BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Umum
memanfaatkan komputer untuk membantu pekerjaan mereka.
Dunia pendidikan tidak terlepas dari Teknologi Informasi, saat ini
pendidikan juga membutuhkan Teknologi Informasi yang sama besarnya
seperti kalangan dunia kerja. Dunia pendidikan berkaitan erat dengan
informasi dan pengetahuan. Oleh karena itu, akses yang mudah kepada
informasi dan pengetahuan menjadi sangat penting.
3. Pelayanan Masyarakat
Teknologi Informasi membantu mempersingkat dan mempermudah
pelayanan masyarakat, karena pada umumnya pelayanan masyarakat di
Indonesia sering menjadi kendala karena sifatnya yang berbelit dan
f. Dampak Penerapan Teknologi Informasi
Mulyadi dan Setyawan (2000 : 311) menyajikan lima dampak positif
dalam penerapan teknologi informasi, yaitu :
1. Teknologi informasi bermanfaat untuk menerobos hambatan waktu.
Teknologi informasi mampu memperpendek interval waktu yang
diperlukan untuk menyelesaikan berbagai tugas penting dalam proses
bisnis. Contohnya teknologi informasi yang digunakan dalam sistem
penjualan kartu kredit secara on-line akan mampu memberikan informasi
diterima atau ditolaknya permintaan transaksi pembayaran dalam waktu
yang sangat singkat.
2. Teknologi informasi bermanfaat untuk menerobos hambatan geografis.
Banyak perusahaan yang beroperasi dan berbagai lokasi dan memiliki
pemasok dan konsumen yang tersebar dan terpisah oleh jarak yang cukup
jauh. Teknologi informasi mampu mengintegrasikan, mengkonsumsikan,
mempertukarkan berbagai aktifitas bisnis yang penting yang terdistribusi
secara geografis. Salah satu yang berkembang dalam bisnis sekarang ini
adalah penggunaan internet untuk berkomunikasi dan transaksi bisnis.
3. Teknologi informasi bermanfaat untuk menerobos hambatan biaya.
Teknologi informasi mampu membuat perusahaan untuk menurunkan
biaya guna meningkatkan daya sing. Teknologi informasi juga membuat
perusahaan mampu untuk menekan biaya yang dipikul oleh konsumen atas
untuk menekan biaya yang dipikul oleh konsumen atas produk atau jasa
yang disediakan oleh perusahaan.
4. Teknologi informasi bermanfaat untuk menerobos hambatan birokrasi dan
struktur organisasi.
Teknologi informasi mampu menerobos tembok birokrasi yang terbentuk
karena struktur organisasi sehingga batas antar fungsi dalam organisasi
mudah diterobos untuk peningkatan kerjasama lintas fungsional.
5. Teknologi bermanfaat untuk menerobos hambatan pengetahuan dan
keterampilan.
Teknologi informasi mampu menerobos hambatan yang timbul karena
sedikitnya pengetahuan dan rendahnya keterampilan personel perusahaan.
Selain dampak positif dari kehadiran teknologi informasi di berbagai
bidang kehidupan, pemakaian teknologi informasi di berbagai bidang
kehidupan, pemakaian teknologi informasi juga mengakibatkan atau
menimbulkan dampak negatif bagi pengguna atau pelaku bidang teknologi
informasi sendiri, maupun bagi masyarakat luas secara tidak langsung.
Sedangkan menurut I Made dan Aji, (2005 : 450), memberikan
pendapat bahwa potensi-potensi kerugian yang disebabkan pemanfaatan
teknologi informasi yang kurang tepat menimbulkan dampak buruk sebagai
berikut :
1. Rasa ketakutan
Banyak orang mencoba menghindari pemakaian komputer, karena takut
sesuatu yang baru. Hal ini ditambah oleh perilaku beberapa sistem
misalnya sistem komputer yang sangat rentan atau mudah hank. Tanpa
adanya penjelasan logical. Sehingga ketakutan akan kehilangan data, atau
harus menginstalasi ulang sistem program menjadikan pengguna makin
memiliki rasa ketakutan ini.
2. Keterasingan.
Pengguna komputer cenderung mengisolasi dirinya, dengan kata lain
menaikkan jumlah waktu pemakaian komputer, akan juga membuat
mereka makin terisolasi. Pada beberapa komunikasi terisolasi secara fisik
justru timbul kedekatan rohani dihati mereka. Memang ini suatu
kontradiksi yang terjadi misalnya pada golongan on-line.
