun on asset
Nilai koefesien regresi linier berganda pendapatan bagi hasil bernilai positif yaitu 0.003602, hal ini dapat diartikan setiap 1%
kenaikan pendapatan bagi hasil maka variabel retrun on asset (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0.003602.
3. Pendapatan margin murabahah terhadap Retrun on asset
Nilai koefesien regresi linier berganda pendapatan margin murabahah bernilai positif 0.000473, hal ini mengadung arti bahwa setiap 1% kenaikan pendapatan margin murabahah satu- maka variabel retrun on asset (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0.000473.
92 4. Fee based income terhadap Retrun on asset
Nilai koefesien regresi linier berganda fee based income bernilai positif yaitu 0.000671, hal ini dapat diartikan setiap 1% kenaikan fee based income maka variabel retrun on asset (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0.000671.
G. Uji Hipotesis
1. Uji f (Secara Simultan)
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel independen secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi variabel dependen secara signifikan.
Adapun hipotesis yang digunakan adalah;
H0 = Terdapat pengaruh tidak signifikan antara Pendapatan bagi hasil (X1), pendapatan margin murabahah (X2), Fee based income (X3) terhadap profitabilitas yang diukur dengan retrun on asset pada perbankan syariah di Indonesia (Y) H1 = Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendapatan bagi
hsasil (X1), pendapatan margin murabahah (X2), Fee based income (X3) terhadap profitabilitas yang diukur dengan retrun on asset pada perbankan syariah di Indonesia (Y) Cara menentukan Ftabel dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, a = 5% df 1 dapat ditentukan dengan df 1=Jumlah variabel – 1 artinya df 1= 4-1= 3 sedangkan untuk df 2 = n-k-1; artinya df 2 =
35-93 3-1= 31. Maka kesimpulanya Ftabel dapat dilihat pada kolom 3 baris ke 31, yaitu 2.911
Tabel 4.13 Uji F
F-statistic 2.476735
Prob(F-statistic) 0.079790
Sumber: Ouput Eviews 9
Berdasarkan table 4.13, diperoleh nilai profitabilitas 0.079790 artinya pada penelitian ini variabel X secara bersama sama atau simultan berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel Y. hal ini dikarenakan nilai profitabilitas nya > 0.05 artinya H1 ditolak dan menerima H0.
Selain dengan melihat nilai probality nya, untuk menentukan signifikannya dapat dilihat dengan melakukan F test. Yaitu dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Berdasarkan output table 4,13, diperoleh Fhitung sebesar 2.476. sedangkan untuk nilai Ftabel diperoleh nilai 2.911. Hal ini berarti Ftabel > Fhitung ( 2.911>2.476) maka diperoleh kesimpulan bahwa pengaruh pendapatan bagi hasil, pendapatan margin murabahah, fee based income secara bersama-sama adalah tidak signifikan.
2. Uji t (Secara Parsial)
Pengujian ini dilakukan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh satu variabel independen secara individual terhadap variabel dependen
Ketentuan dalam menilai hipotesisnya adalah;
94 H0= Diterima apabila thitung < ttabel atau nilai profitabilitas nya >
0,05 artinya terdapat pengaruh tidak signifkan terhadap variabel bebas dan terikat.
H1 = Diterima apabila thitung > ttabel atau nilai profitabilitas < 0,05 artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel bebas dan terikat
Cara menentukan ttabel yaitu dicari pada a =5%;2 = 2,5% (uji 2 sisi untuk mengetahui apakah ada/ tidak hubungan yang signifikan) dengan derajat kebebasan (df) n-k-1 atau 35-3-1=31 dengan pengujian 2 sisi (signifkan= 0,025) diperoleh nilai ttabel sebesar 2.03951
Tabel 4.14 Uji t
Dependent Variable: Y
Method: Panel EGLS (Cross-section random effects) Date: 07/24/19 Time: 21:04
Sample: 2011 2017 Periods included: 7 Cross-sections included: 5
Total panel (balanced) observations: 35
Swamy and Arora estimator of component variances
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.
C 2.305853 0.085010 27.12448 0.0000
X1 0.003602 0.001269 2.837631 0.0079
X2 0.000473 0.000792 0.597529 0.5545
X3 0.000671 0.000891 0.753545 0.4568
Sumber: Ouput Eviews 9
Berdasarkan table 4,14 diatas diperoleh hasil sebagai berikut:
a. Pengujian variabel pendapatan bagi hasil
Pada variabel X1 nilai probaliti nya 0,0079 (< 0,05) artinya variabel X1 yaitu Pendapatan Bagi Hasil berpengaruh signifikan
95 terhadap varibel Y yaitu Profitabilitas (ROA). Selain dengan melihat nilai probaliti nya untuk melihat pengaruh signifkannya juga dapat dilakukan dengan T-test yaitu membandingkan antara thitung dengan ttabel. Berdasakan hasil otput 4,14, diperoleh thitung sebesar 2.837631 sedangkan ttabel 2.03951 ini berarti thitung > ttabel maka kesimpulannya H1 diterima.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan bagi hasil memiliki arah yang positif dan berpengaruh signifikan artinya semakin besar perolehan dari pendapatan bagi hasil maka akan semakin besar pula mempengaruhi retrun on asset.
Pendapatan bagi hasil yang tinggi maka dapat mengindikasikan bahwa semakin baik dan berkembangnya perbankan yang menerapkan prinsip syariah. Dimana pada dasarnya penerapan bank syariah dengan prinsip bagi hasil hal ini selain untuk membedakan antara perbankan syariah dan perbankan konvensioanal juga telah sesuai dengan kaidah perbankan syariah itu sendiri.
Penelitian ini sejalan dengan temuan dari Dimas (2016) Nur (2017) dimana dalam temuan penelitian tersebut menunjukan bahwa pendapatan bagi hasil memiliki pengaruh yang signifikan terhadap retrun on asset. Namun penelitian ini tidak sejalan dengan penelitian Ilham (2016) dimana temuan dari penelitianya menunjukan bahwa pendapatan bagi hasil memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap retrun on asset.
96 b. Pengujian variabel pendapatan margin murabahah
Berdasarkan output 4.14 diatas diperoleh nilai probaliti variabel X2 0.5545 (> 0.05) artinya variabel X2 yaitu Pendapatan Margin Murabahah berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel Y yaitu Profitabilitas (ROA). Berdasarkan hasil output 4,12, diperoleh nilai ttabel 2.03951 sedangkanthitung 0.597529 hal ini berarti H0 dit diterima karena thitung < ttabel,
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan margin murabahah memiliki arah yang positif namun tidak berpengaruh signifikan, artinya semakin besar pendapatan dari margin murabahah maka akan semakin besar pula retrun on asset yang akan diperoleh oleh perbankan.
Hasil dari penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya, yaitu Dimas (2016) dan Ilham (2016). Yang menemukan bukti bahwa pendapatan margin murabahah berpengaruh signifikan terhadap retrun on asset. Namun pada penelitian lain terdapat kesamaan temuan dimana Ziqri (2009) menemukan bukti bahwa pendapatan margin murabahah memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap retrun on asset.
c. Pengujian variabel fee based income
Berdasarkan output 4.14 diperoleh nilai probaliti pada tabel X3 0.4568 (>0,05) artinya variabel X3 yaitu Fee based inome berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel Y yaitu Profitabilitas
97 (ROA). Sedangkan dengan menggunakan T-test maka diperoleh hasil ttabel 2.03951 sedangkan thitung 0.753545 hal ini berarti H0 diterima karena thitung < ttabel,
Hasil penelitian ini menunjukan fee based income memiliki arah yang positif namun berpengaruh tidak signifikan terhadap retrun on asset hal ini berarti peningkatan dari fee based income akan meningkatkan retrun on asset namun peningkatan yang terjadi tidak begitu besar.
Hasil dari penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya dimana Nur (2017) dan Maulidiya (2017) menemukan bahwa fee based income memiliki pengaruh yang signifikan terhadap retrun on asset.
3. Uji Koefesien Determinasi R2
Uji ini dalakukan untuk melihat seberapa jauh kemampuan model menerangkan varians variabel dependen. Nilai koefesien determinasi adalah daro 0-1. Semakin besar nlai R2 maka akan semakin besar pula variasi yang diterangkan oleh varians persamaan regresi. Namun jika nilai koefesien determinasi nya kecil berarti kemampuan variabel-variabel indenpenden dalam menjelaskan varians variabel-variabel adalah terbatas. Besarnya nilai koefesien determinasi dapat dijelaskan pada table 4.13 dibawah ini:
98 Tabel 4.13
Hasil Koefesien Determinasi R2
R-squared 0.193343 Mean dependent var 0.146647 Sumber: Ouput Eviews 9
Berdasarkan table 4.13 diperoleh nilai R-square sebesar 0,193343, nilai ini menunjukan bahwa kontribusi variabel X yaitu Pendapatan margin murabahah, Pendapatan bagi hasil, dan Fee based income secara bersama-sama dalam mempengaruhi Profitabilitas (Y) hanya sebesar 19.33% sementara 80.77% lainya merupakan kontribusi dari variabel-variabel lain diluar penelitian ini.
99
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Selama periode pengamatan menunjukan data penelitian berdistribusi normal berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, serta uji heterokedastistas tidak ditemukan variable yang menyimpang dari asumsi klasik, hal tersebut menunjukan data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan regresi data panel.
