BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.1 Analisis Deskriptif Responden
Jumlah sampel penelitian sebanyak 36 karyawan divisi marketing PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam. Karakteristik responden pada penelitian ini meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir dan lama bekerja. Berikut ini tabel-tabel yang menjelaskan analisis deskriptif mengenai karakteristik responden sebagai berikut:
1. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Umur
Umur (Tahun) Jumlah Responden Persentase
15-30 28 78%
31-45 5 14%
> 45 3 8%
Total 36 100%
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Pada Tabel 4.1 diketahui bahwa jumlah responden terbesar berada pada umur 15-30 tahun sebanyak 28 orang atau 78%, lalu umur 31-45 tahun sebanyak 5 orang atau 14%, dan terkecil berada pada umur > 45 tahun atau 8%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan yang bekerja di PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam berada pada usia 15-30 tahun. 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.2
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase
Laki-laki 27 75%
Perempuan 9 25%
Total 36 100%
Pada Tabel 4.2 diketahui bahwa jumlah responden terbesar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang atau 75%, dan terkecil berjenis kelamin perempuan sebanyak 9 orang atau 25%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan yang bekerja di PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam berjenis kelamin laki-laki, dikarenakan besarnya peran pekerjaan yang diemban oleh laki-laki khususnya di bidang penjualan produk.
3. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
Pendidikan Terakhir Jumlah Responden Persentase
SMA 3 8%
D3 25 70%
S1 8 22%
Total 36 100%
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Pada Tabel 4.3 diketahui bahwa jumlah responden terbesar berdasarkan tingkat pendidikan akhir berada pada jenjang Diploma III sebanyak 25 orang atau 70%, lalu Sarjana sebanyak 8 orang atau 14%, dan terkecil berada pada jenjang SMA sebanyak 3 orang atau 8%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam berpendidikan akhir Diploma III.
4. Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja Tabel 4.4
Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja
Lama Bekerja Jumlah Responden Persentase
< 1 tahun 8 22% 2-3 tahun 16 44% 3-4 tahun 9 25% 5-6 tahun 2 6% > 7 tahun 1 3% Total 36 100%
Pada Tabel 4.4 diketahui bahwa jumlah responden terbesar berdasarkan lama bekerja berada diantara 2-3 tahun sebanyak 16 orang atau 44%, lalu 3-4 tahun sebanyak 9 orang atau 25%, di bawah 1 tahun sebanyak 8 orang atau 22%, 5-6 tahun sebanyak 2 orang atau 6%, dan terkecil berada di atas 7 tahun sebanyak 1 orang atau 3%. Hal ini menunjukkan bahwa lama bekerja karyawan PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam diantara 2-3 tahun, sehingga memicu tingginya tingkat produktivitas kerja karyawan, dikarenakan responden didominasi oleh karyawan baru yang masih produktif.
4.2.2 Analisis Deskriptif Variabel
Pada penelitian ini dijelaskan secara deskriptif persentase hasil penelitian setiap variabel yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah 8 butir pernyataan untuk variabel jam kerja (X1), 11 butir pernyataan untuk imbalan (X2), dan 14 butir pernyataan untuk variabel produktivitas kerja (Y), sehingga diperoleh jumlah seluruh pernyataan adalah 33 butir. Kuesioner yang disebarkan dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Likert.
1. Jawaban Responden Terhadap Variabel Jam Kerja Tabel 4.5
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Jam Kerja
Butir SS S KS TS STS Total F % F % F % F % F % F % 1 0 0 16 44,4 10 27,8 8 22,2 2 5,6 36 100 2 4 11,1 5 13,9 16 44,4 9 25,0 2 5,6 36 100 3 2 5,6 6 16,7 16 44,4 11 30,6 1 2,8 36 100 4 15 41,7 16 44,4 4 11,1 1 2,8 0 0 36 100 5 16 44,4 16 44,4 4 11,1 0 0 0 0 36 100 6 16 44,4 15 41,7 5 13,9 0 0 0 0 36 100 7 15 41,7 14 38,9 5 13,9 2 5,6 0 0 36 100 8 17 47,2 13 36,1 5 13,9 1 2,8 0 0 36 100
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 36 orang responden untuk variabel Jam Kerja pada Tabel 4.5 yaitu:
1. Pada butir 1 (Waktu yang disediakan cukup untuk menyelesaikan pekerjaan) 16 orang responden (44,4%) menjawab setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab kurang setuju, 8 orang responden (22,2%) menjawab tidak setuju, dan 2 orang responden (5,6%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memberikan waktu cukup bagi karyawan untuk menyelesaikan pekerjaan. 2. Pada butir 2 (Beban kerja yang ditetapkan sesuai dengan jam kerja) 4 orang
responden (11,1%) menjawab sangat setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab setuju, 16 orang responden (44,4%) menjawab kurang setuju, 9 orang responden (25%) menjawab tidak setuju, dan 2 orang responden (5,6%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa adanya beban kerja yang berlebihan yang dialami oleh karyawan.
