• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk Orang tuaku, mbah uti, mbah kakung dan kedua adikku

HASIL DAN PEMBAHASAN Sebelum dilakukan proses

seleksi ligan pada penelitian ini, terlebih dahulu dilakukan validasi dengan cara menambatkan ulang ligan asli (S58) pada reseptor asal (6COX). 6COX.pdb merupakan kompleks kode protein antara native ligand/ ligan asli dan enzim COX-2. Parameter yang digunakan yaitu RMSD (Root Mean Square Deviation), metode docking dikatakan valid jika memiliki nilai

RMSD ≤ 2Å (Ruswanto,2015).

Semakin kecil nilai RMSD menunjukkan bahwa posisi ligan yang diperkirakan semakin baik karena semakin mendekati konformasi asal (Dany et al., 2013). Hasil validasi antara ligan asli yaitu S58 (1-phenylsulfonamide-3 trifluoromethyl-5

parabromophenylpyrazole) dengan protein 6COX pada konformasi ke-9 didapatkan nilai RMSD sebesar 1.161 Å dengan energi sebanyak -7.3 kcal/mol yang menandakan bahwa secara teori, ligan dan protein yang divalidasi dapat dikatakan valid.

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 6 Hasil dari proses docking

yaitu prediksi aktivitas interaksi ligan dengan reseptornya berupa nilai energi ikatan antara ligan- reseptor. diketahui hasil dari uji in silico aktivitas senyawa penanda daun salam yaitu kuersitrin dengan senyawa pembanding dan native ligand (S58) protein 6COX memprediksikan bahwa ligan yang lebih stabil terhadap protein 6COX adalah kuersitrin dari daun salam dengan nilai energi ikatan yaitu -8,6 kkl/mol. Posisi kuersitrin ketika berikatan dengan protein 6COX dapat dilihat pada gambar 1.

Dibandingkan dengan ligan asli (native ligand), energi ikatan natrium diklofenak dan kuersitrin masih lebih rendah (tabel 1) hal tersebut dapat memprediksikan bahwa kompleks antara protein dengan kuersitrin dan natrium diklofenak merupakan kompleks yang lebih stabil sehingga kuersitrin sebagai senyawa identitas dalam daun salam diprediksi memiliki potensi aktivitas yang mirip dengan senyawa pembandingnya yaitu natrium diklofenak namun jika dilihat dari jumlah nilai energi ikatan dari kuersitrin yang lebih kecil dibandingkan natrium diklofenak

dapat diprediksi kuersitrin memiliki aktivitas lebih potensial sebagai inhibitor enzim siklooksigenase-2 dibandingkan dengan natrium diklofenak sebagai antiinflamasi secara in silico.

Pengujian in vivo pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil dari uji in silico dapat dibuktikan secara nyata dengan melakukan pengukuran volume udem terhadap kaki tikus yang diberi karagenan secara sublantar sebagai agen induksi iritan. Setelah didapatkan data volume udem dan dihitung nilai AUC masing-masing perlakuan, maka dilakukan uji (One Way) ANOVA untuk rerata AUC dengan tingkat kepercayaan (P<0,05) pada menit ke 30 hingga menit ke 360 memiliki hasil berbeda pada tiap kelompok perlakuan yaitu Sig (0,029<0,05). Dijelaskan pada uji LSD untuk nilai AUC pada kelompok kontrol negatif dan kontrol positif memiliki perbedaan yang signifikan (0,003<0,05) sedangkan untuk kelompok kontrol positif dengan perlakuan pemberian ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) kelompok perlakuan dosis 33,3 mg/KgBB dan dosis 100 mg/KgBB

Ligan (kkl/mol)Energi RMSD (Å) Residu Protein

Ligan Asli S58 -7.3 1.161 Arg61, Thr62, Arg44, Asn43, Lys468,Lys79

Ligan

Pembanding

-7.6 1.995 His388, His214

Kuersitrin -8.6 1.252 His214, His207, Val447, His386,

[NASKAH PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH]

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 7 memiliki perbedaan yang signifikan

(p<0,05) namun untuk perlakuan ekstrak daun salam dosis 300 mg/KgBB tidak berbeda signifikan (0,372>0,05). Sehingga dapat diketahui pada pemberian ekstrak daun salam dosis 300 mg/KgBB memiliki AUC yang tidak berbeda atau mirip dengan kontrol positifnya yaitu pemberian natrium diklofenak 50 mg.

Dari hasil uji tersebut dapat diketahui bahwa penambahan dosis ekstrak daun salam memiliki efek yang berbeda, untuk pemberian dosis ekstrak daun salam sebanyak 300 mg/kgBB memiliki efek yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positifnya sehingga ekstrak daun salam 300 mg/KgBB dianggap cukup untuk menurunkan radang akut yang diinduksi oleh karagenan pada tikus jantan galur wistar.

Nilai AUC (Area Under Curve) dapat digunakan untuk mengetahui informasi potensi aktivitas kuersitrin dalam daun salam untuk menurunkan edema. Apabila AUC semakin besar maka efek penurunan volume edema menjadi semakin kecil begitu juga sebaliknya yaitu apabila AUC semakin kecil maka efek penurunan volume edema menjadi semakin besar (Wenny, 2008).

Diketahui bahwa pada tabel 2 AUC pemberian ekstrak daun salam dosis 300 mg/Kg BB secara statistik melalui uji LSD tidak berbeda signifikan dari perlakuan kontrol positif sehingga dapat diketahui bahwa penurunan volume edema pada pemberian ekstrak daun salam dapat dikatakan setara dengan pemberian perlakuan kontrol positif yaitu natrium diklofenak 50 mg.

Tabel 2. Harga AUC dan Persen Daya

Antiinflamasi tiap Perlakuan

KESIMPULAN

1. Dari hasil uji in silico dapat diprediksi bahwa daun salam (Syzygium polyanthum wight) dengan senyawa identitas kuersitrin memiliki aktivitas interaksi ikatan yang lebih stabil sebagai inhibitor siklooksigenase- 2 dengan nilai energi ikatan -8,6 kkl/mol.

2. Hasil dari uji in vivo memiliki kesesuaian dengan hasil uji in silico yaitu ekstrak daun salam dosis 300 mg/KgBB memiliki daya antiinflamasi yang tidak berbeda signifikan dengan natrium diklofenak dosis 50 mg, yang berarti bahwa aktivitas kuersitrin sebagai senyawa penanda di dalam ekstrak daun salam memiliki potensi sebagai antiinflamasi pada tikus jantan galur Wistar.

SARAN

Perlu dilakukan uji in vitro terhadap senyawa kuersitrin yang ada di dalam daun salam (Syzygium polyanthum wight) untuk mengetahui lebih dalam potensial antiinflamasi dari senyawa tersebut.

Kelompok (ml/jam) (x + SE)Harga AUC Antiinflamasi % Daya Kontrol Negatif 19,65 ± 1,49 0% Kontrol Positif 12,41 ± 1,10 37% Ekstrak Daun Salam

33,3 mg/KgBB 17,50 ± 1,29 10,9% Ekstrak Daun Salam

100 mg/KgBB 17,49 ± 1,60 11,0% Ekstrak Daun Salam

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 8 Masruhin, M., A., 2015,

Aktivitas Ekstrak Daun Salam (Eugenia Polyantha) sebagai Antiinflamasi pada Tikus Putih (Rattus Norvergicus), J.Trop. Pharm. Chem. Vol 3. No 2.

Anief, M., 2000, Ilmu Meracik Obat, Cetakan ke sembilan, 169, Gadjah Mada UI Press, Yogyakarta.

Apriani, F., 2015, Studi Penambatan Molekul Senyawa-Senyawa Amidasi Etil Para

Metoksinamat pada

Peroxisome Proliferator- Activated Receptor-Gamma

(PPARγ), Skripsi, Fakultas

Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Studi Farmasi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Apriyono Ari., Abdullah T., 2013, Analisis Overreaction pada

saham perusahaan

manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2005-2009.

Calder, P.,C., Alberts, R., Antoine, J.,M., Blum, S.,S., Bourded S., R., Ferns, G.,A, et al,2009, Inflammatory disease proccesses and interactions with nutrition . Brit. J. Nutr, 101,S1-45. Camuesco, D., Comalada, M.,

Rodríguez-Cabezas, M. E., Nieto, A., Lorente, M. D., Concha, A., Zarzuelo, A. and Gálvez, J. (2004), The intestinal anti-inflammatory

in iNOS expression. British Journal of Pharmacology,

143: 908918.

doi:10.1038/sj.bjp.0705941 Dany. P., Lattimer. J. M., Prakash.

M., Steiner. A.W., 2013, Stellar Superfluids, Inspire, INT-PUB-009.

Destyka.. F., 2012, Uji Antiinflamasi Ekstrak Umbi Rumput Teki (Cyperus Rotundus L) padaKaki Tikus Wistar Jantan yang Diinduksi Karagen, Skripsi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Dorland, 2002, Kamus Kedokteran.

Jakarta: EGC

Drianti, A.,2012, Analisis Permintaan Tanaman Obat pada Industri Obat Tradisional di Kalimantan Selatan, Jurnal Ekonomi Manajemen Vol. 6 No.1. Dyaningsih, D.,M., 2007, Pengaruh

Pemaparan Entamoeba gingivalis Terhadap Jumlah Polimorfonuklear Neutrofil pada Tikus Wistar Jantan dengan Radang Gingiva, Skripsi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember, Jawa Timur.

Ekawati, G., 2011, Uji Efek Antiinflamasi Infus Rambut Jagung (Zea Mays L) ditinjau dari Penurunan Udem pada Telapak Kaki Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Karaginan, Skripsi, Fakultas Matematika Dan Ilmu

[NASKAH PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH]

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 9

Pengetahuan Alam

Universitas Indonesia, Jakarta.

Ferencz, L., Muntean Daniella L., 2015, Identification of new superwarfarin-type

rodenticides by structural similiarity The docking of ligands on the vitamin K epoxide reductase enzyme’s active site, ACTA Universitatis Sapientiae

Agriculture and

Environtment, DOI: 10.1515/ausae-2015-0010. Funkhouser, T., 2007, Protein-

Ligand Docking Methods. Princeton, New Jersey, U.S.A: Princeton University. Haryani, A., Grandiosa, R., Buwono

Ibnu, D., Santika, A., 2012, Uji Efektivitas daun Pepaya (Carica Papaya) untuk Pengobatan Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila pada Ikan Mas Koki (Carassius auratus), Jurnal Perikanan dan Kelautan, ISSN:2088- 3137.

Hidayati N.A., Shanti. L., Ahmad. D. S., 2008, Kandungan Kimia Dan Uji Antiinflamasi Ekstrak Etanol Lantana Camaral Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus L) Jantan, Bioteknologi, 5 (1):10-17, ISSN:0216-6887.

Istiqomah, 2013, Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Sokletasi terhadap Kadar Piperin Buah Cabe Jawa (Piperis retrofracti fructus), Skripsi, Program Studi

Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta. Jose I.A, María A.A, Jaime Arias,

2009, Journal of

Translational Medicine 2009, 7:19

Katzung, B. G., (1998), Farmakologi Dasar dan Klinik, edisi VI , Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Katzung, B. G., 2004, Farmakologi Dasar dan Klinik, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta cit Setiawan, W.,R., 2014, Sintesis Asam 2-(2-(4- Bromo-N-(2,6-

Diklorofenil)Benzamida)Feni l) Asetat sebagai Kandidat Obat Penghambat COX, Skripsi,Fakultas Farmasi Universitas Jember.

Korb, O., Stutzel, T., Exner, T.E, 2006. PLANTS:Application of Ant Colony Optimization to Structure-Based Drug Design, LNCS 4150, pp.247- 258, 2006.

Kroemer, R.T., 2007, Structure- Based Drug Design: Docking and Scoring. Current Protein and Peptide Science, 8, 312- 328.

Kurniawan B., Carolia N., Sukohar A., Thamrin APY., 2012, Jurnal Antiinflammatory Effectiveness of Binahong Leaves Extracts (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) in Male Sprague Dawley Rats Induced by Carrageenan,

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 10 Lakhanpal P., Rai D.K., 2007,

Quercetin: A Versatile Flavonoid, Internet Journal Medical

Lin, J.H., Lu, A.Y.H., 1997, Role of Pharmacokinetics and Metabolism in Drugs Discovery and Development. The American Society for

Pharmacology and

Experimental Therapeutic. Lumbanraja, L. B., 2009, Skrining

Fitokimia dan Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Tempuyung (Sonchus arvenis L.) terhadap Radang pada Tikus, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Sumatra Utara.

Miranti, L., 2009, Pengaruh Konsentrasi Minyak Atsiri Kencur (Kaempferia galanga L.) dengan Basis Salep Larut Air terhadap Sifat Fisik Salep dan Daya Hambat Bakteri Staphylococcus aureus secara In vitro. Skripsi. Universitas Muhamadiyah Surakarta. Monica. C., Desiree. C., Sierra. S.,

Ballester. I., Jordi. X., Galves. J., Antonio. Z., 2005, In vivo quercitrin anti- inflammantory effect involves release of quercitin, which inhibits inflammation thorugh down-regulation of the NF-kB Pathway, WILEY- VCH Verlag GmbH & Co KgaA, Weinheim.

Review. IJRAP.

Mukhtasyam Z., Muhammad A., dan Subehan, 2012, Kajian

Beberapa Senyawa

Antiinflamasi : Docking Terhadap Siklooksigenase-2 secara in silico, Majalah Farmasi dan Farmakologi, Vol.16, No.1, pp 37-44.

Multazar, A., Nursiah, S., Rambe, A., Harahap Ida, S., 2012, Ekspresi cycloocygenase-2 (COX-2) pada Penderita Rinosinusitis Kronis, Laporan Penelitian, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara, Medan. Oktiwilianti winda., Umi Yurniarni.,

Ratu Choerisna, 2015, Uji Aktivitas Antiinflamasi dari Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica L) terhadap Tikus Wistar Jantan, UNISBA, P2U-LPPM). Prasetya, R., C., 2015, Ekspresi dan

Peran Siklooksigenase-2 dalam Berbagai Penyakit di Rongga Mulut, Stomatognatic (J.K.G Unej) Vol.12 No.1: 16-19.

Prasetya, R.,C., Hasniastuti, T., Purwanti, N., 2013, Ekspresi COX-2 setelah pemberian Ekstrak Etanolik Kulit

Manggis (Garcinia

mangostana Linn) pada Tikus Wistar, Dental Journal, Vol.46 No.4.

[NASKAH PUBLIKASI KARYA TULIS ILMIAH]

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 11 Rezi R.S., 2012, Penapisan Virtual

Basis Data Senyawa Tanaman Obat di Indonesia Sebagai Inhibitor Enzim– Enzim HIV, Tesis, Universitas Indonesia., Jakarta.

Ruswanto, 2015, Molecular docking empat turunan isonicotino

hydrazide pada

mycobacterium tuberculosis enoyl-acyl carrier protein reductase (InhA). Vol13, No 1 (2015).

Sandeep, G., Et al,2011, AUDocker LE: A GUI for virtual screening with autodock Vina, BMC Research Notes, 4:445.

Schug SA, 2005, Clinical Pharmachology of non-opioid and opioid Analgesics. Pain 2005 An Update Review. Seattle: IASP Press,h.34-6. Stables M.,J., Derek W. Gilroy, Old

and new generation lipid mediators in acute inflammation and resolution, Progress in Lipid Research, Volume 50, Issue 1, January 2011, Pages 35-51, ISSN 0163-7827,

http://dx.doi.org/10.1016/j.pli pres.2010.07.005.

Sudirman Azhari, T., 2014, Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Eugenia polyantha) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Secara In Vitro, Skripsi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Sugarlini, Soediro I., Soekrasno., Maria I., 2001, Telaah Fitokimia Bahan Aktif Antiradang Dari Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp., Myrtaceae) [Abstrak], Sekolah Farmasi

ITB http://bahan-

alam.fa.itb.ac.iddiakses pada juli 2015.

Sujono Azizah, T., Patimah, R., Yuliani, R.,2012, Efek Antiinflamasi Infusa Rimpang Temu Putih

(Curcuma zedoaria

(Berg)Roscoe) Pada Tikus Yang Diinduksi Karagenin, Biomedika, Vol: 4, No: 2. Swatantra, K., S., K., Neelottama,

K., Neeleshwar, M., A.,K., Rai., 2010, Role of Markers in the Standardization of Herbal Drugs: A Review, Scholars Research Library, ISSN 0975-508X.

Taguchi K., et al.(1993). Pharmacological Studies of Houttuyniae herba: the anti- inflammatory effect of Quercitrin [Abstrack].

Yakugaku Zasshi;

113(4);327-32.

Tutik Wresdiati.,Made Astawan., dan I Ketut Mudite Adnyane, 2003, Aktifitas Anti Inflamasi Oleoresin jahe (Zingiber Officinale) pada ginjal tikus yang mengalami perlakuan stres, Jurnal Teknologi dan Indutri Pangan, Vol.XIV No.2 Th 2003.

NAZILA AYU M 20120350055 FARMASI UMY P a g e | 12 Handajani, J., 2011, Efek

Antiinflamasi Ekstrak Daun Sembukan (Paederia Scandeus) pada Tikus Wistar, Majalah Obat Tradisional, 16(2), 95-100.

Vyas, V., Jain A., Gupta, A., 2008, Virtual Screening: A Fast Tool for Drug Design. Sci Pharm.

Walidah, C., 2014, Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etil Asetat Lumut Hati Mastigosphora diclados

secara In Vivo,

Skripsi,Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Studi Farmasi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Wenny. A., 2008, Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava Linn) Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Widodo, N., 2007, Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Alkaloid yang terkandung dalam Jamur Tiram Putih, Tugas Akhir II, Fakultas Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam

Universitas Negeri Semarang. Wijayanti, D., 2013, Efek Analgetik

Ekstrak Air Daun Salam (Syzygium polyanthum) pada Mencit dengan Metode Geliat, Naskah Publikasi,

Dokumen terkait