Penelitian ini mencoba untuk meneliti bagaimana pengaruh Pendapatan Bagi Hasil, Pendapatan Margin Murabahah dan Fee Based Income terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank Umum Syariah di
Indonesia tahun 2011-2017. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa sebagian besar hipotesis penelitian ini adalah tidak diterima, atau dengan kata lain terdapat pengaruh yang tidak signifikan terhadap variable dependen. Hasil analisis nya sebagai berikut:
1 Berdasarkan hasil perhitungan secara simultan diperoleh nilai probality 0.079790 (>0.05) artinya hipotesis pada penelitian ini berpengaruh tidak signifikan terhadap variable retrun on asset.
2 Berdasarkan hasil uji secara parsial diperoleh nilai probality nya 0.0079 (< 0.05) hal ini dapat diartikan Pendapatan Bagi Hasil berpengaruh signifikan terhadap variable Profitabilitas (ROA) di karenakan nilai probality pendapatan bagi hasil < 0.05 yang mengindikasikan H0 ditolak.
100 3 Berdasarkan hasil perhitungan secara parsial diperoleh nilai probality 0.5445 (>0.05) sehingga berarti variable X1 yaitu Pendapatan Margin Murabahah berpengaruh tidak signifikan terhadap variable Profitabilitas (ROA) hal ini dikarenakan nilai probality Pendapatan Margin Murabahah > 0.05 yang mengindikasikan H0 diterima.
4 Berdasarkan hasil uji secara parsial diperoleh nilai probality 0.4568 (
>0.05) hal ini dapat diartikan Fee Based Income berpengaruh tidak signifikan terhadap variable Profitabilitas (ROA) dikarenakan nilai probality Fee Based Income > 0.05 yang mengindikasikan H1 diterima.
B. Implikasi Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil analisis pada bab sebelumya, hasil penelitian ini menunjukan bahwa semua variable memberikan pengaruh yang sesuai dengan teori, yaitu sebagai berikut;
1. Pendapatan Bagi Hasil
Penelitian pada variable pendapatan bagi hasil membuktikan hasil penelitian sesuai dengan teori. Dimana variable X2 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ROA. Hal ini sesuai dengan analisis regresi yang menunjukan nilai positif dari variable X2 yaitu 0.003602
2. Pendapatan Margin Murabahah
Penelitian pada variable pendapatan margin murabahah membuktikan bahwa hasil penelitian sesuai dengan teori, dimana pendapatan margin murabahah memliki pengaruh tidak signifikan
101 terhadap profitabilitas (ROA). Hal ini sesuai dengan analisis regresi yang menunjukan terdapat pengaruh positif antara variable pendapatan margin murabahah terhadap profitabilitas (ROA) yaitu 0.000473 3. Fee Based Income
Penelitian pada variable fee based income membuktikan hasil penelitian sesuai dengan teori. Dimana variable X3 memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap ROA. Hal ini sesuai dengan analisis regresi yang menunjukan pengaruh yang positif yaitu 0.000671
C. Keterbatasan Penelitian
Hasil penelitian ini terbatas pada pengamatan yang relatif pendek yaitu selama 7 tahun dari tahun 2011-2017 dengan sampel yang terbatas yaitu 5 sampel. Serta keterbatasan peneliti dalam memperoleh data untuk penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukan pengaruh variable independen yang tidak begitu besar dalam mempengaruhi variable dependen yaitu sebesar 19.33% sementara 80.77% lain merupakan kontribusi dari variable-variabel bebas lain diluar penelitian ini sehingga masih ada variable yang berpengaruh namun tidak dimasukan dalam penelitian ini
D. Saran
Berdasarkan hasil pengujian dan analisis yang telah peneliti lakukan pada bab sebelumya, maka saran dari peneliti adalah,sebagai berikut;
102 1. Bagi Bank Umum Syariah Indonesia
Dengan melihat variable Pendapatan Margin Murabahah, Pendapatan Bagi Hasil, Fee Based Income, maka perusahaan diharapkan meningkatkan lagi pendapatan operasional bank syariah serta tidak terbatas hanya pada perolehan dari margin melainkan dari bagi hasil. Karena hakekat bank syariah yaitu dengan prinsip bagi hasil.
2. Bagi Investor
Sebelum menginvestasikan dana pada lembaga keuangan syariah terlebih dahulu memperhatikan perolehan operasioanal perusahaan.
Salah satunya dari penyaluran dana dengan bagi hasil karena berdasrkan penelitian ini Pendapatan bagi hasil mempunyai pengaruh yang signifikan mempengaruhi perolehan laba.
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Untuk Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variable baru yang belum digunakan dalam model penelitian ini mengingat variable dalam penelitian ini memliki kontribusi hanya sebesar 19.33% dalam menjelaskan Profitabilitas (ROA), serta memperluas objek dan memperpanjang rentang waktu yang digunakan dalam penelitian ini sehingga nantinya dapat menghasilkan temuan yang baru dan lebih menarik lagi untuk dikaji.
x