• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambar 7 Hasil Observasi Siswa.

1) Hasil Angket Keyakinan Siswa terhadap Matematika

Keyakinan siswa terhadap matematika diukur menggunakan instrumen berupa angket yang terdiri dari 36 pernyataan. Angket keyakinan siswa terhadap matematika diberikan kepada siswa pada awal dan akhir penelitian.

69

Contoh isian angket awal dan akhir dapat dilihat pada Lampiran 4.17-4.18 halaman 402-405. Secara rinci rekap skor isian angket keyakinan siswa terhadap matematika awal dan akhir dapat dilihat pada Lampiran 4.9-4.10 halaman 387-390. Deskripsi data keyakinan siswa terhadap matematika disajikan pada Tabel 12 berikut.

Tabel 12. Deskripsi Data Keyakinan Siswa terhadap Matematika Awal dan Akhir

Deskrpsi Awal Akhir

n 34 34 Rata-Rata 119,56 134,59 Max 145 158 Min 97 118 Variansi 124,254 124,856 SD 11,147 11,174

Skor Max yang mungkin 180 180 Skor Min yang mungkin 36 36 Keterangan:

n=banyak siswa SD= standar deviasi

-Berdasarkan deskripsi data yang ditunjukan pada Tabel 12, rentang skor yang mungkin diperoleh siswa adalah dari 36 sampai 180. Rata-rata skor awal dan skor akhir keyakinan siswa terhadap matematika meningkat dari 119,56 (kategori sedang) menjadi 134,59 (kategori tinggi), sehingga dapat dikatakan terjadi peningkatan rata- rata skor keyakinan siswa terhadap matematika sebesar 15,03.

Tingkat keyakinan siswa terhadap matematika dipengaruhi oleh beberapa aspek/indikator. Pada Tabel 13 menyajikan distribusi frekuensi tingkat keyakinan siswa pada setiap aspek. Secara lengkap data kategori tingkat keyakinan siswa terhadap matematika awal dan akhir tiap aspek dapat dilihat pada Lampiran 4.11 halaman 393.

70

Tabel 13. Distribusi Frekuensi Skor Keyakinan Siswa terhadap Matematika

No Aspek Kat Awal Akhir

f % F %

1 Keyakinan siswa terhadap kegunaan matematika ST 1 2,94 5 14,70 T 8 23,52 19 55,88 S 21 61,76 9 26,47 K 4 11,76 1 2,94 SK 0 0 0 0 2

Keyakinan siswa terhadap kemampuan diri sendiri dalam matematika ST 7 20,58 7 20,58 T 16 47,05 20 58,82 S 9 26,47 7 20,58 K 2 5,88 0 0 SK 0 0 0 0

3 Keyakinan siswa terhadap matematika ST 0 0 2 5,88 T 12 35,29 22 64,70 S 20 58,82 10 29,41 K 2 5,88 0 0 SK 0 0 0 0 4

Keyakinan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran matematika ST 2 5,88 7 20,58 T 13 38,23 24 70,58 S 17 50 3 8,82 K 2 5,88 0 0 SK 0 0 0 0

Ket: ST= Sangat Tinggi, T= Tinggi, S= Sedang, K= Kurang, SK= Sangat Kurang

Berdasarkan Tabel 13, dapat diketahui bahwa setelah penelitian tingkat keyakinan siswa yang memiliki kategori tinggi dan sangat tinggi berdasarkan aspek pertama, kedua, ketiga, dan keempat berturut-turut 70,58%; 79,4%; 70,58%; dan 91,16%, sedangkan sebelum penelitian secara hanya 26,46%; 67,63%; 35,29%; dan 44,11%. Dapat dikatakan terdapat peningkatan pada setiap aspek sebesar 44,12%; 11,77%; 35,29%; dan 47,05%.

Butir-butir pernyataan pada setiap aspek dianalisis. Secara kumulatif distribusi frekuensi jawaban siswa yang menjawab pertanyaan dengan jawaban Setuju

71

(S) dan Sangat Setuju (SS) pada angket awal dan akhir disajikan pada tabel-tabel berikut ini.

Tabel 14. Deskripsi Butir Aspek Ke-1

Butir Pernyataan Awal Akhir

f % f %

Butir 2 (+) :Matematika berguna untuk mempelajari

ilmu lain. 16 47,05 21 61,76

Butir 36 (+) :Matematika berguna dalam kegiatan

pembangunan jembatan. 14 41,17 24 70,58 Butir 16 (-) :Matematika tidak dapat diterapkan di

pelajaran lain. 30 88,23 19 55,88

Butir 35 (-) :Matematika hanya berguna dalam

kegiatan perniagaan/perdagangan. 26 76,47 14 41,17 Pada deskripsi butir positif nomor 3 dan 36 menunjukan bahwa peningkatan persentase berturut-turut sebesar 14,71% dan 29,41%. Kemudian analisis butir negatif nomor 16 dan 35 diketahui bahwa persentase siswa turun sebesar 32,35% dan 35,3%. Deskripsi butir aspek kedua disajikan pada Tabel 15.

Tabel 15. Deskripsi Butir Aspek Ke-2

Butir Pernyataan Awal Akhir

f % f %

Butir 3 (+) :Saya berhasil dalam tes matematika karena kemampuan saya.

22 64,70 22 64,70

Butir 4 (+) :Bagi saya matematika dapat

dipelajari. 25 73,59 24 70,58

Butir 17 (-) :Saya berhasil dalam tes matematika karena nasib baik/keberuntungan.

21 61,76 20 58,82

Butir 18 (-) :Bagi saya mempelajari matematika hanya untuk orang yang pandai.

