HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil Penelitian
Berikut adalah hasil penelitian yang dilakukan di SD N Krapyak ditinjau dari
angket yang diberikan kepada siswa-siswi SD N Krapyak:
a. Keamanan
Dalam soal 1 dari hasil pernyataan terebut dapat dilihat pada tabel 5 sebagai berikut: Sekolah mempunyai petugas keamanan/satpam.
Soal 1
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Tidak 52 88.1 88.1 88.1
Ya 7 11.9 11.9 100.0
Total 59 100.0 100.0
Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa anak menyatakan bahwa Sekolah
mempunyai petugas keamanan/satpam sebanyak 88,1 % menunjukankan bahwa
memang benar ada penjaga sekola/ satpam di SD N Krapyak. Angka 11,9 %
menurut penulis menggambarkan, mungkin fungsi petugas keamanan belum
Soal 2
Dalam soal ke 2 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat pada tabel ke 6 yaitu
sebagai berikut:
Pintu kelas atau gerbang sekolah selalu di tutup sepulang sekolah.
Frequeny Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 18 30.5 30.5 30.5
Ya 41 69.5 69.5 100.0
Total 59 100.0 100.0
Upaya keamanan dari tabel diatas ditinjua dari Pintu kelas atau gerbang sekolah
selalu di tutup sepulang sekolah. Hasil 69,5 persen, pintu gerbang sekolah ditutup saat
kegiatan belajar mengajar berakhri. Ditutupnya pintu gerbang sebagai upaya keamana, agar
tidak ada orang-orang yang kurnag bertanggung jawab masuk area sekolah, dan
Item 3
Dalam soal ke 3 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 7 yaitu sebagai berikut:
Orang asing di perbolehkan memasuki ruang kelas tanpa izin.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 14 23.7 23.7 23.7
Ya 45 76.3 76.3 100.0
Total 59 100.0 100.0
Pertanyaan ketiga tentang keamanan yaitu apakah orang asing di perbolehkan
memasuki ruang kelas tanpa izin atau tidak. Kelas merupakan tempat paling penting dalam
kegiatan belajar mengajar, karena itu dibutuhkan keamanan bagi seluruh isi kelas. Saat
pelajaran berlangsung siswa guru, serta siswa dituntut untuk berkonsentrasi, sehingga
mencegah orang asing masuk dalam ruang kelas meminimalisir gangguan yang terjadi dari
Item 4
Dalam soal ke 4 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 8 yaitu sebagai berikut:
Para siswa-siswi berpartisipasi dalam keamanan dilingkungan sekolah.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 47 79.7 79.7 79.7
Ya 12 20.3 20.3 100.0
Total 59 100.0 100.0
Dari tabel diatas dapat diketahui kecilnya partisipasi siswa-siswi dalam menjaga
keamanan dilingkungan sekolah dengan melihat presentase jawaban positif yang rendah,
yaitu sebesar 20,3 %. Keamanan sekolah akan terbentuk dengan baik jika semua warga
sekolah turut serta menjaga dan sadar akan pentingnya keamanan. Jika tingkat kesadaran dari
siswa rendah, maka rasa tanggungjawab dan rasa memilikinya juga akan rendah.
Tabel diatas menjelaskan bahwa adanya teman di kelas yang suka memulai kegaduhan
sebanyak 33,9%. Dari besarnya presentasi tersebut, menyatakan bahwa masih ada siswa
yang belum menjaga keamanan di kelas. Menurut penulis, memulai kegaduhan adalah upaya
siswa mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar yang disebabkan oleh banyak faktor.
Item 5
Dalam soal ke 5 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat pada
tabel ke 9 yaitu sebagai berikut:
Teman di kelas ada yang suka memulai kegaduhan saat pelajaran
berlangsung.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 39 66.1 66.1 66.1
Ya 20 33.9 33.9 100.0
b. Kebersihan
Item 6
Dalam soal ke 6 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat pada
tabel ke 10 yaitu sebagai berikut:
Toilet sekolah harus bersih.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 3 5.1 5.1 5.1
Ya 56 94.9 94.9 100.0
Total 59 100.0 100.0
Sebanyak 94,9% anak menyatakan toilet sekolah harus bersih. Menggambarkan
mayoritas siswa-siswa sudah mengerti bahwa toilet harus bersih. Dengan kesadaran yang
baik, siswa-siswi akan menjaga kebersihan toilet saat mereka menggunakannya. Sehingga
setiap saat toilet dapat nyaman digunakan
Item 7
Dalam soal ke 7 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 11 yaitu sebagai berikut:
Buku-buku di perpustakaan bersih dan rapi.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 3 5.1 5.1 5.1 Ya 56 94.9 94.9 100.0 Total 59 100.0 100.0
Perpustakan merupakan fasilitas siswa-siswi SD N Krapyak. Untuk itu fasilitas ini
harus dirawat dengan baik. Menurut tabel diatas, siswa menyatakan buku-buku di
yang tertata rapi dan baik, siswa akan senang membaca diperpustakaan. Guru dan pengelola
perpustakan akan lebih mudah mengatur dan mendata buku-buku yang berada di
Perpustakan. Kontrol untuk buku yang perlu perawatan khusus atau penambahan koleksi
buku akan lebih mudah dijalankan
Item 8
Dalam soal ke 8 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 12 yaitu sebagai berikut:
Jadwal piket kelas selalu tertempel di dinding kelas.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 4 6.8 6.8 6.8 Ya 55 93.2 93.2 100.0 Total 59 100.0 100.0
Kebersihan kelas merupakan hal yang sangat penting. Karena kelas merupakan
tenmpat belajar mengajar. Jika kelas bersih dan nyaman, sirkulasi udara baik maka siswa dan
guru akan melakukan kegiatan belajar mengajar dengan maksimal dan tidak terganggu.
Untuk itu piket kebersihan kelas secara rutin perlu diadakan. Pada soal 8 ini dapat dilihat,
93,2% siswa menyatakan jadwal piket kelas selalu tertempel di dinding kelas. Dengan
tertempelnya jadwal piket, secara tidak langsung dapat mengingatkan jadwal piket pada
Item 9
Dalam soal ke 9 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 13 yaitu sebagai berikut:
Siswa membuang sampah pada tempat yang di sediakan.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 4 6.8 6.8 6.8 Ya 55 93.2 93.2 100.0 Total 59 100.0 100.0
Siswa membuang sampah pada tempat yang disediakan didepan kelas mereka yang
masing-masing kelas tersedia tempat sampah. Dan jugs membiasakan siswa untuk menjaga
kebersihan dilingkungan seitarnya. Dari hasil tabel diatas, tingakat kesadaran siswa dalam
membuang sampah pada tempatnya sudah baik, serta kesadaran siswa cukup baik akan
Item 10
Dalam soal ke 14 hasil pernyataan tersebut dapat
dilihat pada tabel ke 11 yaitu sebagai berikut:
Siswa mengikuti kerja bakti dan bekerja sama dengan
semua warga sekolah
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 4 6.8 6.8 6.8 Ya 55 93.2 93.2 100.0 Total 59 100.0 100.0
Kerja bakti adalah upaya sekolah untuk menjaga kebersihan sekolah. Banyak juga
kegiatan lain pada kegiatan kerjabakti, yaitu memberikan rasa tanggung jawab kepada siswa
dan melatih kerjasama. Pada tabel diatas siswa yang mengikuti kerja bakti dan bekerja sama
dengan semua warga sekolah.sebanyak 93,2%. Jumlah presentase tersebut sangat baik, siswa
sudah mengerti pentingnya melakukan kerjabakti.
Item 11
Dalam soal ke 11 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 15 yaitu sebagai berikut:
Bapak/ibu guru sering membuat kelompok belajar untuk
menyelesaikan tugas. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 8 13.6 13.6 13.6 Ya 51 86.4 86.4 100.0 Total 59 100.0 100.0
Rasa kekeluargaan dapat dibentuk dengan berbagai cara, salah satunya belajar
bersamama atau belajar kelompok. Pada kondisi ini presentase cukup tinggi sebesar 86,4%
yaitu guru memberikan tugas secara kelompok. Melakukan tugas secara berkelompok dapat
mengembangkan kemampuan siswa dalam rasa toleransi, kerjasama dan tentunya rasa
Item 12
Dalam soal ke 12 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 16 yaitu sebagai berikut:
Wali kelas sering memberikan nasihat kepada siswa
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 4 6.8 6.8 6.8 Ya 55 93.2 93.2 100.0 Total 59 100.0 100.0
Wali kelas merupakan wujud pengganti orang tua bagi siswa dan siswi Wali kelas
harus memantau bagaimana keadaan siswa-siswinya. Wali kelas bertanggungjawab
mengetahui perkembangan anak di sekolah, yang nantinya kan diberitahukan kepada orang
tua masing-masing siswa. Karena tanggung jawab tersebut, wali kelas sering memberikan
nasihat kepada siswa agar siswa terus berada pada jalurnya. Presentasi yang baik yang
diberikan oleh siswa-siswi sebesar 93,2% menggambarkan bahwa walikelas mereka sudah
melakukan tanggungjawab tersebut. Sehingga, rasa kekeluargaan antara keduanya sudah
Item 13
Dalam soal ke 13 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 17 yaitu sebagai berikut:
Siswa membuat kelompok belajar di luar jam sekolah untuk
mengerjakan PR. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 12 20.3 20.3 20.3 Ya 47 79.7 79.7 100.0 Total 59 100.0 100.0
Dalam tabel ini menggambarkan masih ada siswa yang belum mengerjakan PR
secara berkemlompok, yaitu sebanyak 20,3%. Siswa yang membuat kelompok belajar di luar
jam sekolah untuk mengerjakan PR sebanyak 79,7%. Menurut pendapat penulis, sebenarnya
mengerjakan PR tidak diharuskan berkelompok. Namun jika dilihat dari sisi membangun rasa
kekeluargaan, mengerjakan tugas secara berkelompok memiliki nilai positif. Selain melatih
kemandirian, kerja sama dengan berdiskusi dan rasa kekeluargaan antar teman.
Item 14
Dalam soal ke 14 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 18 yaitu sebagai berikut:
Siswa menjenguk teman satu kelas apabila ada yang sakit.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 19 32.2 32.2 32.2 Ya 40 67.8 67.8 100.0 Total 59 100.0 100.0
Musibah yang terjadi pada sesorang dapat datang kapan saja. Musibah dapat menimpa
seluruh warga sekolah, guru, petugas sekolah, bahkan siswa dan siswi. Sakit merupakan slah
satu musibah yang bisa terjadi pada siswa-siswi. Untuk itu sebagai teman satu kelas,
sebaiknya memang dibiasakan untuk menjenguk jika ada yang sedang sakit. Presentase bapa
tabel diatas sebanyak 67,8% tentu sudah cukup baik. Faktor yang mempengaruhi adanya
32,2% yang lain, menurut penulis mungkin disebabkan siswa belum teribiasa menjenguk saat
teman sakit karena berbagai alasan seperti, kendala tempat tinggal yang jauh atau guru belum
mendampingi siswa untuk menjenguk teman yang sakit.
Item 15
Dalam soal ke 15 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 19 yaitu sebagai berikut:
Siswa tidak saling tolong-menolong antar sesame teman.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 17 28.8 28.8 28.8
Ya 42 71.2 71.2 100.0
Total 59 100.0 100.0
Pada tabel diatas terdapat hasil yang kurang, karna pada pernyataan ini sebanyak
71,2% mengatakan bahwa para siswa tidak saling tolong-menolong antar sesama teman.
Hasil ini dpat terjadi karena beberapa faktor, antara lain siswa tidak berkonsetrasi saat
membaca pernyataan yang diberikan oleh penulis, kedua siswa memang tidak saling
membantu sesame teman karena alasan—alasan tertentu, dan ketiga siswa banyak siswa yang
d. Keimanan
Item 16
Dalam soal ke 16 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 20 yaitu sebagai berikut:
Sekolah sering mengadakan acara keagamaan.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Tidak 15 25.4 25.4 25.4 Ya 44 74.6 74.6 100.0 Total 59 100.0 100.0
Dalam sila pertama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa,
menggambarkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Agama adalah
pondasi moral bagi anak-anak penerus bangsa. Pelajaran keagamaan harus ditanamkan sedari
dini, dimulai dari keluarga maupun sekolah. Sekolah sering mengadakan acara keagamaan
dengan presentas 74,6%. Kegiatan keagamanan, sangat baik untut siswa dan warga sekolah,
untuk mengaplikasikan ilmu keagamnaan dalam kehidupan
Item 17
Dalam soal ke 17 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 21 yaitu sebagai berikut:
Saat pembelajaran pendidikan agama siswa di pisah sesuai
dengan agama yang dianutnya.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 4 6.8 6.8 6.8
Ya 55 93.2 93.2 100.0
Total 59 100.0 100.0
Di Indonesia agama yang diakui sebanyak 6 agama, yaitu islam, kristen, katholik,
hindu, budha dan konghucu. Untuk itu siswa juga mempunyai hak untuk mendapatkan
pelajaran agama sesuai dengan agama yang dianut. SD N Krapyak memilikin guru Agama
Isklam yang tetap, dan tentu memberikan pelajaran agama sesuain jadwalnya. Untuk itu, saat
Item 18
Dalam soal ke 18 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 22 yaitu sebagai berikut:
Bapak/Ibu guru mengajarkan saling menghargai dan
menghormati antar umat beragama.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 9 15.3 15.3 15.3 Ya 50 84.7 84.7 100.0 Total 59 100.0 100.0
Kehidupan beragama, juga harus dibiasakan dilingkungan sekolah. Bapak/Ibu guru
mengajarkan saling menghargai dan menghormati antar umat beragama digambarkan pada
tabel diatas. Menurut siswa guru sudah menyampaikan hal tersebut kepada mereka, meski
masih ada 15,3% yang belum setuju dengan pernyataan tersebut. Mungkin dikarenakan,
masih ada beberapa siswa belum begitu mengert tentang kehidupan berdampingan antar
Item 19
Dalam soal ke 19 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 23 yaitu sebagai berikut:
Sekolah mewajibkan siswa untuk mengikuti acara
keagamaan di sekolah dan di luar sekolah sesuai agama yang di
anut oleh siswa.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 7 11.9 11.9 11.9 Ya 52 88.1 88.1 100.0 Total 59 100.0 100.0
Sekolah sebagai tempat mendidik siswa dalam segala aspek kehidupan, salah satu dari
segi Keagamaan. Sekolah mewajibkan siswa untuk mengikuti acara keagamaan di sekolah
dan di luar sekolah sesuai agama yang di anut oleh siswa. Kegiatan kegamaan diluar seolah
seperti beribadah ditempat Ibadah, datang ke petemuan-pertemuan kegamaan, TPA bagi yang
yang muslim dan sekolah minggu bagi siswa yang beragama Kristen dan katolik, serta
kegiatan lainnya. Pada tabel diatas sudah sebanyak 88,1% yang menyatakan jawaban yang
positif. Untuk hasil yang negative, menurut penulis siswa mungkin belum mengikuti karena
kegiatan keagamaan karena didaerah temoat tinggal mereka belum ada kegiatan-kegiatan
Item 20
Dalam soal ke 20 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 24 yaitu sebagai berikut:
Siswa setiap pembelajaran agama selalu membaca kitab
suci. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 23 39.0 39.0 39.0 Ya 36 61.0 61.0 100.0 Total 59 100.0 100.0
Presentase dalam tabel diatas, menurut penulis menjelaskan bahwa tidak setiap
pelajaran agama siswa diminta untuk membaca kitab suci. Saat menyampaikan materi belajar
bagi siswa guru tidak selalu harus menggunakan kitab suci, oleh karena itu tidak selalu
memberikan perintah kepada siswa untuk membaca kitab suci.
Item 21
Dalam soal ke 21 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 25 yaitu sebagai berikut:
Ventilasi udara selalu di bersihkan saat piket.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 25 42.4 42.4 42.4 Ya 34 57.6 57.6 100.0 Total 59 100.0 100.0
Ruang kelas yang bersih dan segar merupakan factor utama kenyamanan saat kegiatan
belajar mengajar. Saat ruangan nyaman, siswa akan mudah dalam berkonsentrasi menerima
materi pelajaran yang disampaikan oleh guru. Ventilasi udara sering terlupakan saat
membersihakan ruangan. Untuk itu presentase yang cukup rendah pada tabel diatas, yaitu
hanya sebanyak 57,6% yang membersihkan ventilasi udara saat jadwal piket kelas
berlangsung. Hal itu terjadi karena siswa SD N Krapyak saat membersihakan ruangan hanya
Item 22
Dalam soal ke 22 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 26 yaitu sebagai berikut:
Jadwal piket untuk memelihara tanaman yang ada di depan
kelas tersusun rapi.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 13 22.0 22.0 22.0 Ya 46 78.0 78.0 100.0 Total 59 100.0 100.0
Pada tabel ini menjelaskan jadwal piket untuk memelihara tanaman yang ada di depan
kelas tersusun rapi. Mengelola tanaman mungkin bukan hal yang mudah, tapi disini siswa
diminta membiasakan untuk merawatnya. Hal tersebut dapat dimulai dengan yang paling
mudah, yaitu menyirami secara teratur. Maih adanya siswa yang tidak memberikan jawaban
positif yakni sebesar 23% menurut penulis dikarenakan siswa hanya fokus membersihakan
Item 23
Dalam soal ke 23 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 24 yaitu sebagai berikut:
Lingkungan sekolah banyak di tanami pohon.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 13 22.0 22.0 22.0 Ya 46 78.0 78.0 100.0 Total 59 100.0 100.0
SD N Krapyak memilikin halaman yang cukup luas dan ditanami beberapa pohon
besar. Hal ini bertujuan agar halam sekolah menjadi hijau dan rindang. Selain itu, udara
Item 24
Dalam soal ke 24 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 27 yaitu sebagai berikut:
Siswa membawa tanaman hias untuk merindangkan
sekolah. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 18 30.5 30.5 30.5 Ya 41 69.5 69.5 100.0 Total 59 100.0 100.0
Banayaknya tanaman di Sekolah, dan dengan di kelola dengan baik akan sangat
bermanfaat bagi seluruh komponen sekolah. Lingkungan sekolah yang hijau akan membuat
sekolah menjadi sejuk. Udara sejuk akan membuat siswa dan guru nyaman. Sehingga
kegiatan mengajar akan berlangsung dengan lebih nyaman. Siswa membawa tanaman hias
untuk merindangkan sekolah. Hal itu sebagai upaya agar sekolah mereka lebih nyaman.
Meski ada 30,5% siswa yang belum membwa tanaman hias, tapi angka tersebut masih bisa
dimaklumi. Karena menurut oenulis ada banyak factor siswa tidak membawa tanaman hias ke
Sekolah, antara lain siswa dirumah tidak memiliki tanaman hias atau siswa memiliki
Item 25
Dalam soal ke 25 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 29 yaitu sebagai berikut:
Siswa tidak merawat tanaman hias yang merindangkan
sekolah. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 25 42.4 42.4 42.4 Ya 34 57.6 57.6 100.0 Total 59 100.0 100.0
Dari presentase diatas dapat dilihat bahwa masih banyak siswa yang belum tergerak
untuk merawat tanaman hias. Hal itu bisa dikarenakan oleh beberapa factor, yaitu karena
siswa belum terbiasa untuk merawat tanaman, kedua jika melakukan oiket hanya fokus
membersihakan kelas dan ketiga sosialisasi merawat naaman belum dilakukan secara
maksimal oleh guru.
Item 26
Dalam soal ke 26 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel ke 30 yaitu sebagai berikut:
Meja dan kursi selalu di rapikan saat pulang sekolah.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 16 27.1 27.1 27.1 Ya 43 72.9 72.9 100.0 Total 59 100.0 100.0
Saat waktu belajar berakhir, siswa dan siswi selalu bersemangat untuk segera pulang
kerumah masing-masing. Pada tabel diatas sudah banyak siswa yang sadar untuk rapikan
meja dan kursi mereka sebelum meninggalkan kelas. Sebanyak 72,9% siswa yang melakukan
kegiatan tersebut, selebihnya belum. Belum adanya kesadaran untuk merapikan kursi dan
meja saat pulang sekolah, akan menambah pekerjaan bagi petugas piket.
Item 27
Dalam soal ke 27 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat pada tabel
31 yaitu sebagai berikut:
Siswa selalu merapikan alat kebersihan sesudah mengerjaka
piket kelas.
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative
Percent
Valid Tidak 11 18.6 18.6 18.6
Ya 48 81.4 81.4 100.0
Banyak siswa yang sudah menggunakan sepeda alat transportasi menuju sekolah. SD
N Krapyak sudah menyediakan tempat parkir bagi siswa dan warga sekolah pada umumnya.
Untuk siswa, di SD N Krapyak sudah mulai bertanggungjawab untuk parkir dengan tertib dan
Item 28
Siswa selalu merapikan alat kebersihan sesudah mengerjakan piket kelas, presentase
sebanyak 81,4%. Hal itu untuk menjaga agara-agar alat kebersihan tidak mudah rusak. Selain
itu kelas akan Nampak rapi, karena barang-barang diletakkan apada tempatnya.
79
Dalam Dalam soal ke 28 hasil pernyataan tersebut
dapat dilihat pada tabel 32 yaitu sebagai berikut:
Tempat parkiran sepeda khusus siswa di sekolah cukup
rapi. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 11 18.6 18.6 18.6 Ya 48 81.4 81.4 100.0 Total 59 100.0 100.0 Item 29
Dalam soal ke 29 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel 33 yaitu sebagai berikut:
Gudang peralatan olahraga di sekolah tertata rapi dan
bersih. Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 9 15.3 15.3 15.3
Sekolah memberikan fasilitas olahraga kepada siswa. Untuk itu segala perlengkapan
dan peralatan olah raga harus dirawat dengan baik sesuai dengan ketentuannya. Gudang
peralatan olahraga di sekolah harus tertata rapi dan bersih. Agar perawatan alat olah raga
Item 30
Dalam soal ke 30 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel 34 yaitu sebagai berikut:
Siswa saat memarkirkan sepeda harus di tata dengan rapi.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 3 5.1 5.1 5.1 Ya 56 94.9 94.9 100.0 Total 59 100.0 100.0
Kesadaran siswa saat memarkirkan sepeda harus di tata dengan rapi sudah sangat
tinggi, sebanyak 94,9%. Hal ini harus diapresiasi karena merupakan kebiasaan yang baik, dan
sebaiknya terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Jika siswa memarkir sepeda dengan rapi
g. Keindahan
Item 31
Dalam soal ke 31 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel 35 yaitu sebagai berikut:
Halaman sekolah banyak tanaman.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 6 10.2 10.2 10.2 Ya 53 89.8 89.8 100.0 Total 59 100.0 100.0
Banyaknya tanaman di sekolah sangatlah penting bagi kegiatan belajar mengajar,
kenyamanan dan keindahan warga sekolah. Karwna dengan banyaknya tanaman, mata akan
d=disuguhkan dengan pemandangan yang indah. Sehingga penat dalam belajar dapat
Item 32
Dalam soal ke 32 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel 36 yaitu sebagai berikut:
Di kelas mu terlihat bersih dan rapi.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 3 5.1 5.1 5.1 Ya 56 94.9 94.9 100.0 Total 59 100.0 100.0
Kelas yang bersih dan rapi akan menibulkan kesan yang indah dipandang mata.
Keindahan kelas dapat memunculkan rasa nyaman bagi siswa dan guru didalamnya.
Presentase yang cukup tinggi 94,9%, menytakan bahwa siswa setuju bahwa kelas mereka
Item 33
Dalam soal ke 33 hasil pernyataan tersebut dapat dilihat
pada tabel 37 yaitu sebagai berikut:
Siswa pernah membawa tanaman hias.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Valid Tidak 17 28.8 28.8 28.8 Ya 42 71.2 71.2 100.0 Total 59 100.0 100.0
SD N Krapyak memiliki tanaman yang cukup banyak. Selain dari usaha sekolah yang
dalam pengadaan tanaman, siswa juga pernah untuk diminta membawa tanaman hias ke
Sekolah. Dari tabel diatas sebanyak 71,2% Siswa pernah membawa tanaman hias. Untuk
28,8% yang lain, mungkin aanak dirumah tidak memiliki tanaman hias yang bisa dibawa ke