• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAHAN DAN METODA PENELITIAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap parameter yang diamati

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh terhadap kadar air (%), kadar vitamin C (mg/100 g), total asam (%), kadar abu (%), kadar serat (%), total gula (glukosa) (%), nilai skor warna, aroma, rasa, dan tekstur dannilai organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur dan dapat dilihat pada Tabel 9.

Tabel 9. Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap parameter yang diamati

Keterangan: K1=50%:50%, K2=60%:40%, K3=70%:30%, K4=80%:20%.

Pengaruh jumlah gelatin terhadap parameter yang diamati

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh terhadap kadar air (%), kadar vitamin C (mg/100 g), total asam (%), kadar abu (%), kadar serat (%), total gula (%), nilai skor warna, aroma, rasa, dan

Parameter

Perbandingan Bubur kuini dengan Sari Jeruk Manis (K) K1 K2 K3 K4 Kadar air (%) 23,7085 22,1935 21,1134 20,5063 Kadar vitamin C (mg/100 g) 69,9963 68,7373 65,6056 62,4096 Total asam (%) 0,0932 0,0854 0,0773 0,0717 Kadar abu (%) 0,1841 0,1967 0,2020 0,2069 Kadar serat (%) 2,8015 3,1652 3,4351 3,6375

Total gula (glukosa) (%) 27,6351 27,6355 27,6991 27,8143 Nilai skor warna 3,4500 3,4167 3,4500 3,4500 Nilai skor aroma 3,1250 3,2833 3,3750 3,5250

Nilai skor rasa 3,1917 3,3417 3,5417 3,5667

Nilai skor tekstur 2,5917 2,7167 3,4167 3,5583 Nilai organoleptik warna 3,4083 3,4000 3,4083 3,4417 Nilai organolpetik aroma 2,9667 3,2583 3,3583 3,4083 Nilai organoleptik rasa 3,3917 3,3667 3,4417 3,4000 Nilai organoleptik tekstur 3,3833 3,2667 3,3917 3,5083

tekstur dan nilai organoleptik warna, aroma, rasa, dan tekstur dapat dilihat pada Tabel 10.

Tabel 10. Pengaruh jumlah gelatin terhadap parameter yang diamati

Keterangan: G1=4%, G2=5%, G3=6%, G4=7%.

Kadar Air

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar air marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 1) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisterhadap kadar air marshmallow dapat dilihat pada Tabel 11.

Tabel 11 menunjukkan bahwa kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan K1 (50%:50%) yaitu sebesar 23,7085% dan terendah pada perlakuan K4 (80%:20%) yaitu sebesar 20,5063%. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengan kadar air marshmallow dapat dilihat pada Gambar 5.

Parameter Jumlah Gelatin (G) G1 G2 G3 G4 Kadar air 20,0678 21,1250 22,1061 24,2228 Kadar vitamin C (mg/100 g) 67,9791 66,7610 66,6216 65,3871 Total asam (%) 0,0713 0,0797 0,0851 0,0915 Kadar abu (%) 0,1922 0,1959 0,2003 0,2013 Kadar serat (%) 3,1075 3,1960 3,2724 3,4624

Total gula (glukosa) (%) 27,5217 27,6186 27,6705 27,9732 Nilai skor warna 3,4583 3,4417 3,4417 3,4250 Nilai skor aroma 3,3000 3,2667 3,3583 3,3833

Nilai skor rasa 3,3667 3,4167 3,4417 3,4167

Nilai skor tekstur 2,7500 2,8167 3,2167 3,5000 Nilai organoleptik warna 3,4083 3,4417 3,3833 3,4250 Nilai organoleptik aroma 3,2667 3,2750 3,2583 3,1917 Nilai organoleptik rasa 3,3833 3,4083 3,3500 3,4583 Nilai organoleptik tekstur 3,4167 3,4250 3,4000 3,4167

Tabel 11. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisterhadap kadar air marshmallow