3. Golongan miskin informasi dan minoritas
Akses sumber daya informasi juga terjadi keseimbangan di tangan pemilik
kekayaan dan komunitas yang mapan. Sehingga masih dipertanyakan
apakah teknologi informasi ini dapat menghilangkan jurang yang kaya dan
miskin atau justru memperlebarnya, apalagi ditambah makin mahalnya
software yang digunakan untuk mengakses informasi.
4. Pentingnya individu
Organisasi besar menjadi makin impersonal, sebab biaya untuk menangani
kasus khusus atau pribadi satu persatu menjadi makin tinggi. Individu
yang frustasi mencoba mendapatkan penanganan pribadi akan
melampiaskan kekesalannya pada organisasi, orang, ataupun teknologi
dilayani secara personal, dengan kata lain pelayanan kasus-perkasus, hal
ini tampak misalnya pada personalisasi layanan e-commerce. Harga dan
jenis layanan akan berbeda untuk tiap pelanggan.
5. Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tidak dapat ditangani.
Sistem yang dikembangkan dengan birokrasi komputer begitu kompleks
dan cepat berubah sehingga sulit bagi individu untuk mengikuti dan
membuat pilihan. Tingkat kompleksitas ini menjadi makin tinggi dan sulit
ditangani, karena dengan makin tertutupnya sistem serta kami besarnya
ukuran sistem (sebagai contoh program MS Windows 2000 yang baru
diluncurkan memiliki program sekitar 60 juta baris). Sehingga proses
pengkajian demi kepentingan publik makin sulit dilakukan.
6. Makin rentannya organisasi
Suatu organisasi yang bergantung pada teknologi yang kompleks
cenderung akan lebih rentan. Ketika suatu kesalahan terjadi, maka dapat
terpropagasi secara cepat dan dapat menghentikan kerja banyak orang,
misalnya pada sistem pengendalian inventori yang berbasiskan komputer.
Disini letak pengujian kualitas dan penanganan kerusakan pada tiap
produk teknologi informasi menjadi lebih penting lagi. Jaminan dari
vendor tidak dapat dijadikan pegangan begitu saja. Metode seperti Third
Party ataupun Zero defect development haruslah makin dimanfaatkan.
7. Dilanggarnya privasi
Ketersediaan sistem pengambilan data yang sangat canggih
Misal dengan memanfaatkan teknik Cross reference pada berbagai
database yang tersedia, atau pengambilan data yang dilakukan secara tidak
sadar, contohnya pada penggunaan kartu kredit, belanja di E-commerce
gerak-gerik, pilihan, selera, dan apa yang dilakukannya tercatat. Dengan
teknik Profiling dan data mining maka dapat dilakukan ekstraksi data yang
secara tidak langsung melanggar privasi orang.
8. Pengangguran dan Pemindahan Kerja
Biasanya ketika suatu sistem otomasi diterapkan, produktivitas dan jumlah
tempat pekerjaan secara keseluruhan meningkat, akan tetapi beberapa jenis
pekerjaan menjadi makin kurang nilainya, atau bahkan dihilangkan.
Sebagai contoh pada beberapa kantor fungsi tenaga kerja menengah (misal
pengetik) telah diminimalkan dengan terjadinya pemanfaatan program
aplikasi perkantoran atau pegawai tersebut harus memiliki pengetahuan
baru agar tidak tersingkir dari pekerjaannya.
9. Kurangnya tanggung jawab profesi
Organisasi yang tidak bermuka (hanya diperoleh kontak elektronik saja),
mungkin hanya memberikan respon yang kurang personal, dan sering
melempar tanggung jawab dari permasalahan. Kompleksitas teknologi
informasi juga memberikan kesempatan bagi seseorang melemparkan
tanggung jawab pada bagian lain, atau pada komputer, bahkan yang lebih
buruk lagi produsen pun dapat melepaskan tanggung jawab ini
10.Kaburnya cita manusia
Kehadiran terminal pinter (intelligent terminal), mesin pintar, dan sistem
pakar telah menghasilkan persepsi yang salah pada banyak orang. Banyak
orang menganggap bahwa mesin telah mengambil alih kemampuan
manusia. Sedikit yang beranggapan bahwa kehadiran mesin tersebut dapat
memperkaya kemampuan manusia jadi bukan saja Artificial Intelligent
(AI), tetapi yang lebih penting adalah Intelligent Amplification (IA).
I made juga menyampaikan pandangan bahwa untuk menghadapi
masalah di atas belum terdapat cara yang paling ampuh. Walau begitu ada
langkah strategis yang dapat diimplementasikan untuk mengurangi dampak
buruk tersebut, antara lain :
1. Desain yang berpusat pada manusia
Pendekatan ini menempatkan penggunaan atau sumber daya manusia
sebagai titik tengah perhatian, begitu juga dengan tugas yang harus
dilakukan oleh pengguna. Sehingga dari pada difokuskan pada
pemanfaatan software atau hardware yang mahal sebaiknya difokuskan
pada manusia pengguna software tersebut, baik dari tahapan desain,
maupun hingga pelatihan dan kebutuhan penggunanya, misal gaji para
pegawainya.
2. Dukungan organisasi
Organisasi harus mendukung pengguna, sehingga strategi yang melibatkan
pengguna dalam desain suatu sistem informasi sebaiknya diterapkan dari
pengguna. Untuk itu pemilihan perangkat bantu haruslah sefleksibel
mungkin sehingga dapat dikustomisasi untuk menyesuaikan dengan kultur
organisasi setempat.
3. Perencanaan Pekerjaan
Aturan untuk pekerjaan tertentu bagi pengguna komputer haruslah dibuat
termasuk batas waktu penggunaannya, waktu istirahat, perputaran
pekerjaan, dan pendidikan. Pengawasan pelaksanaan aturan ini sebaiknya
dilaksanakan secara kontinu. Di sinilah peranan standar kompetensi pada
pekerjaan yang berkaitan dengan teknologi informasi. Sering kali
perusahaan atau organisasi mencampur-adukkan wewenang suatu jenis
pekerjaan demi usaha penghematan. Tetapi hal ini menimbulkan kondisi
yang tidak produktif pada jangka panjang.
4. Pendidikan
Kompleksitas dari teknologi sistem informasi memuat pendidikan
memainkan peran yang sangat penting bahkan kritis. Pendidikan yang
berkelanjutan, bukan dalam arti pemberian pengetahuan operasional suatu
produk berkala, tetapi yang lebih penting adalah penguasaan teknologi
yang ada di belakang suatu produk. Begitu juga dengan penguasaan dasar
teori tentang teknologi informasi, misal metode pengembangan, analisis
penggunaan (usabilitas), metode formal dan juga pemahaman akan
5. Umpan balik dan imbalan
Umpan balik dari kelompok pengguna merupakan nilai tambah yang lebih
berarti dari pada masukan dari pengamat pasif. Keberhasilan sebaiknya
diberitahukan dalam suatu organisasi, melalui perwakilan organisasi.
Pemilihan teknologi misal software mahal haruslah dinomorduakan
daripada investasi dibidang pelatihan.
6. Meningkatkan kesadaran publik
Menginformasikan penggunaan PC dan pengguna sistem komersial akan
memberikan keuntungan bagi seluruh masyarakat. Masyarakat profesional,
dan juga kelompok pengguna memainkan peran yang penting melalui
hubungan masyarakat (publik relation). Dan pendidikan konsumen
(consumer education), serta adanya suatu standar etika profesi.
7. Perangkat hukum
Masih banyak pekerjaan yang berkaitan dengan perangkat hukum
termasuk undang-undang dan kesiapan aparat yang harus dilakukan dalam
kaitannya dengan teknologi informasi. Misal kasus-kasus cracker pada
situs internet maupun kerentanan transaksi e-commerce dari perangkat
hukum, menunjukkan bahwa saat ini di Indonesia, perangkat hukum masih
jauh perhatiannya dari dampak penerapan teknologi informasi ini.
8. Riset yang maju
Individu, organisasi, dan pemerintah dapat mendukung riset yang
mengembangkan ide baru, untuk meminimalkan kerugian serta meluaskan
pengguna, persepsi visual, dan perubahan organisasi dapat dimanfaatkan
sebagai pedoman yang baik bagi pengembangan sistem.
2.1.3 Internet
a. Konsep Internet
Menurut Janner (2006 : 281) menyatakan bahwa internet adalah
kumpulan atau jaringan komputer yang ada di seluruh dunia. Dalam hal ini
komputer yang sebelumnya Stand-alone kini dapat berhubungan langsung
dengan host-host atau komputer-komputer yang lainnya. Definisi lainnya
internet merupakan jaringan komputer (interconnected network) di seluruh
dunia, yang berisikan informasi dan juga merupakan sarana komunikasi data
(suara, gambar, video, dan teks). Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau
pemilik jaringan komputer tersebut atau dibuat oleh pemilik informasi yang
menitipkan informasinya kepada pemilik jaringan komputer tersebut atau
dibuat oleh pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada pemilik
jaringan komputer yang tersambungkan ke jaringan.
Menurut Aji (2005 : 336), internet merupakan kata yang sudah tidak
asing bagi masyarakat Modern seperti saat ini. Sebagian orang menganggap
bahwa internet merupakan bagian dari aktivitas hidup yang sangat penting.
Karena kini telah banyak orang yang menggunakan internet untuk berbagai
keperluan di tempat pekerjaan atau kantor, sekolah, di rumah, bahkan di
sendiri, agar bisa memanfaatkan secara maksimal dari teknologi internet
tersebut.
b. Sejarah Internet
Menurut Aji (2005 : 336), bermula pada pemerintahan federal AS yang
menciptakan Net (jaringan) sebagai jaringan komunikasi yang dapat menahan
berbagai serangan dari Rusia. Kemudian pada tahun 1984 diperkenalkan
Domain Name Service (DNS) sebagai cara untuk mengidentifikasi badan atau
institusi yang mengelola host. Pada tahun 1986, National Science Foundation
NFSnet yang menghubungkan jaringan-jaringan regional melalui backbone
nasional berkecepatan tinggi yaitu 56 kbps. Lalu pada tahun 1988 Rober
Morris berhasil membuat program virus yang dapat memperbanyak diri
sendiri di Internet, sehingga bisa membebani host di Internet. Pada tahun 1991
Gopher diperkenalkan oleh Paul Lindner : dengan Gopher penggunaan
Internet dapat melakukan pencarian di Internet, namun masih berupa format
teks. Pada tahun yang sama www (World Wide Web) diluncurkan oleh CERN
Jenewa Swiss. Selanjutnya pada tahun 1993 NSF mendirikan InterNIC yang
bertugas menyediakan layanan Internet seperti pendaftaran domain (yang
dikelola oleh Network Solution Inc). Sampai saat ini sudah ratusan juga orang
di seluruh dunia memanfaatkan Internet. Internet yang saat ini telah
menyediakan hampir seluruh kebutuhan informasi bagi manusia dan
c. Pengertian Internet
Menurut Fauzi (2008 : 335), menyatakan bahwa Internet tidak sama
dengan Web, Internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang terdiri
dari jutaan komputer yang saling terhubung dengan menggunakan protokol
yang sama untuk berbagi informasi secara bersama. Jadi Internet merupakan
kumpulan atau penggabungan jaringan komputer lokal atau LAN
(Local Area Networking) menjadi jaringan komputer global atau WAN
(Wide Area Networking).
Menurut Hariningsih (2005 : 8), menyatakan Internet adalah sebuah
dunia maya jaringan komputer (interkoneksi), yang terbentuk dari milyaran
komputer di seluruh dunia. Pada umumnya Internet merujuk kepada gabungan
jaringan komputer yang berkomunikasi menggunakan sistem pertuturan yang
sama dikenali sebagai TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet
Protocol). Ini berfungsi sebagai satu rangkaian yang besar menghubungkan
badan pemerintahan, komersial, institusi pendidikan dan individu di seluruh
dunia.
Menurut Aji (2005 : 336), menyatakan Internet adalah sebuah jaringan
komputer global, yang terdiri dari jutaan komputer yang saling terhubung
dengan menggunakan protokol yang sama untuk berbagi informasi secara
bersama.
Jadi internet merupakan gabungan jaringan komputer lokal atau LAN
menjadi jaringan komputer global atau WAN. Jaringan-jaringan tersebut
protokol IP (Internet Protocol), dan TCP (Transmission Control Protocol)
atau UDP (User Datagram Protocol), sehingga setiap pengguna pada setiap
jaringan dapat mengakses semua layanan yang disediakan oleh setiap jaringan.
Dengan menggunakan protokol tersebut arsitektur jaringan komputer yang
berbeda akan dapat saling mengenali dan bisa berkomunikasi.
d. Layanan dan Fasilitas yang terdapat di Internet
Menurut Hariningsih (2005 : 138), seluruh komputer yang terhubung
dalam Internet saling berkomunikasi menggunakan protokol TCP/IP
(Transmission Control Protocol / Internet Protocol), yang dikembangkan oleh
Darpa. Terdapat tiga fasilitas / aplikasi utama dari TCP / IP adalah sebagai
berikut :
1. Email atau Messaging.
Email atau surat elektronik adalah fasilitas yang paling sering digunakan
di Internet. Dengan fasilitas ini seseorang dapat membuat dan
mengirimkan pesan tertulis kepada seorang atau sekelompok yang lain
yang juga terdaftar di Internet.
