• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.1. Gambaran Umum Perusahaan

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Rembang yang telah berdiri secara resmi dengan identitas perusahaan pada tahun 1980. PDAM Kabupaten Rembang didirikan berdasarkan Perda Kabupaten Daerah Tingkat II Rembang Nomor 1 tahun 1980 tanggal 31 januari 1980 tentang Pendirian PDAM Kabupaten Dati II Rembang. Sebelumnya sudah ada pengelolaan air minum yang dilakukan oleh pemerintahan pada zaman penjajahan Belanda pada tahun 1928. Setelah kemerdekaan Indonesia pengelolaan tersebut diambil alih oleh pemerintah daerah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang.

Tujuan pendirian PDAM Kabupaten Rembang adalah untuk mengembangkan perekonomian daerah dan meningkatkan pendapatan daerah dengan mengelola dan menyelenggarakan pelayanan air minum yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi sosial. Dengan berdirinya PDAM Kabupaten Rembang pada tahun 1980 maka status pengelolaan berubah menjadi Badan Pengelola Air Minum (BPAM) yang tenaga-tenaganya masih dikerjakan oleh pegawai negeri sipil daerah, sehingga manajemennya masih menggunakan aturan birokrasi Pemerintah Daerah dan belum seutuhnya menggunakan aturan murni perusahaan. Setelah ada bantuan dari pemerintah pusat berupa Proyek Peningkatan Sarana Air Bersih (PPSAB) pada tahun 1987 dan selesai tahun 1989, maka pengelolaannya berubah dengan menggunakan aturan manajemen perusahaan dan didukung oleh tenaga kerja yang berstatus sebagai pegawai perusahaan dan bukan pegawai negeri sipil daerah.

Pelayanan air bersih oleh PDAM Kabupaten Rembang mampu melayani penduduk Kabupaten Rembang dan sekitarnya dengan cakupan pelayanan sebesar 17% dari total jumlah penduduk sebanyak 564.094 jiwa (tahun 2000). Adapun struktur organisasinya adalah:

a. Direktur.

b. Bagian administrasi dan keuangan, membawahi 3 seksi, yaitu: seksi keuangan, seksi akuntansi dan seksi administrasi umum.

c. Bagian teknik, membawahi 3 seksi, yaitu: seksi perencanaan dan perbengkelan, seksi produksi dan seksi transmisi/distribusi.

d. Bagian Hubungan pelanggan, membawahi 3 seksi, yaitu: seksi pelayanan pelanggan dan pencatat meter, seksi pengelolaan rekening, seksi pemasaran dan penagihan.

e. Unit cabang.

Struktur organisasi PDAM Kabupaten Rembang dapat dilihat pada Lampiran 1. Tugas dari masing-masing bagian tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1. Direktur

Direktur mempunyai tugas sebagai berikut:

a.Memimpin kegiatan-kegiatan perusahaan baik di bidang administrasi umum maupun bidang teknik.

b.Mewakili PDAM di luar dan di dalam pengadilan.

c.Menetapkan tata tertib dan cara menjalankan PDAM dengan persetujuan badan pengawas.

d.Dengan persetujuan Bupati dapat meminjam uang atas nama perusahaan dan mengikat PDAM sebagai agunan.

e.Memberikan keterangan yang diperlukan oleh Badan Pengawas. f. Menyusun rencana anggaran PDAM dan dimintakan pengesahan oleh

Bupati selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum tahun buku berakhir.

g.Meminta persetujuan kepada Bupati setiap ada perubahan anggaran pada tahun buku paling lambat 1 (satu) bulan sebelum anggaran perubahan dilaksanakan.

h.Melaporkan hasil usaha setiap tiga bulan sekali kepada Bupati.

i. Menyampaikan laporan perhitungan rugi/laba tahunan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sesudah tutup tahun buku.

j. Mengatur pemberian tunjangan-tunjangan kepada pegawai PDAM dengan memperhatikan kondisi keuangan perusahaan dengan persetujuan Bupati.

2. Bagian Administrasi dan Keuangan

Bagian administrasi dan keuangan yang membawahi 3 seksi, yaitu: seksi keuangan, seksi akuntansi dan seksi administrasi umum mempunyai tugas sebagai berikut:

a.Merencanakan, mengkoordinir dan mengawasi kegiatan dari seksi-seksi yanga ada di bawahnya.

b.Mengendalikan kegiatan-kegiatan di bidang keuangan.

c.Menyusun rencana anggaran dan memintakan persetujuan Direktur. d.Merencanakan dan mengendalikan sumber-sumber pendapatan serta

pembelanjaan dan kekayaan perusahaan.

e.Mengendalikan dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di bidang administrasi, kesekretariatan dan kepegawaian.

f. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di bidang kerumahtanggaan, peralatan kantor dan perundang-undangan.

g.Mengadakan pembelian barang-barang yang diperlukan perusahaan. h.Mengurus perbekalan material dan peralatan teknik.

i. Melaksankan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Direktur.

j. Bagian administrasi dan keuangan dipimpin oleh seorang kepala bagian yang dalam menjalankan tugasnya bertanggung jawab kepada Direktur.

3. Bagian Teknik

Bagian teknik yang membawahi 3 seksi, yaitu: seksi perencanaan dan perbengkelan, seksi produksi dan seksi transmisi/distribusi mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Merencanakan, mengkoordinir dan mengawasi kegiatan dari seksi-seksi produksi, perencanaan, distribusi dan perawatan peralatan teknik.

b. Mempersiapkan program dan desain perencanaan teknik yang yang akan dilaksanakan.

c. Menyusun rencana kerja untuk pelaksanaan pekerjaan yang dilaksankan oleh PDAM.

d. Menyiapkan kontrak dengan rekanan/pemborong untuk pelaksanaan pekerjaan pemasangan pipa oleh rekanan dan mengawasi pelaksanaan serta mengadakan pemeriksaan di lapangan.

e. Mengawasi pelaksanaan konstruksi dan perbaikan perpipaan yang dikerjakan oleh rekanan atau perusahaan lain.

f. Mengawasi dan melaksankan operasi pengelolaan air, pemeliharaan sumber dan fasilitas transmisi air.

g. Mengatur dan mengawasi distribusi air untuk pelanggan dan menyetujui pemasangan sambungan rumah maupun penutupan sambungan rumah yang diusulkan oleh bagian hubungan pelanggan. h. Menugaskan agar semua kegiatan dari seksi yang dibawahi berjalan

lancar dan mengusulkan penyesuaian tehadap kebijaksanaan pengelolaan dalam bidang distribusi, produksi, perencanaan dan pemeliharaan peralatan teknik.

i. Melaksanakan tugas-tugas lain dalam bidangnya yang diberikan oleh Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan.

j. Bagian teknik dikepalai oleh seorang kepala bagian yang bertanggung jawab kepada Direktur.

4. Bagian Hubungan pelanggan

Bagian hubungan pelanggan yang membawahi 3 seksi, yaitu: seksi pelayanan pelanggan dan pencatat meter, seksi pengelola rekening dan seksi pemasaran dan penagihan mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyelenggarakan pemeriksaan dan pengawasan untuk mencegah adanya pemasangan sambungan liar dan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

b. Mengawasi kegiatan pemasaran yang meliputi penagihan dan pembayaran rekening serta sebagai pusat layanan informasi konsumen.

c. Merencanakan penyesuaian/perubahan tarif air bersih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan.

d. Menyelenggarakan fungsi-fungsi pelayanan langganan, pengelolaan rekening dan pengelolaan data pelanggan.

e. Menyelenggarakan fungsi pengawasan meter air, pengendalian meter air dan memeriksa data penggunaan berdasarkan meter air.

f. Menampung dan menyelesaikan pengaduan masyarakat.

g. Mengkoordinir dan mengawasi kegaiatan pelayanan langganan, pencatatan meter air dan pemeliharaan daftar perhitungan rekening. h. Melaksankan tugas-tugas lain dalam bidangnya yang diberikan oleh

Direktur.

i. Bagian hubungan pelanggan dikepalai oleh seorang kepala bagian dan bertanggung jawab kepada Direktur.

5. Unit Cabang

Unit cabang adalah unit pelayanan dan produksi di wilayah tertentu yang dipimpin oleh seorang kepala unit cabang, Unit cabang mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Mengendalikan kegiatan-kegiatan di bidang administrasi umum, pelayanan dan teknik.

b. Mengendalikan kegiatan-kegiatan di bidang pemeliharaan/perawatan jaringan transmisi/distribusi.

c. Mengurus perbekalan material, barang-barang inventaris dan peralatan teknik.

d. Merencanakan program kerja tahunan untuk pengembanagn PDAM dengan mengacu pada program kerja PDAM pusat.

e. Membuat laporan pelaksanaan tugas secara rutin berupa laporan triwulanan kepada Direktur.

f. Melaksankan tugas-tugas lain dalam bidangnya yang diberikan oleh Direktur.

g. Unit cabang dikepalai oleh seorang kepala cabang dan bertanggung jawab kepada Direktur.

4.2. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner 4.2.1. Hasil Uji Validitas Kuesioner

Uji validitas dilakukan untuk menunjukkan sejauhmana alat pengukur itu mengukur hal yang akan diukur. Uji validitas kuesioner bertujuan untuk mengetahui apakah pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner memenuhi syarat, sah atau tidak untuk dijadikan data utama penelitian.

Dalam penelitian kuesioner disebarkan kepada 40 orang responden. Kuesioner yang disebarkan terdiri atas dua bagian, bagian pertama merupakan pertanyaan yang berkaitan dengan identitas responden dan bagian kedua berisi pertanyaan yang mengenai aspek-aspek yang diamati.

4.2.2. Hasil Uji Reliabilitas Kuesioner

Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui sampai sejauhmana hasil pengukuran dapat dipercaya atau diandalkan. Pengujian reliabilitas yang digunakan yaitu teknik Cronbach. Teknik Cronbach

digunakan untuk mencari reliabilitas dengan instrumen yang skornya rentangan antara beberapa nilai, misalnya 0-10 atau 0-1000 atau bentuk skala 1-3, 1-5 atau 1-7 dan seterusnya.

Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan rAlpha 0.9463, sedangkan r tabel sebesar 0.361. Nilai rAlpha jauh lebih besar dari r tabel pada selang kepercayaan 95 persen, maka kuesioner yang disebarkan dapat diandalkan untuk dijadikan alat ukur pada penelitian ini.

4.3. Karakteristik Responden

Responden dalam penelitian ini adalah pegawai tetap PDAM Kabupaten Rembang. Dalam penelitian ini karakteristik responden dianalisa secara deskriptif seperti jabatan sekarang, lama memegang jabatan, masa kerja, usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, jumlah tanggungan keluarga, jumlah orang bekerja dalam keluarga dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Karakteristik Responden

Karakteristik Jumlah (Orang) Persentase

20 – 30 6 15 31 – 40 16 40 Usia (tahun) 41 – 50 18 45 Pria 26 65 Jenis kelamin Wanita 14 35 < 10 7 17,5 10-20 31 77,5 Masa kerja (tahun) > 20 2 5 S1 5 12,5 Diploma 2 5 SMA 28 70 Tingkat pendidikan SMP 5 12,5 Menikah 39 97,5 Status Tidak menikah 1 2,5 Tidak memiliki 2 5 1 orang 3 7,5 2 orang 15 37,5 3 orang 12 30 4 orang 7 17,5 Jumlah tanggungan keluarga 5 orang 1 2,5 1 orang 13 32,5 2 orang 20 50 3 orang 5 12,5 Jumlah orang bekerja dalam 4 orang 2 5

4.3.1. Usia dan Jenis Kelamin Responden

Usia dan jenis kelamin responden pada PDAM Kabupaten Rembang dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Sebaran responden berdasarkan usia dan jenis kelamin

Jenis Kelamin

Usia Pria Wanita Total

20 – 30 3 3 6 (7,5%) (7,5%) (15%) 31 – 40 10 6 16 (25%) (15%) (40%) 41 – 50 13 5 18 (32,5%) (12,5%) (45%) Total 26 14 40 (65%) (35%) (100%)

Berdasarkan hasil tabulasi silang antara usia dan jenis kelamin menunjukkan bahwa responden yang berjenis kelamin pria mayoritas berusia antara 41 – 50 tahun, yaitu sebanyak 13 orang (32,5%), responden yang berjenis kelamin wanita mayoritas berusia 31 – 40 tahun, sebanyak 6 orang (15%).

