• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODELOGI PENELITIAN A.Desain Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Pada bab ini akan diuraikan hasil penelitian tentang tingkat kepuasan ibu bersalin terhadap pertolongan persalinan oleh bidan APN. Penelitian ini dilaksanakan di klinik Wipa Sei Sikambing Medan pada April-Mei tahun 2015. Jumlah responden adalah 35 orang ibu bersalin.

Klinik Wipa adalah sebuah Klinik bersalin yang terletak di Jalan Kapten Muslim Gang Jawa no 22 Kecamatan Medan Helvetia. Dipimpin oleh seorang bidan dengan latar belakang pendidikan D3 kebidanan. Memberi pelayanan 24 jam. Pelayanan yang diberikan yaitu pasien umum, bersalin normal, ANC (Ante Natal Care), KB (Keluarga Berencana), sunat, senam yoga, dan senam menopause. Klinik Wipa memiliki empat orang petugas kesehatan dan jam kerja bidan dibagi menjadi tiga shift yaitu terdiri dari shift pagi dimulai dari jam 08.00-14.00 WIB, shift siang dari jam 14.00-20.00 WIB dan shift malam dari jam 20.00-08.00 WIB. Biaya setiap kali persalinan adalah lima ratus ribu hingga tujuh ratus ribu rupiah.

Klinik Wipa juga merupakan Klinik Bidan Delima. Predikat ini diberikan oleh IBI (Ikatan Bidan Inonesia) yang melambangkan pelayanan yang berkualitas dalam kesehatan reproduksi dan keluarga berencana yang berlandaskan kasih sayang, sopan santun, ramah tamah, sentuhan yang manusiawi, terjangkau, dengan tindakan kebidanan sesuai standar dan kode etik profesi. Logo bidan delima menandakan bahwa Bidan Praktek Mandiri tersebut telah ditetapkan, memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pelanggannya. Sasaran bidan delima adalah bidan praktek swasta minimal telah melaksanakan praktek 3 tahun dan memiliki surat ijin praktek bidan yang masih berlaku, mempunyai motivasi untuk

meningkatkan mutu pelayanan sesuai standar terkini dan bersedia memenuhi ketentuan fasilitas, keterampilan, dan pengetahuan sesuai standar.

Tabel 5.1.

Distribusi Frekuensi Karakteristik Demografi Responden Bersalin di Klinik Wipa Sei Sikambing Medan April-Mei 2015

Karakteristik Frekuensi Persentase (%)

Umur - <20 Tahun - 20-35 Tahun Pendidikan - SMP - SMA - PT Gravida - 1 - 2 - 3 - 4 Pendapatan - <1.600.000 - >1.600.000 Pekerjaan - IRT - Wiraswasta - PNS 2 33 14 12 9 12 14 6 3 5 30 19 14 2 5,7 94,3 40 34,3 25,7 34,3 40 17,1 8,6 14,3 85,7 54,3 40 5,7 Total 35 100

Berdasarkan tabel 5.1. dapat digambarkan bahwa berdasarkan karakteristik demografinya mayoritas responden berusia 20-35, berpendidikan SMP, Gravida 2, berpendapatan >1.600.000, dan bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga.

34 Tabel 5.2

Tabel Distribusi Frekuensi Tingkat Kepuasan Ibu Bersalin Terhadap Pertolongan

Persalinan Oleh Bidan APN di Klinik Wipa Pada April-Mei 2015 Berdasarkan Dimensi No Keterangan STP TP P SP 1 Bukti Langsung F 0 % 0 F 9 % 25,7 F 26 % 74,3 F 0 % 0 2 Keandalan dan Jaminan 0 0 13 37,1 22 62,9 0 0 3 Daya tanggap 0 0 7 20,0 28 80,0 0 0 4 Empati 0 0 10 28,6 25 71,4 0 0 5 Keseluruhan 0 0 12 34,3 23 65,7 0 0

Berdasarkan tabel 5.2. dapat digambarkan bahwa tingkat kepuasan ibu bersalin di klinik Wipa terhadap pertolongan persalinan oleh bidan APN pada April-Mei 2015 berdasarkan dimensi dan keseluruhan tidak ada satu pun responden yang merasa sangat puas atau pun sangat tidak puas yang ada mayoritas responden merasakan puas.