2. RemoteLogin.
Fasilitas yang dapat mengakses program atau aplikasi di komputer lain
3. File Transfer.
Fasilitas ini memungkinkan terjadinya pengiriman file dari satu komputer
ke komputer lain. Sebuah file dapat berisi dokumen, grafik, program
Pelayanan yang terdapat dalam Internet berdasarkan pada tiga fasilitas
di atas.
Menurut Aji (2005 : 337) layanan dan fasilitas Internet berkembang
sangat pesat karena berbagai macam fasilitas yang ada di dalamnya. Layanan
Internet dan fasilitas-fasilitas ini memiliki beberapa tujuan yaitu :
a. Sebagai media melakukan transfer file.
Transfer file yang dimaksudkan adalah untuk melakukan akses pada server
lain yang jaraknya jauh, lebih secara anonymous FTP (File Transfer
Protocol) maupun bukan anonymous FTP. Hal ini bisa dilakukan dengan
cara melakukan login terlebih dahulu dan memasukkan password untuk
bisa mengaksesnya. Fasilitas ini dapat digunakan untuk melakukan
pengambilan dan penyimpanan arsip file secara elektronik.
b. Sebagai sarana mengirim surat (e-mail).
Surat yang dikirim atau yang diterima melalui jaringan Internet lebih
dikenal dengan nama e-mail (electronic mail) atau surat elektronik.
Dibandingkan dengan sarana surat konvensional, e-mail memiliki banyak
kelebihan diantaranya : e-mail akan cepat sampai tujuan, lebih aman,
fleksibel, sederhana dan format lengkap.
c. Sebagai sarana untuk penjualan atau pemasaran.
Banyak penyedia jasa informasi di Internet yang bersifat komersial,
dimana situs dibangun adalah untuk tujuan bisnis. Salah satunya adalah
untuk sarana promosi atau pemasaran sebuah produk. Selain itu Internet
d. Melakukan mailing list, newsgroup dan konferensi.
Mailing list dan newsgroup digunakan untuk melakukan diskusi online
dalam sebuah forum tertentu untuk membahas permasalahan tertentu bagi
netter (pengguna Internet), yang memiliki masalah dan topik yang sama.
Sedangkan konferensi digunakan apabila kita ingin melakukan komunikasi
langsung dengan orang lain yang jaraknya jauh, misalnya antar negara.
Contoh : webcam (camera video).
e. Chatting.
Sarana Internet yang digunakan untuk komunikasi langsung dengan
melalui tulisan atau kata-kata. Jadi dengan menggunakan fasilitas ini kita
bisa mengajak bicara dengan semua orang di seluruh dunia.
Contoh : mIRC dari Microsoft, cIIZC, dan lainnya.
f. Mesin Pencari (Search Engine).
Fasilitas yang disediakan oleh situs tertentu untuk mempermudah
pencarian atau pelacakan informasi yang kita butuhkan secara cepat.
Contoh : google.com, exite.com dan yahoo.com
g. Untuk mengirim SMS ke telepon selular.
Internet juga menyediakan fasilitas pengirim SMS (Short Message
Service) ke telepon selular (Hand Phone), sesuai dengan nomor
Handphone yang diinginkan. Tentunya dengan memanfaatkan fasilitas ini
h. Sarana entertainment dan permainan
Dengan menggunakan Internet kita bisa bermain games secara on-line,
banyak fasilitas permainan yang menarik bisa kita gunakan. Kita juga bisa
melihat video, atau men-download-nya (mengunduh), memutar lagu atau
hanya sekedar melihat berita film.
2.1.4 Komponen Layanan Internet
Menurut Fauzi (2008 : 334) komponen-komponen layanan yang tersedia
oleh Internet sejak awal hingga kini terus berkembang, semakin banyak dan
sangat beragam baik sifat maupun manfaatnya. Untuk mengakses layanan di
Internet, diperlukan komponen program client yang spesifik yang terinstalasi pada
komputer pengguna Internet.
