BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
Hasil penelitian meliputi dua hal yaitu keaktifan belajar siswa dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan teknik mind map pada pelaksanaannya. Hasil dari penelitian diuraikan dengan penjelasan sebagai berikut.
1. Keaktifan Belajar Siswa
Keaktifan belajar pada penelitian ini meliputi 5 indikator yaitu: 1) tanya jawab, 2) mengemukakan pendapat, 3) interaksi dengan siswa lain, 4) memperhatikan penjelasan guru, dan 5) mengerjakan tugas. Tingkat keaktifan belajar dilihat dari masing-maing siswa yang mendapatkan turus pada setiap indikator. Siswa yang mendapat turus termasuk kategori aktif dan siswa yang tidak mendapat turus termasuk kategori tidak aktif. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I yang dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2014 dan 31 Oktober 2014 diperoleh data keaktifan belajar siswa yang disajikan pada tabel berikut.
Tabel 20. Persentase Keaktifan Belajar Siswa Siklus 1 No Indikator Siklus I Rata-Rata Pertemuan 1 Pertemuan 2 1 Tanya jawab
Siswa melakukan tanya jawab dengan siswa lain
52% (13 siswa)
48%
(12 siswa) 50% Siswa melakukan tanya
jawab dengan guru
40% (10 siswa) 44% (11 siswa) 42% 2 Mengemuka-kan pendapat
Siswa berpendapat dalam diskusi kelas
28% (7 siswa)
28%
(7 siswa) 28% Siswa berpendapat dalam
diskusi kelompok 60% (15 siswa) 60% (15 siswa) 60% 3 Interaksi dengan siswa lain
Siswa mengikuti diskusi kelas
92% (23 siswa)
84%
(21 siswa) 88% Siswa mengikuti diskusi
kelompok 84% (21 siswa) 88% (22 siswa) 86% 4 Memperhati-kan penjelasan guru Siswa memperhatikan guru saat penjelasan materi. 80% (20 siswa) 80% (20 siswa) 80% Siswa memperhatikan
guru saat memberikan instruksi. 80% (20 siswa) 80% (20 siswa) 80% 5 Mengerjakan tugas
Siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru.
92% (23 siswa)
100%
(25 siswa) 96% Siswa melaksanakan
instruksi yang diberikan guru. 96% (24 siswa) 100% (25 siswa) 98% Rata rata 70,8%
Persentase keaktifan belajar siklus I merupakan rata-rata perolehan dari pertemuan 1 dan pertemuan 2. Hasil perolehan pada indikator 1 yaitu: 1) siswa melakukan tanya jawab dengan siswa lain terkait materi IPS yaitu 50%, dan 2) siswa melakukan tanya jawab dengan guru terkait materi IPS yaitu 42%. Hasil perolehan pada indikator 2 yaitu: 1) siswa berpendapat dalam diskusi kelas yaitu 28%,
dan 2) siswa berpendapat dalam diskusi kelompok yaitu 60%. Hasil perolehan pada indikator 3 yaitu: 1) siswa mengikuti diskusi kelas selama proses pembelajaran yaitu 88%, dan 2) siswa mengikuti diskusi kelompok selama proses pembelajaran yaitu 86%. Hasil perolehan pada indikator 4 yaitu: 1) siswa memperhatikan guru saat menjelaskan materi yaitu 80%, dan 2) siswa memperhatikan guru saat memberikan instruksi yaitu 80%. Hasil perolehan pada indikator 5 yaitu: 1) siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru yaitu 96%, dan 2) siswa melaksanakan instruksi yang diberikan guru yaitu 98%. Secara keseluruhan diperoleh persentase keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 70,8%.
Perbandingan persentase keaktifan belajar siswa kondisi awal dengan siklus I dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 21. Perbandingan Keaktifan Belajar Siswa Siklus I No Indikator Persentase Keaktifan Belajar Kondisi Awal Siklus I 1 Tanya jawab
Siswa melakukan tanya
jawab dengan siswa lain 20% 50% Siswa melakukan tanya
jawab dengan guru 28% 42%
2 Mengemuka-kan pendapat
Siswa berpendapat dalam
diskusi kelas 14% 28% Siswa berpendapat dalam
diskusi kelompok 0% 60%
3
Interaksi dengan siswa
lain
Siswa mengikuti diskusi
kelas 80% 88%
Siswa mengikuti diskusi
kelompok 0% 86% 4 Memperhati-kan penjelasan guru Siswa memperhatikan guru saat penjelasan materi.
70% 80% Siswa memperhatikan
guru saat memberikan instruksi.
76% 80%
5 Mengerjakan tugas
Siswa mengerjakan tugas
yang diberikan guru. 94% 96% Siswa melaksanakan
instruksi yang diberikan guru.
90% 98%
Rata rata 47,2% 70,8%
Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa pada pelaksanaan siklus I. Peningkatan terjadi pada semua indikator keaktifan belajar. Hal ini dibuktikan dari perolehan rata-rata persentase keaktifan belajar siswa pada siklus I yaitu 70,8%. Peningkatan yang terjadi pada siklus I sebesar 23,6%, dari kondisi
awal 47,2%. Peningkatan tersebut telah mencapai target awal yaitu 53%, tetapi belum mencapai target akhir yaitu 75%.
Peningkatan persentase keaktifan belajar siswa kelas III A SD Negeri Brosot pada pelaksanaan siklus I dapat dilihat pada diagram berikut.
Gambar 3. Diagram Keaktifan Belajar Siswa Siklus I Hasil akhir persentase keaktifan belajar siswa pada pelaksanaan siklus I belum mencapai target akhir yang ditentukan. Penelitian dilanjutkan pada siklus II untuk mencapai target akhir yaitu 75%.
Penelitian siklus II dilaksanakan pada tanggal 5 November dan 6 November 2014. Perolehan persentase keaktifan belajar siswa pada pelaksanaan siklus II dapat dilihat pada tabel berikut.
47,2% 53% 75% 70,8% 0,0% 10,0% 20,0% 30,0% 40,0% 50,0% 60,0% 70,0% 80,0%
Hasil Keaktifan Belajar Siswa Siklus I
Kondisi Awal Target Awal Target Akhir Hasil Siklus I
Tabel 22. Persentase Keaktifan Belajar Siswa Siklus II No Indikator Siklus II Rata-Rata Pertemuan 1 Pertemuan 2 1 Tanya jawab
Siswa melakukan tanya jawab dengan siswa lain
88% (22 siswa)
56%
(14 siswa) 72% Siswa melakukan tanya
jawab dengan guru
52% (13 siswa) 56% (14 siswa) 54% 2 Mengemuka-kan pendapat
Siswa berpendapat dalam diskusi kelas
40% (10 siswa)
52%
(13 siswa) 46% Siswa berpendapat dalam
diskusi kelompok 84% (21 siswa) 84% (21 siswa) 84% 3 Interaksi dengan siswa lain
Siswa mengikuti diskusi kelas
100% (25 siswa)
100%
(25 siswa) 100% Siswa mengikuti diskusi
kelompok 84% (21 siswa) 100% (25 siswa) 92% 4 Memperhati-kan penjelasan guru Siswa memperhatikan guru saat penjelasan materi. 100% (25 siswa) 100% (25 siswa) 100% Siswa memperhatikan
guru saat memberikan instruksi. 92% (23 siswa) 96% (24 siswa) 94% 5 Mengerjakan tugas
Siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru.
96% (24 siswa)
100%
(25 siswa) 98% Siswa melaksanakan
instruksi yang diberikan guru. 96% (24 siswa) 100% (25 siswa) 98% Rata rata 83,8%
Persentase keaktifan belajar siklus II merupakan rata-rata perolehan dari pertemuan 1 dan pertemuan 2. Hasil perolehan pada indikator 1 yaitu: 1) siswa melakukan tanya jawab dengan siswa lain terkait materi IPS yaitu 72%, dan 2) siswa melakukan tanya jawab dengan guru terkait materi IPS yaitu 54%. Hasil perolehan pada indikator 2 yaitu: 1) siswa berpendapat dalam diskusi kelas yaitu 46%,
dan 2) siswa berpendapat dalam diskusi kelompok yaitu 84%. Hasil perolehan pada indikator 3 yaitu: 1) siswa mengikuti diskusi kelas selama proses pembelajaran yaitu 100%, dan 2) siswa mengikuti diskusi kelompok selama proses pembelajaran yaitu 92%. Hasil perolehan pada indikator 4 yaitu: 1) siswa memperhatikan guru saat menjelaskan materi yaitu 100%, dan 2) siswa memperhatikan guru saat memberikan instruksi yaitu 94%. Hasil perolehan pada indikator 5 yaitu: 1) siswa mengerjakan tugas yang diberikan guru yaitu 98%, dan 2) siswa melaksanakan instruksi yang diberikan guru yaitu 98%. Secara keseluruhan diperoleh persentase keaktifan belajar pada siklus II sebesar 83,8%.
Perbandingan persentase keaktifan belajar siswa siklus I dengan siklus II dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 23. Perbandingan Keaktifan Belajar Siswa Siklus II No Indikator Persentase Keaktifan Belajar Siklus I Siklus II 1 Tanya jawab
Siswa melakukan tanya
jawab dengan siswa lain 50% 72% Siswa melakukan tanya
jawab dengan guru 42% 54%
2 Mengemuka-kan pendapat
Siswa berpendapat dalam
diskusi kelas 28% 46% Siswa berpendapat dalam
diskusi kelompok 60% 84%
3
Interaksi dengan siswa
lain
Siswa mengikuti diskusi
kelas 88% 100% Siswa mengikuti diskusi
kelompok 86% 92% 4 Memperhati-kan penjelasan guru Siswa memperhatikan guru saat penjelasan materi.
80% 100% Siswa memperhatikan
guru saat memberikan instruksi.
80% 94%
5 Mengerjakan tugas
Siswa mengerjakan tugas
yang diberikan guru. 96% 98% Siswa melaksanakan
instruksi yang diberikan guru.
98% 98%
Rata rata 70,8% 83,8%
Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa pada pelaksanaan siklus II. Peningkatan terjadi pada semua indikator keaktifan belajar. Tetapi ada 1 indikator yang tidak menunjukkan peningkatan yaitu indikator siswa melaksanakan instruksi yang diberikan guru. Peningkatan keaktifan belajar pada pelaksanaan siklus II dibuktikan dari perolehan persentase jumlah
siswa yang aktif yaitu 83,8%. Peningkatan yang terjadi pada siklus II sebesar 13%, dari kondisi awal 70,8%. Peningkatan tersebut telah mencapai target akhir yang ditentukan yaitu 75%.
Peningkatan persentase keaktifan belajar siswa kelas III A SD Negeri Brosot pada pelaksanaan siklus II dapat dilihat pada diagram berikut.
Gambar 4. Diagram Keaktifan Belajar Siswa Siklus II Hasil akhir persentase keaktifan belajar siswa pada pelaksanaan siklus II telah mencapai target akhir yang ditentukan yaitu 75%. Peneliti memutuskan untuk mengakhiri penelitian pada siklus II. 2. Prestasi Belajar
Penilaian prestasi belajar bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa selama mengikuti pembelajaran IPS. Prestasi belajar pada penelitian ini diperoleh dari hasil evaluasi pada akhir setiap siklus. Hasil akhir prestasi belajar meliputi rata-rata nilai evaluasi dan persentase siswa yang mencapai KKM. KKM pada mata pelajaran IPS kelas III A SD Negeri Brosot adalah 70. Hasil
70,8% 53% 75% 83,8% 0,0% 10,0% 20,0% 30,0% 40,0% 50,0% 60,0% 70,0% 80,0% 90,0%
Hasil Keaktifan Belajar Siswa Siklus II
Hasil Siklus I Target Awal Target Akhir Hasil Siklus II
perolehan nilai evaluasi pada pelaksanaan siklus I disajikan pada tabel berikut.
Tabel 24. Hasil Prestasi Belajar Siswa Siklus I
No Nama Siswa Nilai Hasil Evaluasi Keterangan
1 TNA 72,2 Tuntas 2 RA 94,4 Tuntas 3 NKAI 83,3 Tuntas 4 DP 94,4 Tuntas 5 RFPP 88,8 Tuntas 6 AW 83,3 Tuntas 7 ATW 94,4 Tuntas 8 YA 94,4 Tuntas 9 HKI 94,4 Tuntas 10 PK 83,3 Tuntas 11 NEN 77,7 Tuntas 12 OSC 88,8 Tuntas 13 ADAM 94,4 Tuntas 14 MNA 88,8 Tuntas 15 NA 83,3 Tuntas 16 DMK 94,4 Tuntas 17 FNKP 77,7 Tuntas 18 YRP 88,8 Tuntas
19 MRA 66,6 Tidak Tuntas 20 FGA 22,2 Tidak Tuntas
21 FDN 100 Tuntas 22 ABP 88,8 Tuntas 23 KPW 100 Tuntas 24 MT 83,3 Tuntas 25 NKZS 94,4 Tuntas Nilai Rata-rata 85,28 Jumlah Siswa yang Mencapai KKM 23 Siswa Presentase Siswa yang Mencapai KKM 92%
Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) pada pelaksanaan siklus I. Pada kondisi awal terdapat 16 siswa (52%) yang mencapai KKM (70).
70,8 73
87 85,28
Rata-rata nilai evaluasi
Kondisi Awal Target Awal Target Akhir Hasil Siklus I 52% 65% 95% 92%
Persentase siswa yang mencapai KKM (70)
Kondisi Awal Target Awal Target Akhir Hasil Siklus I
Setelah pelaksanaan siklus I meningkat menjadi 23 siswa (92%). Peningkatan yang terjadi pada persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) sebesar 40%. Hasil tersebut telah mencapai target awal yaitu 65%, tetapi belum mencapai target akhir yaitu 95%.
Peningkatan juga terjadi pada rata-rata nilai evaluasi. Pada kondisi awal rata-rata nilai yang diperoleh siswa yaitu 70,8. Setelah pelaksanaan siklus I meningkat menjadi 85,28. Peningkatan yang terjadi pada rata-rata nilai siswa sebesar 14,48. Hasil tersebut telah mencapai target awal yaitu 73%, tetapi belum mencapai target akhir yaitu 87. Peningkatan prestasi belajar siswa pada siklus I dapat dilihat pada diagram berikut.
Gambar 5. Diagram Prestasi Belajar Siswa Siklus I Berdasarkan diagram di atas dapat dilihat bahwa target akhir yang ditentukan pada penelitian ini belum tercapai. Target akhir untuk persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) yaitu 92%, dengan rata-rata nilai 87. Setelah pelaksanaan siklus I diperoleh hasil capaian yaitu 92%, dengan nilai rata-rata 85,28.
Peneliti melanjutkan pada siklus II untuk mencapai target akhir. Data perolehan prestasi belajar siswa pada pelaksanaan siklus II disajikan pada tabel berikut.
Tabel 25. Hasil Prestasi Belajar Siswa Siklus II
No Nama Siswa Nilai Hasil Evaluasi Keterangan
1 TNA 95,6 Tuntas 2 RA 86,9 Tuntas 3 NKAI 78,2 Tuntas 4 DP 100 Tuntas 5 RFPP 91,3 Tuntas 6 AW 95,6 Tuntas 7 ATW 91,3 Tuntas 8 YA 91,3 Tuntas 9 HKI 100 Tuntas 10 PK 69,5 Tuntas 11 NEN 82,6 Tuntas 12 OSC 73,9 Tuntas 13 ADAM 91,3 Tuntas 14 MNA 95,6 Tuntas 15 NA 100 Tuntas 16 DMK 100 Tuntas 17 FNKP 82,6 Tuntas 18 YRP 82,6 Tuntas 19 MRA 78,2 Tuntas 20 FGA 100 Tuntas 21 FDN 100 Tuntas 22 ABP 95,6 Tuntas 23 KPW 95,6 Tuntas 24 MT 82,6 Tuntas 25 NKZS 95,6 Tuntas Rata-rata Nilai Kelas 90,23 Jumlah Siswa yang Mencapai KKM 25 Siswa Presentase Siswa yang Mencapai KKM 100%
Tabel di atas menunjukkan adanya peningkatan persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) pada pelaksanaan siklus II. Pada
85,28 73
87 90,23
Rata-rata nilai evaluasi
Hasil Siklus I Target Awal Target Akhir Hasil Siklus II 92% 65% 95% 100%
Persentase siswa yang mencapai KKM (70)
Hasil siklus I Target Awal Target Akhir Hasil Siklus II
siklus I terdapat 23 siswa (92%) yang mencapai KKM (70). Setelah pelaksanaan siklus II meningkat menjadi 25 siswa (100%). Peningkatan yang terjadi pada persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) sebesar 8%. Hasil tersebut telah mencapai target akhir yang ditentukan peneliti yaitu 95%.
Perolehan hasil akhir rata-rata nilai evaluasi siklus II juga mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata nilai yang diperoleh siswa yaitu 85,28. Setelah pelaksanaan siklus II meningkat menjadi 90,23. Peningkatan yang terjadi pada rata-rata nilai siswa sebesar 4,95. Hasil tersebut telah mencapai target akhir yang ditentukan peneliti yaitu 87. Peningkatan yang terjadi pada siklus II dapat dilihat pada diagram berikut.
Gambar 6. Diagram Prestasi Belajar Siswa Siklus II
Berdasarkan diagram di atas dapat dilihat bahwa target akhir yang ditentukan pada penelitian ini telah tercapai. Target akhir untuk persentase jumlah siswa yang mencapai KKM (70) yaitu 95%, dengan
nilai rata-rata 87. Setelah pelaksanaan siklus II diperoleh hasil capaian yaitu 100%, dengan nilai rata-rata 90,23.