BAB V : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 37 suami suku Batak Toba mengenai “Perilaku Suami Suku Batak Toba dalam Perawatan Ibu Nifas Tahun 2011” diperoleh hasil sebagai berikut :
1. Karakteristik Demografi
Tabel 5.1
Distribusi Frekuensi dan Persentase Karakteristik Responden dari Suami Suku Batak Toba dalam Perawatan Ibu Nifas
Karekteristik Frekuensi Persentase Umur 20-25 tahun 26-30 tahun 31-35 tahun 36-40 tahun 4 16 11 6 10,8 43,2 29,7 19,2 Pendidikan SD SMP SMA D III S 1 3 5 21 5 3 8,1 13,5 56,8 13,5 8,1 Pekerjaan PNS Pegawai Swasta Wiraswasta Petani 3 8 18 8 8,1 21,6 48,6 21,6
47
Dari tabel diatas menunjukkan karekteristik responden berdasarkan umur adalah berumur antara 20-25 tahun sebanyak 4 orang (10,8), berumur antara 26-30 tahun sebanyak 16 orang (43,2), berumur antara 31-35 tahun sebanyak 11 orang (29,7). Hal ini berarti mayoritas umur responden 26-30 tahun sebanyak 16 orang (43,2).
Dari tabel diatas menunjukkan karekteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan adalah SD sebanyak 3 orang (8,1), SMP sebanyak 5 orang (13,3), SMA/STM sebanyak 21 orang (56,8), D III sebanyak 5 orang (13,5), dan S1 sebanyak 3 orang (8,1). Hal ini berarti bahwa mayoritas pendidikan responden SMA/STM sebanyak 21 orang (56,8).
Dari tabel diatas menunjukkan karakteristik responden berdasarkan pekerjaan adalah PNS sebanyak 3 orang (8,1), Pegawai swasta sebanyak 8 orang (21,6), wiraswasta sebanyak 18 orang (48,6), dan petani sebanyak 8 orang (21,6). Hal ini berarti bahwa mayoritas pekerjaan responden wiraswasta sebanyak 18 orang (48,6).
2. Tingkat Pengetahuan Suami Suku Batak Toba dalam Perawatan Ibu Nifas Berdasarkan hasil penelitian, distribusi frekuensi jawaban responden berdasarkan kuesioner pengetahuan suami suku Batak Toba dalam perawatan ibu nifas di Kelurahan Kenangan dari 37 responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 5.2
Distribusi responden Pertanyaan Pengetahuan berdasarkan Suami Suku Batak Toba dalam Perawatan Ibu Nifas
No Pertanyaan
Pilihan Jawaban
Benar Salah
F % F %
1 Pengertian masa nifas 23 62.1 14 37.8
2 Pengertian mobilisasi (pergerakan)dini 29 70.2 8 21.6
3 Manfaat penggunaan arang 31 83.3 6 16.2
4 Manfaat mobilisasi (pergerakan)dini 36 97.2 1 2.7 5 Manfaat pemberian air nira(tuak) 34 91.8 3 8.1 6 Masalah bila ibu nifas kurang istirahat 35 94.5 2 5.4 7 Manfaat makan bangun-bangun 31 83.7 6 16.2 8 Kapan baiknya melakukan hubungan seksual 37 100 - -
9 Manfaat makan napinadar 37 100 - -
10 Makanan pada bayi baru lahir 24 64.8 13 35.1
Berdasarkan hasil penelitian, distribusi jawaban responden tentang pengetahuan suami suku Batak Toba dalam perawatan ibu nifas sebagian besar menjawab ’benar’ adalah pertanyaan tentang berhubungan seksual dan pertanyaan tentang manfaat makan napinadar , yaitu 37 orang (100%), sedangkan sebagian besar menjawab ‘Salah’ adalah pertanyaan tentang pengertian masa nifas yaitu 14 orang (37.8%).
Berdasarkan perhitungan sesuai kategori yang ditetapkan, pengetahuan responden dalam perawatan ibu nifas dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 5.3
Distribusi Frekuensi Tingkat Pengetahuan Suami Suku Batak Toba DalamPerawatan Ibu Nifas
Kategori Frekuensi (n) Persentase (%)
Baik 36 97,3
Cukup 1 2,7
Total 37 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan suami suku batak toba berpengetahuan baik sebanyak 36 orang (97,3%), berpengetahuan cukup sebanyak 1 orang (2,7%), dan tidak ada yang berpengetahuan kurang.
3. Sikap Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
Berdasarkan hasil penelitian, distribusi frekuensi jawaban responden berdasarkan kuesioner sikap suami suku Batak Toba dalam perawatan ibu nifas di Kelurahan Kenangan dari 37 responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 5.4
Distribusi Responden Pernyataan Sikap Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
No Pernyataan Pilihan Jawaban Sangat Setuju Setuju Tidak Setuju F % F % F %
1. Suami membantu ibu melakukan mobilisasi
30 81.0 7 18.9 - - 2. Suami memberikan air nira (tuak) 22 59.4 15 40.5 - - 3. Suami dapat mengantikan pekerjaan ibu
selama masa nifas
19 51.3 17 49.9 1 2.7 4. Suami memasak dan memberikan
napinadar
14 37.8 19 51.3 4 10.8 5. Suami segera menangkan bayi bila
nangis/rewel
21 56.7 13 35.1 3 8.1 6. Suami memasak bangun-bangun 24 64.8 11 29.7 2 5.4 7. Suami membuatkan arang disamping ibu 20 54 14 37.8 3 8.1 8. Suami mengganti popok bila bayi
mengompol
9 24.3 21 56.7 7 18.9 9. Ibu istirahat selama 2 bulan 12 32.4 16 43.2 9 24.3 10. Kurang istirahat mengganggu pemulihan
kesehatan ibu
8 21.6 11 29.7 18 48.6
Berdasarkan hasil penelitian, distribusi frekuensi jawaban responden berdasarkan kuesioner sikap dalam perawatan ibu nifas dari 37 responden sebagian besar responden menjawab sangat setuju adalah pernyataan tentang mobilisasi/pergerakan yaitu 30 orang (81.0%), dan menjawab setuju pada pernyataan tentang suami menunggu ibu
menggantikan popok bayi yaitu sebanyak 21 oarang (56.7%) sedangkan sebagian besar menjawab tidak setuju adalah pernyataan tentang kurang istirahat tidak akan mengganggu pemulihan kesehatan ibu yaitu sebanyak 18 orang (46.6%). Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Berdasarkan perhitungan kategori yang ditetapkan, sikap responden dalam perawatan ibu nifas dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 5.5
Distribusi Frekuensi Sikap Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
Kategori Frekuensi (n) Persentase (%)
Baik 19 51,4
Cukup 18 48,6
Total 37 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap suami suku batak toba dalam merawat ibu nifas memiliki sikap baik sebanyak 19 orang (51,4%), cukup sebanyak 18 orang (48,6%)
4. Tindakan Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
Berdasarkan hasil penelitian, distribusi frekuensi jawaban responden berdasarkan kuesioner tindakan suami suku Batak Toba dalam perawatan ibu nifas di Kelurahan Kenangan dari 37 responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 5.6
Distribusi Responden Pertanyaan Tindakan Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
No Pertanyaan
Pilihan Jawaban
Ya Tidak
F % F %
1 Selesai persalinan suami membuat arang disamping ibu
37 100 - - 2 Suami membantu ibu buang air kecil? 36 97.2 1 2.7 3 Suami memberikan air nira (tuak) ? 37 100 - - 4 Suami berada disamping ibu bila ibu sedang
memandikan bayi
16 21 2.7
5 Suami memberikan makanan bangun-bangun dan napinadar kepada ibu
37 100 - - 6 Suami ikut terjaga bila ibu sedang menyusui di
malam hari
37 100 - - 7 Suami mengganti popok bayi bila basah 37 100 - - 8 Suami memberi ibu minum bir hitam 37 100 - - 9 Suami memijat bahu ibu bila letih 37 100 - - 10 Suami memberikan makanan bergizi kepada ibu 26 70.2 11 29.7
Berdasarkan hasil penelitian, distribusi frekuensi jawaban responden berdasarkan kuesioner tindakan dalam perawatan ibu nifas dari 37 responden (100%) menjawab melakukan tindakan yaitu tentang memberikan minuman tuak (nira) kepada ibu dan 37 responden (100%) menjawab melakukan tindakan yaitu tentang pemberian makanan bangun-bangun dan napinadar kepada ibu.
Sedangkan sebagian kecil yaitu 21 orang (2.7%) menjawab tidak melakukan tindakan adalah pernyataan tentang suami mendampingi ibu saat memandikan bayi.
Berdasarkan perhitungan kategori yang ditetapkan, tindakan responden dalam perawatan ibu nifas dapat dilihat pada tabel berikut
Tabel 5.7
Distribusi Frekuensi Tindakan Suami Suku Batak Toba Dalam Perawatan Ibu Nifas
Kategori Frekuensi (n) Persentase (%)
Baik 37 100
Total 37 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan suami suku batak toba dalam merawat ibu nifas memiliki tindakan baik sebanyak 37 orang (100%).