• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pra Siklus

Pada tahapan sebelum dilaksanakan tindakan, sebanyak 16 siswa yang mendapatkan nilai di bawah 70, 6 siswa mendapatkan nilai 70 dan sebanyak 14 siswa yang mendapatkan nilai di atas 70. Pada tahapan pra siklus ini, nilai rata-rata untuk hasil belajar matematika materi membandingkan pecahan sederhana dari hasil ulangan adalah 67.50. Oleh karena itu, diperlukan tindakan kelas untuk menangani masalah tersebut.

Solusi dalam masalah tersebut adalah penggunaan media pembelajaran dalam menjelaskan materi pecahan sederhana kompetensi dasar membandingkan pecahan. Media pembelajaran yang akan digunakan adalah media kartu pecahan.

Dalam kegiatan ini, guru menyiapkan media pembelajaran, memberi salam dan berdoa dipimpin ketua kelas, menyampaikan apersepsi, dan menyampaikan materi inti dengan menggunakan media kartu bilangan pecahan sederhana.

Dalam pembelajaran ini siswa terlihat lebih aktif dan fokus dengan kartu bilangan. Guru memberikan evaluasi, memberikan penilaian, dan ternyata hasilnya lebih meningkat atau memuaskan.

Gambar 1. Grafik Hasil Belajar Matematika Pra Siklus Siklus I

Pada siklus I, sebanyak 14 siswa yang mendapatkan nilai kurang dari 70, 3 siswa mendapatkan nilai 70 dan 19 siswa yang mendapatkan nilai di atas 70.

Berdasarkan hasil belajar matematika materi membandingkan pecahan sederhana dari hasil ulangan pada pra siklus dan siklus I, nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 70,00. Pada tahapan siklus I ini siswa mengalami peningkatan sebesar 2.5

= 3%.

75 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 34, April 2019

Siklus II

Pada siklus II, siswa yang mendapatkan nilai kurang dari 70 adalah 4 siswa, sementara siswa yang mendapatkan nilai 70 adalah 6 siswa dan yang mendapatkan nilai di atas 70 sejumlah 26 siswa. Berdasarkan hasil belajar matematika materi membandingkan pecahan sederhana dari hasil ulangan pada siklus I dan II, nilai rata-rata yang dicapai siswa dari 70,00 menjadi 81,11 mengalami kenaikan sebesar 11,11 = 28%.

Gambar 2. Grafik Hasil Belajar Matematika Siklus I dan II Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas III SD Negeri 005 Balikpapan Kota, terlihat bahwa pembelajaran matematika materi pecahan sederhana kompetensi dasar membandingkan pecahan sederhana dengan menggunakan media kartu pecahan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.

Siswa lebih mudah memahami materi membandingkan pecahan sederhana melalui permainan menggunakan media kartu pecahan. Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan karena siswa dapat belajar sambil bermain.

Pembelajaran lebih bermakna karena siswa siswa secara tidak langsung belajar membandingkan pecahan sederhana secara berkelompok melalui sebuah permainan sehingga semua siswa aktif mengikuti pembelajaran. Selain itu, dalam pembelajaran ini melatih siswa untuk memiliki keterampilan berpikir maupun keterampilan sosial seperti keterampilan membandingkan pecahan sederhana secara cepat, bekerja sama, dan mampu memberikan apresiasi kepada siswa yang lain.

KESIMPULAN

Pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan media kartu pecahan pada siswa kelas III SD Negeri 005 Balikpapan Kota dapat

76

BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 34, April 2019

meningkatkan hasil belajar. Peningkatan tersebut disebabkan karena media kartu pecahan digunakan guru sebagai alat bantu pada saat mengenalkan pecahan sederhana dan pada saat membandingkan pecahan sederhana. Pada saat membandingkan pecahan sederhana media kartu pecahan digunakan melalui sebuah permainan kartu pecahan. Guru dalam menjelaskan aturan permainan sangat jelas dan disertai contoh pelaksanaan permainannya sehingga siswa dapat melakukan permainan kartu pecahan sesuai dengan aturan permainannya.

Peningkatan hasil belajar siswa dari tes awal prestasi siswa masih rendah karena di bawah KKM yaitu rata-rata kelas mencapai nilai 67,50. Pada siklus I, setelah diterapkan pembelajaran matematika menggunakan media kartu pecahan menunjukkan hasil belajar matematika dari rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 70,00 sudah mencapai KKM namun masih pada kriteria ketuntasan belajar masih 58% pada tes awal, 61% pada siklus I belum mencapai 70% maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II, rata-rata kelas mencapai nilai 81,11 sudah termasuk kriteria baik. Ketuntasan belajar siswa juga sudah tuntas dengan persentase ketuntasan 89% melebihi kriteria ketuntasan minimum yaitu 70%.

SARAN

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diberikan saran-saran sebagai berikut.

1. Bagi Guru

Hendaknya terus berusaha dalam menyiapkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar pembelajaran lebih bervariasi dan tidak monoton menggunakan paradigma lama sehingga anak tidak bosan.

2. Bagi Siswa

Untuk selalu fokus dalam mengikuti pelajaran menggunakan media kartu pecahan supaya hasilnya lebih optimal. Selain itu, siswa juga harus selalu aktif dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran karena dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan oleh guru.

3. Bagi Kepala Sekolah

a. Hendaknya menyediakan buku-buku mengenai media pembelajaran sehingga dapat digunakan guru sebagai acuan dalam menggunakan media pembelajaran pada saat pembelajaran.

b. Hendaknya memberikan arahan dan motivasi kepada guru untuk menggunakan media pembelajaran dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan sehingga hasil belajar siswa akan meningkat.

c. Hendaknya menyediakan media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai penunjang dalam proses pembelajaran di SD Negeri Kyai Mojo.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Kartika, Rufaidlilah. 2012. Kajian Kemanfaatan Alat Peraga. Diakses melalui

http://Bintangberceloteh.org.com/2012/03/Kajian-Kemanfaatan-Alat-77 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 34, April 2019

Perga.html. pada tanggal 30 November 2014 pukul 12.30 WIB.

Lenterak. 2011. Pembelajaran Matematika di SD. Diakses melalui http://lenterakecil.com/pembelajaran-matematika-di-sekolah-dasar/.

pada tanggal 29 Januari 2015 pukul 15.00 WIB.

Madya, Suwarsih. 2007. Panduan Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Lembaga Penelitian IKIP.

Muhsetyo, Gatot. 2007. Pembelajaran Matematika SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sulardi. 2008. Pandai Berhitung Matematika. Jakarta: Erlangga.

T., Osman, dkk. 2007. Matematika Kelas 3 Sekolah Dasar. Jakarta: Quadra.

78

BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 34, April 2019

79 BORNEO, Edisi Khusus, Nomor 34, April 2019

PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA POKOK