Hasil identifikasi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Jakarta adalah 8 jenis sponge filum Porifera, kelas Calcarea, jenis Dysidea granulosa, Dysidea sp, Haliclona sp, Clathria sp, Haliclona cymaeformis, Xestospongia sp, Callyspongia sp dan 3 spesies tidak diketahui namanya, yang diteliti adalah 6 jenis sponge yaitu Dysidea granulosa, Dysidea sp, Haliclona sp, Clathria sp, Xestospongia sp, Callyspongia sp.
Hasil uji pendahuluan senyawa golongan kimia pada simplisia sponge filum Porifera menunjukkan adanya senyawa steroida/triterpenoida dan alakaloida.
Ekstrak heksana diperoleh dengan cara perkolasi. Ekstrak kental n-heksana dari 6 jenis sponge filum Porifera dianalisis secara kromatografi lapis tipis sebagai fasa gerak adalah n-heksana : etil asetat dengan berbagai perbandingan, fase diam plat lapis tipis silikagel GF 254 dengan penampak bercak asam sulfat 50%, Liebermann-Burchard dan Carr-Price.
Hasil kromatogram Dysidea granulosa dengan perbandingan fase gerak (70:30) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 6 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru, ungu, merah ungu tua, coklat, kuning, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu ungu (Rf 0,27), merah ungu tua (Rf 0,57) dan merah ungu muda (Rf 0,91), dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,13). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak
28
Carr-Price menghasilkan 5 bercak yaitu berwarna biru, ungu, merah, kuning dan merah dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,27), merah (Rf 0,57), merah (Rf 0,91) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,13), demikian juga dengan penampak bercak Liebermann-Burchard, menghasilkan 5 bercak yaitu berwarna biru, ungu, ungu, kuning dan merah ungu muda dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,27), ungu (Rf 0,57), merah ungu muda (Rf 0,91) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,13)..
Hasil kromatogram Dysidea sp dengan perbandingan fase gerak (50:50) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 4 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru, coklat, merah ungu tua, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,63), merah ungu muda (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,24). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak Carr-Price menghasilkan 3 bercak yaitu berwarna biru, merah, dan merah, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah (Rf 0,63), merah (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,24), demikian juga dengan penampak bercak Liebermann-Burchard, menghasilkan 3 bercak yaitu berwarna biru, ungu, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,63), merah ungu muda (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,24).
Hasil kromatogram Haliclona sp dengan perbandingan fase gerak (70:30) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 5 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru coklat, merah ungu tua, coklat merah, dan merah ungu, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,57), merah ungu muda (Rf 0,94) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,16). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak Carr-Price menghasilkan 3 bercak yaitu berwarna biru, merah, dan hijau, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah (Rf 0,57), merah (Rf 0,94) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,16), demikian juga dengan penampak bercak Liebermann-Burchard, menghasilkan 4 bercak yaitu berwarna biru, merah ungu tua, hijau, dan ungu, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,57), ungu (Rf 0,94) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,16).
Hasil kromatogram Clathria sp dengan perbandingan fase gerak (70:30) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 5 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru, ungu, merah ungu tua, kuning, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,27), merah ungu tua (Rf 0,71), merah ungu muda (Rf 0,86) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,14). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak Carr-Price dan menghasilkan 5 bercak yaitu berwarna biru, ungu, merah, kuning
30
dan merah, dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,27), merah (Rf 0,71), merah (Rf 0,86) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,14), demikian juga dengan penampak bercak Lliebermann-Burchard, menghasilkan 4 bercak yaitu berwarna biru, ungu, merah ungu tua, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 3 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna ungu (Rf 0,27), merah ungu tua(Rf 0,71), merah ungu muda (Rf 0,86) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,14).
Hasil kromatogram Xestospongia sp dengan perbandingan fase gerak (70:30) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 4 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru, merah ungu tua, coklat, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,44), merah ungu muda (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,17). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak Carr-Price dan menghasilkan 3 bercak yaitu berwarna biru (Rf 0,44), merah (Rf 0,93), dan merah, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah (Rf 0,44), merah (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,17), demikian juga dengan penampak bercak Liebermann-Burchard, menghasilkan 2 bercak yaitu berwarna biru, merah ungu tua, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,44), merah ungu muda (Rf 0,93) dan 1 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,17).
Hasil kromatogram Callyspongia sp dengan perbandingan fase gerak (80:20) menghasilkan pemisahan bercak yang baik dan diperoleh 5 bercak setelah disemprot dengan asam sulfat 50% yaitu berwarna biru, biru, coklat, merah ungu tua, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,46), merah ungu muda (Rf 0,94) dan 2 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,07), biru (Rf 0,17). Kemudian dengan cara yang sama plat disemprot dengan penampak bercak Carr-Price dan menghasilkan 4 bercak yaitu berwarna biru, biru, merah, dan merah, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah (Rf 0,46), merah (Rf 0,94) dan 2 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,07), biru (Rf 0,17). demikian juga dengan penampak bercak Liebermann-Burchard, menghasilkan 5 bercak yaitu berwarna biru, biru, coklat tua, merah ungu tua, dan merah ungu muda, dari warna bercak ini diperoleh 2 bercak senyawa triterpenoida yaitu berwarna merah ungu tua (Rf 0,46), merah ungu muda (Rf 0,94) dan 2 bercak senyawa steroida yaitu berwarna biru (Rf 0,07), biru (Rf 0,17).
Ekstraksi alkaloida dengan pelarut kloroform dalam suasana alkalis. Ekstrak kloroform dianalisis secara kromatografi lapis tipis sebagai fase gerak adalah kloroform : metanol : amonia (90:10:1), fase diam plat lapis tipis silikagel GF 254 dengan penampak bercak Dragendorff.
Hasil kromatogram Dysidea granulosa diperoleh 2 bercak senyawa alkaloida yaitu berwarna jngga, dan untuk Haliclona sp juga diperoleh 2 bercak senyawa alkaloida.
32
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN