• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dianalisis dan dibahas pada BAB sebelumnya, maka disimpulkan bahwa:

1. Terdapat pengaruh model Cooperative Learning tipe STAD terhadap sikap tanggung jawab siswa SD Negeri 6 Watampone.

2. Terdapat pengaruh model Cooperative Learning tipe STAD terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola siswa SD Negeri 6 Watampone.

3. Model Cooperative Learning tipe STAD lebih berpengaruh dibandingkan model pembelajaran konvensional terhadap sikap tanggung jawab siswa SD Negeri 6 Watampone.

4. Model Cooperative Learning tipe STAD lebih berpengaruh dibandingkan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar keterampilan dasar sepakbola siswa SD Negeri 6 Watampone.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian ini, maka secara keseluruhan hasil dari penelitian ini memberikan beberapa saran dalam hal menerapkan model Cooperative Learning tipe STAD dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Adapun saran tersebut sebagai berikut:

1. Pembelajaran dengan model Cooperative Learning tipe STAD hendaknya menjadi alternatif pilihan model pembelajaran khususnya dalam mengembangkan sikap tanggung jawab dan hasil belajar keterampilan dasar sepakbola.

2. Penelitian ini masih terbatas pada materi ajar permainan sepakbola. Oleh sebab itu, diharapkan adanya penelitian lebih lanjut mengenai penerapan model

68

Iyan Nurdiyan Haris, 2014

Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Team-Achievment Division (Stad) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Sepakbola

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Cooperative Learning tipe STAD dalam mengembangkan sikap tanggung jawab dan hasil belajar keterampilan dasar sepakbola untuk materi ajar lainnya. 3. Penelitian ini masih terbatas pada populasi kelas atas SD Negeri 6 Watampone.

Oleh karena itu, diharapkan adanya penelitian lebih lanjut mengenai penerapan model Cooperative Learning tipe STAD dalam mengembangkan sikap tanggung jawab dan hasil belajar keterampilan dasar sepakbola untuk populasi dikelas berbeda dijenjang yang sama, ataupun dijenjang yang berbeda.

4. Penelitian ini masih terbatas pada pengembangan sikap tanggung jawab dan hasil belajar keterampilan dasar sepakbola. Oleh sebab itu, diharapkan penelitian selanjutnya mengenai penerapan model Cooperative Learning tipe STAD dalam mengembangkan sikap positif dan hasil belajar keterampilan dasar yang berbeda.

5. Kecenderungan rendahnya kualitas keterlaksanaan pembelajaran hendaknya menjadi perhatian bagi peneliti selanjutnya. Diharapkan penelitian selanjutnya lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi siswa yang akan memperoleh pembelajaran yang sifatnya baru bagi mereka.

69

Iyan Nurdiyan Haris, 2014

Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Team-Achievment Division (Stad) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Sepakbola

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Adrian, B. (2011). Manusia dan Tanggung Jawab. (Online), (http://baguspemudaindonesia.blogdetik.com/2011/04/20/manusia-dan-tanggung-jawab/), diakses 3 desember 2012.

Agustin, M. (2011). Permasalah Belajar dan Inovasi Pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama

Ali, Muhammad. (2010). Metodelogi dan Aplikasi Riset Pendidikan. Bandung: Pustaka Cendikia Utama.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arnold, PJ. (1994). Jurnal Moral Education. Sport and Moral Education. Volume 23. Carvax Publishing Company

Azwar, S. (1995). Sikap Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bayraktar, G. (2010). A the effect of cooperative learning on students’ approach to general gymnastics course and academic achievements. Academic Journals, 6 (1), hlm. 68-70.

Bertens, K. (2013). Etika. Yogyakarta: Kanisius

Bower, Gordon H. & Ernes R. Hilgard. 1981. Theories of Learning. Englewood

Clliffs, New Jersey: Prentice Hall, Inc.

Bloom, B.S. (1956). Taxonomy of Educational, The Classification of Educational Goals, Hand Book 1: Cognitive Domain. USA: Longman Inc.

Callahan, Joseph F., Leonard H. Clark. (1983) Foundation of Education. New Yor k: Macmillan Publishing Company Inc.

Casey , A. dkk. (2009). Action Research In Physical Education: Focusing Beyond Myself Through Cooperative Learning. Educational Action Research Vol.

(17), hlm. 407–423.

Dyson, B. & Grineski, S. (2001). A Using Cooperative Learning Structures In Physical Education. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 72 (2), hlm. 28-29.

70

Iyan Nurdiyan Haris, 2014

Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Team-Achievment Division (Stad) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Sepakbola

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Dyson, B. & Strachan, K. (2004). The Ecology Of Cooperative Learning In A High School Physical Education Programme. Waikato Journal of Educationhlm. 120.

Fraenkel, dkk. (2012). How to Design and Evaluate Reserch in Education. USA: McGraw Hill. Inc.

Gerungan, W.A. (1996). Psikologi Sosial. Bandung: Eresco.

Goudas, M. dan Magotsiau, E. (2009). The Effects of a Cooperative Physical

Education Program on Students’ Social Skills. Journal of Applied Sport Psychology.hlm. 356-364.

Gülay,O. dkk. (2010). Effects of Cooperative Games on Social Skill Levels and Attitudes Toward Physical Education. Eurasian Journal of Educational Research. hlm. 77-92.

Hergenhahn dan Olson. (2009). Theories Of Learning. Jakarta: Kencana

Ibrahim, dkk. (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya University Press.

Isjoni, (2012). Mengembangkan Kemampuan Belajar Kelompok. Bandung: Alfabeta

Jamjam. (2007). Tes Validitas dan Reliabilitas Alat Modifikasi Passing dan Stopping Vernon. Skripsi pada FPOK UPI Bandung: tidak diterbitkan Jewet, A.E. (l994) Curriculum Theory and Research in Sport Pedagogy, dalam

Sport Science. Review, Sport Pedagogy, Vol. 3 (1).

Jung, J. dkk. (2008). Effects of Cooperative Learning on Students’ Sociality in

Elementary Physical Education Classes. AIESEP.

Johnson, D. W., Johnson, R. T., Holubec, E. J. (2010). Colaborative Learning. Bandung: Nusa Media

Juliatine, T., Subroto, T., Yudiana, Y. (2013). Model-Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Bandung: FPOK.

Kosasih. (2012). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: UPI Press

Lickona, Thomas. (2012). Educating For Character, Canada: Irvin Parkins Associates. Inc Batam Books.

71

Iyan Nurdiyan Haris, 2014

Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Team-Achievment Division (Stad) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Sepakbola

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Lie, A. (2002). Mempraktikkan Cooperative Learning Di Ruang-Ruang Kelas, Jakarta: PT Grasindo.

Lubis, M. (2013). Pengaruh Latihan Terpusat dan Latihan Acak Terhadap Penguasaan Keterampilan Teknik Dasar Passing, Dribbring, dan Shooting Dalam Permainan Sepakbola. Skripsi pada FPOK UPI Bandung: diterbitkan

Lutan, R. (1988). Belajar Keterampilan Motorik: Pengantar Teori dan Metode.

Jakarta: Dirjen Dikti-Depdikbud.

Mahendra, A. (2007). Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK UPI Maksum, A. (2012). Metodelogi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: Unesa

University Press.

Metzler, Michael W. (2000). Intructional Model For Physical Education. Massachusetts: Allyn and Bacon, Inc.

Mulyana. (2012). Pembentukan Karakter melalui Pembinaan Pencak Silat. Disertasi SPs UPI Bandung.

Nurhasan dan Cholil, (2013). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas

Rink. (1993). Teaching Physical Education For Learning. University of South Carolina. Mosby.

Romiszowski, A.J. (1981). Design Instructional System. London: Kogan.

Schmidt A. R. (1988). Motor Control and Learning: A Behavioral Emphasis. Edisi

ke-2. Champaign Illinois: Human Kinetics Publishers, Inc.

Seels, & Rita, C. (1994). Teknologi Pembelajaran: Definisi dan Kawasannya. Penerjemah Dewi S. Prawiradilaga dkk. Jakarta: Kerjasama IPTPI LPTK UNJ.

Slavin, Robert E. (2005). Cooperative Learning, London: Allyn and Bacon, Inc. Solihatin, E. & Raharjo. (2005). Cooperative Learning, Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sucipto, dkk. (2000). Sepakbola. Bandung: FPOK

Suprijono, Agus. (2009). Cooperative Learning, Yogyakarta: Pustaka Belajar. Suherman, A. (1998). Revitalisasi Keterlantaran Penjas. Jakarta: Ditjedikti

72

Iyan Nurdiyan Haris, 2014

Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Team-Achievment Division (Stad) Terhadap Sikap Tanggung Jawab Dan Hasil Belajar Keterampilan Dasar Sepakbola

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Suherman, A. (2009). Revitalisasi Pengajaran dalam Pendidikan Jasmani. Bandung: CV. Bintang Warli Artika.

Suherman, A. (2013). Pengembangan Pembelajaran Penjasorkes Berbasis Kurikulum 2013. Materi disajikan Seminar Nasional Pendidikan Jasmani , SPs Universitas Pendidikan Indonesia.

Suherman, Erman dkk. (2003), Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: IMSTEP.

Tohirin. (2008). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Wahyu. (2012). Kurikulum 2013. (Online),

(http://wahyu- nuansa.blogspot.com/2012/12/kurikulum-2013-guru-penjaas-tak-perlu.html). diakses 3 desember 2012.

Wang, M. (2012). Effects of Cooperative Learning on Achievement Motivation of Female University Students. Waikato Journal of Education. Journal Canadian Center of Science and Education hlm. 108-114.

Dokumen terkait