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Gambar 5.Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengan kadar air marshmallow

Gambar 5 menunjukkan bahwa semakin banyak sari jerukmanis maka kadar air marshmallow semakin tinggi. Hal ini disebabkan oleh kadar air sari jeruk manis lebih tinggi dari kadar air kuini, dimana kadar air sari jeruk manis adalah 87,20% (Depkes, 1996) dan Lampiran 15 analisa bahan baku 95,3029%, sedangkan kadar air kuini adalah79,49% (Antarlina, 2009) dan Lampiran 15 analisa bahan baku 92,5840%. Sehingga semakin banyak sari jeruk manis akan menghasilkan produk marshmallow dengan kadar air yang semakin meningkat. Jika sari buah yang digunakan mengandung banyak air maka akan berpengaruh terhadap peningkatan kadar air pada produk akhir, semakin banyak presentase sari jeruk manis maka kadar air produknya akan semakin tinggi (Wati, 2003).

23,7085 22,1935 21,1134 20,5063 0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 K ada r a ir (%)

Perbandingan bubur buah kuini dengan sari jeruk manis

Jarak LSR Bubur kuini

dengan Sari jeruk manis Rataan Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 23,7085 a A 2 1,4649 2,0185 K2=60%:40% 22,1935 ab AB 3 1,5362 2,1050 K3=70%:30% 21,1134 bc B 4 1,5807 2,1621 K4=80%:20% 20,5063 c B K1 K2 K3 K4

Pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar air marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 1) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar air marshmallow dapat dilihat pada Tabel 12 .

Tabel 12. Uji LSR efek utama pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar air

marshmallow

Jarak LSR Jumlah Gelatin Rataan Notasi

0,05 0,01 0,05 0,01

- - - G1 = 4% 20,0678 c B

2 1,4649 2,0185 G2 = 5% 21,1250 bc B

3 1,5362 2,1050 G3 = 6% 22,1061 b AB

4 1,5807 2,1621 G4 = 7% 24,2228 a A

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar)

Tabel 12 menunjukkan bahwa kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan G4 (7%) yaitu sebesar 24,2228% dan terendah pada perlakuan G1 (4%) yaitu sebesar 20,0678%.Hubungan jumlah gelatin dengan kadar air marshmallow dapat dilihat pada Gambar 6.

Gambar 6.Hubungan jumlah gelatin dengan kadar air marshmallow

Gambar 6 menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah gelatin yang digunakan maka kadar air marshmallow akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh sifat dari gelatin yang dapat mengikat air pada bahan dan

20,0678 21,1250 22,1061 24,2228 ŷ= 1,3446G + 14,485 r = 0,9809 0,00 5,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 3 4 5 6 7 8 K ada r a ir (%) Jumlah gelatin (%) 0

kemudian akan membentuk gel. Hal ini sesuai dengan pernyataan Fennema (1985) menyatakan bahwa penggunaan gelatin yang semakin tinggi akan menghasilkan gel yang keras dan semakin banyak air yang terikat.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap kadar air marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 1) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar air

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Kadar Vitamin C

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar vitamin C marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 2) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar vitamin C

marshmallow memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar vitamin C marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengan kadar vitamin C

marshmallow dapat dilihat pada Tabel 13.

Tabel 13 menunjukkan bahwa kadar vitamin C tertinggi terdapat pada perlakuan K1 (50%:50%) yaitu sebesar 69,9963mg/100 g dan terendah pada perlakuan K4 (80%:20%) yaitu sebesar62,4096 mg/100 g.Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan kadar vitamin C marshmallow dapat dilihat pada Gambar 7.