3. Pada butir 3 (Waktu kerja saya sesuai dengan target yang ditentukan) 2 orang responden (5,6%) menjawab sangat setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab setuju, 16 orang responden (44,4%) menjawab kurang setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab tidak setuju, dan 1 orang responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa pencapaian target penjualan belum sepenuhnya optimal, kemungkinan dikarenakan kurangnya motivasi dan minat kerja karyawan.
4. Pada butir 4 (Saya menggunakan waktu kerja saya secara efisien) 15 orang responden (41,7%) menjawab sangat setuju, 16 orang responden (44,4%) menjawab setuju, 4 orang responden (11,1%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden setuju bahwa pelaksanaan kerja telah sesuai dengan waktu kerja.
5. Pada butir 5 (Dalam menyelesaikan tugas saya selalu berusaha menyelesaikannya dengan tepat waktu) 16 orang responden (44,4%) menjawab sangat setuju, 16 orang responden (44,4%) menjawab setuju, 4 orang responden (11,1%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju dan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagaian besar responden mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
6. Pada butir 6 (Saya selalu datang ke kantor tepat waktu) 16 orang responden (44,4%) menjawab sangat setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab
setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan kehadiran sebagian besar karyawan ke kantor selalu tepat waktu.
7. Pada butir 7 (Saya selalu membentuk daftar penggunaan waktu kerja) 15 orang responden (41,7%) menjawab sangat setuju, 14 orang responden (38,9%) menjawab setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab kurang setuju, 2 orang responden (5,6%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden membentuk daftar penggunaan waktu kerja.
8. Pada butir 8 (Saya menetapkan masa selesainya pekerjaan) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menetapkan masa selesainya pekerjaan.
b. Jawaban Responden Terhadap Variabel Imbalan Tabel 4.6
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Imbalan
Butir SS S KS TS STS Total F % F % F % F % F % F % 1 12 33,3 13 36,1 8 22,2 3 8,3 0 0 36 100 2 10 27,8 10 27,8 15 41,7 1 2,8 0 0 36 100 3 9 25,0 12 33,3 10 27,8 5 13,9 0 0 36 100 4 10 27,8 9 50 8 22,2 0 0 0 0 36 100 5 9 25,0 11 30,6 14 38,9 1 2,8 1 2,8 36 100 6 17 47,2 14 38,9 4 11,1 1 2,8 0 0 36 100 7 9 25,0 8 22,2 11 30,6 6 16,7 2 5,6 36 100 8 8 22,2 10 27,8 13 36,1 5 13,9 0 0 36 100 9 21 58,3 13 36,1 2 5,6 0 0 0 0 36 100 10 17 47,2 15 41,7 3 8,3 1 2,8 0 0 36 100 11 2 5,6 9 25,0 22 61,1 3 8,3 0 0 36 100
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 36 orang responden untuk variabel Imbalan pada Tabel 4.6 yaitu:
1. Pada butir 1 (Saya menerima gaji tepat waktu) 12 orang responden (33,3%) menjawab sangat setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab setuju, 8 orang responden (22,2%) menjawab kurang setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memperoleh gaji tepat waktu dari pihak perusahaan. 2. Pada butir 2 (Gaji yang saya terima sesuai dengan pekerjaan yang saya
lakukan) 10 orang responden (27,8%) menjawab sangat setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden
menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan gaji yang diperoleh karyawan belum sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan, dikarenakan beban kerja yang diemban tidak sebanding dengan gaji yang diperoleh.
3. Pada butir 3 (Gaji yang saya terima sesuai dengan masa kerja saya) 9 orang responden (25%) menjawab sangat setuju, 12 orang responden (33,3%) menjawab setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab kurang setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan menerima gaji sesuai dengan masa kerja mereka.
4. Pada butir 4 (Saya menerima kenaikan gaji tepat waktu setiap tahun) 10 orang responden (27,8%) menjawab sangat setuju, 18 orang responden (50%) menjawab setuju, 8 orang responden (22,2%) menjawab kurang setuju, dan tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan tidak sangat setuju, Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan menerima kenaikan gaji tepat waktu setiap tahun.
5. Pada butir 5 (Insentif yang saya dapat sesuai dengan target yang saya capai) 9 orang responden (25%) menjawab sangat setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab setuju, 14 orang responden (38,9%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan 1 orang responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan belum menerima insentif sesuai dengan target yang dicapai, kemungkinan tuntutan beban
operasional perusahaan jauh lebih besar daripada laba yang diperoleh sehingga terjadi ketidaksesuain pemberian insentif.
6. Pada butir 6 (Insentif yang saya terima memotivasi semangat kerja saya) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 14 orang responden (38,9%) menjawab setuju, 4 orang responden (11,1%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa pemberian insentif yang rutin memotivasi semangat kerja karyawan.
7. Pada butir 7 (Besar jumlah insentif yang saya terima sudah sangat layak) 9 orang responden (25%) menjawab sangat setuju, 8 orang responden (22,2%) menjawab setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab kurang setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab tidak setuju, dan 2 orang responden (5,6%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa insentif yang diperoleh sebagian besar karyawan belum layak, karena adanya jam kerja lembur yang berlebihan sehingga karyawan menuntut kesesuaian pemberian insentif yang layak. 8. Pada butir 8 (Insentif yang saya terima selalu diberikan tepat waktu) 8 orang
responden (22,2%) menjawab sangat setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab kurang setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa kenyataannya sebagian besar responden tidak selalu menerima insentif tepat waktu.
9. Pada butir 9 (Tunjangan yang saya terima perusahaan dapat menunjang kesejahteraan hidup) 21 orang responden (58,3%) menjawab sangat setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab setuju, 2 orang responden (5,6%) menjawab kurang setuju, dan tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa tunjangan yang diperoleh karyawan sangatlah berarti dalam mendorong kesejahteraan hidup.
10. Pada butir 10 (Tunjangan yang saya terima akan menciptakan semangat kerja) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa tunjangan yang diterima dapat menciptakan semangat kerja dan tentunya akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
11. Pada butir 11 (Tunjangan yang saya terima selalu diberikan tepat waktu) 2 orang responden (5,6%) menjawab sangat setuju, 9 orang responden (25%) menjawab setuju, 22 orang responden (61,1%) menjawab kurang setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan belum menerima tunjangan tepat waktu.
c. Jawaban Responden Terhadap Variabel Produktivitas Kerja Tabel 4.7
Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Produktivitas Kerja
Butir SS S KS TS STS Total F % F % F % F % F % F % 1 15 41,7 18 50,0 3 8,3 0 0 0 0 36 100 2 16 44,4 16 44,4 3 8,3 1 2,8 0 0 36 100 3 14 38,9 15 41,7 6 16,7 1 2,8 0 0 36 100 4 17 47,2 15 41,7 3 8,3 1 2,8 0 0 36 100 5 16 44,4 14 38,9 6 16,7 0 0 0 0 36 100 6 19 52,8 15 41,7 2 5,6 0 0 0 0 36 100 7 17 47,2 14 38,9 4 11,1 1 2,8 0 0 36 100 8 7 19,4 11 30,6 11 30,6 6 16,7 1 2,8 36 100 9 15 41,7 12 33,3 6 16,7 2 5,6 1 2,8 36 100 10 7 19,4 18 50,0 10 27,8 1 2,8 0 0 36 100 11 5 13,9 13 36,1 13 36,1 5 13,9 0 0 36 100 12 7 19,4 12 33,3 11 30,6 5 13,9 1 2,8 36 100 13 7 19,4 11 30,6 10 27,8 8 22,2 0 0 36 100 14 17 47,2 17 47,2 2 5,6 0 0 0 0 36 100
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Hasil jawaban kuesioner yang diperoleh dari 36 orang responden untuk variabel Produktivitas Kerja pada Tabel 4.7 yaitu:
1. Pada butir 1 (Saya mampu melakukan tugas yang diberikan dengan baik) 15 orang responden (41,7%) menjawab sangat setuju, 18 orang responden (50%) menjawab setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik.
2. Pada butir 2 (Target pencapaian penjualan tidak akan membebani pekerjaan) 16 orang responden (44,4%) menjawab sangat setuju, 16 orang responden
(44,4%) menjawab setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju dan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak terbebani dengan adanya target pencapaian yang ditetapkan perusahaan.
3. Pada butir 3 (Pekerjaan tidak akan saya abaikan walaupun hasilnya belum diminta oleh pimpinan) 14 orang responden (38,9%) menjawab sangat setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan meskipun belum diminta oleh pimpinan.
4. Pada butir 4 (Saya selalu berusaha meningkatkan hasil penjualan) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab setuju, 3 orang responden (8,3%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju, dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa adanya keinginan karyawan untuk selalu meningkatkan hasil penjualan.
5. Pada butir 5 (Dalam menyelesaikan tugas saya selalu berusaha menyelesaikannya dengan cepat) 16 orang responden (44,4%) menjawab sangat setuju, 14 orang responden (38,9%) menjawab setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab
tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden selalu berusaha menyelesaikan segala tugas yang diberikan dengan cepat.
6. Pada butir 6 (Dalam menyelesaikan tugas saya selalu berusaha menyelesaikannya dengan tepat) 19 orang responden (52,8%) menjawab sangat setuju, 15 orang responden (41,7%) menjawab setuju, 2 orang responden (5,6%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden juga selalu berusaha menyelesaikan segala tugas yang diberikan dengan tepat.
7. Pada butir 7 (Saya selalu menyelesaikan tugas dengan teliti) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 14 orang responden (38,9%) menjawab setuju, 4 orang responden (11,1%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden selalu berusaha menyelesaikan tugas dengan teliti.
8. Pada butir 8 (Saya selalu terampil dalam bekerja) 7 orang responden (19,4%) menjawab sangat setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab kurang setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab tidak setuju dan 1 orang responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju dan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa adanya kecenderungan karyawan untuk selalu terampil dalam bekerja.
9. Pada butir 9 (Saya selalu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu) 15 orang responden (41,7%) menjawab sangat setuju, 12 orang responden (33,3%) menjawab setuju, 6 orang responden (16,7%) menjawab kurang setuju, 2 orang responden (5,6%) menjawab tidak setuju dan 1 orang responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan selalu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
10. Pada butir 10 (Waktu kerja saya sesuai dengan yang ditargetkan) 7 orang responden (19,4%) menjawab sangat setuju, 18 orang responden (50%) menjawab setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab kurang setuju, 1 orang responden (2,8%) menjawab tidak setuju dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa waktu kerja karyawan telah sesuai dengan yang ditargetkan.
11. Pada butir 11 (Waktu bekerja saya sesuai dengan prosedur yang ditetapkan) 5 orang responden (13,9%) menjawab sangat setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab setuju, 13 orang responden (36,1%) menjawab kurang setuju, 5 orang responden (13,9%) menjawab tidak setuju dan tiada responden (0%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju dan kurang setuju, hal ini menunjukkan bahwa adanya kecenderungan karyawan untuk bekerja sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
12. Pada butir 12 (Saya menggunakan waktu kerja saya secara efisien) 7 orang responden (19,4%) menjawab sangat setuju, 12 orang responden (33,3%) menjawab setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab kurang setuju, 5
orang responden (13,9%) menjawab tidak setuju dan 1 orang responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian karyawan menggunakan waktu kerja saya secara efisien.
13. Pada butir 13 (Saya mampu menyelesaikan jumlah pekerjaan seperti yang ditetapkan perusahaan) 7 orang responden (19,4%) menjawab sangat setuju, 11 orang responden (30,6%) menjawab setuju, 10 orang responden (27,8%) menjawab kurang setuju, 8 orang responden (22,2%) menjawab tidak setuju dan tiada responden (2,8%) menjawab sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju, hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan mampu menyelesaikan jumlah pekerjaan seperti yang ditetapkan perusahaan.
14. Pada butir 14 (Tugas yang saya emban sejauh ini masih dapat diselesaikan dengan baik) 17 orang responden (47,2%) menjawab sangat setuju, 17 orang responden (47,2%) menjawab setuju, 2 orang responden (5,6%) menjawab kurang setuju, tiada responden (0%) menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju. Mayoritas responden menyatakan sangat setuju dan setuju, hal ini menunjukkan bahwa tugas yang diemban sebagian besar karyawan sejauh ini dapat diselesaikan dengan baik.
4.2.3 Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas Data
Uji normalitas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni distribusi data dengan bentuk seperti lonceng. Data yang baik adalah data yang mempunyai pola residual data seperti distribusi normal, yakni distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau menceng ke kanan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan histogram, grafik, dan Kolmogorov-Smirnov untuk menguji data. Pendekatan Kolmogorov-Smirnov menggunakan tingkat signifikan 5% (0,05) maka Asymp. Sig (2-tailed) diatas nilai signifikansi 5% (0,05) artinya variabel residual berdistribusi normal. Berikut ini hasil output dari ketiga pendekatan. a. Pendekatan Histogram
Gambar 4.2 Histogram Uji Normalitas Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Histogram pada Gambar 4.2 diketahui bahwa variabel berdistribusi normal, hal ini ditunjukkan oleh distrbusi data tidak menceng ke kiri atau ke kanan.
b. Pendekatan Grafik
Gambar 4.3 Pendekatan Grafik Normalitas Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Grafik scatter plot pada Gambar 4.3 diketahui bahwa titik mengikuti data di sepanjang garis diagonal, hal ini berarti data berdistribusi normal. Namun untuk lebih memastikan bahwa data di sepanjang garis diagonal berdistribusi normal, maka dilakukan uji Kolmogorov-Smirnov.
c. Pendekatan Kolmogorov-Smirnov
Uji normalitas dengan grafik bisa saja terlihat berdistribusi normal, padahal secara statistik tidak berdistribusi normal. Pengujian normalitas yang didasarkan dengan uji statistik Non-Parametik Kolmogorv-Smirnov dapat dilihat pada Tabel 4.8 dibawah ini:
Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardiz ed Residual
N 36
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation 2.63658259 Most Extreme Differences Absolute .085 Positive .069 Negative -.085 Kolmogorov-Smirnov Z .513
Asymp. Sig. (2-tailed) .955
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Pada Tabel 4.8 diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,955 (di atas nilai signifikan 0,05 atau 5%), hal ini berarti variabel residual berdistribusi normal. Oleh karena itu, sesuai dengan pendekatan histogram, grafik, dan Kolmogorov-Smirnov dinyatakan bahwa seluruh variabel residual berdistribusi normal.
2. Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terdapat ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka terjadi homokedastisitas dan jika berbeda maka disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah tidak terjadi heteroskedastisitas. Cara untuk melihat apakah heteroskedastisitas atau tidak, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui pendekatan grafik dan pendekatan statistik.
a. Pendekatan Grafik
Titik data harus tidak mencerminkan suatu pola yang tidak sistematis atau dapat dikatakan acak. Gambar grafik untuk menguji heteroskedastisitas ditampilkan berikut ini:
Gambar 4.4 Pendekatan Grafik Heteroskedastisitas Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Pada Gambar 4.4 terlihat penyebaran titik-titik secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol (0) pada sumbu Y. Dengan demikian dapat disimpulkan tidak terdapat gejala heteroskedastisitas pada model regresi dalam penelitian ini.
b. Pendekatan Statistik
Pendekatan statistik yang digunakan untuk melihat apakah terjadi heteroskedastisitas atau tidak, dilakukan dengan menggunakan uji Glejser. Berikut ini ditampilkan tabel uji Glejser.
Tabel 4.9
Hasil Uji Heteroskedastisitas (Uji Glejser) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 3.869 4.037 .958 .345 Jam_Kerja -.001 .083 -.003 -.014 .989 Imbalan -.041 .098 -.078 -.422 .676
a. Dependent Variable: absut
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Tabel 4.9 memperlihatkan bahwa variabel independen (jam kerja dan imbalan) yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen absolute Ut (absut). Hal ini terlihat dari probabilitas signifikansinya di atas tingkat kepercayaan 5%, dengan demikian model regresi tidak mengarah adanya heteroskedastisitas.
3. Uji Multikolinieritas
Uji multikolinieritas bertujuan untuk melihat apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel independen. Model yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi yang tinggi diantara variabel independen. Uji multikolinieritas dilakukan dengan melihat tolerance dan variance inflation factor (VIF). Nilai cutoff yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinieritas adalah nilai tolerance > 0,1 sedangkan nilai variance inflation factor (VIF) < 5. Berikut ini output dari uji multikolinieritas.
Tabel 4.10
Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1(Constant) 28.300 6.819 4.150 .000
Jam_Kerja .435 .140 .448 3.104 .004 .882 1.134 Imbalan .356 .166 .311 2.152 .039 .882 1.134 a. Dependent Variable: Produktivitas_Kerja
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Berdasarkan Tabel 4.10 dapat diketahui bahwa:
a. Nilai VIF dari variabel jam kerja dan variabel imbalan lebih kecil atau di bawah 5 (VIF < 5), ini berarti tidak terdapat multikolinieritas antara variabel independen dalam model regresi.
b. Nilai Tolerance dari variabel jam kerja dan variabel imbalan lebih besar dari 0,1 (nilai Tolerance) ini berarti tidak terdapat multikolinieritas antar variabel independen dalam model regresi.