Komponen layanan Internet antara lain :
a. www (World Wide Web)
Layanan www merupakan jenis layanan yang paling populer di kalangan
pengguna Internet. www tidak hanya berfungsi sebagai media untuk mencari
informasi, tetapi web sudah banyak digunakan secara dunia komersial oleh
hampir semua perusahaan di seluruh dunia untuk mengiklankan usaha mereka.
b. FTP (File Transfer Protocol)
Suatu program aplikasi yang merealisasikan konsep klien-server antarhost di
Internet atau semua host yang memakai TCP (Transmission Control Protocol)
c. Telnet
Suatu aplikasi program komunikasi interaktif dua arah berbasiskan protokol
TCP / IP yang digunakan untuk emulasi terminal ke remote komputer dari
lokal komputer atau terminal server dan dapat menikmati fungsi yang sama
dengan terminal yang dihubungkan langsung ke komputer tersebut. Telnet
umumnya dimiliki oleh sistem operasi Unix dan Linux.
d. Surat Elektronik (E-mail)
E-mail merupakan komponen utama yang paling banyak digunakan dalam
komunikasi informasi saat ini, bukan saja di Internet melainkan Outernet
(jaringan lain di luar Internet). Protokol yang digunakan untuk mengirim
e-mail adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Jenis layanan e-mail
yang populer berbentuk web-based email, yaitu layanan e-mail yang dapat
diakses menggunakan browser Web.
e. UseNet atau Netnewa adalah suatu jaringan komputer berbasiskan konsep
client-server yang berfungsi seperti forum diskusi elektronik international
tentang berbagai macam hal. Pentransferan data dan informasi menggunakan
NNTP (Network News Transport Protocol) UUCP (dan Unix to Unix Copy
Program). Tiap tulisan atau pesan pemakaiannya dikelompokkan atas
beberapa kelompok (newsgroup) yang membicarakan suatu topik tertentu.
f. Shell
Shell adalah suatu jenis layanan yang menggunakan perintah-perintah dalam
sistem operasi Unix. Perintah-perintah seperti finger, who, what, talk, ping,
dalam Internet. Shell berhubungan dengan emulasi misalnya emulasi ke ISP.
Pada saat kita emulasi ke ISP, pasti akan log on ke mesin-mesin komputer
yang berbasiskan Unix.
g. Gopher
Gopher adalah komponen Internet yang digunakan untuk mencari dan
mengambil informasi berdasarkan konsep klien-server. Informasi tersebut
dapat berupa data teks atau biner, gambar maupun suara. Hubungan antar
gopher server yang membentuk jaringan disebut Gopherspace.
h. IRC
IRC adalah suatu program klien server yang berfungsi seperti perintah talk di
Unix. Bedanya, pada IRC jumlah pemakai yang berkomunikasi dapat lebih
dari dua orang pada saat yang bersamaan. Perintah unix yang berhubungan
dengan IRC adalah Finger yang digunakan untuk siapa saja pemakai yang log
on di suatu host sedang dalam keadaan hidup (reachable) atau mati
(unreachable). Dasar penggunaan IRC adalah konsep Channel. Setiap
pembicaraan menggunakan channel.
2.1.5 Website
2.1.5.1Pengertian Website
Menurut Hariningsih (2005 : 141) web dan Wold Wide Web adalah suatu
sumber daya Internet yang sangat populer dan dapat digunakan untuk memperoleh
informasi atau bahkan melakukan transaksi pembelian barang. Sedangkan web
web dikembangkan di CERN (European Center Nuclear Research), suatu
lembaga bagi penelitian fisika energi tinggi di Genewa Swiss. Tujuan dari
lembaga ini adalah untuk membantu para fisikawan di berbagai lokasi yang
berbeda dalam bekerja sama dan berbagai material penelitian. Web menggunakan
protokol yang disebut http (Hyper Text Markup Language). Hyper Text adalah
metode yang mengkaitkan suatu hubungan (link) pada suatu dokumen yang
memungkinkan untuk melompat dari suatu dokumen ke dokumen lain melalui
teks. Link (hotlink atau hypertext) menyatakan suatu bagian dalam suatu dokumen
yang apabila di klik oleh pemakai maka dokumen atau berkas yang terkait dengan
link tersebut akan segera ditampilkan oleh browser. Dokumen ini diletakkan
dalam web Server (server yang melayani permintaan halaman web) dan di akses
oleh klien (pengakses informasi) melalui perangkat lunak yang disebut web
browser atau sering disebut browser saja.
Menurut Janner (2006 : 285) menyatakan bahwa www (Wold Wide Web)
adalah sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan