Bab 5. Hasil Penelitian dan Pembahasan
1. Hasil Penelitian
1.1. Karakteristik Responden
Berdasarkan penelitian terhadap 32 orang responden Penderita TB Paru didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden berusia 20-29 tahun yaitu sebanyak 10 orang (31,3%), sebagian besar responden berjenis kelamin laki laki sebanyak 17 orang (53,1%), sebagian besar responden beragama Islam sebanyak 19 orang (59,4%), sebagian besar bersuku Batak sebanyak 16 orang (50%), sebagian besar responden berpendidikan SMU sebanyak 15 orang (46,9%), sebagian besar responden bekerja sebagai Wiraswasta sebanyak 14 orang (43,8%), sebagian besar status perkawinannya menikah sebanyak 24 orang (75%), serta sebagian besar pasien berpenghasilan < Rp.750.000 sebanyak 18 orang (56,3%) dan sebagian besar waktu pengobatannya pada tahap lanjutan sebanyak 17 orang (53,1 %).
Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi dan Persentase Karakteristik Penderita TB Paru di Puskesmas Medan Johor
No Karakteristik Frekuensi Persentase (%) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Usia Responden 20-29 tahun 30-39 tahun 40-49 tahun 50-59 tahun > 60 tahun Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan Agama Islam Kristen Suku Batak Melayu Jawa Pendidikan Terakhir SD SLTP SMU Perguruan Tinggi Pekerjaan Wiraswasta Buruh/Tani PNS Tidak bekerja Status Perkawinan Belum Menikah Menikah Janda 10 9 6 4 3 17 15 19 13 16 3 13 3 6 15 8 14 8 2 8 7 24 1 31,3 28,1 18,8 12,5 9,4 53,1 46,9 59,4 40,6 50 9,4 40,6 9,4 18,8 46,9 25 43,8 25 6,3 25 21,9 75 3,1
Tabel 5.1 (Lanjutan)
No Karateristik Frekuensi Persentase (%) 8. 9. Penghasilan Perbulan < Rp 750.000,- Rp 750.000,- – Rp 1.500.000,- > Rp 1.500.000,- Waktu Pengobatan
Tahap Awal (intensif) Tahap Lanjutan 18 8 6 15 17 56,3 25 18,8 46,9 53,1
1.2. Kepuasan Penderita TB Paru
Dari hasil penelitian diperoleh data yaitu sebagian besar tingkat kepuasan penderita TB Paru tentang pelaksanaan strategi DOTS berada dalam kategori memuaskan yaitu sebanyak 19 orang (59,4%) dan sangat memuaskan sebanyak 13 orang (40,6%).
Tabel 5.2. Distribusi frekuensi kepuasan Penderita TB Paru tentang Pelaksanaan Strategi DOTS di Puskesmas Medan Johor.
Kategori Frekuensi Persentase (%)
Sangat tidak memuaskan - -
Tidak memuaskan - -
Memuaskan 19 59,4
Sangat memuaskan 13 40,6
Tingkat kepuasan penderita TB Paru tentang pelaksanaan strategi DOTS dilihat dari beberapa aspek yaitu pemahaman tentang pelayanan yang akan diberikan, empati (sikap peduli) petugas kesehatan terhadap penderita TB Paru, penampilan fisik, jaminan keamanan yang diberikan, keandalan dan keterampilan, dan kecepatan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan pengobatan TB Paru (Muninjaya, 2004).
Berdasarkan aspek pemahaman tentang pelayanan yang akan diberikan menunjukan bahwa 20 orang (62,5%) penderita TB Paru merasa puas dengan penjelasan tentang program pengobatan TB Paru dan informasi penyakit TB Paru, 19 orang (59,4) merasa puas dengan pemberitahuan pengawas minum obat (PMO), 18 orang (56,3%) merasa puas dengan penjelasan cara minum obat anti tuberkulosis (OAT).
Berdasarkan aspek empati (sikap peduli) menunjukan bahwa 20 orang (62,5%) merasa puas dengan sikap petugas kesehatan yang ramah pada saat memberikan pelayanan pengobatan TB Paru, 19 orang (59,4%) merasa puas dengan nasehat yang diberikan oleh petugas kesehatan untuk teratur minum obat TB paru sampai selesai, 18 orang (56,3%) merasa puas dengan bantuan petugas kesehatan dalam mengatasi keluhan selama pengobatan TB Paru, 17 orang (53,1%) merasa puas dengan petugas kesehatan yang selalu mengingatkan untuk melakukan pemeriksaan ulang dahak.
Berdasarkan aspek penampilan fisik menunjukkan bahwa 21 orang (65,6%) merasa puas dengan ruangan pengobatan TB Paru dalam keadaan bersih dan nyaman, 20 orang (62,3%) merasa puas dengan penampilan Petugas kesehatan yang bersih dan rapi saat memberikan pelayanan pengobatan TB Paru, 19 orang (59,4%) merasa puas dengan peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan dahak dalam keadaan bersih.
Berdasarkan aspek jaminan menunjukkan bahwa 18 orang (56,3%) puas dengan obat selalu tersedia pada saat datang untuk mengambil obat TB Paru, 21 orang (65,6%) merasa puas dengan kondisi dan keadaan obat TB Paru dalam
keadaan baik dan bersegel pada saat diberikan, 23 orang (71,9%) merasa puas dengan PMO yang selalu mengawasi pada saat minum obat TB Paru.
Berdasarkan aspek keandalan dan keterampilan menunjukkan bahwa 24 orang (75%) merasa puas dengan keterampilan petugas kesehatan pada saat memberikan pelayanan pengobatan TB Paru, 16 orang (50%) merasa sangat puas dengan petugas kesehatan yang selalu mengisi kartu berobat TB Paru dengan baik, 25 orang (78,1%) bantuan petugas kesehatan dalam menentukan PMO.
Berdasarkan aspek kecepatan menunjukkan bahwa 20 orang (62,5%) merasa puas dengan kecepatan petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan saat pengambilan obat TB Paru, 16 orang (50%) merasa puas dengan kecepatan petugas kesehatan untuk memberitahukan hasil pemeriksaan dahak, 22 orang (68,8%) merasa puas dengan kecepatan petugas kesehatan dalam merespon keluhan dari efek samping obat TB Paru.
Tabel 5.3. Distribusi frekuensi kepuasan Penderita TB Paru tentang Pelaksanaan Strategi DOTS di Puskesmas Medan Johor.
No PERNYATAAN SP P TP STP
N % N % N % N %
A. Pemahaman tentang pelayanan yang diberikan
1. Petugas kesehatan menjelaskan tentang program pengobatan TB Paru dengan baik.
12 37,5 20 62,5 - - - - 2. Petugas kesehatan
memberikan informasi penyakit TB Paru dengan jelas.
12 37,5 20 62,5 - - - -
3. Petugas kesehatan memberitahu tentang pengawas minum obat (PMO) dengan baik.
Tabel 5.3. (Lanjutan)
No PERNYATAAN SP P TP STP
N % N % N % N %
4. Petugas kesehatan menjelaskan cara minum obat anti tuberkulosis (OAT) dengan jelas.
13 40,6 18 56,3 1 3,1 - -
B. Empati (sikap peduli)
5. Petugas kesehatan bersikap ramah pada saat memberikan pelayanan pengobatan TB Paru.
11 34,4 20 62,5 1 3,1 - -
6. Petugas kesehatan memberikan nasehat untuk teratur minum obat TB Paru sampai selesai.
13 40,6 19 59,4 - - - - 7. Petugas kesehatan
membantu mengatasi keluhan anda selama pengobatan TB Paru.
14 43,8 18 56,3 - - - -
8. Petugas kesehatan mengingatkan untuk melakukan pemeriksaan ulang dahak sesuai dengan jadwal.
14 43,8 17 53,1 1 3,1 - -
C. Penampilan fisik
9. Ruangan pengobatan TB Paru dalam keadaan bersih dan nyaman.
9 28,1 21 65,6 2 6,3 - - 10. Petugas kesehatan
berpenampilan bersih dan rapi saat memberikan pelayanan pengobatan TB Paru.
10 31,3 20 62,5 2 6,3 - -
11. Peralatan yang digunakan untuk pemeriksaan dahak dalam keadaan bersih.
13 40,6 19 59,4 - - - -
D. Jaminan keamanan
12. Obat selalu tersedia pada saat anda datang untuk mengambil obat TB Paru.
14 43,8 18 56,3 - - - - 13. Kondisi dan keadaan
obat TB Paru dalam keadaan baik dan bersegel pada saat diberikan kepada anda.
Tabel 5.3. (Lanjutan)
No PERNYATAAN SP P TP STP
N % N % N % N %
14. PMO selalu mengawasi anda pada saat minum obat TB Paru.
8 25 23 71,9 1 3,1 - -
E. Keandalan dan keterampilan
15. Petugas kesehatan memiliki keterampilan yang baik saat
memberikan pelayanan pengobatan TB Paru.
8 25 24 75 - - - -
16. Petugas kesehatan selalu mengisi kartu berobat TB Paru dengan baik.
16 50 16 50 - - - -
17. Petugas kesehatan membantu anda dalam menentukan siapa yang menjadi PMO.
7 21,9 25 78,1 - - - -
F. Kecepatan
18. Petugas kesehatan cepat memberikan pelayanan pada saat pengambilan obat TB Paru.
7 21,9 20 62,5 5 15,6 - - 19. Petugas kesehatan cepat
memberitahukan hasil pemeriksaan dahak.
10 31,3 16 50 6 18,8 - - 20. Petugas kesehatan cepat
merespon keluhan dari efek samping obat TB Paru.
10 31,3 22 68,8 - - - -