4.2.4 Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen yang terdiri dari Jam Kerja (X1) dan Imbalan (X2) terhadap Produktivitas Kerja (Y) sebagai variabel dependen. Berdasarkan pengujian menggunakan SPSS versi 18.0 for Windows, maka hasil persamaan regresi linier berganda pada tabel berikut ini.
Tabel 4.11
Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 28.300 6.819 4.150 .000 Jam_Kerja .435 .140 .448 3.104 .004 Imbalan .356 .166 .311 2.152 .039
a. Dependent Variable: Produktivitas_Kerja Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Berdasarkan hasil pengolahan data pada Tabel 4.11 di kolom Understandardized Coefficients bagian B diperoleh persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut:
Y = a+b1X1+b2X2+e Y = 28,300 + 0,435 X1 + 0,356 X2 + e Dimana : Y = Produktivitas Kerja a = Konstanta b1, b2 = Koefisien regresi X1 = Jam Kerja X2 = Imbalan e = Standar error
Berdasarkan persamaan tersebut, dapat diinterpretasikan sebagai berikut: a. Konstanta (a) bernilai 28,300 menunjukkan nilai konstan, jika nilai variabel
Jam Kerja (X1) dan Imbalan (X2) dianggap konstan, maka Produktivitas Kerja (Y) sebesar 28,300.
b. Koefisien variabel Jam Kerja (X1) sebesar 0,435 menunjukkan bahwa variabel Jam Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam. Dengan kata lain, jika variabel Jam Kerja ditingkatkan sebesar satu satuan, maka Produktivitas Kerja akan meningkat sebesar 0,435.
c. Koefisien variabel Imbalan (X2) sebesar 0,356 menunjukkan bahwa variabel Imbalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam. Dengan kata lain, jika variabel Imbalan ditingkatkan sebesar satu satuan, maka Produktivitas Kerja akan meningkat sebesar 0,356.
4.2.5 Pengujian Hipotesis
4.2.5.1 Uji Signifikan Simultan (Uji-F)
Uji F dilakukan untuk melihat secara bersama-sama pengaruh atau hubungan positif dan signifikan variabel independen (X1 dan X2) berupa variabel Jam Kerja dan Imbalan terhadap variabel dependen (Y) berupa Produktivitas Kerja . Uji F dilakukan dengan hipotesis sebagai berikut:
a. H0: b1, b2 = 0, artinya jam kerja, imbalan secara simultan tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam.
b. H0: b1, b2≠ 0, artinya jam kerja, imbalan secara simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja PT Adira Dinamika Multi Finance Cabang Lubuk Pakam.
Untuk menentukan nilai F, maka diperlukan adanya derajat bebas pembilang dan derajat bebas penyebut, dengan rumus sebagai berikut:
df (penyebut) = n - k Keterangan:
n = jumlah sampel penelitian
k = jumlah variabel independen dan dependen
Pada penelitian ini diketahui jumlah sampel (n) 36 dan jumlah keseluruhan variabel (k) adalah 3, sehingga diperoleh:
1. df (pembilang) = 3 - 1 = 2 2. df (penyebut) = 36 - 3 = 33
Nilai F hitung akan diperoleh dengan menggunakan bantuan SPSS 18.0 for windows kemudian akan dibandingkan dengan Ftabel pada tingkat α = 5%, (2:33) = 3,30. Dengan kriteria uji sebagai berikut:
a. H0 diterima jika Fhitung < Ftabelpada α = 5% b. Ha diterima jika Fhitung > Ftabel pada α = 5% Hasil uji F pada Tabel 4.12 berikut ini:
Tabel 4.12
Hasil Uji F Signifikan Simultan
ANOVAb Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 157.695 2 78.848 10.694 .000a Residual 243.305 33 7.373 Total 401.000 35
a. Predictors: (Constant), Imbalan, Jam_Kerja b. Dependent Variable: Produktivitas_Kerja
Sumber: Hasil Penelitian (2014)
Berdasarkan Tabel 4.12 dapat diketahui hasil uji-F secara simultan, dan diperoleh nilai Fhitung = 10,694 dengan tingkat signifikan 0,000. Sedangkan nilai F tabel = 3,30. Nilai Fhitung. > Ftabel (10,694 > 3,30) dan tingkat signifikan < 0,05