4.3.2. Tingkat Pendidikan dan Masa Kerja Responden

Tingkat pendidikan dan masa kerja responden pada PDAM Kabupaten Rembang dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 4. Sebaran responden berdasarkan tingkat pendidikan dan masa kerja

Tingkat Masa Kerja

Pendidikan 1 - 10 tahun 11 - 20 tahun 21 - 30 tahun Total

SMP 2 2 1 5 (5%) (5%) (2,5%) (12,5%) SMA 5 22 1 28 (12,5%) (55%) (2,5%) (70%) DIPLOMA - 2 - 2 - (5%) - (5%) S1 - 5 - 5 - (12,5%) - (12,5%) Total 7 31 2 40 (17,5%) (77,5%) (5%) (100%)

Berdasarkan hasil tabulasi silang antara tingkat pendidikan dan masa kerja responden menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan SMP sebagian besar telah bekerja selama 1- 10 tahun dan 11-20 tahun masing-masing sebanyak 2 orang (5%), tingkat pendidikan SMA sebagian besar telah bekerja selama 11-20 tahun sebanyak 22 orang (55%), tingkat pendidikan Diploma telah bekerja

selama 11-20 tahun sebanyak 2 orang (5%) dan tingkat pendidikan S1 telah bekerja selama 11-20 tahun sebanyak 5 orang (12,5%). 4.3.3. Status Responden

Status responden pada PDAM Kabupaten Rembang dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Sebaran responden berdasarkan status pernikahan

Status responden Jumlah (orang) Persentase (%)

Menikah 39 97,5

Tidak Menikah 1 2,5

Total 40 100

Berdasarkan Tabel 5 di atas dapat disimpulkan bahwa responden yang berstatus menikah sebesar 97,5 persen, sedangkan yang tidak menikah sebesar 2,5 persen. Jadi dapat disimpulkan bahwa pegawai PDAM Kabupaten Rembang sebagian besar menikah.

4.3.4. Jumlah Tanggungan Keluarga

Jumlah tanggungan keluarga responden PDAM Kabupaten Rembang dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6. Sebaran responden berdasarkan jumlah tanggungan keluarga Jumlah Tanggungan Keluarga Jumlah (orang) Persentase (%) Tidak Memiliki 2 5 1 orang 3 7,5 2 orang 15 37,5 3 orang 12 30 4 orang 7 17,5 5 orang 1 2,5 Total 40 100

Berdasarkan Tabel 6 di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah tanggungan keluarga responden untuk 1 orang sebesar 7,5 persen, 2 orang sebesar 37,5 persen, 3 orang sebesar 30 persen, 4 orang sebesar 17,5 persen, 5 orang sebesar 2,5 persen dan sebesar 5 persen tidak memiliki tanggungan keluarga. Jadi dapat disimpulkan bahwa jumlah

tanggungan keluarga pegawai PDAM Kabupaten Rembang paling banyak yaitu 2 orang, sebesar 37,5 persen.

4.3.5. Jumlah Orang Bekerja dalam Keluarga

Jumlah orang bekerja dalam keluarga responden PDAM Kabupaten Rembang dilihat pada Tabel 7.

Tabel 7. Sebaran responden berdasarkan jumlah orang bekerja dalam keluarga

Jumlah Orang Bekerja Dalam Keluarga Jumlah (orang) Persentase (%) 1 orang 13 32,5 2 orang 20 50 3 orang 5 12,5 4 orang 2 5 Total 40 100

Berdasarkan Tabel 7 di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah orang bekerja dalam keluarga responden yaitu 1 orang sebesar 32,5 persen, 2 orang sebesar 50 persen, 3 orang sebesar 12,5 persen, 4 orang sebesar 5 persen. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam keluarga pegawai PDAM Kabuapten Rembang, jumlah anggota keluarga yang bekerja paling banyak yaitu 2 orang.

4.4. Identifikasi Pelaksanaan Penilaian Kinerja

Penilaian kinerja yang diadakan di lingkungan PDAM Kabupaten Rembang dilihat berdasarkan: 1) tujuan penilaian kinerja, 2) unsur-unsur yang dinilai, 3) pejabat penilai, 4) tata cara penilaian.

4.4.1. Tujuan Penilaian kinerja

Penilaian kinerja yang dilakukan oleh PDAM Kabupaten Rembang memiliki tujuan sebagai berikut :

1. Kenaikan pangkat

Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas pengabdian dan prestasi karyawan terhadap perusahaan. Susunan kepangkatan pegawai dari yang terendah sampai yang tertinggi dapat dilihat pada Tabel 2.

Sedangkan calon pegawai yang diangkat sebagai pegawai diberikan pangkat dan golongan ruang permulaan sebagai berikut :

a. Berijazah Sekolah Dasar diberikan pangkat Dasar Muda dan Golongan ruang A/1

b. Berijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama diberikan pangkat Dasar Muda I dan Golongan ruang A/2

c. Berijazah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas diberikan pangkat Pelaksana Muda dan Golongan ruang B/1

d. Berijazah Sarjana Muda atau Diploma III diberikan pangkat Pelaksana Muda I dan Golongan ruang B/2

e. Berijazah Sarjana diberikan pangkat Staf Muda dan Golongan ruang C/1

Tabel 8. Pangkat dan Golongan Pegawai PDAM Kabupaten Rembang menurut Peraturan Mendagri No.1 Tahun 1997

No. Pangkat Golongan Ruang Jumlah

Pegawai

1 Pegawai Dasar Muda A 1 -

2 Pegawai Dasar Muda 1 A 2 1

3 Pegawai Dasar A 3 1 4 Pegawai Dasar I A 4 2 5 Pelaksana Muda B 1 6 6 Pelaksana Muda I B 2 7 7 Pelaksana B 3 6 8 Pelaksana I B 4 4 9 Staf Muda C 1 2 10 Staf Muda I C 2 3 11 Staf C 3 1 12 Staf I C 4 2 13 Staf Madya D 1 1 14 Staf Madya I D 2 2

15 Staf Utama Madya D 3 1

16 Staf Utama D 4 1

Sumber: PDAM Kabupaten Rembang

Kenaikan pangkat yang terdapat pada PDAM Kabupaten Rembang yaitu:

a. Kenaikan pangkat biasa, diberikan kepada pegawai tanpa memperhatikan jabatan yang dipangkunya. Kenaikan pangkat biasa dapat diberikan setiap kali setingkat lebih tinggi apabila

pegawai yang dimaksud memenuhi salah satu persyaratan sebagai berikut:

1. Telah 4 (empat) tahun dalam pangkat yang dimilikinya dan setiap unsur penilaian kinerja sekurang-kurangnya bernilai cukup dalam satu tahun terakhir.

2. Telah 5 (lima) tahun dalam pangkat yang dimilikinya dan setiap unsur penilaian kinerja sekurang-kurangnya bernilai cukup dalam satu tahun terakhir.

Maksimal kenaikan pangkat biasa yang dapat dicapai oleh seorang pegawai PDAM adalah sebagai berikut:

1. Berijazah SD sampai dengan Pelaksana Muda, Golongan B/1 2. Berijazah SLTP sampai dengan Pelaksana Muda I, Golongan

B/2

3. Berijazah SLTA sampai dengan Staf Muda, Golongan C/1 4. Berijazah Sarjana Muda/Diploma III sampai dengan Staf

Muda I, Golongan C/2

5. Berijazah Sarjana sampai dengan Staf Madya, Golongan D/1 Pada tahun 2005, kenaikan pangkat biasa diberikan kepada 14 orang pegawai.

b. Kenaikan pangkat pilihan, diberikan kepada pegawai PDAM yang memangku jabatan. Kenaikan pangkat dapat diberikan setingkat lebih tinggi apabila pegawai yang dimaksud telah memenuhi salah satu persyaratan sebagai berikut:

1. Telah 4 tahun dalam pangkat yang dimiliki dan hasil penilaian kinerja setiap unsur sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir.

2. Telah 5 tahun dalam pangkat yang dimiliki dan hasil penilaian kinerja rata-rata bernilai baik tanpa nilai kurang dalam 1 tahun terakhir.

3. Telah 6 tahun atau lebih dalam pangkat yang dimiliki dan hasil penilaian kinerja rata-rata bernilai cukup tanpa nilai kurang dalam 1 tahun terakhir.

c. Kenaikan pangkat penyesuaian, diberikan kepada pegawai PDAM karena telah memperoleh tanda tamat belajar atau ijazah yang lebih tinggi.

d. Kenaikan pangkat istimewa, diberikan kepada pegawai yang menunjukkan prestasi luar biasa atau menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi perusahaan.

e. Kenaikan pangkat pengabdian, diberikan kepada pegawai yang akan memasuki masa pensiun setingkat lebih tinggi dari pangkatnya dengan ketentuan sekurang-kurangnya telah 1 tahun dalam pangkat terakhir.

f. Kenaikan pangkat anumerta, diberikan kepada pegawai yang meninggal dunia dalam melakukan tugas setingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir.

2. Kenaikan gaji berkala

Pegawai yang memenuhi syarat-syarat kecakapan, kerajinan dan pengabdian/ketaatan dalam melaksanakan kewajiban di perusahaan diberikan kenaikan gaji berkala. Kenaikan gaji berkala diberikan 2 tahun sekali dengan syarat-syarat sebagai berikut:

a. Hasil penilaian kinerja, rata-rata baik tanpa nilai kurang dalam setahun terakhir.

b. Masih dalam batas masa kerja golongan yang ditentukan untuk kenaikan gaji berkala.

Apabila penilaian kinerja pegawai belum belum memenuhi persyaratan yang dimaksud, maka kenaikan gaji berkala ditunda paling lama 1 tahun. Apabila sampai dengan batas waktu penundaan, pegawai yang bersangkutan belum memenuhi persyaratan tersebut, maka kenaikan gaji berkalanya ditunda lagi setiap kali paling lama 1 tahun. PDAM Kabupaten Rembang pada tahun 2005 telah memberikan kenaikan gaji berkala kepada 29 orang pegawai.

3. Penilaian pelaksanaan pekerjaan bertujuan untuk meningkatkan prestai kerjanya sehingga akan meningkatkan produktivitas pegawai, meningkatkan mutu pelayanan PDAM kepada masyarakat.

4.4.2. Unsur-unsur yang Dinilai

Penilaian suatu kinerja terhadap para pegawai memiliki unsur-unsur tertentu yang dijadikan sebagai suatu patokan dalam proses penilaiannya. Unsur-unsur tersebut mewakili setiap kemampuan yang harus dimiliki oleh masing-masing pegawai. Unsur-unsur tersebut dapat menggambarkan prestasi maupun potensi kerja para pegawai yang dinilai. Unsur yang dinilai dalam penilaian kinerja pegawai di PDAM Kabupaten Rembang berdasarkan pada DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) yang terdiri atas delapan unsur, yaitu :

1.Kesetiaan

Kesetiaan adalah ketaatan dan pengabdian kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah.

2.Prestasi kerja

Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya.

3.Tanggung jawab

Tanggung jawab adalah kesanggupan seorang menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya. 4.Ketaatan

Ketaatan adalah kesanggupan seorang pegawai untuk mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku dan mentaati perintah kedinasan.

5.Kejujuran

Kejujuran adalah ketulusan hati seorang pegawai dalam melaksanakan tugas dan kemampuan untuk tidak menyalahgunakan wewenang yang diberikan kepadanya.

6.Kerjasama

Kerjasama adalah kemampuan seorang pegawai untuk bekerja bersama-sama dengan orang lain dalam menyelesaikan suatu tugas yang ditentukan.

7.Prakarsa

Prakarsa adalah kemampuan seorang pegawai untuk mengambil keputusan, langkah-langkah, atau melakukan suatu tindakan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas pokok tanpa menunggu perintah dari atasan.

8.Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah kemampuan seorang pegawai untuk meyakinkan orang lain sehingga dapat dikerahkan secara maksimal untuk melaksanakan tugas pokok.

4.4.3. Pejabat Penilai

Penilaian pelaksanaan pekerjaan pada PDAM Kabupaten Rembang dilakukan oleh pejabat penilai dengan uraian sebagai berikut:

1. Pejabat penilai adalah atasan langsung dari pegawai yang dinilai. 2. Pejabat penilai wajib melakukan penilaian pelaksanaan pekerjaan

terhadap pegawai yang berada dalam lingkungannya.

3. Penilaian pelaksanaan pekerjaan dilakukan pada tiap-tiap akhir tahun.

4.4.4. Tata Cara Penilaian

Tata cara penilaian pelaksanaan pekerjaan pada PDAM Kabupaten Rembang berdasarkan pada penilaian yang berorientasi masa lalu terhadap pekerjaan yang telah terjadi. Metode penilaian dengan menggunakan skala penilaian dari yang rendah sampai tertinggi dengan uraian sebagai berikut:

1.Nilai

Nilai pelaksanaan pekerjaan dinyatakan dengan sebutan dan angka sebagai berikut : a. amat baik = 91 – 100 b. baik = 76 – 90 c. cukup = 61 – 75 d. sedang = 51 – 60 e. kurang = 50 ke bawah.

2. Pedoman penilaian pelaksanaan pekerjaan

a. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan diberikan oleh pejabat penilai kepada pegawai yang dinilai.

b. Apabila pegawai yang dinilai berkeberatan atas nilai dalam daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan, maka ia dapat mengajukan keberatan disertai dengan alasan-alasannya kepada atasan pejabat penilai melalui hirarki dalam jangka waktu 14 hari sejak tanggal diterimanya daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan tersebut.

c. Pejabat penilai menyampaikan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada atasan pejabat penilai dengan ketentuan:

• Apabila tidak ada keberatan dari yang dinilai, daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan tersebut disampaikan tanpa catatan.

• Apabila ada keberatan dari yang dinilai, daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan tersebut disampaikan dengan catatan tentang tanggapan pejabat penilai atas keberatan yang diajukan oleh pegawai.

d. Atasan pejabat penilai memeriksa dengan seksama daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan yang disampaikan kepadanya. e. Apabila terdapat alasan-alasan yang cukup, atasan pejabat

penilai dapat mengadakan perubahan nilai yang tercantum dalam daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan.

f. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan baru berlaku sesudah ada pengesahan dari atasan pejabat penilai.

Penilaian pelaksanaan pekerjaan pada PDAM Kabupaten Rembang dilaksanakan pada setiap akhir tahun, yaitu bulan Desember. Penilaian dilakukan oleh pejabat penilai yaitu atasan pegawai yang bersangkutan. Pejabat penilai memberikan penilaian terhadap pelaksanaan pekerjaan pegawai berdasarkan format penilaian. Pejabat penilai memberikan nilai yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh pegawai pada setiap pernyataan yang

terdapat pada formulir penilaian. Nilai-nilai pada setiap pernyataan dijumlahkan kemudian dirata-ratakan, sehingga dengan hasil tersebut dapat diketahui bahwa seorang pegawai termasuk dalam penilaian yang amat baik, baik, cukup baik, sedang, atau kurang. Hasil penilaian tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala pegawai dan lain sebagainya.

Tabel 9. Sebaran jawaban responden terhadap faktor-faktor Penilaian Kinerja Skor Nilai 1 = E 2 = D 3 = C 4 = B 5 = A Faktor N % N % N % N % N % keterangan

Peraturan dan

perundang-undangan 0 0 0 0 0 0 25 62.5 15 37.5 Sanggup

Kerahasiaan perusahaan 0 0 0 0 0 0 27 67.5 13 32.5 Sanggup

a. K e se tia an

Kepentingan pribadi &

perusahaan 0 0 0 0 3 7.5 28 70 9 22.5 Sanggup

Kesimpulan 0 0 0 0 3 2.5 80 66.66 37 30.83 Sanggup

Pencapaian standar kerja 0 0 0 0 5 12.5 29 72.5 6 15.0 Mampu Penyelesaian pekerjaan 0 0 0 0 4 10 32 80.0 4 10 Bersedia Rencana kerja dan sistem

kerja 0 0 0 0 4 10 31 77.5 5 12.5 Mampu b. Pre st a si K er ja

Hasil optimal dalam

pekerjaan 0 0 0 0 3 7.5 36 90 1 2.5 Sering

Kesimpulan 0 0 0 0 16 10 128 80 16 10 Baik

Kesesuaian bakat dan

kemampuan 0 0 1 2.5 2 5 35 87.5 2 5 Setuju

Semangat dalam bekerja 1 2.5 1 2.5 12 30 26 65 0 0 Setuju Pemberian tanggung jawab 0 0 3 7.5 13 32.5 24 60 0 0 Bersedia

c . T a ng gun g Jaw ab

Tanggung jawab dan kepedulian terhadap pekerjaan

0 0 0 0 3 7.5 35 87.5 2 5 Setuju

Kesimpulan 1 0.62 5 3.12 30 18.75 120 75 4 2.5 Setuju

Kedisiplinan 0 0 1 2.5 6 15 33 82.5 0 0 Sanggup

Kesediaan lembur 0 0 1 2.5 11 27.5 27 67.5 1 2.5 Bersedia

Peraturan kedinasan 0 0 0 0 4 10 32 80 4 10 Setuju

d.

Ketaat

an

Kesediaan menerima sanksi 0 0 0 0 2 5 33 82.5 5 12.5 Bersedia

Kesimpulan 0 0 2 1.25 23 14.37 125 78.12 10 6.25 Taat

Kesanggupan menjalankan

pekerjaan 0 0 1 2.5 9 22.5 29 72.5 1 2.5 Sanggup

Standar, operasional dan

prosedur pekerjaan 0 0 0 0 2 5 35 87.5 3 7.5 Setuju

e. K e juj u ra n

Pengerahan kemampuan 0 0 0 0 5 12.5 32 80 3 7.5 Setuju

Skor Nilai

1 = E 2 = D 3 = C 4 = B 5 = A

Faktor

N % N % N % N % N %

Keterangan

Bekerjasama dalam tim 0 0 0 0 1 2.5 35 87.5 4 10 Mampu Hubungan dengan rekan

kerja 0 0 0 0 5 12.5 30 75 5 12.5 Erat

Kenyamanan suasana kerja 0 0 0 0 4 10 33 82.5 3 7.5 Setuju

f. K

er

jas

am

a

Bantuan kepada rekan kerja 0 0 0 0 2 5 31 77.5 7 17.5 Sering

Kesimpulan 0 0 0 0 12 7.5 129 80.62 19 11.87 Mampu

Pengambilan keputusan

secara cepat dan tepat 0 0 2 5 8 20 27 67.5 3 7.5 Mampu Pemberian saran atau ide 0 0 1 2.5 5 12.5 30 75 4 10 Sering

g. Prak ars a Kesempatan memberikan saran 0 0 0 0 2 5 24 60 14 35 Setuju Kesimpulan 0 0 3 2.5 15 12.5 81 67.5 21 17.5 Mampu

Kesediaan memimpin 0 0 0 0 4 10 34 85 2 5 Bersedia

Kemampuan sebagai

motivator 0 0 1 2.5 11 27.5 27 67.5 1 2.5 Setuju

Membentuk dan mengelola

tim 0 0 0 0 10 25 29 72.5 1 2.5 Sanggup h. Kepe m im pinan

Bersikap, berpikir, dan

pengambilan keputusan 0 0 0 0 2 5 35 87.5 3 7.5 Mampu

Kesimpulan 0 0 1 0.62 27 16.87 125 78.12 7 4.37 Mampu

Keterangan :

1 = Sangat tidak sanggup/Sangat tidak mampu/Sangat tidak bersedia/Sangat

Dokumen terkait