Tabel 5.3

Tabel Distribusi Frekuensi Tabulasi Silang Tingkat Kepuasan Seluruh Ibu Bersalin Terhadap Pertolongan Persalinan Oleh Bidan APN di Klinik Wipa Sei

Sikambing Medan

Tahun 2015 Berdasarkan Dimensi Bukti Langsung

No Item Pertanyaan Pilihan Jawaban

Bukti langsung SP(4) P(3) TP(2) STP(1)

F % F % F % F %

1 Bidan mengenakan atau memakai baju penutup atau celemek bersih sebelum menolong persalinan

0 0 4 11,4 31 88,5 0 0

2 Bidan memcuci tangan di air mengalir sesudah dan sebelum melakukan tindakan pertolongan persalinan

0 0 25 71,4 10 28,6 0 0

3 Bidan memakai sarung tangan 0 0 22 62,9 13 37,1 0 0 4 Bidan meletakkan kain bersih di bawah

bokong ibu

5 14,3 22 62,9 8 22,9 0 0 5 Bidan menolong kelahiran seluruh 4 11,4 21 60,0 10 28,6 0 0

tubuh bayi dengan cekatan serta hati-hati kemudian setelah bayi lahir diletakkan diatas perut ibu dan segera mengeringkannya dengan handuk atau kain bersih kemudian melihat apakah bayi menangis kuat

6 Bidan mengganti kain atau handuk yang kotor dengan handuk bersih lalu menyelimuti seluruh tubuh bayi dan menutup kepala dengan topi bayi

1 2,9 22 62,9 12 34,3 0 0

7 Bidan memeriksa kelengkapan uri dan kemudian memasukkan uri tersebut kedalam kantung plastik atau tempat khusus

6 17,1 25 71,4 4 11,4 0 0

8 Bidan meletakkan semua peralatan persalinan yang telah siap digunakan di dalam ember khusus kemudian mencuci dan membilasnya

1 2,9 25 71,4 9 25,7 0 0

9 Bidan membuang bahan-bahan yang tidak terpakai lagi ke bak sampah

2 5,7 25 71,4 8 22,9 0 0 10 Bidan membersihkan ibu menggunakan

air bersih dan membersihkan tempat bersalin yang terkena darah serta air ketuban ibu

0 0 24 68,6 11 31,4 0 0

Berdasarkan tabel 5.3. dapat dilihat pada pertanyaan nomor 1 mayoritas responden mengatakan tidak puas terhadap bidan karena bidan cenderung tidak menggunakan atau memakai baju penutup atau celemek bersih sebelum menolong persalinan.

Tabel 5.4

Tabel Distribusi Frekuensi Tabulasi Silang Tingkat Kepuasan Seluruh Ibu Bersalin Terhadap Pertolongan Persalinan Oleh Bidan APN di Klinik Wipa Sei

Sikambing Medan

Tahun 2015 Berdasarkan Dimensi Keandalan dan Jaminan

No Item Pertanyaan Pilihan Jawaban

Keandalan dan Jaminan SP(4) P(3) TP(2) STP(1)

F % F % F % F %

11 Bidan mempersiapkan obat dan perlengkapan yang akan dipakai selama persalinan

0 0 22 62,9 13 37,1 0 0

12 Bidan memeriksa keadaan denyut jantung janin

1 2,9 23 65,7 11 31,4 0 0 13 Meletakkan bayi diatas dada ibu

dengan posisi kepala bayi sedikit lebih

36 ibu untuk memastikan janin tunggal

16 Menyuntik ibu dengan cepat di bagian paha kanan ibu

0 0 22 62,9 13 37,1 0 0 17 Bidan mengeluarkan uri serta

memeriksa nya dan memberitahu ibu bahwa uri lahir lengkap lalu bidan melakukan pemijatan diatas perut ibu dengan telapak tangan dengan gerakan melingkar di atas perut ibu dengan lembut, hingga rahim menjadi keras

1 2,9 26 74,3 8 22,9 0 0

18 Bidan melakukan pemijitan kurang lebih selama 15 detik setelah uri dikeluarkan

3 8,6 25 71,4 7 20,0 0 0

19 Bidan melihat daerah kemaluan ibu untuk memastikan ada atau tidak nya robekan

0 0 22 62,9 13 37,1 0 0

20 Bidan mengecek kontraksi rahim ibu serta perdarahan ibu

1 2,9 30 85,7 4 11,4 0 0 21 Bidan membiarkan bayi tetap berada

diatas dada ibu selama 1 jam dan sesekali bidan mengecek seta melihat keadaan si bayi

0 0 10 28,6 25 71,4 0 0

22 Setelah 1 jam periksa fisik bayi, timbang, beri salep mata, menyuntikan vitamin k1 di paha sebelah kiri, dan setelah 1 jam pemberian vit K suntikkan imunisasi hepatits B di paha sebelah kanan bayi