Tabel 13. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar vitamin C marshmallow

Jarak LSR Bubur kuini dengan

Sari jeruk manis Rataan

Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 69,9963 a A 2 3,9897 5,4975 K2=60%:40% 68,7373 ab AB 3 4,1840 5,7331 K3=70%:30% 65,6056 bc BC 4 4,3051 5,8888 K4=80%:20% 62,4096 c C

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Gambar 7.Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengan kadar vitamin C marshmallow

Gambar 7 menunjukkan bahwa semakin banyak sari jeruk manis maka kadar vitamin C akan semakin tinggi. Hal ini disebabkan sari jeruk manis mengandung vitamin C lebih tinggi dibandingkan kuini, dimana vitamin C pada sari jeruk manis sebesar 40-70 mg/100g (Pracaya, 2000), sehingga semakin banyak sari jeruk manis akan menghasilkan produk marshmallow dengan kadar vitamin C yang semakin meningkat. Dari hasil analisis bahan baku (Lampiran 15), dimana vitamin C pada kuini lebih rendah yaitu 61,3980 mg/100g dibandingkan dengan vitamin C pada jeruk manis yaitu 70,0839 mg/100g.

69,9963 68,7373 65,6056 62,4096 0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 70,00 80,00 K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 K ada r vi ta m in C ( m g /100g )

Perbandingan bubur buah kuini dengan sari jeruk manis

Pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar vitamin C marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 2) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar vitamin C marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap kadar vitamin C marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 2) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar vitamin C

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Total Asam (%)

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap total asam marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 3) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam marshmallow yang dihasilkan.Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap total asam marshmallow dapat dilihat pada Tabel 14.

Tabel 14 menunjukkan bahwa total asam tertinggi diperoleh pada perlakuan K1yaitu sebesar 0,0932% dan terendah pada perlakuan K4 yaitu sebesar 0,0717%. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengan total asammarshmallowdapat dilihat pada Gambar 8.

Tabel 14. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisterhadap total asam marshmallow

Jarak LSR Bubur kuinidengan

Sari jeruk manis Rataan

Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 0,0932 a A 2 0,0025 0,0035 K2=60%:40% 0,0854 b B 3 0,0026 0,0037 K3=70%:30% 0,0773 c C 4 0,0027 0,0038 K4=80%:20% 0,0717 d D

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Gambar 8.Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisdengantotal asam marshmallow

Gambar 8 menunjukkan bahwa semakin banyak sari jeruk manis maka total asam marshmallow mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan berdasarkan analisa bahan baku (Lampiran 15) diperoleh total asam pada jeruk manis lebih tinggi yaitu 0,0901% dibandingkan bubur kuini yaitu 0,0489%, hal ini dikarenakan sari jeruk manis memiliki kandungan asam sitrat yang relatif tinggi. Adapun pada umumnya komposisi asam yang terdapat pada jeruk yang dominan adalah asam sitrat yang menyebabkan sari jeruk manis ini mempunyai rasa asam (Soelarso,

0,0932 0,0854 0,0773 0,0717 0,00 0,02 0,04 0,06 0,08 0,10 K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 T ot al as am ( % )

Perbandingan bubur buah kuini dengan sari jeruk manis K3

1996).

Pengaruh jumlah gelatin terhadap total asam marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 3) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam

marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh jumlah gelatin terhadap total asam marshmallow dapat dilihat pada Tabel 15 .

Tabel 15.Uji LSR efek utama pengaruh jumlah gelatin terhadap total asam

marshmallow

Jarak LSR Jumlah Gelatin Rataan Notasi

0,05 0,01 0,05 0,01

- - - G1 = 4% 0,0713 d D

2 0,0025 0,0035 G2 = 5% 0,0772 c C

3 0,0026 0,0037 G3 = 6% 0,0851 b B

4 0,0027 0,0038 G4 = 7% 0,0915 a A

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Tabel 15 menunjukkan bahwa total asam tertinggi diperoleh pada perlakuan G4 yaitu sebesar 0,0915% dan terendah pada perlakuan G1 yaitu sebesar 0,0713%. Hubungan jumlah gelatin dengan total asam marshmallow dapat dilihat pada Gambar 9.

Gambar 9 menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah gelatin yang ditambahkan pada marshmallow maka total asammarshmallow mengalami peningkatan. Terjadinya peningkatan total asam disebabkan gelatin yang semakin meningkat yang mengakibatkan terikatnya air yang ada pada bahan yang kemudian akan membentuk padatan atau gel sehingga zat-zat yang terlarut dalam air seperti asam-asam organik di dalam bahan pangan akan dapat dipertahankan. Hal ini dikarenakan bahwa bahan penstabil seperti gelatin merupakan sistem seperti spon yang dapat mengikat air.Rantai molekulnya yang mampu membentuk jaringan tiga

dimensi di mana gula, air dan padatan terlarut mampu diikat olehnya (Estiasih dan Ahmadi, 2009).

Gambar 9. Hubungan jumlah gelatin dengan total asammarshmallow

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap total asam marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 3) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap total asam

marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap total asam marshmallow dapat dilihat pada Tabel 16.

Tabel 16 menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan antara perbandingan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap total asam. Total asam tertinggi diperoleh dari kombinasi perlakuan K1G4 yaitu sebesar 0,1004% dan terendah diperoleh pada kombinasi perlakuan K4G1 yaitu sebesar 0,0558%. Hubungan interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin

0,0713 0,0797 0,0851 0,0915 ŷ= 0,006G + 0,045 r = 0,995 0,00 0,03 0,06 0,09 0,12 3 4 5 6 7 8 T ot al as am ( % ) Jumlah gelatin (%) 0

dengan total asam marshmallow dapat dilihat pada Gambar 10.

Tabel 16.Uji LSR interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap total asam marshmallow.

Jarak LSR Perlakuan Rataan Notasi

0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1G1 0,0857 de DE 2 0,005090 0,007013 K1G2 0,0920 bc BCD 3 0,005338 0,007314 K1G3 0,0948 ab AB 4 0,005492 0,007512 K1G4 0,1004 a A 5 0,005597 0,007653 K2G1 0,0737 gh FG 6 0,005676 0,007762 K2G2 0,0856 de DE 7 0,005732 0,007847 K2G3 0,0884 cd BCD 8 0,005776 0,007915 K2G4 0,0937 bc ABC 9 0,005810 0,007973 K3G1 0,0699 hi FG 10 0,005835 0,008020 K3G2 0,0734 ghi FG 11 0,005855 0,008061 K3G3 0,0800 ef EF 12 0,005871 0,008095 K3G4 0,0858 d CDE 13 0,005883 0,008124 K4G1 0,0558 j H 14 0,005891 0,008149 K4G2 0,0680 i G 15 0,005896 0,008171 K4G3 0,0772 fg FG 16 0,005901 0,008192 K4G4 0,0860 d CDE

Keterangan :Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Gambar 10 menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah sari jeruk manis dan semakin tinggi jumlah gelatin maka total asam yang dikandung semakin tinggi. Hal ini dikarenakan sari jeruk manis memiliki total asam yang tinggi yaitu 0,0901%, adapun komposisi asam yang terdapat pada sari jeruk manis yang dominan adalah asam sitrat menyebabkan sari jeruk manis ini mempunyai rasa asam(Soelarso, 1996).Peningkatan total asam juga disebabkan oleh gelatin, semakin meningkat gelatin maka mengakibatkan air yang terikat semakin banyakyang kemudian akan membentuk padatan atau gel sehingga zat-zat yang terlarut dalam air seperti asam-asam organik di dalam bahan pangan akan dapat dipertahankan. Hal ini dikarenakan bahwa bahan penstabil seperti gelatin merupakan sistem seperti spon yang dapat mengikat air.Rantai molekulnya yang

mampu membentuk jaringan tiga dimensi di mana gula, air dan padatan terlarut mampu diikat olehnya(Estiasih dan Ahmadi, 2009).

Gambar 10.Hubungan interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin dengan total asam marshmallow

Kadar abu

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar abu marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 4) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar abu marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

ŷ1= 0,0047G + 0,0673 ; r = 0,9908 ŷ2= 0,0063G + 0,0508 ; r = 0,9592 ŷ3= 0,0054G + 0,0474 ; r = 0,9930 ŷ4= 0,01G+ 0,0168 ; r = 0,9966 0,00 0,02 0,04 0,06 0,08 0,10 0,12 2 3 4 5 6 7 8 T ot al as am ( % ) Jumlah gelatin (%) K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 0 K1= 50:50 K2= 60:40 K3= 70:30 K4= 80:20

Pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar abu marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 4) dapat dilihat bahwa jumlah gelatinmemberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar abu

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap kadar abu marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 4) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar abu

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Kadar Serat

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisterhadap kadar serat marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 5) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manismemberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar serat marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar serat marshmallow dapat dilihat pada Tabel 17.

Tabel 17 menunjukkan bahwa kadar serat tertinggi diperoleh pada perlakuan K4 (80%:20%) yaitu sebesar 3,6375% dan terendah pada perlakuan K1 (50%:50%) yaitu sebesar 2,8015%. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar serat dapat dilihat pada Gambar 11.

Tabel 17. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap kadar serat marshmallow

Jarak LSR Bubur kuini dengan

Sari jeruk manis Rataan

Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 2,8015 c C 2 0,2731 0,3763 K2=60%:40% 3,1652 b BC 3 0,2864 0,3924 K3=70%:30% 3,4351 ab AB 4 0,2947 0,4031 K4=80%:20% 3,6375 a A

Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar)

Gambar 11. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan kadar serat marshmallow

Gambar 11 menunjukkan bahwa kadar serat tertinggi diperoleh pada

marshmallow dengan bubur kuini yang terbanyak. Buah kuini memiliki kadar serat pangan yang cukup tinggi. Hal ini sesuai dengan uji analisa bahan baku kadar serat pada kuini lebih tinggi yaitu 0,8398% (Lampiran 15) dibandingkan dengan kadar serat jeruk0,4750% (Lampiran 15).

Pengaruh jumlah gelatin terhadap kadar serat marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 5) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar serat

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak 2,8015 3,1652 3,4351 3,6375 0,0000 0,5000 1,0000 1,5000 2,0000 2,5000 3,0000 3,5000 4,0000 K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 K ada r s er at ( % )

Perbandingan bubur buah kuini dengan sari jeruk manis

dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap kadar serat marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 5) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar serat

marshmallowyang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Total Gula (Glukosa)

Pengaruh perbandingan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap total gula (glukosa)marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 6) dapat dilihat bahwa perbandingan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap total gula (glukosa) marshmallow

yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan. Pengaruh jumlah gelatin terhadap total gula (glukosa) marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 6) dapat dilihat bahwa pengaruh jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap total gula (glukosa)marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap total gula (glukosa)marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 6) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadaptotal gula

(glukosa)marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Nilai Skor Warna

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap nilai skor warna marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 7) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor warna marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh jumlah gelatin terhadap nilai skor warna marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 7) dapat dilihat bahwa Jumlah gelatin memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor warna marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap nilai skor warna marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 7) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor warna

marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Nilai Skor Aroma

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap nilai skor aroma marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 8) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai skor aroma marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manisterhadap nilai skor aroma marshmallow dapat dilihat pada Tabel 18.

Tabel 18. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sarijeruk manisterhadap nilai skor aroma marshmallow

Jarak LSR Bubur kuini dengan

Sari jeruk manis Rataan

Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 3,1250 c C 2 0,1255 0,1730 K2=60%:40% 3,2833 b BC 3 0,1317 0,1804 K3=70%:30% 3,3750 b AB 4 0,1355 0,1853 K4=80%:20% 3,5250 a A Keterangan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5%

(huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar).

Tabel 18 dapat diketahui bahwa nilai skor aroma tertinggi diperoleh pada

perlakuan K4 (80%:20%) yaitu sebesar 3,5250 dan terendah pada perlakuan K1 (50%:50%) yaitu sebesar 3,1250. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan

sari jeruk manis dengan nilai skor aroma marshmallow dapat dilihat pada Gambar 12.

Gambar 12 menunjukkan bahwa nilai skor aroma tertinggi diperoleh pada bubur kuini yang tertinggi. Hal ini sesuai dengan pernyataan Antarlina (2009)bahwa ciri-ciri dari kuini yaitu memiliki aroma dan rasa yang khas, memiliki daging buah yang berwarna kuning jingga, dan warna kulit hijau kekuningan setelah masak, dengan permukaan kulit yang licin, maka aroma sari jeruk manis akan tertutupi oleh aroma yang kuat dari buah kuini.

Gambar 12. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan nilai skor aroma marshmallow

Pengaruh jumlah gelatin terhadap nilai skor aroma marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 8) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor aroma marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan.

Pengaruh interaksi perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dan jumlah gelatin terhadap nilai skor aroma marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 8) dapat dilihat bahwa interaksi antara perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor aroma

mashmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range) tidak dilanjutkan. 3,1250 3,2833 3,3750 3,5250 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 K1 = 50:50 K2 = 60:40 K3 = 70:30 K4 = 80:20 N ila i s kor a rom a

Perbandingan bubur buah kuini dengan sari jeruk manis

Nilai Skor Rasa

Pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap nilai skor rasa marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 9) dapat dilihat bahwa perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manismemberikan pengaruhyang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai skor rasa marshmallow yang dihasilkan. Hasil uji LSR pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap nilai skor rasa marshmallow dapat dilihat pada Tabel 19.

Tabel 19. Uji LSR efek utama pengaruh perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis terhadap nilai skor rasa marshmallow

Jarak LSR Bubur kuini dengan

Sari jeruk manis Rataan

Notasi 0,05 0,01 0,05 0,01 - - - K1=50%:50% 3,1917 c C 2 0,0819 0,1129 K2=60%:40% 3,3417 b B 3 0,0859 0,1177 K3=70%:30% 3,5417 a A 4 0,0884 0,1209 K4=80%:20% 3,5667 a A

Keterangan :Notasi huruf yang berbeda menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata pada taraf 5% (huruf kecil) dan berbeda sangat nyata pada taraf 1% (huruf besar) dengan uji LSR. Tabel 19 dapat diketahui bahwa nilai skor rasa tertinggi diperoleh pada perlakuan K4 (80%:20%) yaitu sebesar 3,5667 dan terendah pada perlakuan K1 (50%:50%) yaitu sebesar 3,1917. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan nilai skor rasa marshmallow dapat dilihat pada

Gambar 13.

Gambar 13 menunjukkan bahwa semakin banyak bubur kuini yang digunakan maka nilai skor rasa semakin tinggi.Hal ini disebabkan karena buah kuini memiliki rasa dan aroma yang khas.Antarlina (2009)menyatakan bahwa ciri-ciri dari kuini yaitu memiliki aroma dan rasa yang khas, memiliki daging buah yang berwarna kuning jingga, dan warna kulit hijau kekuningan setelah masak,

dengan permukaan kulit yang licin, maka rasa sari jeruk manis akan tertutupi oleh rasa yang kuat dari buah kuini.

Gambar 13. Hubungan perbandingan bubur kuini dengan sari jeruk manis dengan nilai skor rasa marshmallow

Pengaruh jumlah gelatin terhadap nilai skor rasa marshmallow

Berdasarkan daftar sidik ragam (Lampiran 9) dapat dilihat bahwa jumlah gelatin memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap nilai skor rasa marshmallow yang dihasilkan, sehingga uji LSR (Least Significant Range)

Dokumen terkait