22 64,70 0 0

Pada deskripsi butir positif nomor 3 dapat diketahui bahwa persentase tetap atau tidak berubah, sedangkan pada butir positif nomor 4 mengalami penurunan

72

sebesar 3,01%. Kemudian deskripsi butir negatif nomor 17 dan 18 menunjukan bahwa persentase turun dengan besar penurunan persentase berturut-turut 2,94% dan 64%. Deskripsi butir selanjutnya adalah deskripsi butir positif aspek ketiga yang disajikan pada Tabel 16 berikut.

Tabel 16. Deskripsi Butir Aspek Ke-3

Butir Pernyataan Awal Akhir

F % f %

Butir 28 (+) :Seseorang yang belajar matematika dengan tekun cenderung akan bisa berpikir dengan logis.

13 38,23 26 76,47

Butir 29 (+) :Matematika adalah ilmu yang penting. 11 32,35 26 76,47 Butir 30 (+) :Seseorang yang belajar matematika

cenderung kemampuan bernalarnya bagus.

16 47,05 12 35,29

Butir 31 (+) :Matematika adalah pelajaran yang

menyenangkan. 8 23,05 19 55,88

Butir 32 (+) :Matematika adalah ilmu yang

mendasari IPTEK . 18 52,94 14 41,17

Butir 33 (+) :Menggunakan alat peraga/benda langsung mempermudah proses bernalar.

17 50 21 61,76

Butir 34 (+) :Selain berhitung matematika adalah

ilmu bernalar. 30 88,23 31 91,17

Butir 5 (-) :Seseorang cenderung akan berpikir

logis tanpa belajar matematika. 25 75,52 29 85,29 Butir 6 (-) :Hanya beberapa orang yang

memerlukan ilmu matematika. 28 82,35 5 14,70

Butir 7 (-) :Kemampuan bernalar seseorang cenderung akan bagus tanpa belajar matematika.

26 76,47 21 61,76

Butir 8 (-) :Matematika adalah ilmu yang

membosankan. 24 70,58 19 55,88

Butir 9 (-) :Matematika tidak ada kaitanya dengan

ilmu lain. 19 55,88 8 23,52

Butir 10 (-) :Belajar matematika tidak bisa

menggunakan komputer. 12 35,29 6 17,64

73

Terdapat peningkatan persentase pada butir positif nomor 28, 29, 31, 33 dan 34 berturut-turut sebesar 38,24%; 44,12%; 32,83%; 11,76%; dan 2,94%, sedangkan pada butir positif nomor 30 dan 32 mengalami penurunan sebesar 11,76% dan 11,47%. Kemudian analisis butir negatif nomor 6, 7, 8, 9, 10 dan 11 menunjukan bahwa persentase turun sebesar 67,65%; 14,71%; 14,7%; 32,36%; 17,65%; dan 32,36%. Sedangkan pada butir 5 presentase mengalami kenaikan sebesar 9,77%. Deskripsi butir aspek keempat disajikan pada Tabel 17 berikut.

Tabe17. Deskripsi Butir Aspek Ke-4

Butir Pernyataan Awal Akhir

f % F %

Butir 1 (+) :Belajar matematika dapat

dilakukan di alam terbuka. 18 52,94 32 94,11 Butir 12 (+) :Belajar matematika dapat

dilakukan dengan diskusi. 20 58,82 28 82,35 Butir 13 (+) :Belajar matematika dapat

dilakukan dengan kegiatan bernyanyi.

12 35,29 27 79,41

Butir 14 (+) :Belajar matematika dapat

dilakukan dengan permainan. 9 26,47 31 91,17 Butir 22 (+) :Seseorang yang memahami

konsep matematika dengan baik cenderung akan berhasil dalam pembelajaran matematika.

25 73,52 20 58,82

Butir 23 (+) :Seseorang yang rajin mengerjakan soal-soal matematika cenderung akan berhasil dalam pembelajaran matematika.

15 44,11 20 58,82

Butir 24 (+) :Seseorang yang malas dalam mengerjakan latihan soal matematika cenderung akan gagal dalam pembelajaran matematika.

12 35,29 16 47,05

Butir 15 (-) :Belajar matematika dapat

74

Butir Pernyataan Awal Akhir

f % F %

Butir 19 (-) :Seseorang cenderung akan bisa menyelesaikan soal matematika yang rumit tanpa perlu memahami konsep matematika.

16 47,05 14 41,17

Butir 20 (-) :Hanya dengan mengerjakan soal matematika terus menerus seseorang akan berhasil dalam pembelajaran matematika.

24 70,58 22 64,70

Butir 21 (-) :Untuk dapat berhasil dalam pembelajaran matematika seseorang hanya perlu memahami konsep matematika tanpa perlu latihan soal.

16 47,05 12 35,29

Butir 25 (-) :Belajar matematika dapat dilakukan hanya dengan mendengarkan penjelasan dari guru.

19 55,88 9 26,47

Butir 26 (-) :Belajar matematika tidak dapat dilakukan dengan kegiatan bernyanyi.

26 76,47 4 11,76

Butir 27 (-) :Belajar matematika cukup dengan

mengerjakan latihan soal. 16 47,05 10 29,41 Pada Tabel 17 dapat diketahui bahwa pada semua butir kecuali butir nomor 22 mengalami peningkatan presentase. Peningkatan presentase masing-masing butir yaitu 41,17%; 23,53%; 44,12%; 65,24%; 14,71%; dan 11,76%. Kemudian pada butir negatif aspek keempat menunjukan presentase pada semua butir negatif aspek keempat turun. Penurunan presentase masing-masing butir sebesar 38,23%; 5,88%; 5,88%; 11,76%; 29,41%; 64,71%; dan 17,64%.