0 0 24 68,6 11 31,4 0 0

23 Bidan memantau kontraksi rahim dan perdarahan ibu setiap 4-6 kali dalam 2 jam setelah persalinan

1 2,9 24 68,6 10 28,6 0 0

24 Bidan memeriksa tekanan darah, nadi setelah dua jam setelah persalinan dan memeriksa suhu tubuh 1 jam sekali pada jam ke 2 setelah persalinan

0 0 25 71,4 10 28,6 0 0

25 Mengecek kembali perdarahan ibu 0 0 22 62,9 13 37,1 0 0 26 Bidan memeriksa dan memantau

pernafasan dan suhu tubuh bayi

0 0 12 34,3 23 65,7 0 0

Berdasarkan tabel 5.4. dapat dilihat pada pertanyaan nomor 13,21 dan 26 mayoritas responden mengatakan tidak puas terhadap bidan.

Tabel 5.5

Tabel Distribusi Frekuensi Tabulasi Silang Tingkat Kepuasan Seluruh Ibu Bersalin Terhadap Pertolongan Persalinan Oleh Bidan APN di Klinik Wipa Sei

Sikambing Medan

Tahun 2015 Berdasarkan Dimensi Daya Tanggap

No Item Pertanyaan Pilihan Jawaban

Daya tanggap SP(4) P(3) TP(2) STP(1)

F % F % F % F %

27 Bidan mengamati dan memperhatikan tanda-tanda persalinan ibu

0 0 25 71,4 10 28,6 0 0 28 Memberitahu ibu bahwa pembukaan

sudah lengkap, keadaan janin baik dan ibu akan segera bersalin

3 8,6 25 71,4 7 20,0 0 0

29 Bidan meminta keluarga untuk membantu ibu dalam posisi setengah duduk pada saat ibu meneran

0 0 24 68,6 7 20,0 4 11,4

30 Bidan memberitahu ibu bahwa ia akan di suntik di paha sebelah kanan

0 0 28 80,0 7 20,0 0 0 31 Setelah uri lepas bidan meminta ibu

untuk menarik nafas terlebih dahulu kemudian meneran, lalu bidan pun mengeluarkan uri dengan hati-hati dan memberitahu ibu bahwa uri telah lahir dengan lengkap

0 0 29 82,9 6 17,1 0 0

32 Menganjurkan ibu untuk memulai pemberian ASI.

0 0 18 51,4 17 48,6 0 0 33 Mengajarkan pada ibu/keluarga

bagaimana melakukan pemijatan perut dan memeriksa kontraksi rahim ibu.

0 0 10 28,6 25 71,4 0 0

Berdasarkan tabel 5.5. dapat dilihat pada pertanyaan nomor 33 mayoritas responden mengatakan tidak puas terhadap bidan karena bidan cenderung tidak

Mengajarkan pada ibu/keluarga bagaimana melakukan pemijatan perut dan memeriksa kontraksi rahim ibu.

38 Tabel 5.6

Tabel Distribusi Frekuensi Tabulasi Silang Tingkat Kepuasan Seluruh Ibu Bersalin Terhadap Pertolongan Persalinan Oleh Bidan APN di Klinik Wipa Sei

Sikambing Medan

Tahun 2015 Berdasarkan Dimensi Empati

No Item Pertanyaan Pilihan Jawaban

Empati SP(4) P(3) TP(2) STP(1)

F % F % F % F %

34 Bidan membersihkan daerah kemeluan ibu dengan hati-hati menggunakan kapas yang sudah dibasahi air dengan tetap menjaga privasi ibu lalu melakukan pemeriksaan ke dalam kemaluan ibu dengan manganjurkan ibu untuk menarik nafas untuk mengurangi rasa nyeri saat dilakukan pemeriksaan

0 0 11 31,4 24 68,6 0 0

35 Bidan memimpin,membantu dan mendukung ibu saat ibu mempunyai dorongan kuat untuk meneran dengan penuh kesabaran serta mendukung dan memberi semangat pada ibu

0 0 13 37,1 22 62,9 0 0

36 Bidan memastikan keadaan ibu nyaman dan aman serta menganjurkan ibu untuk makan dan minum sesuai keinginannya

0 0 10 28,6 25 71,4 0 0

37 Menganjurkan ibu untuk menarik nafas disaat ibu mempunyai drongaan kuat untuk meneran untuk mengurangi nyeri yang ibu rasakan

0 0 6 17,1 29 82,9 0 0

Berdasarkan tabel 5.6. dapat dilihat pada seluruh pertanyaan mayoritas responden mengatakan tidak puas terhadap bidan.

B. Pembahasan

Dokumen terkait